Author : halloooo! Kalian pasti kangen sama saya kan? (reader : nggaaaak) #pundung kalo saya kangen sama reader lho! :D (reader : emang peduliii?) #pundung

Ludwig : itu karena kau malah terlalu percaya diri,author

Author : tapi... tapi Gilbert biasa aja tuh! Dia malah ada fans-nya!

Ludwig : dia memang begitu,mau diapakan lagi?

Author : ya udah #pundung maaf semuanyaaaa saya lama update karena writer block (yang akhirnya saya tahu maksudnya) + mudik di rumah nenek.

Ludwig : Ja,dan disini saya akan membacakan hasil voting karakter yang akan bertamasya di Indonesia :
+ England : 5
+ Japan : 2
+ Prussia : 3
+ Germany : 2
+ Russia : 2

... Aku dimasukkan? !

Author : HAA! Yup kamu dimasukkan Luddy! Dan pasti tau sekarang bagian siapa?

Ludwig : jangan panggil aku Luddy, author…

Disclaimer : Hetalia punya Himaruya Hidekaz

Warning : OC, (mungkin) OOC?, mungkin Mary sue? Silahkan berfantasi sendiri ini pair atau hanya sebatas kolega coretsayamaunyainipairingcor et,typo(s),abal,aneh,dll


Indonesia sedang pundung,ia sedang menunduk di meja makan. Jakarta menyadarinya dan langsung menghampiri sang kakak.

"Kak,kenapa keliatan suram begitu?"tanya Jakarta

"Nggak apa – apa, Jak... Cuma capek"

"ahh sebenarnya karena harus jalan – jalan sama personifikasi laki – laki kan?"tanya Jawa Barat menghampiri mereka berdua.

"Jawa Barat!" bentak Indonesia

"ahh teteh,mah gitu lah! Seharusnya bersyukur bisa jalan – jalan sama negara kaya! Negara Eropa lagi!"kata Jawa Barat lagi.

Lalu datanglah seorang laki – laki yang mirip dengan Jakarta hanya saja rambutnya lebih rapi dari Jakarta. Laki – laki itu malah tersenyum santai saat bertemu dengan ketiga personifikasi yang sedang mengobrol.

"Yah kalau mba mau apa itu disebutnya sama anak muda jaman sekarang itu? Pa.. Pacaran! Iya! Pacaran! Kalau mau pacaran aku setuju sama salah satu mereka,kok"kata pemuda itu santai.

"JOGJA!"bentak Indonesia

"Kalau abdi,mah setuju teh Indonesia pacaran sama akang Jerman! Itu kan katanya negara superpower Eropa... malah katanya sekarang ekonomi terkaya disana,eh?"Jawa Barat memperparah keadaan.

"Nggak ah! Aku setuju kalau kakak pacaran sama Inggris!"kata Jakarta

"maksud kalian apa sih? !"bantah Indonesian.

"kalau aku setuju mba Ayu pacaran sama mas Russia aja"akhirnya Jogja mengatakan masukannya.

"RUSSIA? !"kata mereka bertiga

"mas Russia itu udah bantu mba Ayu dalam peralatan senjata zaman dulu,toh?"

"tapi Jerman juga,Jogja! Bahkan mesin ketiknya waktu kemerdekaan dari sana trus ditambah sekarang yang lagi maju itu Jerman"

"Inggris laah! Dia bahkan sudah menemukan bunga bangkai kan?"kata Jakarta

Indonesia akhirnya meninggalkan ruangan itu diam – diam,Ketiga personifikasi provinsinya masih ribut dan berdebat. Indonesia yang sudah sendirian akhirnya pergi ke ruangan khusus tempat bekerjanya dan ia akhirnya bertemu bertumpuk paperwork lagi. Indonesia hanya bisa menghela nafas panjang,puasa membuatnya pusing juga dan akhirnya ia memutuskan untuk tidur.

~WAW~

England yang sibuk membereskan pakaiannya hanya bisa menghela nafas panjang dan ia semakin merasa tertekan saat mendengar tim dari negaranya tidak masuk 10 besar. Ia benar – benar cemburu saat America malah tertawa meledeknya.

"That damn bloody git!"umpat England

Kemudian England hanya menghela nafas panjang lagi dan iapun memasukkan sebuah kamera ke koper miliknya. Indonesia yang sudah bangun dan mulai merasa bosan akhirnya keluar dari rumahnya dan menuju Monas untuk berkeliling sekaligus menunggu waktu berbuka puasa.

Saat berkeliling Indonesia seperti mengenal dua orang yang salah satunya sedang asyik memfoto monas. Yang sedang sibuk memotret memiliki rambut keperakan dan yang satunya terlihat sedang tertekan memiliki rambut pirang. Kemudian Indonesia mendekati mereka berdua.

