Ini adalah fanfic pertama saya dimana Kiseki no Sedai adalah pangeran yang gaje. Kagami dan Kuroko adalah bangsawan kaya. Mereka bersekolah di sekolah elite khusus tingkat atas dan anda sebagai reader juga sekolah disana. Rada garing, ga lucu, aneh,gaje, OOC, mind to RnR :D
Warning : ketidak konsistenan penggunaan kata aku, kamu, elo, gue, dll dalam ff ini. Rating sementara T. Banyak lagu-lagu nyasar masuk kesini. Fanfic dengan gaya skenario... author ga bisa deskripsi *ditabok
Pairing : KagamixKuroko , ReaderxGOM
.
Rainbow Over Me
Fujimaki tadatoshi adalah pemilik Kuroko no basuke
FF gaje ini milik saya :D
.
Kau melongo memandang isi dari loker sepatumu. Beberapa tumpukan surat dengan lambang 'love-love', 'h*llo-kitty","bunga mawar",pokoknya serba pink. Kau memutuskan memasukkannya ke dalam tas sebelum ada yang melihatnya. Segera kau berlari menuju kelas dan duduk di bangku. Kelas masih sepi, hanya beberapa orang di kelas. Kau membuka surat-surat itu satu-persatu. Wajahmu langsung pucat pasi. Isi semua surat itu sama.. intinya adalah...
.
"KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB"
.
Segera kau robek kertas itu kecil-kecil dan menguburnya dalam pot bunga terdekat, takut-takut nanti ada yang baca serpihannya. Nama pengirimnya terutama harus kau binasakan karena...
Gubrak!
Kau terjatuh begitu melirik kearah luar jendela kelasmu. Nampak pelangi, eh bukan,.. rambut warna warni tersembul dari tiap- tiap jendela. Kau bersumpah.. warna- warna itu bukan lucky color mu hari ini.. baru saja kau ingin bersembunyi...
- - : oi, [Name]!
[Name] ; i.. iya.. kenapa.. Aomine-sama?
Cowok dengan badan tan nya masuk ke kelas dan menghampirimu dengan wajah kesal. Kau melihat sekelilingmu. Teman- temanmu keheranan kenapa Aomine Daiki.. ….salah satu dari 5 pangeran yang ada di sekolah ini menghampirimu ke kelas. Di sekolah memang terpisah antara kelas cewek dan cowok. Jadi kedatangan Aomine yang selain seorang pangeran dan juga tidak seharusnya berada disini, seakan jadi pusat perhatian.
Aomine : [Name],loe sudah terima surat gue? *Aomine menarik tanganmu, kau tersentak kaget.
[Name] : E.. itu... sudah... Aomine-sama... kenapa?
Aomine : Jadi.. jawabannya bagaimana...? *Aomine menatapmu tajam.
[Name] : Maaf Aomine-sama.. saya tidak mengerti...
Aomine melepaskan tanganmu, matanya melebar seolah tidak percaya apa yang dia dengar. Tetes air matanya mulai berjatuhan.
Aomine : Hueeeeeeeeeeee padahal itu pertama gueeeeeeee...!
Aomine berlari keluar kelas, menabrak pintu kelas sampai hancur. Semua yang ada di depannya tak luput dari seruduknya. Hatinya yang sekeras batu kali hancur berkeping- keping mendengar kata-katamu.. Pemilik rambut warna-warni yang dari tadi nguping di dekat jendela, langsung masuk ke kelas. Mereka menatapmu kesal. Kau tahu alasannya, yang pasti itu bukan hanya karena Aomine
[Name] : Kise-sama, Midorima-sama, Murasakibara-sama, Akashi-sama... * kau melangkah mundur seiring mereka mendekatimu
Kise : [Name]cchi, elo benar- benar .. elo sudah mematahkan hati Aominecchi! Sekarang apakah elo akan memberikan jawaban yang sama kepada kami semua?!
[Name] : Saya tidak mengerti, kalian semua kesini..dan surat- surat itu... sebenarnya..
Midorima : Seharusnya elo tahu apa perbuatanmu minggu lalu kepada kami [Name] *potong Midorima sambil membetulkan letak kacamatanya*
Murasakibara : Karena memikirkan itu berat badan gue turun 5 ons dalam semalam. Apa elo mengerti perasaan gue? *sambil mengancungkan m*m*gi nya kearahmu
Akashi : Apa elo tahu.. elo sampai membuat gue, si emperor ganteng ini menginjakkan kaki di kelas kaum hawa ini. Kalo gue digrepe-grepe dan ternoda, bagaimana..? Apakah hati loe tidak tergerak karena sudah membuat gue seperti ini?
