Disclaimer : Super Junior isn't mine, hanya meminjam nama mereka. But Kyu and Min is mine :p
A Super Junior Fan fiction
Sunnie present
"Secret Bunny Doll"
Warning : Minnie and Teukkie as ghost, Yaoi, Shounen ai, Typo (s), Gaje, OOC, diluar EYD, dll.
Rate : T
Genre : Romance (maybe), Drama, Fantasy
Pair : Kyumin, Kangteuk, Super Junior
Tokoh : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Kim Ryeowook, Kim Kibum(gak ngomong), Kim YoungWoo Kangin, Park JungSo Leeteuk, Lee Donghae (pinjem nama), Henry Lau (pinjem nama), Kim JoongWoo Yesung(pinjem nama), Kim Heechul (pinjem nama), Tan Hangen Hankyung (pinjem nama)
Ini fanficku yang pertama. Sebelumnya aku admin sebuah blog. FF ini pernah aku publish di blogku :D
Don't like Don't read! RnR and don't Bash!
Cerita ini terinspirasi dari salah satu komik lama milik kawan saya, judulnya "Secret Lucky Doll" yang bikin Fuon Amahara Sensei, depannya sama, tapi terakhirnya beda.
CHAPTER 1
Enjoy (/^o^)/ \(^o^\)
Kyuhyun POV
Di Daerah perbukitan, berdirilah sebuah istana megah bergaya Eropa. Beberapa kamar di istana tersebut disewakan. Aku, Cho Kyuhyun baru hari ini pindah ke sini.
"Huh, lelah sekali," keluhku.
Wajar saja, ini pertama kalinya aku tinggal sendiri.
"Kamar yang bagus, rasanya tak mungkin hanya 300 ribu won perbulan. Bahkan, sudah lengkap dengan perabotannya."
Aku menerawang jauh keluar. Kulihat rumah cukup luas berdinding kaca menyapa pandanganku.
"Hum? Rumah kaca?"
Aku tertarik dan beranjak keluar. Melihat sebentar rumah kaca itu.
"Wow, memang benar ini rumah kaca. Tapi, luas sekali."
Aku beranjak masuk ke dalam rumah itu, terlihat seorang namja yang sedang menghirup aroma bunga yang mungkin itu bunga Agapanthus. Namja itu berambut sebahu berwarna pirang, tubuh yang lebih pendek dariku, kulit putih pucat yang mulus, gigi kelinci, hidung yang mancung, serta mata rubah berwarna cokelat terang. Menggunakan kaos berwarna pink lengan hingga sesiku bergambar kelinci kecil di ujung kaosnya, celana jeans berwarna hitam selutut, sepatu kets berwarna pink. Serba pink. Dia sempurna. Tunggu, benarkah itu seorang namja? Aku tidak yakin karena…
"aegyo…" gumamku.
Begitu aku melihatnya, seperti ada sengatan hangat di dalam dadaku, ada apa ini? Apakah aku menyukainya? Jadi inikah yang namanya Love at first sight?
Tapi, Ya, wajahnya begitu manis. Apa dia salah satu tetanggaku?
"An.. Anyeong" ujarku gugup.
"…" dia menoleh dan memandangku sejenak. Aissh, aku jadi salting diliatin sama namja seaegyo dia!
"…" dia masih tidak berbicara, tapi dia tersenyum. Manis sekali. Hingga menampilkan gigi kelincinya.
Tiba-tiba…
WUUSSHH…
'OMOOO! Makhluk apa dia!' batinku kaget. Ya, dia terbang. Sekali lagi saya tekankan! TERBANG!
SEEETTT…
SHIT! Apalagi ini? Dia menghilang! Meninggalkanku yang masih memasang wajah cengoh. Mari kita hitung.
Hana.. dul.. set..
"GYAAAAAAAA!" Teriakku memekakkan telinga,
"Tuan muda Cho?" Suara berat dari seorang namja membuatku reflex menoleh kebelakang. Kulihat seorang namja berbadan tegap lengkap dengan kacamatanya berumur sekitar 30 tahunan yang kutahu sebagai pengawas istana bernama Kim Youngwoon. Biasa dipanggil Kangin.
