Hey hey hey minna!
Ini fanfic ke 2 karin nih!
hho..
karin harap kalian suka ya! o(^0^)o
Take Prince Out
15 orang pemuda terpilih dari anime prince of tennis berkumpul di lapangan tennis seigaku dengan berbagai 5 orang gadis yang akan muncul. Apakah sebenarnya tujuan mereka masing-masing?
Berhubung karena author dan takeshi konomi lagi bangkrut gara-gara uangnya di pake buat bayarin anak-anak PoT makan yakiniku, ya udah acara ini kita tempatin di lapangan tennis seigaku aja.
Disclaimer: Takeshi Konomi
Malam ini ratusan pasang mata berkumpul di lapangan tennis seigaku untuk menyaksikan acara paling spektakuler dari anime prince of tennis *lebay*. Acara ini biasa disebut dengan Take Him Out, tapi berhubung ini adalah acara yang diadakan oleh anime prince of tennis, maka author dan takeshi konomi sepakat menamainya dengan judul "Take prince Out".
Di Lapangan inilah 2 orang host kita muncul, Oishi syuichiroh dan Nanjiroh Echizen.
"Selamat malam minna-san!" Sapa ramah Oishi kepada para pemirsa
"selamat malam..." sapa Nanjiroh singkat. Sepertinya hari ini dia terlihat sedikit bete. Mungkin ada hal yang membuatnya uhoriog-uhoriogan.
"Malam.." Jawab para peserta dan kontestan. "Lampu.. menyala!" perintah oishi
Setelah adanya perintah dari oishi, 20 lampu di masing-masing podium para peserta pun menyala. Terlihat ada 15 pemuda tampan dan keren (walaupun gak semuanya kata author) berdiri di podium mereka masing-masing.
Inilah mereka dari kiri ke kanan:
Niou, Mizuki, Horio, shiraishi, Kintarou, Atobe, Tezuka, Fuji, Eiji, Yukimura, Sanada, Yuuji, Kaidoh, Ryoma, Momoshiro
"Oh iya, hampir saya lupa. Tak lupa kita berterimakasih pada madam Inui dan Madam yanagi yang sudah bersedia hadir pada malam ini," Ucap oishi sambil memperkenalkan mereka berdua pada para pemirsa. Inui dan Yanagi memberi salam pada para pemirsa dengan ciri khas mereka masing – masing.
"Yo! Inilah gadis pertama kita dalam acara kali ini! Hey gadis cantik! Tunjukkanlah sosokmu!" seru Nanjiroh pada tabir bersemangat sambil menampakkan muka mesumnya. Terdengar background lagu Flying cherry. Tabir pun terbuka, terlihat sesosok gadis berambut panjang berwarna coklat berjalan menuruni tangga lalu menyapa para peserta. Malam ini ia memakai yukata tradisional (seperti untuk acara perjodohan) berwarna merah muda. Rambutnya dikepang dua ke bawah dan terdapat hiasan bunga mawar berwarna merah muda di kepangannya itu.
"Selamat malam gadis cantik, perkenalkan dirimu." Nanjiroh memperkenalkan dengan wajah mesum yang membuat gadis itu sedikit ketakutan.
"a.. ano... Namaku Sakuno Ryuzaki, Cucu dari Sumire Ryuzaki, pelatih sekaligus penasehat klub tennis SMP Seigaku. Sekarang aku bekerja sebagai Pelatih tennis menggantikan nenekku di SMP Seigaku. Umurku 20 tahun," Sakuno memperkenalkan dihorioya
"Nah.. cukup perkenalannya, tentukan pilihanmu sekarang!" perintah Oishi
JLEB, JLEB, JLEB, JLEB, JLEB..