[Name] : Tapi itu kan tidak disengaja... saya sungguh tidak melakukan apapun.. …..tepatnya tidak melihat apapun..
.
**********Flashback***************
Saat itu di lapangan basket SMA Teiko kau bertemu dengan Aida Riko senpaimu yang menjadi pelatih dari grup basket yang terkenal dengan sebutan Kiseki no Sedai. Mereka adalah 5 orang pangeran yang berkuasa di negeri ini. Mereka idola remaja masa kini. Selain wajah tampan, body aduhai, pesona yang ga abis-abis, serta kemampuan yang tidak bisa diremehkan. Mereka dipuja dan disembah di SMA Teiko ini. Sungguh sayang, beberapa hari ini cahaya mereka yang berkilauan mulai redup. Cowok idaman mereka... ya, bukan cewek. Cowok idaman mereka Kuroko Tetsuya resmi bertunangan dengan anak juragan franchise burger bernama Kagami Taiga. Rumor- rumornya sih Kuroko merasa lebih hidup dengan Kagami ketimbang mereka. Nah kondisi mereka sekarang lagi drop. Lemah, lesu,lunglai, dan ga ada semangat. Melihat kondisi mereka seperti itu, Riko memutuskan untuk merekrutmu sebagai..
[Name] : Heeeeeee? Jadi manager? Kau yakin Riko-senpai?
Riko : Yakin lah, elo sekarang ga ikut extra-kurikuler manapun kan? Gue pusing nih ngurusin sendirian.! Anak- anak ga mau latihan. Katanya mereka ga bisa hidup tanpa bayangan mereka. Semenjak acara gosip bertebaran berita Kagami bertunangan sama si Kuroko, mereka langsung kayak gitu deh * nunjuk 'kumpulan' manusia-manusia dengan tatapan kosong yang duduk di bawah ring yang sedang depresi*
Kise : Kurokocchi.. andai saja pas nembak, gue ngopi cara nembak K-drama yang lagi nge-trend sekarang, loe ga bakalan jatuh ke pelukan anak juragan nan laknat itu *memeluk foto Kuroko*
Aomine : cih, Tetsu.. andai gue jadi ke korea buat operasi cerahin warna kulit gue.. cinta kita ga bakalan seredup ini, Duak! * memukul tiang lampu dekat sana dan guling- guling kesakitan di lantai sambil megang tangannya*
Midorima : andai gue pake kolor ijo yang lebih longgar sedikit, keberuntunganku untuk mendapatkan cintamu pasti lebih manjur * membakar kolornya yang berukuran S*
Murasakibara : …...* tidak sanggup berkata- kata tetap mengunyah mom*gi yang dibawanya sambil berlinang air mata, ingus, dan iler*
Akashi : Elo.. elo yang berani menolak cinta seorang yang berkuasa kayak gue.. elo punya nyali Tetsuya..! *nusuk-nusuk boneka pedobear sambil mewek- mewek*
[Name] : Mereka... baik- baik saja kah?
Riko menggelengkan kepalanya. Nampaknya segala cara untuk mencerahkan kembali mood mereka sudah sia- sia. Cahaya bagi mereka.. cahaya tidak akan kelihatan bila sang bayangan tidak berada di dekat mereka. Sang bayangan, Kuroko Tetsuya sekarang sedang jalan- jalan berdua dengan Kagami, menikmati cinta mereka sebelum nantinya akan memasuki jenjang pernikahan. Memikirkan itu pastinya para pelangi ini jadi sakit hati tingkat provinsi.
Walaupun kau belum menyetujui permintaan Riko, kau ingin melihat mereka lebih dekat lagi. Sore itu kau melangkah ke ruang ganti mereka. Dari kejauhan pintu ruangan itu sudah terbuka sedikit. Kau mengetuk pintu sebelum masuk ke dalam
[Name] : Hello! Permisi!.. ada orang kah di dalam?
Tidak ada jawaban. Kau bingung. Setelah beberapa kali mengetuk pintu, kau masuk dan..
"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!"
Kau tersentak kaget melihat pemandangan yang seharusnya tidak kau saksikan. Tidak ingin melihat lebih jauh lagi kau kabur sekencang-kencangnya. Segera menuju toilet wanita untuk mencuci wajahmu. Berharap kau salah melihat...salah melihat kalau mereka berlima sedang ganti baju dan…. Telanjang!
.
.
************End flashback****************
.
