Ai & Konoha High School
Ai: Huwwwaaa! FF apaan nich cyiiin?
Gue: Loch piki apach?*semua yang ada disana muntah berhala
Ai: Ngapain juga elu minjam" Hell Girl? Kagak sopan elu!
Gue: Suka ati gue dong! FF FF gua! Elu kan Cuma aktris disini doank!
Ai: WATEPEL DEH!
Gue: Nah, kita mulai langsung ceritanya ya… :D
:)
:)
:)
Suatu hari di dunia senja, seorang gadis yang sedang menyiapkan diri untuk bepergian. Dia memakai seifuku atau seragam pelaut warna hitam. Siapa lagi kalau buka Ai Enma yang sampai sekarang narsis di kalangan remaja. Ya, narsis karena menjadi gadis neraka. Sudah 400 tahun dia melakukannya dengan 3 babu(asisten) yang bikin... ukh, nyebelin. Siapa lagi kalau bukan Ren, Hone Onna, dan Wanyuudo. Dan sekarang mereka mejalankan tugasnya.
" Sudah siap nona?"
" Sudah."
" Ayo kita berangkat…"
:)
:)
:)
Di Konoha High School.
Penghuni-penghuni disana pada gempar seperti bakal adanya kiamat mendatang. Ya iyalah. Liat aja. 1 murid mereka hilang lagi. Semua orang sudah mencari tapi tak ada hasil sama sekali. Murid yang berambut bob biru itu menghilang tiba-tiba di rumahnya. Ya sudah. Mereka harus pasrah. Di kelas X-1, semua hanya duduk menyesal atas hilangnya teman mereka itu.
" Huft, 1 teman hilang ditelan bumi!" seru Kiba
" Iya tuh. Kemarin Jugo. Sekarang Suigetsu. Mana yang bener seh?" kata pemuda berambut jigrak kuning bermata biru. Tentu saja dia adalah Naruto.
" Iya. Nanti siapa lagi yang hilang?" Kiba menyambung.
" Pastinya Naruto."
" Heh, Chouji. Jangan ngeledek lu. Entar gue peras tuh bibir lu yang gak seberapa seksinya."
" Iya, iya."
Saat para cowok lagi berbicara tentang Suigetsu, lain dengan hal para cewek yang sedang membicarakan se-su-a-tu(sesuatu... yang ada di hatimu..*dilempar bom oleh para readers). Naruto yang penasaran tingkat langit ke-7 mulai mendekati para-para cewek yang cantiknya bikin *uwweeks* kecuali Hinata.
" Hei, lagi bicara apaan seh?" tanya Naruto memotang pembicaraan mereka.
" Oh, kita lagi bicara tentang murid baru. Cewek. Katanya seh cewek itu ya...gitu deh."
" Yang bener dong, Sakura. Masa' gak dikasih tau?"
" Liat aja nanti."
Semua orang pada mengobrol-ngobrol disana. Tapi terputus karena guru killer datang membawa seseorang cewek. Semua penghuni di kelas itu langsung berbalik ke bangkunya. Mereka semua heran dengan perempuan yang dibawa. Matanya merah darah dan rambut hitam kelam panjang dengan poni rata. Hampir-hampir mirip Hinata, tapi dia lain lagi. Perempuan itu cantik sekali dimata para cewek, tapi menyeramkan bagi sebagian para cowok. Ya iyalah. Matanya udah serem gitu. Gadis itu sudah tak asing lagi para readers. Ya iyalah dia itu Ai Enma yang kita bicarakan tadi. Sebenarnya dia ke sini karena "di-pak-sa" oleh 3 asistennya untuk mencari calon klien.
:)
:)
:)
FLASHBACK
Di dunia senja, Ai lagi molor dilantai. Coz gak ada yang bisa dilakuin sekarang. Dia tinggal menunggu para asistennya yang lagi pergi ke dunia manusia. Tau-taunya, 3 asistennya pulang dengan tergesa-gesa.
" Nona! Nona!"
Suara mereka serempak membangunkan Ai yang sedang ke dunia mimpi. 'Menyebalkan!' batin Ai kesal. 3 asistennya mulai mendekati nonanya yang cantik dan manis itu(ceeiileehh). Ai segera bangun. Kalau tidak, dia akan kena ceramah dari neneknya.
" Ada apa?" tanya gadis neraka itu kepada asistennya.
" Nona bilang kita harus menemukan tempat yang akan menjadi sarang kita untuk mencari klien, kan?" kata Hone Onna girang.