Terdengar suara podium mematikan lampu mereka. Nampak 5 orang mematikan lampu mereka, Niou, Kaidoh, Yuuji, Horio, dan Mizuki. " Mari kita menuju tempat Kaidoh, mengapa pemuda ular itu mematikan lampu?" tanya oishi menuju ke tempat kaidoh
"Fssshh.. dia terlihat terlalu pemalu, lagipula dia terlihat takut padaku. Fsshh.." jawab kaidoh
Ditempatnya sakuno berkata dalam hati,"a.. ano.. sepertinya kau bisa menebak pikiranku. Lagipula, kau terlihat mengerikan."
"Nah, kalau begitu sekarang mari kita menuju tempat ryoma. Kenapa si cowok chibi belagu yang satu ini masih menyalakan lampunya?" Tanya Nanjiroh watados pada anaknya sendiri. Alhasil ryoma memberikan death glare *dapet darimana?* pada ayahnya yang hentai itu dan ditanggapi acuh tak acuh oleh nanjiroh.
Ryoma menutupi sebagian wajahnya dengan topi yang ia pakai, " Dia gadis yang cukup manis dan tenang. Aku suka tipe seperti dia." Jawab ryoma singkat. Perkataannya membuat sakuno blushing di tempat.
"Coba kau ceritakan sedikit cerita cintamu pada kami sakuno-chan" Oishi mempersilahkan sakuno
"Ano.. sewaktu aku SMP dulu, ada orang yang selalu mengajarkanku tennis. Dia adalah cinta pertamaku. Orangnya cool dan sangat baik. Namun, saat dia kelas 2 SMP dia pergi ke Amerika hingga saat ini. Aku benar-benar rindu padanya" Sakuno menceritakan sedikit cerita cintanya
" oh.. tenyata begitu, apa dia ada di acara ini sekarang?" tanya oishi
"i.. iya.." jawab sakuno blushing.
"Nah! Para pemuda terpilih.. tentukan pilihan kalian sekarang!"
JLEB, JLEB, JLEB
Terdengar suara mematikan lampu. Tampaknya ada 3 orang yaitu, shiraishi, Tezuka, dan atobe.
"Hmm.. atobe-kun? Kenapa kau mematikan lampu?" tanya oishi
"hemm.. sepertinya dia masih mencintai pemuda itu. Aku takut nantinya kalau aku terpilih oleh sakuno, dia malah langsung berpaling pada pemuda itu." Jawab atobe narsis yang ditanggapi sweatdrop oleh semua penonton.
" Nah, sakuno-chan. Matikan tiga lampu dan kembalilah kemari," instruksi oishi. Sakuno bingung dengan perintah oishi. Ia berjalan-jalan di antara para peserta, lalu mematikan lampu beberapa orang diantara mereka sambil meminta maaf pada peserta yang lampunya dimatikan olehnya. Menyisakan Fuji, Ryoma, dan Sanada yang lampunya masih menyala. Setelah selesai ia kembali berdiri di samping oishi.
"Baiklah sakuno-chan silahkan kau berikan pertanyaan pada mereka bertiga." Oishi mempersilahkan
Sakuno mendekatkan tangannya ke wajahnya, " a.. ano.. mengapa tennis menyenagkan bagi kalian?
" karena aku paling suka Saat memenangkan kejuaraan nasional " jawab sanada singkat
"Karena tennis merupakan penghubung aku dan adikku" Jawab Fuji sambil tersenyum seperti biasanya. ( waktu dibagian ini, author pingsan klepek-klepek kayak ikan mas di taruh di daratan)
" Karena tennis adalah hal yang sangat menyenangkan. Bermain tennis dapat membuat kita lupa waktu" Jawab si pangeran tennis yang satu ini.
Nanjiroh menepuk bahu sakuno, " Kalau begitu, matikanlah satu lampu dan kembalilah kemari."
