~Meet You Again~

by: Kuroi River

Disclaimer: Naruto belong to Masashi Kishimoto

Warning: Drabble (?), AU, very short, OOC, lack description, Typos everywhere and many more mistake..

.

.

.

.

.

Aku tak tahu apa yang membawaku berada di tempat ini. E-mail mu yang tempo hari memberi tahuku bahwa kau akan kembali ke Jepang untuk berlibur mungkin itu alasannya. Aku tahu bahwa kau tidak memintaku untuk datang menjemputmu. Karena memang sudah tidak ada apa-apa lagi di antara kita, itu yang kita putuskan sebelum kau pergi untuk bersekolah di luar negeri. Tapi entah kenapa tubuhku bergerak sendiri, dan tanpa kusadari aku sudah ada di bandara menunggu kedatanganmu. Aku pergi tanpa memberi tahu siapapun, bahkan Sasuke pun terheran-heran saat melihatku tergesa-gesa mengejar fery paling pagi agar aku dapat mengejar jadwal kedatanganmu.

Dan di sini sekarang aku berada. Berdiri di depanmu. Aku tersenyum melihat ekspresi terkejutmu. Pasti kau tidak menyangka kalau aku akan senekat ini. Aku sendiri juga heran dengan kenekatanku.

Aku pandangi wajah itu. Kau tidak banyak berubah. Hanya rambutmu saja yang terlihat sedikit panjang nyaris menyentuh bahu.

"Apa kabar? Bagaimana perjalanannya?"

"Aku tidak memintamu untuk datang." dia berlalu begitu saja tak menghiraukanku

"Gomen. Aku tau kau tidak mengharapkanku. Hanya saja entah mengapa aku ingin menjemputmu." Aku berusaha mengejar langkah kakinya. "Aku merindukanmu."

Sakura menghentikan langkah kakinya. Aku tak tau bagaimana ekspresinya. Apakah aku terlalu terus terang? Mungkin saja dia tidak mengharapkan apa yang kuucapkan tadi. Sejujurnya aku tidak tahu bagaimana perasaanku saat berpisah dengannya dulu. Oleh karena itu aku ingin memastikannya saat ini.

"Baka. Kau bolos dari sekolah dan kemari hanya untuk berkata seperti itu? Kau sudah bosan hidup?" Sakura berbalik. Dia memasang wajah galaknya seperti biasa. "Jika kau benar-benar merindukanku, buatlah dirimu berguna."

Aku menggaruk pipiku yang tidak gatal. Aku tahu apa maksudnya. Segera aku mengambil tas kopernya yang terlihat berat. Aku tak keberatan. Aku merasa Sakura yang ku kenal benar-benar sudah kembali.

Sakura berjalan mendahuluiku. Hanya tas ranselnya saja yang tetap dia bawa. Aku berjalan di sampingnya. Tidak ada pembicaraan lebih lanjut diantara kami.

"Ne, Naruto.. Aku juga merindukanmu."

Seketika aku menoleh. Sekilas aku bisa melihat rona merah di pipinya. Aku tidak salah dengar kan? Tanpa sadar aku menghentikan langkahku.

"Kau sedang apa di situ? Cepatlah! Atau aku tinggal!"

"Bisa kau ulangi lagi yang tadi kau katakan"

Sakura memalingkan wajahnya. Menutupi rasa malunya. "B.. Baka! Aku tinggal ya!"

"Matte Sakura-chan, aku ingin mendengarnya sekali lagi. Ayolah!" Aku mengejarnya.

"Tidak mau." Aku yakin kali ini wajahnya lebih merah dari sebelumnya. Dan itu membuatnya terlihat manis jika menahan malu seperti itu. Aku tersenyum lebar. Dadaku terasa hangat. Terjawab sudah. Aku merasa, aku dan Sakura bisa memulainya lagi dari awal.

End

.

.

.

.

.

Author's note:

pertama-tama ingin bilang.. gomeennnn.. aku tahu fic ini terlalu pendek, mungkin ngga cukup layak untuk di publish. Sempet ragu juga buat publish, karena tema yg hampir sama dengan sebelumnya, terkesan ngga variatif. Tapi aku pikir sayang kalo ngga aku publish dari pada mengendap begitu saja, fic ini aku tulis sekitar satu tahun yg lalu hanya berbekal hp. Itung-itung ikut memeriahkan NaruSaku. Sebenernya karakter asli dari fic ini aku ambil dari manga tahun 2006, judulnya Seiho Boys' High School/Men's Kou karya Izumi Kaneyoshi. Walaupun amat sangat pendek, aku harap kalian suka.

Thx for reading..^^