Tittle : Story Of The Three Detectives
Cast : Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Park Jungsoo. Etc.
Rate : T
Genre : Friendship, Adventure, Actions.
Summary : Tiga pemuda berprofesi sebagai Detective Muda. Berbagai kasus mereka tangani. Bagaimana petualangan mereka dalam memecahkan kasus.
Chapter 1 : The Bomb
Author POV
Seorang pemuda berkacamata hitam tengah berjalan menuju suatu mansion, sesekali dia membetulkan letak kacamatanya. Sambil bersiul kecil dan tangan kanan yang di masukkan kedalam saku celana jeansnya, dia berjalan dengan santainya. Tanpa sadar kini dia sudah berada di depan gerbang mansion tersebut. Tangannya kini bergerak pada suatu benda yang tertempel di samping pintu tersebut, ia menempelkan telapak tangannya pada layar LCD yang terpasang di sana. Terdengar bunyi KLIK, dan kemudian pintu gerbang tersebut terbuka dengan sendirinya. Kemudian ia masuk ke dalam halaman utama mansion tersebut dengan kacamata hitam yang masih bertengger di hidung mancungnya. Kini ia dihadapkan dengan sebuah pintu yang akan membawanya masuk ke dalam ruang utama mansion tersebut. Dengan sedikit menunduk ia memperlihatkan sebelah matanya ke alat yang terpasang. Setelah itu terdengar bunyi disertai dengan terbukanya pintu tersebut. Tanpa ragu ia masuk ke dalam mansion tersebut.
"Kau terlambat Cho Kyuhyun-ssi." Sebuah suara berhasil mengejutkannya.
"Hanya 20 menit Jungsoo-ah." Jawabnya setelah membuka kacamata hitamnya.
"20 menit kau bilang 'hanya'. Dan panggil aku Hyung. Aku ini 7 tahun di atasmu." Jengkel si pemuda lain yang dipanggil Jungsoo. "Kami sudah menunggumu. Dari mana saja kau?". Lanjutnya.
"Yayaya terserah kau saja. Tadi ada sedikit gangguan di jalan HYUNG, makanya aku sedikit terlambat." Jelas pemuda bernama kyuhyun tersebut.
"Gangguan apa Hyunnie-ah?" Sebuah suara lain mengganggunya.
"Jangan panggil aku seperti itu Lee Donghae! Aku bukan anak kecil!" Sungut Kyuhyun.
"Tentu saja. Kau itu masih kecil, umurmu saja beda 4 tahun denganku. Kau baru 18 tahun Hyunnie." Balas pemuda bernama Donghae tidak mau kalah. Rambut kyuhyun pun tidak selamat dari tangan Donghae yang sekarang sibuk mengacak-acaknya.
"Terserah." Sahut kyuhyun tidak peduli sambil menghempaskan tangan Donghae dari rambutnya.
"Ya!Jungsoo! Apa tidak ada pekerjaan untuk kita?!" Teriaknya tidak sadar ke arah sang tertua.
Jungsoo memberikan death glare gratis kepada sang magnae, membuat Kyuhyun bergidik ngeri.
"Ok ok. Jungsoo Hyung,,Apa tidak ada pekerjaan untuk kita? Aku bosan." Katanya sambil merajuk.
Mereka bertiga adalah sekelompok Detective Muda yang bekerja secara legal. Mereka bekerja di sebuah mansion yang sederhana namun dilengkapi oleh peralatan canggih di dalam maupun di luarnya. Serta berbagai perlengkapan yang mereka perlukan untuk bekerja, seperti Komputer, alat komunikasi dan berbagai senjata. Tak bedanya dengan markas-markas kepolisian pusat. Hampir semua pihak kepolisian yang ada di Seoul mengetahui keberadaan mereka. Mereka juga dikenal sebagai Penyelamat Kepolisian Korea Selatan.
"Belum ada kyunnie-ah. Mungkin kepolisian setempat masih bisa menangani kasus mereka dengan baik." Sahut jungsoo.
"Kau belum menjawab pertanyaanku Kyu. Gangguan apa yang kau temui di jalan?" Donghae mengulang pertanyaan yang tadi belum sempat dijawab.
Kyuhyun POV
"Hanya gangguan kecil, tadi ada seseorang yang merampok tas seorang wanita. Dan aku mengejar perampok tersebut dulu hyung. Haahh,,untung saja aku berhasil mengejarnya." Jawabku.
"Tumben, bukankah kau paling lemah dalam adu kecepatan." Ejek jungsoo hyung.