"Ah! Pak Kim? Pak Kangin? Atau pak pengawas? Itu, eh ta.. tadi.. itu…" ujarku terbata-bata
"Kau boleh memanggilku Kangin, tapi tenanglah dulu." Ujarnya dengan nada tenang. Aissh, bagaimana bisa aku tenang kalo habis melihat hantu?
GOSH! Jangan bilang aku benar-benar melihat makhluk yang gak tau itu hidup apa enggak.
"Hosh… hosh… hosh… begini Kangin, ta… tadi aku liat ada itu makhluk namja aegyo, rambutnya pirang, kulitnya pucat, terbang terbang abis tu ilang" kataku terburu-buru sambil menunjuk TKP tempat aku melihat namja terbang itu.
"Oh, itu Minnie, Lee Sungmin kan?"
"Wujudnya tak diketahui, karena dari dulu dia sudah berada disini. Biasa dipanggil peri keberuntungan., karena biasanya orang yang habis bertemu dengan Minnie mendapatkan keberuntungan. Bukan hantu kok. Cuma sejenisnya, jadi bukan hal yang perlu ditakuti. Peri Minnie enggak jahat"
Peri? Keberuntungan? Benarkah ada yang seperti itu di dunia?
"Hei! Tadi ada Minnie?" Tanya seorang yeojya kecil memakai hanbo menarik narik ujung bajuku.
"Eh? Hyaaaa!" ujarku kaget. Mungkin masih trauma dengan yang namanya Minnie tadi.
"Tenang, dia hanya manusia biasa." Kata Kangin.
"yang berbeda hanya Minnie," lanjutnya.
"Apa maksudmu berbeda?" Tanyaku sambil menatap Kangin horror.
"Wah, ada yang liat Minnie ya? Hebat! Kau bergabung saja dengan kelompok kami!" Ujar seorang namja tampan bertubuh tegap keluar dari semak belukar di rumah kaca tersebut.
God! Banyak sekali orang aneh yang kutemui hari ini.
"Ke.. kelompok?"
"Aku Choi Siwon, ketua kelompok "pemburu Minnie", cewek yang pake hanbo itu namanya Kim Ryeowook, cowok dibelakangnya itu adiknya. Namanya Kim Kibum."
"Kami Anggota!" seru Kim Ryeowook. Sedangkan adik dibelakangnya hanya memegang hanbo Kim Ryeowook tanpa ngomong sepatah katapun. Mungkin pendiam.
"Eh, jadi entar aku nyari hantu yang namanya Minnie tu? Andwaee Choi Siwon-sshi!" tolakku mentah-mentah, tentu saja! Aku paling takut sama yang namanya makhluk ghaib.
"Panggil aja aku Siwon, yang itu Wookie, dan adiknya Kibum" katanya tanpa memedulikan tolakan mentah-mentahku. Dia malah menarik tanganku keluar dari rumah kaca itu. Sedangkan Kangin? Entahlah, dia sudah pergi menghilang entah kemana. Mollayo..?
^0^KyuMinIsReal^0^
"baru dating langsung bisa liat Minnie itu hebat!" katanya sambil tersenyum sumringah hingga menampilkan dua lesung pipit di pipinya.
"HWAAD? Hebat? Bisa liat hantu gituh?" kataku masih belum percaya dengan apa yang terjadi hari ini.
Ini hantu loh! HANTU! H-A-N-T-U! ini orang malah santai aja.
"Bukan hantu, tapi peri oppa, oh iya, nama oppa siapa? Oppa yang baru tinggal disana itu kan? Yang baru pindah hari ini?" Tanya Wookie sambil menunjuk kamarku.
"iya, nama aku Cho Kyuhyun."
"Kyunnie ya? hehe..." Kata Siwon nyengir.
"Jangan panggil aku begitu. Itu menjijikkan" ujarku dingin.
"Kau masih sekolah?" Tanya Siwon mengalihkan pembicaraan.
"Bukan oppa, Kyunnie oppa pasti pembuat boneka kan? Kata ibuku Kyunnie oppa biasanya membuuat boneka yang sering dipanggil boneka keberuntungan. Soalnya boneka itu bisa membawa kebahagiaan dan keberuntungan. Oppa, boleh liat?"
