A KaiHun Fanfiction

.

.

.

standard disclaimer applied

.

.

.

Lee TaeRin presents:


Teaser

Dia, yang kukira hanya menganggapku sahabat.

"Kudengar kau mendapat beasiswa kedokteran di SNU?"

"Ne, persis seperti yang kuinginkan!"

"Sahabatku memang paling hebat!"

Kuputuskan untuk memendam perasaan ini.

"Katakan saja, sampai kapan kau mau mencintainya dalam diam?"

"Aniyo, hyung. Dia hanya menganggapku sahabat. Lagipula aku akan segera pindah ke Seoul."

Ternyata cintaku terbalas.

"Tidak mungkin aku melupakan orang yang aku sukai—ani, orang yang aku cintai."

"Saranghae."

Awalnya berjalan indah.

Can't wait to see you! Aku akan segera pulang ke Busan Sabtu ini.

.

"Happy first anniversary!"

Sampai akhirnya..

"Kau tahu? Aku lelah jika kau terus seperti ini."

Jarak—

"Maaf, aku tak bisa terlalu sering mengunjungimu."

kecemburuan—

"Aku muak mendengarmu selalu menceritakan dia, dia, dan dia! Apa kau menyukainya?"

komunikasi—

"Sudah dua minggu kau tak memberiku kabar, kau kemana saja? Aku—"

"Aku sibuk."

"—khawatir."

orang ketiga—

"Hyung, saranghae. Aku membutuhkanmu disini."

"N-nado saranghae."

menghancurkan segalanya.

.

Pertemuan tak terduga.

"Hei, kenalkan ini namjachinguku, namanya—"

"K-kau?"

Konflik batin.

"Aku sungguh tak tahu kalau kalian—"

"Tak apa, hyung."

"Aku bisa meninggalkannya jika kau—"

"Tidak perlu, dia bahagia bersamamu."

Kekecewaan.

"Harusnya kita bisa bicarakan—"

"Aku tak tahan dengan hubungan ini!"

"Dan membiarkanku menunggumu tanpa kejelasan? Aku kecewa padamu."

Penyesalan selalu datang terlambat.

"Aku tahu kau masih mencintainya."

.

"Kumohon jangan tinggalkan aku! Mianhae, mianhae!"

.

"Dia mencintaimu sampai akhir."

Tuhan, jagalah kebahagiaannya untukku.

Bahagiakan dia untukku. Senyumnya adalah segalanya untukku.

Aku tak minta banyak, Tuhan.

Aku hanya ingin dia bahagia. Cukup.


A/n: annyeonghaseyo, Lee TaeRin imnida. Saya author baru minim pengalaman membawa fiction KaiHun bergenre angst gagal. Semoga ada reader yang dapet feel-nya.

Saya sengaja publish teasernya dulu, soalnya ga begitu pede dengan apa yang udah saya tulis di chapter 1. Semoga teaser ini ga mengecewakan.

Dan saya sangat sangat sangat senang kalu ada yang mau meninggalkan review berupa kritik dan saran. Maklum author baru minim pengalaman ini butuh banyak masukan.

So, mind to review?

#BowBarengKaiHun