Memories
Pairing : Son Hyunwoo (Shownu); Top
Lee Minhyuk (Minhyuk); Bottom
180622
Cerita ini kubuat saat aku dilanda kebosanan di kelas, saat jam kosong. Ceritanya aku buat dadakan, karena lagi ingin buat fiksi penggemar. Jadi maaf kalau agak absurd. And by the way, enjoy my fanfiction!
Warn:
angst!
Satu tahun kurang sehari lalu, dalam ruang berbalut putih dan hijau, Lee Minhyuk ada dalam keresahan dan kesedihan melanda seluruh perasaan nya. Iringan suara penghitung detak jantung menggema ke seisi ruangan seiring isak tangis tak kencang milik Minhyuk yang menggenggam tangan suami kesayangan nya, Son Hyunwoo.
Laki-laki itu berbaring antara hidup dan mati. Tubuh berpenyakit itu sudah tak kuat menahan segalanya, pasrah pada Sang Pencabut Nyawa untuk mengambil nyawa nya. Deru nafas bersuara keras itu mengiringi dirinya pada kematian. Sampai akhirnya bunyi derit panjang mengiringi kepergian Hyunwoo.
Minhyuk mulai terisak. Tangan nya menggenggam keras seakan hal itu dapat merubah keputusan Tuhan.
Minhyuk tak punya lagi pegangan. Kesayangan nya telah pergi menghadap sang Ilahi.
Dirinya terisak selagi sempoyongan mencoba berdiri. Dirinya yang gontai tak berpenopang akhirnya jatuh kebelakang, kepada dokter yang menangani. Dia tak pingsan, hanya saja tak kuasa menahan diri saking lemasnya.
Dirinya terisak semakin kencang meneriaki nama suami nya. Sang sahabat di seberang tak tahan untuk menangisi kepergian teman terbaiknya. Hyunwoo pun segera ditangani, dan Minhyuk dibawa keluar selagi lemas.
Pikiran itu kembali melanda Minhyuk pada tengah malam, seperti yang biasa Ia rasakan. Dirinya masih tak kuasa menerima lapang dada kepergian sang suami.
Biar besok tepat setahun kepergian Hyunwoo, Minhyuk masih saja terpaku pada memori yang sulit hilang dari hati.
Iya. Ceritanya segitu doang. Nggak terlalu sedih sih wkwkwk.
nggak tau aku doang yang ngerasa atau gimana, tapi kok setiap cerita yang ku buat akhir akhir ini pendek pendek ya? yaudah lah ya enjoy aja eritanya dan tunggu update aku di cerita selanjutnya. luv u guys xoxo!