"Eh?"
Lagi-lagi semuanya membicarakan hal ini.
CLING CLING CLING…
Wookie menunjukkan tatapannya yang bling bling dan dapat mengalahkan cahaya badai gerhana angin *emang ada Kyu?*
Ampun dah ni anak? Silau!
"Baiklah, ayo kita ke kamarku" ucapku menyerah.
Kyuhyun POV end
(~^o)~SuperJunior~(o^~)
"Aigooo! Neomun Kyeopta! Aegyo sekalii!" teriak wookie sambil mengangkat salah satu boneka yang Kyuhyun tunjukkan. Boneka itu boneka yeojya berambut pirang lurus panjang hingga ke pinggang boneka itu. Memakai gaun kotak kotak biru berenda putih hingga menutupi lututnya, pita biru muda di rambutnya, dan sepatu biru tua menambah kesan imut pada boneka tersebut. Entah kenapa seorang namja dingin bisa memiliki selera yang manis seperti perempuan.
"ini boneka rajut ya? Seleramu cukup bagus untuk seorang namja" kata Siwon bermaksud mengejek.
"Terserah apa katamu." Kata Kyuhyun dingin. Entah kenapa dia menjadi dingin seperti ini, padahal sebelumnya dia sangat 'panas'.
"Boleh aku membeli yang ini?" kata Wookie.
"boleh, 200 ribu won" kata Kyuhyun datar.
Seketika wajah Wookie menjadi seperti ini O.O
"Hahahaha… Aku hanya bercanda, ambillah untukmu." Kata Kyuhyun sambil mengacak rambut Wookie yang dikucir buntut beruang (?).
"Waaaa! Gomawoooo!" Wookie sangat senang.
"Ng, aku harus melanjutkan memberesi barang."
"Mau kami bantu?" tawar Siwon.
"Tak usah Siwon,"
"Kamarku di seberang taman ini, kalau ada masalah atau bertemu Minnie, beri tahu aku ya! kami permisi dulu. Annyeong."
GLEK!
"Tunggu!" Kyuhyun menarik ujung lengan Siwon.
"Hem? Ada apa Kyu?" kata Siwon.
"Ba… bagaimana ka… kalau-"
"Tenang, Minnie nggak akan masuk sampai kamar penghuni"
"Gyaaa! Kangin! Kenapa kau selalu muncul tiba-tiba?"
Ternyata yang barusan ngomong Kangin.
"Kau kaget? Kekekekk…" kekeh Kangin.
Kangin segera membekap mulutnya dengan tangannya ketika merasakan lemparan deathglare dari Kyuhyun.
"ehem, oke. Kamarku ada di sebelah, kalo ada masalah panggil saja aku."
"Ne,"
"Kalau begitu kami berempat permisi dulu. Anyeong Kyuhyun-ah"
BLAMM…
'Oke, aku harus merapikan kamar besar ini lagi.' Keluh Kyuhyun
Twinkle twinkle little star jabgien ddeugeoun geunyeoga nabbeuge boyeo ggeulryeotdago bwabwa nae mali teulryeotna
Almyeon dwaetgo go go go go geunyeoman chyeoda bo bo bo bo bwa
Neon dasi malhae nabeeun nabbeun nabbeun ha aniya Stop!
Neomu yebbeun ge joeilbbun
Almyeon dwaetgo go go go go geunyeoman chyeoda bo bo bo bo bwa
Neon dasi malhae nabeeun nabbeun nabbeun ha aniya Stop!
Neomu yebbeun ge joeilbbun
'Hum? HP ku berbunyi? Tumben sekali? Siapa yang menelponku?' batin kyuhyun, heran.
Dengan langkah malas Kyuhyun segera mengambil HP nya yang berada di atas meja sebelah balkon.
'EOMMA CALLING'
"Yeoboseyo?"
"Yeoboseyo, Kyuhyun-ah?"
"Ne, Eomma. Waeyo?"
"Ani, hanya menelponmu. Bagaimana kamarmu? Sudah kau bersihkan?"
"Ne, sudah lumayan rapi."
"Apa kamarmu mewah? Dari depan saja sudah terlihat sekali istana itu mewah. Kau yakin harganya hanya 300 ribu won?"
