Halo! Ini adalah fanfic pertama saya!
Saya sangat menyukai Bartimaeus Trilogy, karena ceritanya sangat seru. Jadi saya terpikir buat bikin fanficnya deh!
Disclaimer: Karakter - karakter dalam buku Bartimaeus Trilogy adalah hasil ciptaan Jonathan Stroud.
ALEXANDRIA
125 SM
Malam itu angin berhembus kencang. Semua Rakyat kota Alexandria sudah tertidur lelap. Ya, semuanya.
Kecuali…… Masterku, Ptolemy.
Bahkan di tengah angin kencang dan ancaman kedinginan luar biasa, ia tetap melakukan kegiatan
yang disukainya, belajar dan menulis. Betul- betul mengherankan, masterku yang satu
ini.
Dan malam itu, aku, Bartimaeus dari Uruk, Sakhr al-Jinni, N'gorso yang Hebat, dan sang Ular dari Silver Plumes (serta masih banyak julukan hebat lainnya) , menjelma sebagai imp dan sedang duduk (mungkin lebih tepat bila dikatakan berjongkok) di tempat tidur Ptolemy.
" Oh ya, Rekhyt. Ada hal yang ingin kutanyakan padamu. Apakah menurutmu jin dan manusia dapat mempunyai ikatan?" tiba-tiba saja Ptolemy bertanya.
" Apa maksudmu?" tanyaku kebingungan.
" Maksudku adalah apakah manusia dan jin dapat mempunyai hubungan yang baik? Karena sebenarnya, Rekhyt, akhir- akhir ini aku melakukan penelitian untuk memperbaiki ikatan antara manusia dengan jin yang telah rusak karena terjadinya perbudakan jin."
Aku agak terkejut karena pertanyaan itu. Maksudku, seberapa sering jin ditanyai Masternya tentang hubungan mereka? Dan kenapa Ptolemy mesti peduli terhadap hal itu?
" Well, menurut pendapatku kita berdua mempunyai ikatan , tetapi ikatan kita masih memiliki batasan tertentu."
"Apakah batasan yang kau maksud adalah masalah pemanggilan jin, Rekhyt?" tanya Ptolemy tertarik.
" Ya, mustahil bisa menghilangkan perbudakan jin, karena bahkan selagi kita berbicara dengan tenang di sini, seluruh rohku kesakitan karena pengaruh dunia ini."
" Kalau begitu, Rekhyt, aku akan membuktikan padamu bahwa perbudakan jin dapat dihilangkan dan ikatan jin dan manusia dapat dikembangkan lebih jauh lagi."
" Menurutku, itu percuma dan tetap tidak dapat dilakukan," kataku yakin
Ptolemy hanya tersenyum misterius menanggapi komentarku yang pesimis.
Tetapi, Ptolemy membuktikan bahwa pendapatku salah. Ternyata ia berhasil menyeberang ke Dunia Lain ,tempat di mana aku tinggal. Tetapi tentu saja itu harus dibayar mahal, dan tidak lama kemudian, ia tewas terbunuh oleh jin-jin kiriman saudaranya yang sangat membencinya.
Ptolemy membebaskanku agar tidak ikut terbunuh sebelum ia tewas.
Semenjak itu, aku sadar bahwa aku sangat kehilangan dan rindu terhadap Ptolemy. Bahkan, aku seringkali meniru wujud Ptolemy untuk mengenang dirinya.
Kuakui, Ptolemy memang mempunyai ide- ide yang seringkali tidak masuk akal bagiku , tetapi usahanya mulia dan ia adalah Master yang sangat baik , dan aku sangat menghormatinya.
Sangat jarang ada manusia seperti Ptolemy yang berambisi untuk mendamaikan hubungan manusia dan jin, bahkan butuh waktu 2000 tahun lebih bagiku untuk menemui orang yang sangat antusias dan berpandangan sama dengan Ptolemy (yaitu Kitty Jones).
Dan sekarang aku benar- benar yakin, bahwa ikatanku dengan Ptolemy tidak mempunyai batasan.
Oleh karena itu , beristirahatlah dengan tenang, Ptolemy. Karena masih ada yang meneruskan mimpi- mimpimu untuk mencapai tujuan mulia itu. Dan mungkin suatu saat nanti….
Selesai !! Maaf kalau agak aneh.
Fanfic ini memang dibuat berhubungan dengan cerita aslinya, jadi agak mirip- mirip
Please R&R yah!!
