Tek tek tek tek...

Bunyi keyboard terus berbunyi di sebuah ruangan di salah satu apartemen di kota Crypton.

Di dalam ruangan itu duduk seorang perempuan manis berambut kuning sedang sibuk dengan komputer didepannya. Dilayarnya terlihat dia sedang berbincang-bincang dengan banyak orang di sebuah situs untuk chat.

Rui : Bosan ~ :(

Bruno : Bosan kenapa Rui-chan?

Miriam : Yang semangat Rui! XD

Clara : Jalan-jalan saja. Haha.

Prima : Bosan kenapa? O.o

...

Sepertinya orang yang dipanggil Rui itu cukup tenar di situs itu. Lalu dia juga membuka sebuah blog yang ia kelola. Ia menuliskan beberapa kalimat bahkan paragraf di entri barunya. Baru beberapa menit berlalu, sudah banyak orang yang membalasnya. Gadis itu pun tersenyum, "Aah, menyenangkan."

*(_ _)(_ _)(_ _)*

Disclaimer : Vocaloid ©Yamaha

Am I a Loner or Lonely © Chloe Cyasesa

Warning : bahasa yang tidak formal, OOC, Typo, OOT, kebanyakan di skip, dll.

*(_ _)(_ _)(_ _)*

"HUAAA. TELAAT! TELAAAT!" teriak seorang perempuan berambut pendek sambil berlari keluar dari apartemennya menuju tempatnya bersekolah. Pas sekali, baru saja ia sampai, bel masuk pun berbunyi. Langsung saja ia melanjutkan larinya itu menuju kelas.

"Rin, kau telat lagi. Pulang sekolah jangan lupa menulis hukuman 'Saya tidak akan telat lagi' 5 lembar folio." Yak, suara seseorang yang sudah cukup familiar ditelinga gadis berusia 14 tahun itu pun menyambutnya ketika ia sampai di kelas. Perempuan yang dipanggil Rin itu pun hanya bisa mengeluh sambil mengangguk.

*skip*

(Rin's POV)

"Nah, akhirnya selesai!" teriakku di kelas. Untung saja di kelas tidak ada siapa-siapa. Yap! Sekarang murid-murid seharusnya sudah pulang, jadi aku sendirian di kelas. Yah, menulis hukuman. Langsung aku berjalan ke arah ruang guru. Wah ternyata di ruang guru masih ramai.

"Permisi, sensei." Ucapku ketika mau masuk ke ruang guru.

"Kalau Luka-sensei, suka yang rasa apa?" oke, dikacangin. Akupun berjalan masuk lalu menaruh kertasnya di atas meja dan langsung pergi keluar kelas.

Setelah keluar dari ruang guru, langsung aku berlari ke arah kelas dan YEEEEEEEEEEEY AKU BEBAAAAAS!-BRUK! Ada seseorang menabrak pundak kiriku. Atau aku yang menabraknya? Entahlah. "Sori!" ucapku refleks berbarengan dengan orang yang di/ter/me-nabrak tadi. Kulihat sekilas ada seorang anak perempuan berambut kuning sama sepertiku berlari ke arah ruang guru.

*(_ _)(_ _)(_ _)*

"Tadaima!" aku melepas sepatuku lalu langsung berlari ke arah kamar yang terletak tidak jauh dari arah pintu depan. Rumahku tidak begitu besar. Layaknya apartemen biasa, 2 kamar, 1 dapur, 1 kamar mandi dan sebuah ruang tamu yang tidak terlalu besar.

Sesampainya di kamarku, aku lansung menyalakan komputer. Membuka blog milikku dan mulai mengetik keyboard komputernya.

Konichiwa Minna! Ogenki desuka? X)

Aah, tadi aku telat lagi. Aku disuruh menulis 'Saya tidak akan terlambat lagi' 5 lembar folio. Huh, kenapa ya aku susah sekali bangun pagi sepertinya. Mungkin aku harus mencoba untuk mulai tidur siang. Lol.

Oh iya, tadi disekolah aku bertemu dengan seorang anak perempuan. Manis deh. Sayangnya aku hanya melihatnya sekilas. Dx.

Rui.

Baru selang beberapa menit, komentar dari orang-orang sudah mulai berdatangan.

AL : wah, mungkin kau memang harus tidur siang Rui-chan. Sudah berapa kali kau terlambat. Haha.

Luna : siapa tuh? O.o . mungkin salah satu murid di sekolahmu.

Sonika : biasa bukannya perempuan suka tidur siang untuk jaga kesehatan + kecantikan? Lol.