Dengan senang hati ku berikan death glare terbaikku padanya. Dan ia hanya mengangkat bahunya tidak perduli. Yah memang harus ku akui, aku ini paling lemah dalam adu kecepatan di banding kedua hyungku yang memang dapat berlari secepat mungkin. Tapi dalam adu pintar atau kecerdasan, aku yang akan selalu menang, itulah alasan mengapa pihak kepolisian merekrutku walaupun umurku masih sangat muda. Sedangkan kedua hyungku mempunyai keahlian dalam bela diri dan menggunakan senjata api maupun senjata tajam. Ah tapi aku juga bisa menggunakan senjata, walaupun tidak terlalu ahli bela diri seperti mereka.
"Tadi aku meminjam sepeda yang terparkir bebas di jalan hyung, makanya aku bisa cepat." Jelasku.
"Meminjam atau mencuri kyu? Kau tidak mengembalikannya kan?huh?" Sial. Donghae hyung ikut-ikutan mngejekku. "Aku tidak mencurinya hyung!"
"Sudahlah. Karena hari ini kita tidak ada pekerjaan, bagaimana kalau kita jalan-jalan?" Tanya Jungsoo hyung sambil memberikan senyumnya kepada kami.
"Apa?! Jalan-jalan? Wahhhh,,aku mau hyung. Ayo ayo." Tanpa sadar aku berjingkrak kegirangan sambil menarik-narik baju Jungsoo hyung.
"Apa kubilang, Dasar Anak Kecil!" Ya ampun bisakah donghae hyung berhenti mengataiku anak kecil.
Aku hanya mengerucutkan bibirku kesal.
"Kalian mau atau tidak. Kalau tidak ya sudah, lebih baik kita tidur-tiduran saja di mansion."
"Aku mau hyung!" Sahut donghae hyung dan aku bersamaan.
"Kalau begitu cepat bersiap!" Perintahnya.
Author POV
"Waaahhh.. Lotte World!" Teriak kyuhyun sambil merentangkan kedua tangannya.
"Kau mengajak kami kesini jungsoo hyung?Wah kau baik sekali. Sudah lama aku tidak kemari, kalau tidak salah terakhir saat aku usia 10 tahun." Lanjutnya masih tetap merentangkan tangan.
"Apa tidak salah kau mengajakku kesini jungsoo hyung, aku pikir kita akan keluar negri atau setidaknya ke pantai. Tapi..." Donghae tidak melanjutkan ucapannya, dia hanya melirik ke arah hyung tertuanya itu. Sedangkan jungsoo hanya tersenyum sambil menarik tangan donghae untuk masuk ke dalam.
"Sesekali menyenangkan hati magnae kita tidak salah kan hae.." Jawab jungsoo.
Donghae hanya menghela nafas panjang, pasrah dengan keputusan leadernya itu.
"Ayo hyung! Jalan lebih cepat. Kita naiki semua wahana yang ada di sini. Mumpung ini bukan hari libur, jadi tidak terlalu ramai." Perintah kyuhyun yang hanya di tanggapi senyum oleh jungsoo.
'Benar kata donghae. Anak kecil tetap saja anak kecil.' Batin Jungsoo.
Setelah puas bermain-main di Lotte World, kini mereka tengah menikmati waktu istirahat mereka dengan duduk di salah satu kursi yang terdapat di dalamnya. Dengan segelas minuman dingin di tangan mereka, kecuali kyuhyun yang lebih memilih Es-krim.
"Ahh.. Ini enak sekali hyung. Terima kasih untuk hari ini hyungdeul,,,"
"Kau merasa senang hari ini kyu?" Tanya sang tertua.
"Tentu saja hyung. Aku sangaaaattt senang! Sudah lama aku ti..."
DUAARRRR
Ucapan kyuhyun terhenti akibat suara ledakan yang cukup besar di sekitar tempat mereka duduk.
Spontan para pengunjung pun mencoba melarikan diri dari arena taman bermain tersebut dengan terburu-buru. Jungsoo mencoba melindungi kyuhyun dan donghae dengan bersembunyi di semak-semak. Dengan panik, jungsoo menelpon pihak kepolisian anti huru-hara untuk segera datang ke Lotte World. Setelah semua pengunjung keluar, jungsoo menelpon pihak Lotte World untuk menutup akses jalan masuk ke area Lotte World.
Perlahan jungsoo melepaskan pelukannya pada kedua dongsaenngnya tersebut.
"Kalian baik-baik sa..." Ucapannya terhenti karena ia hanya melihat satu orang yang ada di pelukannya. "Dimana kyuhyun?! Bukankah tadi kusuruh kau untuk menariknya?!"
Sedangkan donghae hanya menundukkan kepalanya.
"A-aku...gagal menariknya hyung, aku tidak tau dia dimana sekarang." Lirih donghae.
"Shit!" Umpat jungsoo.
TBC
