Title: Love is Sweet

Author : lee hyora

Pairing: Kyuwook

Cast : Ryeowook, Kyuhyun, Super Junior

Rated: T

Genre: Romance,f riendship

Warning: Yaoi fanfiction. Typo. If you don't like, don't read.

Diclaimar: All cast adalah milik diri mereka sendiri, kecuali Kim Ryeowook sebagai milik sah author =p #abaikan.


Summary: Cinta terasa sakit ketika kau memperjuangkannya. Tapi akan terasa manis saat kau mempertahankannya. Kebahagiaan adalah sesuatu yang kau kenang bukan sesuatu yang kau alami. Teruslah percaya pada pilihanmu.

Namja tampan itu masih terus memandangi taman yang penuh kenangan baginya. Sepasang kekasih yang usianya tak muda lagi menarik perhatiannya. Entah mengapa melihat mereka, sebuah rasa yang tak bisa dijelaskan muncul tiba-tiba membuat matanya terasa panas. Perasaan apa ini? Ditundukkan wajahnya yang terlihat lelah itu agar tak lagi melihat pemandangan yang sesungguhnya sangat manis itu. Ia berusaha fokus pada lembaran partitur ditangannya. Berusaha menuangkan segala inspirasi pada kertas-kertas itu. Berkali-kali terdengar helaan nafas dari namja disebelahnya, membuyarkan segala idenya yang hampir saja menjadi sebuah lagu indah.

"kau kenapa Kyuhyunnie? kenapa menghela nafas terus?"

"seharusnya aku yang bertanya seperti itu, kenapa kau dari tadi melihat kakek dan nenek yang tidak tahu malu bermesraan seperti itu didepan umum?" pernyataan kyuhyun membuat Ryeowook menatapnya heran? ingin sekali Ryeowook memukul namja yang kadang tidak bisa bersifat sopan seperti Kyuhyun. Ryeowook menarik nafas panjang, tak peduli dengan pertanyaan "namjachingu"nya itu. Ahh.. iya namjachingu yang ia cintai, yang membuatnya rela melanggar semua norma yang ada agar terus bisa bersama.

"aku hanya berpikir… apa kita akan bisa seperti mereka… terus bersama sampai kita tua." Ryeowook tersenyun simpul pada Kyuhyun. Tiba-tiba saja Kyuhyun tertawa, tawa evil yang selalu membuat Ryeowook merasa emosi.

"yaa… kenapa kau malah tertawa? apanya yang lucu sih?' Ryeowook bangun dari duduknya dan menatap kyuhyun marah.

"Ani.. aku hanya, haha.. hanya lucu saja membanyangkan kita yang sudah menjadi kakek-kakek saling berpelukan seperti itu, haha…" Kyuhyun terus tertawa sambil memengangi perutnya yang mulai sakit. Ryeowook mendesah lama, menatap geli pada Kyuhyun. Terus berpikir apa kata-katanya ada yang salah?

Kembali Ryeowook menatap suami istri yang berusia lanjut disana. Mereka terlihat bahagia dari senyum mereka. Perasaannya itu, dia ingin bisa seperti mereka. Menghabiskan waktu dengan orang yang ia kasihi. Siapa yang tidak ingin seperti itu? Hanya orang bodah yang tidak ingin menghabiskan waktu tua bersama pasangan mereka. Dan mungkin itu Kyuhyun, pikir Ryeowook. Tapi Kyuhyun benar pasti akan terlihat aneh jika ia dan Kyuhyun duduk berdua ditaman ini lagi 20 tahun mendatang. Dilangkahkan kakinya meninggalkan Kyuhyun, tak peduli akan berapa lama lagi Kyuhyun tertawa evil kepadanya. Percuma saja mengurusinya. Dia juga bukan remaja lagi yang harus dijelaskan ini dan itu kan?

Kyuhyun yang akhirnya bisa berhenti tertawa, terpaku menatap punggung Ryeowook. Ia bangkit dari duduknya dan berlari berusaha mensejajarkan langkahnya dengan Ryeowook.

"apa kau marah changiya…?" Kyuhyun menarik tangan Ryeowook sambil tetap menggodanya.

"jangan panggil aku changiya, itu menjijikkan!" Ryeowook menghempaskan tangan Kyuhyun mempercepat langkahnya. Kyuhyun yang sadar sudah membuat Ryeowook marah hanya bisa termangu. Sungguh Ryeowook itu terlalu cepat marah akhir- akhir ini.

" Kau itu mau kemana sebenarnya buru- buru seperti itu?" pertanyaan kyuhyun berhasil membuat Ryeowook berhenti dan memutar badannya agar bisa melihat Kyuhyun.

" Apa kau tidak ingat? hari ini ulang tahun Jungmi?" akhirnya sebuah senyum terlukis diwajah manis Ryeowook.