"Ne, eomma. Sangat mewah. Aku juga masih ragu harganya hanya 300 ribu won. Tapi kata Kangin, pak Pengawas harganya memang segitu."
"Arraseo, bagaimana? Kau sudah mulai membuat boneka lagi?"
"…"
"Kyuhyun-ah? Arra, Eomma tahu kau masih trauma, tapi jika kau seperti ini terus, kau bisa kehilangan pelanggan. Appamu sudah sakit-sakitan, eommamu ini sudah terlalu tua, tak mungkin bisa menjadi buruh terus dengan penghasilan yang pas pasan, kakakmu sekarang sudah tak jelas ada di mana. Jadi eomma harap kamu bisa mencari pengganti pekerjaan kalau memang kamu nggak mau lagi bikin boneka."
"Ne. eomma. Arraseo. Akan kucoba."
"Baiklah, jaga dirimu ne,"
"Eomma juga."
Tut…
'apa aku bisa membuat boneka lagi?' batin Kyuhyun sambil menggenggam erat salah satu boneka buatannya.
Tiba-tiba dia merasakan sentuhan dingin di tangannya. Karena penasaran dia mendongakkan kepalanya. Dia melihat Minnie sedang terbang sambil mengelus-elus boneka kelinci putih yang sedang digenggam Kyuhyun.
"GYAAAAAAAA"
Teriak Kyuhyun langsung melempar boneka yang sebelumnya dia genggam dan memilih untuk kabur.
"KANGIN KANGIN KANGIN KANGIN KANGIN~"
DOK DOK DOK DOK suara gedoran Kyuhyun pada pintu malang tak berdosa itu semakin lama semakin keras.
"YAK! Sabarr! Woi! Berhentiiiii!" Teriak Kangin saat gedoran Kyuhyun tak berhenti hingga Kangin membuka pintunya. Menyebabkan Kangin ikut terkena gedoran Kyuhyun.
"a.. akkuu… tadi… itu, anu… cih apaan sih… tadi itu lo… ada… aissh, apa ya?" Ujar Kyuhyun yang sukses membuat Kangin menjadi sweatdrop.
"Masuklah, lalu duduk!" perintah Kangin.
"Kyuhyun! Tadi ada Minnie? Kamu harusnya kasih tau aku dulu -_-'" kata Siwon baru datang.
"Mianhae Siwon, habisnya kamarmu jauh banget."
"Tapi baru kali ini aku dengar Minnie masuk kamar orang. Minnie benar-benar menyukai Kyuhyun"
"Kenapa harus aku yang disukai?"
"Mungkin Minnie menyukai bonekamu. Yang kudengar, Minnie sebenarnya roh boneka kelinci pink cucu pemilik pertama istana ini. Istana ini memiliki ribuan roh boneka berasal dari ribuan boneka cucu pemilik pertama istana ini." Jelas Kangin.
"Aku memiliki trauma…"
Kyuhyun melirik sebentar ke arah Kangin dan Siwon yang terlihat serius mendengarkan curahan hati Kyuhyun, Kyuhyun menghela nafas berat dan melanjutkan.
" Awalnya aku sudah memiliki keterampilan membuat boneka rajut sejak umurku 10 tahun. Tidak biasa bagi seorang namja, maka noonaku yang menjualnya. Banyak sekali yang menyukai bonekaku hingga dapat memenuhi kebutuhan hidup keluargaku. Hingga 2 bulan yang lalu ada seseorang yang mengetahui bahwa akulah yang membuat boneka. Aku jadi dikucilkan karena kepribadianku seperti wanita yang senang merajut. Membuatku akhir-aakhir ini menjadi namja yang dingin. Maafkan aku Siwon-ah, aku berlaku kasar kepadamu."
"Gwaenchanayo." Kata Siwon singkat.
"Aku sangat sensitive dengan makhluk sejenis Minnie itu, aku tak bisa tahan dengan sesuatu sejenis Minnie, makanya aku sangat takut saat bertemu Minnie," lanjut Kyuhyun sambil memasang wajah serius.
"Kalau bertemu Minnie lagi, coba bilang jangan dekati aku lagi. Dia mengerti apa kata-katamu." Usul Kangin.
