Ho…ho..ho aka-chan balik lagi bawa cerita abal-abal pastinya pada kangen kan *di timpuk readers* adu..duh gomen gomen bukannya ngelanjutin cerita malah bikin cerita baru lagi, nanti aka-chan publish lanjutan cerita aka-chan yang terbengkalai itu deh tapi aka-chan ngepublish cerita ini dulu ya hehehe… soo tampa banyak cincong lagi lets read this story

MURAZAKI AKA

DISCLAIMER TADATOSHI FUJIMAKI

KUROKO NO BASUKE

00OO00

EIGA KUREIJI

PUNYA AKA-CHAN

SUMARRY

APA YANG TERJADI JIKA KAU MASUK KE DUNIA ANIME,YANG MANA ANIME ITU MERUPAKAN ANIME BERGENRE SPORT YAITU BASKET ? APALAGI KAU BISA IKUT BERPERAN DALAM KEHIDUPAN DISANA,MAU TAU LET'S READING GUY'S...

WARNING !

ALUR BERANTAKAN, GEJE,BANYAK TYPO,DI SINI AKACHAN PAKE OC JADI KALO READERS BINGUNG KARAKTERNYA KOK GAK ADA DI KnB UDAH AKA-CHAN JELASIN KALO AKA-CHAN PAKE OC HIHIHI OC YANG GEBLEK BERNAMA MURAZAKI AKAI *loh ini mah name pennya author/plaakkkkk di timpuk readers*

SOO LETS READ THE STORY

DON'T LIKE DON'T READ

.

.

.

.

'Hah…hidup itu sulit' ujar seseorang dalam hati yang sedang terduduk di lapangan basket dengan keringat yang membasahi tubuh dan membuat sebagian rambut yang terkena keringat menutupi wajah dari 'seseorang' itu.

'huhh…seharusnya aku segera pergi bekerja, sial mungkin aku akan di marahi oleh 'monster' itu lagi' setelah berfikir, 'seseorang' itu langsung bergegas pergi dengan membawa tas dan juga bola basket yang bisa di bilang sudah tak layak pakai lalu dengan kecepatan maksimum ia berlari dan terus berlari sampai tiba di sebuah toko yang menjual berbagai pernak-pernik anime yang sangat menggiurkan untuk di beli… mulai dari poster tokoh anime,gantungan kunci yang berbentuk tokoh-tokoh yang ada di anime,baju anime,action figure,kaset film anime,komik dan masih banyak lagi.

"hah..hah..hah..ugh untung belum ada'monster' di sini,jadi aku selamat" ujar 'seseorang' itu dengan nafas terengah-engah karena lari marathon yang di lakukannya untuk sampai ke tempat kerjanya tetapi baru ia bernafas lega tiba-tiba terdengarlah suara yang membuat bulu kudunya merinding dan badannya terasa seperti batu.

"siapa yang kau sebut MONSTER Akai-kun ?"ujar orang yang di panggil 'monster' oleh 'seseorang' tadi yang tenyata bernama Akai,dengan penekanan di setiap katanya apalagi di kata 'monster' yang sekejap saja membuat tubuh Akai-kun membeku.

"eh…ano..sepertinya kau salah dengar bos, saya tidak menyebut monster hanya..hanya-"

"hanya apa!?" Tanya si monster yang ternyata adalah pemilik toko yang di panggil Akai Bos itu.

"hanya..hanya itu ah…iya MOON TRAI!" ujar Akai sempat kebingungan mencari alasan yang masuk akal,tetapi tiba-tiba ia melihat poster manga yang ada di jendela yang baru rilis minggu-minggu ini,bercerita tentang pemuda yang ingin ke bulan yang entah kenapa judul yang norak itu bisa menyelamatkan Akai dari amukan 'monster' yang sekarang menatapnya penuh selidik.

"hmm..benarkah itu ? ah…ya sudah!cepatlah bekerja atau ku potong gajihmu Akai-kun! Kau harus mengangkat semua kaset yang baru datang di gudang sekarang!" perintah dari sang Bos yang telah pergi meninggalkan Akai yang sekarang bernafas lega karena sudah terhindar dari monster yang bisa menceramahinya berjam-jam,cukup satu kali Akai mendengar ceramah yang dapat membuat kupingnya bermasalah dan Akai gak akan mau kejadian itu terulang lagi,mungkin sekarang ia harus berterimakasi dengan poster manga yang judulnya di bilang norak sebelumnya "arigatou MOON TRAI" ujar Akai sambil membungkukkan badannya di hadapan poster itu dan tanpa sadar mengundang banyak mata yang menatapnya heran.