Mereka berempat masih menunggu jawabanmu. Kau menggaruk kepalamu bukan karena gatal, tapi bingung ingin menjawab seperti apa
[Name] : Begini.. saya sungguh tidak melihat apapun.. dan saya tidak perlu bertanggung jawab untuk apapun.
Akashi : oh.. jadi itukah jawaban loe.. jawaban setelah semua yang loe lakuin, menyiksa harga diri gue sebagai seorang yang memegang teguh kesucian. Gue kecewa..
Kise : [Name]-cchi...padahal itu.. kejantanan gue... *mulai berisak tangis*
Murasakibara :...Mom*gi... *mata mulai berkaca- kaca
Midorima : …...
Akashi menunduk dan pergi dari keluar kelas diikuti para 'pengikut'nya yang lain. Begitu keluar dari kelas, dia mengamuk dan membotaki semua murid laki- laki yang dia lewati. Kise tidak sanggup menahan air matanya yang berlinang. Para fansnya berteriak histeris mengutukmu dan berebut memberikan saputangan kepadanya. Midorima melepas kacamatanya yang mulai terlihat buram dan melemparnya ke tempat sampah. Fans nya seketika jadi 'pemulung' dadakan berebut lucky itemnya yang selalu dibawanya. Murasakibara langsung menuju kantin dan merebut semua makanan yang sedang dimakan oleh siswa-siswa disana. Saat itu kau sadar, kau telah berbuat sesuatu yang akan mengantarkan dirimu pada masalah besar
.
.
.
*** Jam Istirahat***
Kau menghela nafas panjang. Hari ini penuh kelas menatapmu dengan tatapan mata kejam. Maklum, seisi kelas adalah penggemar berat dari Kiseki no Sedai. Mereka sudah siap untuk mencercamu dengan berbagai pertanyaan sebelum akhirnya kau memutuskan kabur secepat- cepatnya dari kelas dengan bento di tanganmu. Segera kau menuju atap sekolah dan mengunci pintu menuju kesana. Saat kau mengira sudah luput dari bahaya, kau tersentak kaget. Seseorang membekap mulutmu dari belakang. Seseorang dengan tangan yang besar, kuat, dan …. bau terasi.
- : oi.. [Name], tenang ini gue
Sang pembekap melepas tangannya perlahan. Kau orang yang membekapmu adalah..
[Name] : A...Aomine-sama? Kenapa bisa disini...
Aomine : Hahahhaha...setelah membuat gue patah hati, loe bertanya kenapa gue disini? *pandangan menerawang * tentu saja.. gue .. sedang ngerujak mangga bersama teman-teman !
Aomine menunjuk anggota Kiseki no Sedai yang sedang membuat rujak di pojokan. Mereka nampaknya membawa sekantung tas plastik hitam mangga dan bumbu rujak. Nampak Midorima sedang mengulek bumbu rujak diatas cobek dengan seriusnya. Aomine mengajakmu untuk ikut bergabung. Namun semenjak kejadian tadi,kau agak takut dekat- dekat dengan mereka.
Aomine : Oi! Guys! Liat siapa yang datang!
Seluruh pandangan mereka yang tadinya serius menatap rujak mangga nan menggiurkan, langsung tertuju padamu. Wajah mereka nampak mengerikan, terlihat lapar dengan iler sedikit menetes dari mulut mereka.
Akashi : [Name], loe kemari.. pasti mencari gue kan? *seketika berdiri dari jongkoknya dan berkacak pinggang* gue tahu.. pesona gue tadi pasti membuat elo jatuh hati .
Kise : [Name]cchi, jangan-jangan loe sudah punya jawaban untuk kami. Bagaimana siapa yang loe pilih?
Aomine : Oi.. oi.. dia kemari untuk ngerujak bareng ama kita.! Masalah itu nanti saja kita omongin.
Aomine menepuk pundakmu pelan dan mengajakmu untuk duduk bersama dengan mereka. Kau tidak sanggup menghindar dan hanya menurut saja. Kau heran melihat Aomine bisa juga bersikap gentle seperti tadi. Sekarang mungkin saat yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini.
[Name] : Anooo... begini. Saya boleh bertanya sesuatu ga?
Kise : Silakan [Name]cchi. Apapun loe tanyakan gue jawab dengan... SEPENUH HATI
Murasakibara : Terdengar seperti iklan kecap
[Name] : Begini, kenapa kalian ingin saya bertanggung jawab.. dan memilih kalian.. saya tidak mengerti..
Akashi berdiri dan bersandar di pagar pembatas atap. Pandangannya menerawang jauh dan dia menghela nafasnya.
