Title : Love Flies
Author : Auntie
Cast : Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
And other members of Super Junior
Rated : T
Warning : OOC,Typo(s) dimana-mana , Abal, Gaje,
Boy X Boy, Alur kecepatan, cerita juga pasaran, etc .
Don't Like, Don't Read
::::: LOVE FLIES :::::
Sungmin POV
Tik tok tik tok tik tok tik tok
Aaaaaaaaaaaaaaaarrrrrgggghhh hh Tuhan ! apa yang harus ku lakukan !
kenapa mata ini susah sekali terlelapnya. Bukankah aku sudah menghabiskan 2 cangkir susu stroberi kenapa belum ngantuk-ngantuk karena warnanya yang pink jadi tidak mempan. Lagian kenapa harus malam ini insomnianya. Apakah aku terlalu bersemangat, atau aku terlalu takut untuk menghadapi esok hari.
Mata foxyku mengantuklah biar besok aku lebih fress menghadapi hari pertamaku disekolah baru. Kan nggak lucu kalau aku terlambat waktu upacara penerimaan siswa. Tapi apa yang harus ku lakukan. Oh iya! Katanya menghitung domba bikin ngantuk, kenapa tidak aku coba saja. Tapiii . . . aku kan tidak suka domba gimana doonk ! apa aku ganti saja ya, jadi menghitung kelinci hehehehehehe
Ok ! kelinciku yang manis, ayo melompat !
. . . 10 13 15 . . . 20 50 100 . . . 125 134 298 . . .
Zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz zzz
Sungmin POV END
Normal POV
DUK DUK DUK
"SUNGMIIIINNNN"
"SUNGMIIIN ! BANGUUUUUNNNN".
"emmmm, Eomma . . . "
" JANGAN CUMA EMMM ! BUKANKAH HARI INI HARI PERTAMAMU MASUK SEKOLAH ".
. . . . . . . . . . . . . . . . . .
"KYAAAAAAAAAAAAAA ! EOMMMAAAAAA, KENAPA TIDAK MEMBANGUNKANKU DARI TADI".
BRAAAAK BRUUUUUK BRAAAAK PRAAAANGGG MEOOONGGGG
"Eommmaaaa ! aku berangkat dulu yaaaa".
"tidak sarapan dulu Min-ah".
"aniii, aku sudah terlambat. Pay-pay eomma !
Di halte Bis, 07.00 WKS
"TUNGGGUUUUU ! Kumohon tunggu aku, wooiii bis! Tunggu ku bilang !".teriak Sungmin dengan keras.
Sungmin pun mengejar bis itu dengan kecepatan penuh,tanpa menghiraukan bajunya yang telah basah dan terus berlari dan mengejar. Tiba-tiba pintu bis itu terbuka dan sebuah tangan yang besar menarik baju Sungmin sehingga Sungmin tertarik masuk kedalam bis.
"oh Tuhan aku selamat, aku selamat ! Gamsahamnida! Gamsahamnida ! ". Kata Sungmin sambil membungkukkan badannya berkali-kali.
Penyelamat Sungmin pun hanya menatapnya tanpa berkedip. Bingung.
Normal POV END
SM HIGH SCHOOL.08.00 WKS
Sebenarnya cuaca pagi ini sangat cerah, terlebih sinar matahari bersinar terang. Udaranya juga segar. Tapi dengan kondisi badan yang lelah , baju yang lecek dan perut yang keroncongan ditambah pidato pak Lee Sooman selaku kepala sekolah yang sepanjang jalan tol, dan kecepatan bicaranya setara dengan kereta. Tak adakah sesuatu yang dapat menghentikan celotehannya. Setidaknya itulah yang ada dalam pikiran seorang Lee Sungmin.
"Aisssshhh, tidak bisakah dia menghentikan celotehannya tentang peraturan sekolah ini. Bukankah nanti juga bakal ditempel dan dibagikan kepada para siswa. Kenapa harus capek-capek mengatakannya. Lagian tidak peka kah dirinya dengan kondisi para siswa yang kepanasan, terlebih diriku ! tolonglah aku Tuhan . . . ". Kata Sungmin dalam hati
"Lho? Kenapa mataku jadi berkunang- kunang ya? Kepalaku juga sakit ! aduuh . . .
BRAAAAKKKK
Sungmin pun pingsan.
Ruang Kesehatan
Sungmin mengerjapkan matanya, membiasakan diri dengan cahaya yang masukmke pupil pertama yang masuk ke otaknya adalah . . .
"aku dimana?"
"oh, sudah siuman ada di ruang kesehatan karena waktu upacara tadi kamu pingsan". Kata seseorang yang ada diruangan itu
"mmm . . pingsan ?".
"iya pingsan. Mungkin karena kamu kelaparan kali ".
"la . . par?". Jawab Sungmin terbata.
"apakah waktu pingsan tadi perutku berbunyi?".tambahnya dengan wajah memerah.
"berbunyi? Kurasa tidak. Memang kenapa?".
"mmm . . . kalau tidak berbunyi, darimana kamu tau aku kelaparan".
"bukankah itu wajar? Kamu siswa baru, gugup menghadapi kehidupan SMA yang berujung insomnia mendadak mengakibatkan bangun kesiangan, lupa sarapan apalagi bawa bekal, berkejar-kejaran dengan bis sekolah, badan berkeringat, baju lecek, mengikuti upacara penerimaan siswa baru, cuaca panas dan perut lapar. Kurasa alasan itu cukup untuk membuatmu terkapar disini, Lee Sungmin-ssi".
Sungmin pun hanya bisa mengerjapkan matanya dengan analisis laki-laki yang ketepatannya mencapai 100%. Dan pada waktu yang tidak tepat perut Sungmin berbunyi sehingga dia dengan sangat yakin kalau laki-laki yang dihadapannya sekarang pun dapat mendengar "irama"itu.
"baiklah, Sungmin-ssi. Bagaimana kalau aku mengajakmu "mendamaikan" cacing diperutmu?. Kebetulan aku sudah minta izin kepada wali kau tak perlu khawatir".
Sungmin yang memang sudah malu setengah mati akibat insiden "irama" itu pun dengan sangat sopan menolak ajakan laki-laki yang baru Sungmin ketahui dari name tag bajunya benama Cho Kyuhyun .
"kurasa tak perlu sunbae. Kurasa aku bisa pergi sendiri kekantin".jawab Sungmin
"Kau yakin?". Tanya Kyuhyun sangsi
Ditanya seperti itu membuat Sungmin sangsi. Tapi Sungmin bukanlah tipe yang suka merepotkan orang lain.
"mianhae sunbae! Tapi kurasa tak perlu repot-repot mengantarku karena aku . . . " Sungmin tidak melanjutkan ucapannya karena tiba-tiba Kyuhyun sudah ada didepan wajahnya dan . . .
"Bukankah kau siswa baru disekolah ini ? Bagaimana kau tahu letak kantin sekolah ?".
Wajah Sungmin pun memanas, jantungnya berdetak lebih cepat, bibirnya kelu, mulutnya bungkam matanya berkunang-kunang dan akhirnya PINGSAN.
TBC or END
Mind to Review ?
