Tahun 2025 aku mendapatkan gelar Miss Rusia berbarengan dengan gelar Doktor dari Universitas London yang kemudian mendatang proyek besar dan wajib kukerjakan bersama secara mati-matian untuk menyenangkan keluargaku. Ayahku yang menjadi legenda figure skating nasional dan Ibuku yang terkenal sebagai model membuatku banting tulang untuk makin mengangkat nama mereka. Semua berjalan apik pada awalnya. Tapi setelah lima tahun berjalan, aku lelah, dan bosan. Aku butuh pekerjaan lain.

Keluargaku dengan mentah menolak keputusanku. Jangan tanya siapa yang memulai, dan alasannya sudah kusebutkan sebelumnya; nama keluarga. Berlatar belakang masyur terkenal dan nyaris superpower di banyak bidang tidak sekeren yang banyak orang bayangkan, terutama kalau kau sudah ditunangkan dengan keluarga yang punya ego sama. Tapi diluar dugaan, tunanganku, mempunya pandangan berbeda. Dia membantuku membuat alasan dan mengantarku menemukan semangat hidup baru, bebas atas kekangan keegoan keluarga. Bersama relawan lainnya, kami membangun organisasi kemanusiaan dengan tujuan menyebarkan semangat hidup kepada orang-orang di seluruh dunia. Bosan menjadi pengurus, akhirnya aku bergerak menjadi aktivis dan pegawai aktif sehingga membuatku sibuk mendatangi banyak negara tempat kami beroperasi.

Sampai akhirnya aku bertemu seseorang yang mengubah kenanganku, selamanya.