Akashi : Begini [Name]. Kami adalah 1 pangeran ganteng dan 4 pangeran biasa di negeri ini. Kami sangat berpengaruh dalam perkembangan remaja masa kini.*mengibaskan poni(?)
Midorima : So pasti gue kan yang disebut ganteng, bukan yang biasa itu.. *seketika mendapat death glare dari Akashi*
Akashi : Sejak kecil kami selalu bersaing untuk memperebutkan sesuatu. Dan kita selalu tahu siapa pemenangnya...
Kise : So pasti gue laaahhhh... Wadaaaww! *kaki diinjek Akashi*
Akashi : Lalu.. saat suatu hari kami dihadapkan pada kenyataan .. kalau suatu hari kami akan menjadi raja...
Aomine : Kami... tidak tahu... kami sama sekali belum tertarik dengan yang namanya pernikahan ataupun wanita (?) *melanjutkan kata-kata Akashi sambil mengupas mangga
Akashi : Maka kami memutuskan untuk bersumpah.."CEWEK MANAPUN YANG MELIHAT KAMI TELANJANG, AKAN KAMI JADIKAN ISTRI"
.
JDEEEEEEEEEERRRR!
.
Petir terasa menyambar di hatimu. Apa mereka serius? Sumpah! Kau merasa tidak melihat apapun. Seingatmu kau hanya melihat mereka telanjang dada dan langsung kabur. Tapi apakah benar saat itu mereka benar-benar telanjang? Benar- benar tidak memakai apapun?
[Name] : Tapi saya-
Aomine : Cukup [Name]. elo pasti bingung karena elo harus memilih kami..5 pangeran ter-dahsyat abad ini untuk elo jadikan calon suami.
Midorima : Tapi kami juga belum mengenalmu begitu dekat. Jadi kami ingin berpacaran dulu.
Kise : [Name]cchi.. maaf.. elo tidak bisa menolak permintaan kami. Karena kami ini adalah pangeran.*mengeluarkan senyum peps*dent
Akashi : Berterima kasihlah [Name]. Elo telah melihat kejantanan kami secara gratis dan mengantarkan elo menjadi satu- satunya calon istri kami. Elo tidak punya hak menolak permintaan kami. Perintah gue absolute bagi loe *menyentuh bibirmu*
[Name] : *menepis tangan Akashi * Tidaaaak! Saya tidak mau! Kalian pangeran sinting !
Kau berlari meninggalkan mereka dengan penuh kekesalan. Enak aja mereka seenaknya memutuskan masa depanmu begitu saja.. Setelah kau pergi, nampak para pangeran kita sedang duduk jongkok membentuk lingkaran. Di tengah- tengah terdapat rujak yang sudah jadi.
Akashi : Baiklah budak-budak gue sekalian. Emang seharusnya [Name] itu jadi milik gue, karena gue emang yang terbaik dari kalian. Tapi karena dia juga melihat 'punya-punya' kalian, maka kita akan berkompetisi. Lagipula kalo didapatkan dengan susah akan terasa lebih 'manis'. Bagaimana?
Murasakibara : Lebih manis dari madu kah? oke gue setuju! *angkat tangan*
Kise : Gue akan tunjukkan pesona gue yang tiada taranya. Percuma gue model kece tapi ngerayu cewek satu aja ga bisa
Midorima : Hm.. gue yang paling pinter diantara kalian pastinya yang menang
Aomine : Gue akan tunjukkan seberapa seksinya warna kulit gue.. memikat dan mengkilap!
Akashi : Baik.. kita akan tunjukkan.. kemampuan kita yang belum pernah dan belum berhasil kita tunjukkan pada Tetsuya...
Seketika semua langsung 'gloomy' mendengar nama itu. Mata mereka kembali berair. Tapi itu bukan karena ingat Kuroko, melainkan karena ngelap wajah pake tangan yang tadinya dipakai ngulek bumbu rujak.
[Name] : Sialan semuanya! Kenapa ini mesti terjadi kepadaku!
Kau masih dalam kekesalanmu langsung menuju toilet terdekat. Kau membilas wajahmu dengan ingin menghilangkannya. Bekas dari sentuhan Akashi yang baunya ampun.. ! Itu terasi udang kualitas tinggi. Dicuci 5 x pake sabun cuci piring juga ga bakalan ilang. Disaat kau membuka tasmu untuk mengambil tissu, kau melihat sesuatu yang ga seharusnya ada disitu... wajahmu langsung membiru.
"APAAA IIINIIIII?!
.
.
.
BERSAMBUNG