" Astaga aku lupa… kenapa tidak mengingatku dari tadi? kajja kita pergi… aku tidak mau kita terlampat! " kini Kyuhyun jalan mendahului Ryeowook dan menarik tangannya agar berjalan lebih cepat. Ryeowook hanya bisa pasrahsambil mengernyitkan dahinya heran.


Park Jungmi, gadis kecil yang begitu dicintai oleh Ryeowook. Tidak, bukan hanya Ryeowook. Semua anggota Super Junior pun sangat menyayanginya. Salah satu nama yang terukir indah dihati Ryeowook setelah Kyuhyun dan Super Junior. Ya, Super Junior! Keluarga keduanya, dimana ia akan selalu menjadi magnae tidak peduli berapapun uisanya sekarang. Ingatan akan perlakuan sayang semua hyungnya kepada dirinya, Kibum, dan Kyuhyun begitu membekas di pikirannya. Bagaimana tidak? hingga usianya hampir memasuki usia 30 tahun ia tidak pernah terpisah dari semua anggota super junior. Terutama dengan Kyuhyun.

"Ryeowook Appa….!" seoarang gadis kecil berlari kearah Ryeowook dengan senyum tersungging diwajahnya. Ryeowook yang mendengar namanya dipanggil oleh gadis kecil itu, membungkukkan badannya seraya merentangkan tangan bersiap menerima pelukan dari sang gadis.

"Jungmi-ah… bogoshipo," Ryeowook meniciumi pipi Jungmi gemas.

"nado, bogoshipoyo Appa… " Jungmi membalas pelukan dan ciuman Ryeowook. "Appa.. Jungmi senang sekali Appa bisa datang, Gomawo Appa…" Jungmi berkata manis, cara bicaranya selalu bisa membuat orang disekitarnya merasakan kebahagiaan. Tentu saja bagi Kyuhyun juga. Jungmi, gadis manis yang ia sayangi. Rasanya tangannya sudah gatal ingin mengendong Jungmi.

"Jungmi-ah.. Appa tidak dipeluk juga, kau tidak merindukan Appa ya?" ujar Kyuhyun dengan memasang wajah cemberut pada Ryeowook dan Jungmi. Gadis kecil itupun terkikik melihat Appanya yang satu ini.

"tentu saja, aku merindukan Kyuhyun Appa juga…" Ryeowook melepas pelukannya dan membiarkan Jungmi berjalan kerah Kyuhyun. Gadis manis itu kini tertawa kecil dalam gendongan Kyuhyun Appa-nya. Kyuhyunpun tak melepaskan kesempatan membelai dan menciumi Jungmi. Ryeowook menyukai pemandangan di depannya ini. Ia terkadang lupa Kyuhyun juga bisa sangat terlihat manis seperti ini. Mungkin inilah alasan Ryeowook mencintainya.

Seorang namja berjalan mendekati Ryeowook dan Kyuhyun. Ia senang bisa melihat kedua magnaenya. Tapi dia tidak bisa menutupi rasa cemburunya melihat Jungmi yang begitu dekat dengan meraka. Jungmi adalah miliknya.

"aku senang kalian menyempatkan waktu untuk datang, Ryeowook-ah, kyuhyunnie…." Namja itu memeluk Ryeowook terlebih dulu, lama. Betapa Dia sangat merindukan Ryeowook yang sudah dianggapnya adik kandung itu. Di liriknya Kyuhyun yang menunggu giliran untuk dipeluknya juga. Namja itupun memberikan isyarat kepada Kyuhyun untuk mendekat dengan mengulurkan tangannya pada Kyuhyun. Tanpa basa-basi Kyuhyun mememukknya erat.

"Leeteuk Hyung… " ujar Ryeowok dan Kyuhyun lirih. Setetes air mata jatuh dipipi namja tersebut sesaat setelah melepaskan pelukan kedua magnaenya itu.

"Appa… kenapa menagis?" tanya Jungmi padanya.

"aniya Jungmi-ah.. Appa tidak menangis, Appa hanya senang bisa melihat kedua Appamu ini". Leeteuk tersenyum manis menenangkan Jungmi, putri kandungnya yang sepertinya mengkhawatirkan dirinya. Leetuk membungkuk, menyamakan tingginya dengan Jungmi. Gadis kecil yang terlihat seperti malaikat kecil dimata ketiga namja itu mengusap pipi Leeteuk dan menghapus jejak air mata dipipi Appanya. Sekilas Jungmipun melihat mata Ryeowook dan Kyuhyun yang berkaca-kaca. Jungmi tak mengerti apa yang terjadi.

"kenapa semuanya menangis, inikan pesta ulang tahun Jungmi.. kenapa semua bersedih?" tanyanya heran dengan mimik wajah yang lucu. Ketiga Namja itu hanya bisa membalas pertanyaan polos Jungmi dengan senyuman.