Iroha : telat lagi? Mungkin memang kau harus tidur siang. Wahaha. Mungkin telat sudah jadi hobimu ya Rui-chan. JK ~ XD

Heh. Secara tidak langsung aku merasa terhina. Aku tidak pernah tidur siang, dan.. hampir tiap hari telat! Karena bangun pagi itu sangaaat sulit.

Oh iya, untuk mengisi waktu luang, tiap hari aku selalu membuka salah satu situs chat.

Rui : Konnichiwa minna! :)

IA : konichiwa Rui-chan ^w^

Akiko : ko-ni-chi-wa~! xD

Len : konichiwa Rui-chan. :)

...

Lalu, aku juga membuka 1 tab baru. Lalu mengetikkan alamat web yang sesuai. Keluarlah sebuah page forum bertuliskan 'Vocaloid Forum'. Langsung kubuka bagian 'Anggota' lalu ku klik sebuah tulisan yang bertuliskan 'Tonarine Sai'. Langsung kubuka page terakhir. Mungkin ada seorang member forum yang memberitahukan berita terbarunya.

Oh iya, aku lupa bilang. Aku salah satu Fans dari vocaloid. Terutama Sai. Dan yang kubuka sekarang adalah forum vocaloid tentunya!

Ketika halaman terakhir terbuka, muncullah gambar-gambar Sai.

Lily : 'Nih, foto-foto Sai-chan waktu lagi konser minggu lalu.'

Wah, akhirnya di upload juga fotonya. Kawaii ~. Sayangnya minggu lalu aku tidak bisa pergi ke konsernya. Aah, suram.

Setelah melihat-lihat foto yang ada, aku pun membuka halaman forum bagian 'Info'.

'Teto Kasane akan debut drama baru.'
'Vocaloid mengeluarkan album barunya spesial tentang Teto.'
'Zatsune Miku akan merilis lagu single nya yang terbaru!'

"Teto-Miku-Teto-Miku-Teto-Miku." omelku. "Kenapa harus merekaa terus! Kapan Sai-nya!"

Langsung aku kembali ke tempat Chat ku.

Rui : Adakah info selain Teto? T_T

Len : Tidak ada. :P

Clara : Maklum, di Vocaloid kan Teto paling tenar. - 3-

AL : Takdir untuk para penggemar Sai. Wahaha.

Tonio : Iya nih, kapan giliran Sai. :(

...

(skip-malam)

Kruyuuuk. Perut pun akhirnya bersuara minta diisi. Akhirnya aku mematikan komputerku dan beranjak dari kursi tempatku duduk. Keluar dari kamar dan pergi ke arah dapur untuk mengecek apakah masih ada sesuatu yang bisa dimakan. Sayangnya, ternyata tidak ada. Akupun memutuskan untuk pergi keluar dan membeli makanan diluar.

*(_ _)(_ _)(_ _)*

KRIIINGG KRIIIIIIIIING!

"Hhh, malas... sebentar lagi." Tangan kananku meraih ke arah jam weker dan dengan mata mengantuk aku mengintip ke arah jam dan..

"Ternyata baru jam setengah 7.. Huaaah.." selang beberapa detik, "SETENGAH 7? GAWAAT!" langsung aku melompat turun dari kasur dan berlari ke arah kamar mandi. Lalu, membuat bekal untuk ku bawa nanti ke sekolah.

Setelah semuanya siap, langsung aku berlari ke arah sekolah.

*di sekolah*

"TELAT LAGI?"

"Eee.. anoo, gommen Luka-sensei. Aku tadi-err.." gawat gawat. bilang apa nih?

"Tidak ada alasan lagi! Sekarang, kamu keluar dan berdiri di depan kelas sampai jam pelajaran saya selesai. Mengerti?" ucap Luka-sensei sambil memberi death glare yang tiap hari menyambutku disekolah ke arahku. Jujur saja, dari semua guru, guru ini yang paling menakutkan. Tau kan kalau tiap sekolah pasti ada guru killer nya? Nah, mungkin Luka-sensei bisa jadi salah satunya.

"Ba-baik." Aku langsung berlari kecil ke arah luar kelas dan berdiri di depan pintu. Kalau boleh jujur, ini memalukkan. Kalau baru pertama kali telat sih masih mending. Lah ini, aah. Kenapa sih bangun pagi itu susah?

*skip - istirahat*

Aaah, akhirnyaa bisa duduk juga makan. Setelah berjuang melewati waktu-waktu sulit didepan tadi. Akupun mengeluarkan kotak makanku dan memakannya sampai habis. Karena hari ini waktunya mepet, akhirnya malah telur dadar doang. Hh, suram.