Sakuno berjalan diantara podium ketiga peserta tersebut, lalu melangkah menuju podium sanada, meminta maaf, kemudian mematikan lampu sanada. Yukimura yang merupakan sahabatnya menepuk bahunya lalu menyuruh sanada pergi ke salon setelah acara ini. (habisnya yukimura mikir kalo wajah sanada mirip gorila n' bikin sakuno takut * maafkan saia sanada D:*). Setelah itu dia kembali berdiri di sebelah oishi.
"Sekarang, berikanlah mereka pertanyaan lagi, lalu matikan salah satu diantara lampu mereka berdua. Dan kembalilah kemari" Instruksi Oishi
"apakah hal yang paling penting bagi kalian?" tanya sakuno
"Tentu saja, adikku " Jawab Fuji
"Tennis. " jawaban yang singkat dari ryoma . Namun bagi sakuno yang seorang pelatih sekaligus penasehat tennis, jawaban itu adalah jawaban yang ingin ia dengar.
Setelah mendengar jawaban dari kedua pemuda itu, sakuno segera melangkah menuju podium mereka berdua, sedikit berbincang-bincang lalu melangkah menuju podium ryoma dan menangkupkan tangannya di atas lampu ryoma. Terdengar sorakan dan lambaian tangan yang menandakan "JANGAN " dari banyak penonton. Lalu sakuno kembali menuju podium fuji, meminta maaf dan mematikan lampunya. Setelah itu kembali ke tempat oishi.
"jadi sakuno-chan apakah kau menerima Ryoma?" Tanya oishi
"entahlah.. aku tak yakin.." Jawab sakuno. Benar-benar benar jawaban yang mampu membuat sang pangeran tennis itu shock. " Tapi, mungkin ini adalah jawabanku. Aku menerimamu, ryoma-kun" Jawab sakuno lagi.
Ryoma segera pergi menuju tempat sakuno. Sepanjang langkahnya disambut ucapan selamat dari teman-teman seperjuangannya.
"sakuno mengapa kau memilihku?" tanya ryoma
"karena kau mirip sekali dengan cinta pertamaku sewaktu SMP dulu, ryoma-kun" jawab sakuno
"memangnya siapa nama pemuda itu?" tanya ryoma
"namanya Ryoma Echizen, seorang pangeran tennis dari SMP Seigaku." Jawab ryoma
"tu.. tunggu.. ryoma echizen? Itu kan aku?" tanya ryoma kaget
"Iya ryoma-kun.. apa kau ingat padaku?" tanya sakuno
" Kau..? tunggu namamu sakuno ryuzaki kan? Ja.. jangan-jangan kau sakuno? Benar sakuno?" ryoma terkejut
"iya ryoma-kun.. dan sampai sekarang aku masih menunggumu"Jawab sakuno sambil mengelus pipi ryoma lembut
"Sakuno.. ai shiteru" Bisik Ryoma ditelinga sakuno. Membuat sakuno blushing berat dan mendapat sorakan + siulan dari para penonton
"Kalau begitu, madam inui, madam yanagi, bagaimana menurut kalian masa depan pasangan ini?" tanya nanjiroh
"Menurut dataku, kehidupan mereka berdua akan adem ayem saja. Ryoma yang cuek dan sakuno yang pemalu. Pasangan yang menarik" jawab inui yang ditanggapi anggukan dari yanagi manandakan ia setuju dengan pendapat inui.
"Kalau begitu silahkan pergi menuju romantic room, " perintah Nanjiroh
Seiring langkah pasangan ini menuju romantic room terdengar lagu Dear Prince yang dinyanyikan oleh ikemen samurai mengalun lembut.
"Satu pasangan telah berlalu! Nah.. sekarang giliran gadis berikutnya, tapi sebelum itu.. Beberapa review yang mau lewat dulu yah!" ucap nanjiroh
Siapakah sosok gadis cantik berikutnya?
Mari kita saksikan Setelah beberapa Review yang mau lewat!
Ahh.. akhirnya beres juga.. capek nih ngetiknya..
Karin Harap Review Kalian ya!
Review Please! o(^o^)o