Leeteuk membelai rambut Jungmi sayang sambil terus berbincang-bincang dengan Ryeowook dan Kyuhyun. Menanyakan bagaimana kehidupan Kyuhyun dan Ryeowook selama ini setelah Super Junior tidak lagi ada. Ia senang kedua dongsaeng yang dikhawatirkannya ini bisa hidup dengan baik tanpa pengawasannya lagi. Ya, setelah mereka dengan berat hati memutuskan super junior untuk mundur dari dunia entertainment dan berkarir solo, Ryeowook dan Kyuhyun tak lagi tinggal di asrama. Mereka memilih tinggal berdua di apartement yang mereka beli. Ryeowook telah memilih jalannya sendiri tetap bernyanyi dan menjadi seorang composer. Dan Kyuhyun yang pernah sukses berackting di drama musikal, sepertinya ketagihan dan terus bermain drama hingga saat ini.

Ryeowook berjalan mengelilingi ruangan pesta. Menatap satu persatu tamu yang datang, hingga akhirnya langkahnya terhenti saat menangkap sosok namja yang dikenalnya. Namja tampan itupun tersenyum saat bertemu pandang dengan Ryeowook, adik kecilnya di super junior. Ryeowook mendekatinya dan langsung saja menghambur ke dalam pelukan namja itu.

"aahh.. Ryeowook ah, sudah berapa lama kita tidak bertemu?" tanya namja tersebut membalas pelukan hangat Ryeowook dan mengusap rambut Ryeowook. Kebiasaan yang dulu sering ia lakukan pada dongsaeng favoritnya ini.

"Donghae hyung… bogoshipo! kenapa tak pernah mengunjungiku dan kyuhyun? apa kau sesibuk itu?" Ryeowook bertanya dengan nada sedih, menatap Donghae dengan wajah cemberutnya. Melihat itu Donghae hanya tersenyum geli.

"hahaah…liat wajahmu itu Ryeowook-ah, kau sangat lucu saat manja sepert ini…hei ingat usiamu sekarang!" Donghae terkikik dan memukul dada Ryeowook-nya yang masih saja bersikap seperti anak kecil.

"aku hanya sangat merindukanmu hyung… kau selalu saja sibuk di china, aku pikir kau melupakanku?"

"aishh.. mana mungkin aku melupakanmu. kau tahu perutku ini selalu meminta untuk diisi masakan darimu, hahaha…." Jawab donghae sambil memengangi perutnya yang tiba-tiba lapar. Sejak kapan dia jadi tukang makan seperti itu?

"ahhh.. yang kau ingat hanya masakanku, huh?" Ryeowook semakin menekuk wajahnya kesal. "tapi untuk apa kau ingin makan masakanku? bukannya sebentar lagu hyung akan menikah? dimana dia, calon kakak iparku?" Ryeowook celingukan mencari sosok noona yang telah merebut hati Donghae.

"dia tidak bisa datang… kau datanglah saat pernikahan kami nanti, ne?" Ryeowok mengangguk mantap. Tentu saja dia dan Kyuhyun akan datang. Tidak mungkin ia melewatkan moment dimana mimpi hyungnya yang satu ini akan terwujud. Ia ingat ketika Donghae berkata ingin sekali cepat menikah dan memilik anak yang banyak. Ryeowook dan Donghae berbaur dengan tamu yang lainnya. Pesta ulang tahun Jungmi menjadi acara reuni anggota super junior. Eunhyuk, Siwon, Shindong bahkan Heechulpun datang. Hanya wajah Sungmin dan Yesung yang tak nampak diantara banyaknya tamu.

Ryeowook begitu senang bisa bertemu dengan semua hyungnya. Betapa ia merindukan saat-saat seperti ini. Diajaknya Jungmi bercanda, tertawa tentang ini dan itu. Dulu dia tidak begitu suka dengan anak kecil tapi ketika Jungmi lahir, dia mulai jatuh cinta dengan anak-anak. Ryeowook ingin sekali menjadi seorang Appa. Tapi sepertinya itu tidak mungkin. Raut wajahnya berubah muram.

Kyuhyun yang melihat raut bahagia Ryeowook saat bercanda dengan Jungmi yang tiba-tiba hilang, merasakan sesuatu yang aneh. Seperti bisa mengerti apa yang dirasakan dan dipikirkan Ryeowook, ia pun menjadi sedih. Terus dipandanginya Ryeowook yang menyembunyikan kesedihan dibalik senyummya itu. Entah mengapa Mata kyuhyun terasa panas. Bulir-bulir airmata hampir saja jatuh di pipinya, Kyuhyun berjalan keluar menghindari kerumunan orang di pesta itu. Memilih bersembunyi dalam gelap, menutupi perasaannya yang tiba-tiba sakit. Kyuhyun termenung menatap ke arah rembulan dan membiarkan angin sore menerpa tubuh kurusnya. Ryeowook-ah.. apa kau menyesal telah memilihku? kau tahu ada sesuatu yang tidak bisa kau dapatkan jika kau terus bersamaku?

TBC…

Buat Reader yang udah nyempetin baca Gomawo buat komennya…^^. Yang belum coment, coment dong…huhu.