"…"
"Atau kau mau keluar dari sini? Karena pihak kami yang salah, tidak memberi tahumu tentang Minnie, maka tidak dikenakan biaya pindah."
"Tidak, aku tidak akan pindah. Aku tidak ingin menjadi pengecut lagi yang selalu lari dari kenyataan. Aku harus mengambil resiko."
"Baiklah, itu terserah apa katamu. Oh iya, sentuh tangannya supaya dia tidak menghilang."
"Arraseo."
_LeeSungMin_
Kyuhyun dan Siwon pun pamit dan mulai mencari Minnie. Mereka mencari sambil Siwon memperkenalkan Kyuhyun ke tetangga lain. Semua yang mendengar nama Minnie tersenyum dan terlihat bahagia.
Setelah mencari beberapa jam hingga menjelang petang, Minnie terlihat sedang terbang melewati koridor. Mereka pun langsung lari melesat melewati tangga dan untung Minnie belum terbang kemanapun.
"Siwon," Kyuhyun menatap ragu kepada Siwon.
"Lakukan." Dengan nada sedikit memerintah Siwon mendorong Kyuhyun.
"MINNIE!" Panggil Kyuhyun. Yang dipanggil menoleh dan menampilkan senyum bahagianya. Begitu tulus.
Kyuhyun berjalan perlahan, meraih tangan dingin namja yang sedang melayang itu.
"Minnie, ada yang ingin kubicarakan."
Minnie perlahan turun dan kakinya menapak lantai koridor.
Baru kali ini Kyuhyun melihat hantu semanis Minnie. Matanya berwarna cokelat terang itu sama sekali tak memancarkan pandangan jahat. Hanya ada ketulusan di wajah itu, membuat Kyuhyun berpikir dua kali untuk mengucapkan 'jangan ganggu aku lagi' kepada hantu sepolos Sungmin.
"Maaf…"
Minnie mendongakkan kepalanya, hantu itu sudah merasakan perasaan tidak enak.
"Jangan ganggu aku lagi Minnie," lanjut Kyuhyun memalingkan wajahnya. Supaya Kyuhyun tidak melihat mata Sungmin.
"Ke… kenapa?" suara halus itu seperti bergema di gendang telinga Kyuhyun. Begitu lirih, dan menakutkan.
"Kau tak menyukaiku Kyu" lanjut Minnie dengan suara bergetar, membuat Kyuhyun terpaksa melihat Minnie yang sudah berdiri di pembatas koridor. Kyuhyun sempat kaget melihat butiran-butiran mutiara yang keluar dari mata Minnie membasahi pipi halusnya.
"Bukan begitu, sudah jelas kita makhluk yang berbeda. Aku aja takut melihatmu."
"Minnie jelek ya?"
"Tidak, kau sangat manis."
"Hiks.."
'bagus dia menangis' batin Kyu.
"Jangan menangis," hanya itu yang bisa Kyuhyun katakan sambil mengusap pipi Minnie. Pipi yang sangat dingin. Tapi, saat Kyuhyun baru menempelkan jari-jarinya di pipi Minnie, Minnie menjatuhkan badannya dengan posisi telentang menuju taman yang ada di lantai dasar.
'SHIT! Dia jatuh!' batin Kyuhyun yang masih shock.
"MINNIEEEEE~" teriak Kyuhyun sambil melihat taman. Tapi tidak ada sosok Minnie yang terjatuh disana, yang ada hanya kumpulan pohon serta semak-semak hijau. Tak ada sosok roh pink bunnynya itu.
"Aigoo~ aku lupa kalo dia itu hantu. Hehe…" rutuk Kyuhyun sambil nyengir gaje. Sesekali Kyuhyun melirik taman itu. Ada sebersit rasa salah di dalam hati Kyuhyun. Kyuhyun masih memandangi taman itu sambil menyenderkan tubuhnya pada pembatas itu.
"Apa seharusnya aku tak berkata sekasar itu kepadanya?" gumam Kyuhyun sambil merasakan angin sepoi di malam itu.
"Siwon mana?" Kyuhyun mencari Siwon di setiap sudut koridor itu. Tak dia temukan Siwon, Kyuhyun sendirian di sana.
