Naruto pov
Ada sebuh anak yang sedang menikmati semilirnya angin di ketinggian tebing di desa konoha no sato menggerakkan rambut kuning jabrik dari anak tersebut memperlihatkan mata biru sapire yang menenagkan, di atas patung shodaime hokage atau pendiri desa pertama.
Negara api itu adalah desa dari salah satu 5 negara besar dan sekarang ini di pimpin oleh hokage ke 4 atau bayangan api ke 4 yang bernama namikaze minato(si kilat kuning) dan mempunyai seorang istri bernama khusina uzumaki(red habanero) dan mempunyai dua orang anak yaitu namikaze naruto dan namikaze menma dan yang membedakannya cuma kumis kucing yang terdapat di pipi sang adik selain itu semuanya sama.
Setiapa hari naruto selalu membaca buku diperpustakaan konoha untuk mencari suatu jutsu ataupun pengetahuan lainnya dan setelah itu naruto mempraktekannya sendiri dan meningatnya,dan itu sangatlah sulit apalagi ia masih anak berumur 3 tahun yang masih belum mengerti tentang bacaan yang ada di buku tersebut.
Waktu bermain nya ia habiskan untuk membaca di perpustkaan, karena ia sangat suka membaca apalagi tentang shinobi-shinobi ,arti shinobi atupun lainnya, yang sangat ia kagumi yaitu hashirama senju dan uchiha madara. karena dari mereka ada rasa kagum dan juga ada rasa memotivasi untuk naruto agar suatu saat menjadi shinobi yang kuat dan punya kekuatan yang luar biasa,dan itupun juga ia harus bekerja keras untuk menjadi kuat dan di kagumi banyak orang.
Dia sering berlatih sendirian daripada bersama ayahnya atau guru jiraiya atau juga bersama ibunya, karena dia lebih suka melakukannya sendiri, tetapi kadang-kadang naruto juga diajari oleh mereka dan menanyakan apa yang naruto belum paham betul.
Di umurnya 3 tahun lebih satu bulan ini, naruto sudah bisa menciptakan kage bunsin dan juga chi bunsin dan adiknya pun juga sama berbakatnya sama sepertinya.
Di sebuah hutan dipinggir desa konoha di terangi cahaya bulan, ada sesosok anak kecil berambut kuning jabrik bermata biru laut, yang kira-kira berumur 3 tahunan, anak itu menggigit jempol tanganya lalu menjatukan setetes darah dan habis itu melakukan segel tangan, dari setetes darah tersebut muncul suatu gumpalan-gumpalan lalu berhenti, dan menampakkan suatu replika yang sama sepertinya.
"Ada apa bos memanggil saya" kata replika yang menyerupai dirinya.
"Aku akan memberi tugas untuk mu" jawab orang yang dipanggil bos tadi.
"Apa itu bos"jawab si clone atu replika tadi.
"Pergilah berlatih di gua Ryuchi dan carilah tempat tersebut dan setelah kau berhasil menemukannya berlatihlah disana dan kembalilah sampai kau bisa menguasainya, mengerti"jawab penjelasan si bos memberi perintah ke clone nya.
"Baik bos" setelah itu keduanya pergi kearah yang berbeda.
Di namikaze cound pound terdapat anak kecil kuning jabrik yang sedang berbicara dengan seseorang berambut putih berbadan besar dan tegap dia lah jiraiya.
"Apa ini keputusanmu naruto" tanya jiraiya.
"Ya, sensei ini keputusanku dan ayah juga ibuku sudah menyetujuinya"jawab si anak kecil itu yang bernama naruto.
"Baiklah jika ini keputusan yang kau ambil, aku senang mendengarnya, tapi apa kau tahu resikonya kan" kata jiraiya meyakinkan, dan mendapatkan aggukan dari naruto yang sudah mengerti.
Skip 3 days
"Ini tempat yang bernama gunung myoboku, dari kecil aku berlatih disini" kata jiraiya menjelaskan tempat yang ada dihadapan mereka saat ini.
"Ini mengagumkan sensei, kapan aku mulai berlatih" kata naruto sudah tidak sabar untuk berlatih.
"kita harus menemui tuan fukasaku dulu baru kita mulai bisa berlatih dan jangan harap kau bisa makan yang enak-enak disini" ucap jiraiya yang begitu menyeramkan.
"glek" bunyi ditenggorokan naruto setelah mendengar kata-kata tadi yang diucapkan jiraiya.
Mereka terus berjalan sambil menikmati apa pemandangan yang dihadapan mereka saat ini, disini semua penghuninya adalah jenis kodok, karena ini adalah negri kodok atau dikenal juga gunung myoboku, disini juga terdapat patung-patung besar yang berbentuk kodok ada juga air mancur yang berbentuk kodok.
Dan setelah sekian lama akhirnya mereka sampai pada suatu tempat atau bisa desebut rumah.
"Sekarang kita sudah sampai" kata jiraiya.
"Tuan fukasaku" kata jiraiya memanggil seseorang.
.
See you next chat