Selesai makan, aku mengeluarkan sebuah kertas soal dan mengerjakannya. Bukan, bukan karena aku anak rajin. Ini kulakukan hanya untuk menghabiskan waktu istirahat. Daripada perempuan-perempuan lain yang tiap hari ga ada bosan-bosannya ngomongin Korea. Si A cakep lah, si B ini lah, si C itu lah. Kalau masih normal sih ga masalah, masalahnya itu mereka setiap saat, setiap detik ngomongin hal yang sama terus menerus. Astaga.

Lagipula, aku menikmati saat-saat aku sendiri kok. Daripada darah tinggi terus kalau gabung sama mereka. Ditambah lagi paling Cuma bisa bengong pas mereka ngomongin idolanya itu. Oke, waktunya jadi anak rajin.

Oh iya, aku duduk paling depan, di tengah dan sendiri. aku satu-satunya perempuan yang duduk sendiri. biasanya sih perempuan disini kalau ga duduk sama perempuan lain, anak-anak cowo juga pada mau duduk sebelahan. Jangan tanya kenapa aku duduk sendiri. tanya sama mereka yang lebih PW di tempatnya masing-masing ketimbang di sebelahku. Lagipula, peduli amat sama teman sebangku. Toh, sendiri jauh lebih enak daripada ada orangnya, pasti mengganggu.

*skip – pulang*

"Akhirnya, pulaang!" gumamku sambil berdiri dari kursi dan keluar dari kelas. Sepulang dari sekolah, seperti biasa, langsung jalan pulang tanpa mampir-mampir dulu. Lagipula memang mau mampir kemana coba.

Sesampainya dirumah, seperti sudah dijadwalkan. Aku langsung menyalakan komputerku dan membuka situs-situs yang biasa kubuka. Pertama-tama pasti blog dulu. Selesai menulis blog, mampir deh ke chat baru terakhir ke forum untuk lihat-lihat apa ada berita terbaru dari Sai. Seharusnya sih begitu. Tapi ada satu kalimat yang membuat mood ku hancur berantakan.

Len : minggu depan aku akan pidah sekolah ke sekolah Yamaha.

Masalahnya bukan di kata 'aku akan pindah sekolah'. Bukan juga di lamanya waktu dia akan pindah sekolah. Ya, masalahnya adalah AKU BERSEKOLAH DI SEKOLAH YAMAHA!

*(_ _)(_ _)(_ _)*

"Akhirnya.. hari ini ya.. semoga ia tidak mengenaliku.. fuhh."

Akupun berangkat pergi sekolah sambil memikirkan anak baru yang akan masuk ke sekolahku itu. Memang sih, mungkin saja orang bernama 'Len' itu anak SD atau SMA. Yaah, semoga sajalah. Jadi kan aku tidak perlu khawatir memikirkan dia akan bertemu denganku atau tidak dan akhirnya rahasiaku terbongkar, teman-teman dikelas menghancurkan blog dan menjelek-jelekkan Sai dan.. dan... AAA TIDAAK!

Lebih baik aku segera ke sekolahan dan mencoba cari tahu tentang anak bernama 'Len' itu sebelum dia yang mencari tahu tentangku duluan!

(di sekolah)

KRIIIINNGGGGG! Bunyi bel sekolah menandakan waktunya anak-anak masuk ke kelas.

Oooooyeaa! Hari ini ga telat! Udah ga jaman sekarang tuh yang namanya telat. Yes, rileks! 1 : 500 kalo dia sampai sekelas denganku. Jadi, itu ga mungkin!

.

.

.

"Hari ini ada anak baru."

.

.

.

Haah? Anak baru di tengah semester gini? Ada-ada aja.

Hening...

HAH! ANAK BARU? O-oke rileks. Kalau ga salah nama 'Len' itu nama cowo. Tapi kalau dia Hode gimana? Aduuh. Belum siap lahir batin nih.

"Silahkan masuk, Len."

Len.. LEN? Oke, alarm panik mulai nyala. Gawat. eeh, tunggu. Biasanya di situs online orang memakai nama samaran. Tapi ini anak baru namanya sama-sama 'Len'. Berarti, bukan! Yes! Oke, jantung, tenang dulu yaah.

Cklek.

L-lho? Dia kan.. anak perempuan yang minggu lalu kulihat. Di-dia. Crossdresser?

"Nah, silahkan perkenalkan diri." Ucap Luka-sensei.

"Nama saya, Len. Nama panjangnya Len Kagamine. Emm, salam kenal." Katanya.