"molayo, eh.. HIIY…"
Mata Kyuhyun serasa akan keluar saat melihat Minnie yang tadi hilang, kini terlihat tergeletak dengan tubuh yang berdarah-darah dengan posisi tidur telentang, seperti layaknya manusia yang jatuh dari koridor seperti apa yang tadi Minnie lakukan. Tubuh itu bermandikan darah dengan kepala yang pecah, Kyuhyun yang melihatnya menjadi sangat panic dan segera menuju ke taman tempat Minnie jatuh.
'Gosh! Ini baru hari pertama aku tinggal disini! Tapi masalahku udah segede badannya Shindong hyung!' rutuk Kyuhyun sambil terus menuruni tangga sambil berlari.
*Nun jauh di sana, Shindong bersin-bersin hingga lidahnya tergigit saat memakan keripik kentangnya. "Aih, Keripik kentang? Kau berdebu ya?" kata Shindong sambil mengelus-elus sayang keripik kentangnya itu. #PLAkK*
Oke, mari kita kembali ke istana Kyuhyun.
"Hosh… Hosh… Hosh… Eh, mana Minnie?"
Saat Kyuhyun sudah sampai di taman, namja itu tak menemukan Minnie.
"Mungkin aku kelelahan, cepat kembali ke kamar dan tidur."
Tiba-tiba banyak sekali makhluk makhluk berkeliaran, sangat tidak masuk akal mengingat istana ini tadinya sangat sepi, tapi anehnya makhluk yang ditemukan Kyuhyun bukan sebangsa Minnie. Dia yakin karena Minnie bertubuh seperti manusia, tapi yang ditemukan Kyuhyun lebih mirip dengan contoh-contoh boneka buatannya. Seperti naga bertubuh beruang dengan rambut panjang berwarna hitam dengan tubuh kira-kira 5 cm, ada juga yang seperti manusia memakai pakaian serba hijau dan topi dengan antenna panjang, ada juga yang mirip dengan yeojya berambut panjang, memiliki sayap, tapi bertubuh ikan (?), dan semuanya rata-rata memiliki tubuh sepanjang 25 cm. tapi Kyuhyun tak takut dengan semuanya, mau tahu kenapa? Karena Kyuhyun memiliki daya imajinasi yang terlalu tinggi hingga dia tak menyadari kejanggalan yang ia lihat. Hanya saja dia terlalu sensitive dengan hal-hal yang ghaib seperti Minnie.
"Eekh,," kaget Kyuhyun saat menyadari dia hamper menginjak salah satu makhluk itu. Dia segera mengambil salah satu makhluk itu, yang diliatin malah cengengesan.
"Eh, hehehe… kau bisa melihat kami? Wah, berarti kau ya yang disukai Minnie?" tuduh makhluk itu. Kyuhyun tak menghiraukan kata-kata makhluk itu, malah memutar-mutar badan makhluk kecil itu.
"Waaa! Kau manusia tak berperasaan! Aku pusing kamu puter-puter gituu!" ringis makhluk itu. Tapi sekali lagi Kyuhyun tak menghiraukannya. Mungkin kyuhyun masih kagum dengan ciptaan Tuhan yang satu ini. Makhluk ini memiliki badan raccoon, wajah seperti ori, hanya saja mulutnya tak berparuh, tak memiliki sayap, tapi auranya menunjukkan dia salah satu titisan malaikat, tak seperti Kyuhyun yang titisan iblis.
*Kyu: Enak aja lo Sunnie! Gue bukan Titisan Ibliss!
Sunnie: Trus kau itu apa?
Kyu:Gue ibllisnya! Kekekekekk~
Sunnie:*sweatdrop*
Kyu:! #$%^&*(&$#$%*
Oke, kita kembali ke cerita.
Makhluk itupun dibawa ke kamar Kyuhyun dan ditaruh di meja dekat balkon kamarnya, sedangkan pandangan Kyuhyun masih belom lepas dari makhluk itu.
_ChoKyuHyun_
Makhluk itu terus ngomel hingga menciptakan hujan kecil membuat Kyuhyun harus mengambil payung untuk melindungi wajahnya dari banjir bandang #PLAKK#
"Kamu itu apa?" Tanya Kyuhyun menganggap segala omelan makhluk itu angin lalu.