"yoshhhh…Ganbatte nee Akai,kau harus menghasilkan banyak uang! Yoshhh!" ujarnya menyemangati dirinya sendiri sebelum masuk dan bergegas menuju gudang untuk mengangkat tumpukan kaset yang baru datang hari ini.

"huhhh…lagi-lagi di suruh mengangkat barang, kenapa tidak menyuruh para laki-laki di sini saja sih…ehh tapi tunggu dulu aku memang menjadi laki-laki di sini,hahahaha…bodohnya saya" pikir Akai sambil tertawa menyadari kebodohannya,

"padahal saya sendiri yang mengaku kalau saya adalah laki-laki untuk dapat bekerja di sini,untung saja tidak ada yang menyadari kalau saya adalah wanita ahh…terimakasih Kami-sama engkau telah memberikan saya penampilan seperti laki-laki walaupun dulu saya sangat membenci tampilan laki-laki ini."ujar akai sembari mengingat masa lalu yang sangat di bencinya.

AKAI POV

Seorang wanita yang mempunyai penampilan fisik seperti laki-laki? Mungkin sebagian orang akan menatap aneh jika saya berkata "saya adalah wanita" dan akan berbisik "apakah laki-laki ini mengidap gangguan jiwa" atau apapun bisikan lainnya yang sangat membuat risih tapi tidak demikian dengan saya di besarkan oleh seorang ayah sendirian dan tidak pernah tau bagaimana cara berdandan bahkan tidak pernah memakai dress cantik yang sengaja di belikan ibunya untuk anak wanitanya? Ohh…guys jangan berharap demikian, menatap wajah ibuku saja tidak pernah apalagi memakai dress,beruntung saya di besarkan oleh ayah yang sangat sabar dan special yang sekarang sudah tenang bersama ibu di surga sana, menyedihkan ? tidak saya sudah terbiasa dengan kehidupan seperti ini menyamarkan identitas sebagai wanita,hidup dengan bekerja keras,dan segala sesuatu yg berhubungan dengan laki-laki hahh…bahkan saat di smp di tembak oleh wanita yg mengira saya laki-laki sudah biasa. Sudah jangan terlalu di pikirkan mungkin ini sudah takdir yang di berikan kami-sama

END POV

BRUKKKKK

Diharapkan tidak melamun ketika bekerja mungkin kata-kata yang di ucapkan bosnya itu memang benar adanya,karena sekarang akai sedang menanggung akibatnya,melamunkan masa lalu sehingga membuat ia tidak berkonsentrasi dan menabrak kardus-kardus kosong yang menyebapkan kardus-kardus itu roboh dan menimpah dirinya 'untung hanya kardus kosong' pikirnya menghela nafas lega.

"A.K.A.I-KUN!" suara seseorang menggema yang membuat akai sadar bahwa dalam beberapa jam dia akan menulikan pendengarannya.

"Ha-hai" dengan terbata-bata akai menoleh dan mendapati bosnya sedang berkacak pinggang dengan muka yang sangat menyeramkan dengan background api yang muncul di sekitarnya

"apa yang sedang kau lakukan! CEPAT BERESKAN!" ujarnya penuh dengan penekanan dan intimidasi yang kuat.

"HAI" mendengar teriakan itu akai langsung berdiri tegak dan dengan posisi hormat layaknya prajurit yang bersiap untuk bosnya meninggalkan dirinya lalu ia bergegas menumpuk kembali susunan kardus kosong yang ia tabrak tadi sambil menggerutu menyalahkan kebodohannya 'bodohnya…kenapa kau melamun akai berkonsentrasilah!' ujarnya menyemangati diri.

"lelahnya…hah dengan begini saya jadi kerja dua kali kan" ucapnya lalu duduk setelah membereskan kardus-kardus tadi tapi-

Kreekkkk

Seperti bunyi sesuatu yang retak lalu dengan gerakan slow montion akai chan melihat ke benda yang tadi di dudukinya tanpa sengaja "huwaaaaa….bagaimana ini" ucapnya kebingungan saat ia melihat ternyata benda itu adalah sebuah kaset "pasti monster akan mengamuk" ucapnya cemas

"apa yang terjadi akai-kun kenapa kau berteriak ? apakah kau sudah selesai membersihkannya ?"mungkin keberuntungan sedang pergi menjauh dari hidupnya karena tiba-tiba orang yang sangat ia tidak ingin temui malah berada di hadapannya sekarang "apa yang kau sembunyikan akai-kun?" tanyanya penuh selidik karna mendapati tangan akai yang berada di belakang punggung seperti orang ang menyembunyikan sesuatu atau memang sedang menyembunyikan sesuatu.