Wah, ternyata beneran 'Len'. Dia sih pakai baju seragam cowo. Berarti yang kemarin siapa dong? Apa mereka satu orang? Saudara kembar? Trus 'Len' itu yang mana? Yang manaa? Oke, tenang. Sekarang pikirkan masalah yang ada di depan mata dulu. Selama dia tidak tahu dan tidak duduk dekatku lalu akhirnya mengetahui 'itu', berari masalah selesai.

"Nah, Len. Duduk disebelah Rin ya." Ujar sensei.

Oke, ini baru masalah..

"Ya."

Err. Pengganggu. Nyamuk, lalat, kutu.

Akupun-mau tidak mau- menggeser bangku ku-yang awalnya ditengah-kepinggir. Menjauh. Lama-lama jadi kayak anti sosial. Suram.

"Namamu siapa? Aku Len." H-hah? Perasaan tadi udah disebut sama sensei.

"Err. Namaku Rin. Rin Hanazawa."

"Ooh, salam kenal. Mohon bantuannya ya! Masalahnya aku sering kelupaan bawa barang." Peduli amat.

"Ya. Salam kenal juga.."

(skip-istirahat)

Hhh. Benar dugaanku. Dia ga sadar kalau aku Rui. Berarti memang bukan dia. Atau mungkin itu dia tapi dia ga sadar. Aah, tau ah. Yang penting makan dulu!

"Hei, Rin. Besok ke Mall yuk." Ucap Len sambil duduk disebelahku.

"Hah"

"Kok 'hah'. Ya ke mall. Ada film yang ingin kutonton." Ogah

"Eeh, ngga deh."

"Sama yang lain juga kok." Yang lain? Kok pada mau sih pergi sama anak baru kenal. Haah, daritadi selama pelajaran dia ngobrol terus sih sama anak-anak dikelas.

"Ngga bisa."

(skip beberapa menit)

"Hei, Rin ikut juga nanti!"

Grr. Kurang ajar. Jangan dengar! Jangan dengar! Makan aja, makan! Jangan tanya bagaimana caranya sampai akhirnya dia bisa bilang begitu. Tanya saja pada makhluk itu. Ini kan pertama kalinya aku pergi ke mall sama teman sekelas. Kalau aneh gimana. Uwaaaa.

KRIING!

Aah, kurang ajar. Cepat banget bel nya. Mana belum selesai makan lagi. A-ah, gara-gara dia nih.

(skip! – pulang sekolah)

"Nah, jangan lupa dipelajarin dirumah ya." Ucap sensei.

Akhirnya pulang juga. Buru-buru pulang terus buka forum! Yay!

"Rin, jangan lupa ya, besok," tidaaaak! Jangan ingatkan aku tentang hal yang seharusnya tidak aku ingat.

"Tapi aku ga yakin bisa." Ucapku.

"Pasti bisa. Sebentar doang kok. Oke?" ujar Len sambil mengacungkan jempol tangan kanannya.

"Err. Yah, kalau bisa."

"Pasti bisa. Perlu aku yang minta ijin sama ortu mu? Hahaha. Nanti aku jemput deh." Eeh, gawat gawat. jangan sampai dia ke rumah. Bilang apa nih. Kalau bilang 'kalau bisa' lagi pasti ditanya macam-macam.

"Ehh, jangan! Y-yah, aku usahain bisa deh."

"Oke. Besok ya jam 2 siang di mall Xyz. Daah!"

.

TBC

.

Hai

Salam, author baru yang akhirnya berani buat mempublish karyanya setelah berbulan-bulan ffnya ditinggal gara-gara kebingungan judul. Jadi, sori kalo judulnya rada (atau malah sama sekali) ga nyambung sama cerita. Wkwkwk.

Oke, pertama-tama Cyan mau berterimakasih buat yang uda mau baca apalagi menyempatkan diri buat riviu. Maaf kalau mengecewakan. Endingnya juga, abis diutak atik, tambah sini situ, endingnya malah jadi gini.. *suram*. Maklum kan baru belajar *nyari kambing item*. xD

Oh iya, buat grup Vocaloid yang si Rin suka. Itu anggotanya Cyan ambil dari karakter fanmade. Awalnya pikir mau anggota vocaloid aslinya. Tapi dipikir-pikir, itu anggota vocaloid yang si Rin suka kan Cuma numpang nama. Jadi yaah, fanmade aja :). Buat yang suka korea, ga bermaksud buat ngejelek-jelekkin. Itu 100% diambil dari tmn-tmn dikelas. Hahah.

Nah, akhirkata,

Mind to Review? :D