"Aku Roh dari boneka Racoon yang disimpan di kamar Kangin. Nama aku Leeteuk, biasa dipanggil Teukkie."
"Oh, pak pengawas itu ya? majikanmu cucu pemilik pertama istana ini kan?"
"Ya, Namanya nona Henry Lau, biasa dipanggil nona Henly. Pemilik pertama istana ini Kakek Kim JongWoon, atau Tuan besar Yesung. Itu sudah berratus-ratus tahun yang lalu. Pemilik saat ini Bapak Lee Donghae, atau Tuan Muda Donghae."
"Oh, anaknya Kim Heechul ahjumma dan Tan Hangeng ahjossi itu ya?"
"Kau tau darimana?"
"Mereka yang menawarkan istana ini padaku, dan Donghae itu temen SMA ku dulu. Ngomong-ngomong kenapa aku bisa melihat makhluk tak jelas seperti mu?"
"Yak! Tak sopan! Kau bilang aku makhluk tak jelas!"
"Mianhae," Ucap Kyuhyun tak ikhlas.
"Mungkin itu karena Minnie menyukaimu, Minnie adalah ratu dari seluruh roh yang ada disini."
'Ratu? Minnie itu yeojya ya?' batin Kyuhyun.
"Minnie satu-satunya roh yang memiliki kekuatan seperti memberimu kesempatan untuk melihat makhluk unyue unyue seperti kami" kata Leeteuk narsis
'huek, imut gimana? 'mengagumkan' sih iya..' batin Kyuhyun tak terima.
"Minnie hanya memberikan kekuatan seperti itu hanya kepada orang yang dia sukai."
Kyuhyun hanya manggut-manggut.
'tapi aku sudah membuatnya menangis' rasa bersalah itu datang lagi.
"Oke, aku akan pulang. Kangin sebentar lagi kesini."
Kyuhyun yang mendengar kata-kata Leeteuk tadi langsung memasang wajah cengoh. Mungkin otak jenius Kyuhyun sedang lola mencerna segala kata-kata Leeteuk.
Seakan mengerti dengan tatapan cengoh Kyuhyun Leeteuk melanjutkan.
"Kangin juga bisa melihat sepertimu karena dulu aku yang minta ke Minnie, hehehe aku dan Kangin sudah saling mencintai, ada waktunya kami akan bersama."
"Sebuah roh boneka bisa berubah menjadi manusia biasa karena seorang manusia yang mencintainya. Takdir yang aneh, tapi karena itu kami awet. Umur kami sudah ratusan tahun dan kami tak akan mati, kecuali setelah kami menjadi manusia. Kami akan mati setelah kami menjadi manusia hingga ajal menjemput. Cara supaya kami menjadi manusia adalah…"
KRIEETTT…
"Kyuhyun, kau belum tidur? Lho, Teukki-ah apa yang kau lakukan disini?"
"Kangin!" ucap Leeteuk manja sambil berlari memeluk Kangin. Kyuhyun masih cengoh ditempat.
"Baiklah, kami pergi dulu Kyu, tidurlah. Kami permisi dulu, Annyeong." Pamit Kangin
"Tunggu! Leeteuk! Kau belum menyelesaikan kata-katamu!"
"Eh, kau harus mencari sendiri caranya. Sudah, tidurlah! Kajja Kangin-ah! Aku sudah mengantuk. Hoamm"
"Ne, Chaggi, annyeong Kyuhyun."
BLAMM
"Molayo,"
Kyuhyun segera beranjak ke ranjang king sizenya. Tak lama kemudian dia tertidur. Dia benar-benar tak menyadari ada sepasang mata yang setia memandanginya disaat tidur.
"Chaljjayo Kyu.." ucapnya lirih.
Bagaimanakah cara agar roh itu bisa menjadi manusia? Apakah Kyuhyun bisa menemukan caranya?
CHAPTER 1 END
Mohon kritik dan sarannya yaa :3
Saya masih baru di
Semoga bisa diterima...
Maaf kalo masih banyak typo hehe
Saya menerma saran yang membangun ^^
Mind to RnR?