"a-ano etto emm…tidak ada apa-apa saya sudah selesai membersihkan kardus-kardusnya hanya saja tadi saya melihat tikus yang berlari dan membuat saya kaget lalu berteriak"ujarnya berbohong entah kenapa akai merasakan ruangan ini menjadi panas dan membuat akai mengeluarkan keringat yang sangat banyak.

"ohhh…seperti itu tapi sebagai seorang laki-laki kau seharusnya tidak berteriak seperti perempuan ketika melihat tikus itu, sangat memalukan bersiakaplah seperti pria jantan"

"baik bos" ujar akai mengiyakan dan lega ketika bosnya pergi meninggalkannya " sekarang harus aku apakan kaset ini" ujar akai bingung dan memutuskan membawa pulang kaset yang tak sengaja ia duduki lalu ia akan memikirkan untuk memperbaikinya sapatau bisa di perbaiki.

.

.

.

"untunglah tidak pecah tapi apakah ini masih dapat berfungsi ?" setelah pulang ke rumah akai langsung memeriksa keadaan kaset yang tidak sengaja ia duduki. Oke mungkin dari kalian berfikir bahwa tindakan akai terlalu lebay tapi yakinlah akai adalah orang yang sangat bertanggung jawab ia akan berusaha untuk berani bertanggung jawab tapi permasalahannya adalah harga kaset itu sama dengan harga seperempat dari gajihnya yang bisa ia gunakan untuk biaya makan dua hari kedepan dan itu sangat merugikan bagi akai yang hidup seperti ini,dan dengan bekal televisi dan dvd using peninggalan ayahnya ia akan mengecek apakah kaset ini masih dapat berfungsi.

"baiklah…kami-sama aku mohon kepadamu semoga kaset ini tidak rusak" ujar akai setelah ia memasukan kaset itu ke dalam dvd dan mencoba menghidupkannya.

"yattaaaa….Arigatou kami-sama ternyata masih berfungsi" akai melonjak kegirangan ketika tau kaset yang ia putar mengeluarkan lagu dan menampilkan sinopsis dari film yang ia putar"dengan senyum mengembang akai lalu berinisiatif untuk mematikan film itu 'hemat listrik'pikirnya tapi semua tak terlaksana ketika matanya tertuju pada kalimat yangdi tampilkan di film itu sebagai sinopsis

anime dengan petualangan basket yang sangat seru dan sangat nyata yang bisa anda rasakan sendiri jalan ceritanya dengan bergabung di film ini apakah anda penasaran ? ingin bergabung ? jika ia tekan YA di layar televisi anda sekarang!

"ohh...anime toh kukira film, ehhh...tunggu dulu basket?"

Kalian sudah tau kan kalau akai sangat menyukai olahraga basket mungkin sudah bisa di bilang fanatic basketball apapun yang berbau basket pasti akan menarik pehatiannya jadi tidak salah kalau sekarang akai tertarik dengan anime ini karena sinopsisnya menyebutkan kata basket,tapi yang membutnya bingung adalah kalimat selanjutnya yang menyuruhnya menekan kata YA yang berada di televisinya helloo…televisinya bukanlah televisi dengan mesin canggih layar sentuh, ini hanyalah tv usang peninggalan ayahnya tapi masa bodo dengan televisi using, akai dengan tidak sadar ia memajukan jarinya untuk menekan kata YA di layar televisinya dan ajaibnya ia bisa menekan itu

"uwaaa…sugoiii" dan seketika keluar sinar menyilaukan yang membuat semua menjadi gelap tapi sebelum itu terdapat sepenggal kalimat yang bertuliskan

SELAMAT MENIKMATI ALUR CERITA YANG KAU BUAT SENDIRI,BUATLAH KISAH YANG MENARIK

.

.

TBC

.

.

Ho ho hoo… aka-chan balik dengan membawa fanfic fandom sebelah tapi sabar ya mungkin characternya munculnya di chapter dua di chapter ini nyeritain ocnya aka-chan dulu ya hihihihi aka-chan juga gak sabar buat nunggu ovanya kuroko no basuke yang katanya desember ini rilisnya mungkin aka-chan punya kesabaran lebih karna nunggu manga extra gamenya yg keluar dua bulan sekali T.T *curcol/plakkkk* sudah lah…selamat baca readers dan jangan lupa rivew ya ;)