" Iya. Emang napa?"
" Kita sudah menemukan tempatnya!" Wanyuudo gembira sejenak .
" Aku berubah pikiran! Kalian kan siluman. Masa' harus pergi kesana jauh-jauh, seh?" tolak Ai.
" Tapi nona. Tempat itu menyenangkan, nona. Kita harus pergi ke sana."
" Putusanku ya putusanku! Aku tidak ma..."
" Pergilah Ai! Kau harus mencari klien disana. Atau tidak aku tidak akan memberimu uang jajan! Lagipula kau bilang keputusanmu tidak bisa diganggu gugat!" perintah neneknya memotong kata-kata Ai.
'Huft. Ya sudahlah. Daripada kena ceramah,' batin Ai. 3 asisten itu malah girang dan nari-nari gaje. Dengan semangat, mereka menuju tempat tujuan mereka. Yaitu Konoha.
END OF FLASHBACK
:)
:)
:)
Yah, begitulah ceritanya. Abaikan saja. Sekarang kita menghadap ke kelas yang sedang bengong melihat Ai. Anko berbicara.
" Yah, kalian sudah tau kalau Suigetsu hilang ditelan bumi(?). Dan kita ada penggantinya. Nah, silahkan perkenalan dirimu!" perintah Anko kepada Ai.
" Namaku Ai Enma. Berasal dari kota "xxx" dan prefektur "zzz". Mohon bimbingannya."
Suara lembut Ai membuat semua cowok sweatdrop apalagi yang cewek. Anko mengangguk pelan(Anko jadi takut atuh).
" Yah, Ai. Kau duduk di...Em. Ah! Di sana. Paling ujung. Tak apa-apa kan?" kata Anko menunjuk tempat duduk Suigetsu.
" Ya, sensei. Terima kasih."
Ai berjalan ke tempat yang ditunjuk Anko. Tepatnya bangku itu di belakan kursinya Naruto dan Kiba. Akhirnya pelajaran dimulai.
:D
:D
(Author akan men-SKIP supaya gak buang-buang waktu)
:)
:)
:)
Rupanya kedatangan Ai disambut meriah saat jam istirahat. Semua orang ingin berkenalan dengan wanita itu. Yah, Ai kan murid baru. Wajarlah kalau dia harus melakukan perkenalan itu. Yang cowok-cowok pada menggosip gaje karena kedatangan Ai. Bicara yang inilah, bicara yang itulah. Pokoknya bikin Ai harus menahan nafas untuk sementara.
Di kantin, Ai sedang berjalan dengan Sakura. Yah, mereka sedang mencari makanan yang enak. Tapi tiba-tiba Sakura malah geregetan entah kenapa.
" Emm, Ai. Aku ke toilet dulu. Aku sudah gak tahan!" kata Sakura memohon
" Ya sudah. Aku akan menunggu disini."
" Ya. Oke. Tunggu disitu ya!" seru Sakura sambil berlari. Ai jadi sendiri. Huft, tak apa-apa. yang penting cari makanan. Saat berjalan dia dihalangi oleh 9 cowok seram. Mereka adalah genk Akatsuki yang terkenal. Ai jadi kaget. Maklum, sebelum dia ke kantin, Ino mengatakan tentang genk Akatsuki. Genk itu terkenal atas sangarnya. Anggotanya ada 10 orang. 9 laki-laki dan 1 perempuan(Dei tak termasuk dalam kategori cewek?).Membuat semua orang ketakutan. Ai cuma merinding. Apalagi sekarang myang di depannya adalah genk yang sangar itu. Semua orang memandang ke Ai. Tapi Ai sendiri heran. Cuma ada 9? Mana 1 lagi? Oh iya. Yang 1 kan perempuan. Cowok-cowok anggota genk Akatsuki itu menatap Ai secara kejam.
" Kau yang namanya Ai?" tanya seorang yang bertindik. Kata Ino, dialah ketuanya. Namanya Pein.
" I...Iya. Emang kenapa?" jawab Ai bergetar.
" Kami ingin bicara denganmu!"
Ai jadi ketakutan(mudah-mudahan gak ngompol kayak mbak nunung*Author ditampar readers). Dan para cowok Akatsuki mendekati Ai perlahan-lahan.
:)
:)
:)
Wadoh, baru pertama aja udah kecepetan. Duh, rempong! Ff gaje dan abal" ini tidak patut di contoh. Wkwkwkwkwkwk XD. Di review ya kalau bisa. :D
