The mysteries of you and me
Disclaimer: Atlus ©
Genre : supranatural, Mystery
Warning: OOC, AU, AT, abal, gaje, dll
Tomoe's P.O.V
"Namaku Erhard Muller..Salam kenal.."
Suaranya yg terdengar kosong hampa di telingaku membahana di ruangan kelas
Kutatap wajah anak itu. Matanya..merah menyala, tapi hampa tanpa ekspresi.
Entah kenapa yg lain tergila-gila sama dia , dan mengatakan bahwa mata hitamnya itu melelehkan hati mereka.
Tunggu dulu..Hitam? Apa mata mereka sudah buram? Jelas-jelas matanya merah!Mukanya pucat, padahal dia laki-laki
Dan aku merasakan ketika ank itu datang, aura aneh menyelimuti kelasku.
Perasaan ini aneh.
(Waktu istirahat)
Tiba-tiba si murid aneh itu datang menghampiri bangkuku. Dia menarik lenganku ke belakang sekolah.
"Apa yg kamu perbuat? Kenapa kamu menyeret aku kesini?" aku menarik tanganku setelah dia berhenti di tempat tujuan. Tepatnya dengan kasar. Genggamannya kuat sekali.
"Kamu..adlh 'orang terpilih' ?" Bicaranya yg pelan menghadirkan nada yg menandakan ketidakpercayaan
"Maksudmu..?"
" Apa kamu bisa melihat aku..?" Tanyanya lagi. Dengan suara dingin pula.
"Hhhh..Maksudmu..?" sekali lagi aku bertanya balik
"Mataku..merah kan?"
" Ya jelas!Aku tdk buta!"
"Manusia biasa tdk bisa melihat itu. Kaulah org terpilih itu."
-0w0—
Ia menarik tanganku lagi saat pulang
"Kenapa lagi sih? Errr…Erhard!" baru sekali ini aku memanggil namanya. Daritadi aku memanggilnya sebagai 'Murid Aneh' terus.
"Aku merasakan hawa keberadaan 'Gigalon'" katanya dengan tatapan serius
"Gigalon…?"
"Makhluk dari dunia bawah yg menyerang dunia tengah,"Erhard berkata lagi, menjelaskan kepadaku yg tdk tau apa-apa
"Dunia tengah..Maksudmu dunia ini?"
"Tepat"
"Lalu apa hubungannya denganku? "
" Kau adlh..'Penghubung dunia bawah & tengah'"
"A.."
Sebuah dentuman besar di depanku. Aku bisa merasakannya dgn jelas.
Gigalon. Sepertinya itulah yg dimaksud Erhard tadi.
Gigalon itu melancarkan sebuah serangan raksasa. Ke arahku. Aku terdiam dan menutup mataku.
Eh? Tidak terasa apa-apa. Kubuka mataku dan kulihat Erhard di depanku. Dia menahan serangan itu dgn..tangannya sendiri? Siapa dia sebenarnya?
"Lari."
"Apa yg kau katakan?Aku tdk bisa meninggalkan kamu disini!"
"Lari Tomoe!" Dia menatapku dgn penuh keseriusan.
Akhirnya aku lari. Dari kejauhan,aku melihat Erhard di bantai habis-habisan oleh Gigalon itu. Aku tdk tega melihatnya.
"Ukh..Lari Erhard." Aku menahan tangisku, mencoba menyuruhnya lari.
"Bagaimana aku bisa lari kalau Gigalon ini belum dikalahkan! Bisa-bisa dia menyerang & membunuh yg lain!"
"Sudah cukup Erhard..Aku tdk mau melihat kau terluka lagi. Aku sdh tak tahan!"
Sepertinya Erhard tdk melakukan apa yg kusuruh.
Beberapa kata-kata terngiang di kepalaku. Aku tdk tahu harus aku apakan.
"Hagun,Tenshei, Orochi, Fumi, Ure, Hondou,Tenki,Suuga!" kata kata itu terucap dari mulutku
Sakura menyelimuti tanganku, dan di tanganku sudah ada sebuah Katana.
Aku berlari menuju sang Gigalon dan melompat ke kabel listrik. Berlari di kabel listrik? sepertinya aku tdk bisa melakukan ini sebelumnya.
Gigalon menyabetku dgn gesit. Di mataku terlihat lambat. Ku hindari dengan mudah.
Aku melompat kearah Gigalon, lalu menyabetkan Katanaku . Keluar bilasan besar yg membelah kepalanya menjadi makhluk itu menghilang.
"Kau berhasil Tomoe.." Erhard berjalan tertatih-tatih kearahku. Dampak luka tadi.
" Hmm..Aku senang bisa melindungi orang lain.."
~~0w0~~
Siapa Erhard sebenarnya? Apa misteri dibalik kekuatan Tomoe?
Aneh ya? R'n'R yo~
Reader: GA AKAN!
Author: #pundung
CR: Kenapa dia?
Tomoe: Ga tau
Bye bye~~