"Permisi?"tanya Indonesia menggunakan bahasa Inggris

Pandangan mereka berdua akhirnya terarah ke wanita yang berbicara,salah satunya justru tersenyum lebar saat melihat Indonesia.

"ah West! Ini Indonesia... katanya tadi mau bicara dengannya berduaan?"tanya Prussia

"a..ahh.. ya tadi,maksudku aku mendapat kabar bahwa atlit badminton ganda campuranku di Olimpiade London kalah olehmu... yah,aku ingin mengatakan selamat saja"kata Germany kaku

"eh? Benarkah? Saya belum tahu dan sepertinya nanti malam aku diberitahu"kata Indonesia

"J..Ja"

Mereka berdua terdiam.

"ayolah West! Bukankah tadi kau mau mengatakan tentang rekreasi di wilayahnya Indonesia?"tanya Prussia

"Diam bruder! Aku hanya ingin mengatakan tentang berita itu saja!"sanggah Germany

"yah terserah tapi... Indonesia! Aku yang awesome ingin rekreasi di Bali,ok?"pinta Prussia.

"Eh?"Indonesia terkejut

"malah "eh" lagi! Kalau tempat lain kurang awesome! Jadi nanti liburan di Bali,ja?"

Indonesia hanya mengangguk saja. Germany sudah menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sang kakak.

"Kali ini liburan sama England, Ja?"tanya Prussia

Indonesia mengangguk.

"Daritadi ngangguk terus! Ngomong dong! Nggak awesome"

"ahaha... i..iya juga ya?"baru saja Indonesia mengeluarkan beberapa patah kata,seseorang menelepon Indonesia.

"Bos?"tanya Indonesia

"Indonesia! Dalam olimpiade kontingen bagian bulu tangkis kita kalah! Kita gagal dapat emas cabang ini bahkan ada yang didiskualifikasi"kata orang diseberang.

"be..bener pak?"

"Iya,Indonesia sayang"

Indonesia mengambil nafas panjang dan…

"KENAPA KALAH! SIALAN KOREAAAA DENMAAAARRRKKK! DAN KENAPA DIDISKUALIFIKASIIII!"Indonesia berteriak dengan volume maksimal dan tentu kedua orang yang ada disampingnya terkejut dengan teriakannya.

"Heran Netherlands bisa tahan sama personifikasi macam begini"pikir Germany

Akhirnya Indonesia mohon pamit dengan sopannya dan meninggalkan kedua personifikasi yang masih heran. Terutama Germany yang merasa bingung dengan Indonesia yang bisa berubah mood-nya di hadapan negara lain hanya dalam waktu satu menit.

"West! Semoga kau tahan bekerja sama dengannya yang sekarang katanya disegala bidang! Kesesese...(1)"goda sang kakak

"Diam"bentak sang adik

Sang kakak malah tertawa dengan geli,tentu Prussia tertawa karena mengingat sifat sang adik akan malu jika digoda tentang wanita. Jangankan digoda,mengobrol dengan wanita yang sebayanya saja sudah malu luar biasa. Indonesia termasuk dalam jajaran negara sebaya,malah lebih tua.

"West,kuharap Indonesia mengajakmu ke tempat romantis! Kesesese!"sang kakak malah menggoda lagi.

"A..apa maksudmu, bruder?"si adik mulai merasa malu.

Namun yang ditanya justru menunjukkan senyum yang benar – benar penuh rencana,tentu ini membuat Germany menelan ludah. Apalagi jika Germany mengingat sifat kakaknya yang penuh taktik,saat perang maupun melakukan keusilan padanya.

Beberapa hari kemudian...

England masih pagi sudah mengeluarkan kata – kata "amazing" miliknya,ternyata hal ini dikarenakan America masih meledeknya tentang olimpiade. Indonesia mendengar ledekan untuk England justru ikut merasa tersinggung.

"OK! Kau memang hebat,America! Sudah dapat banyak medali emas! Aku belum dapat satu pun! PUAS HAH?"Indonesia justru marah – marah sendiri.

England malah terkejut saat melihat Indonesia sudah ada di sampingnya penuh emosi. Seluruh negara langsung memperhatikan Indonesia dengan tatapan keheranan,yang ditatap tetap cuek.

"sepertinya Indonesia sedang sensitif"komentar Canada

"who?"Tanya Kumajirou

"I'm Canada!"

Indonesia men-death glare personifikasi yang sebenarnya mencemooh England,namun membuat Indonesia kesal. Tatapan mirip Russia miliknya berhenti setelah melihat England yang memegang dua buah koper. Indonesia justru tersenyum manis melihat England

"ayo Mr. England… sepertinya sudah menunggu cukup lama"kata Indonesia dengan nada lembut.

"a.. ah iya"England malah garuk – garuk kepalanya yang tidak gatal

Ini membuat Netherlands kesal,tangannya sudah mengepal dengan keras.

"aku tidak akan kalah olehmu, Arthur Kirkland si personifikasi UK!"pikir Netherlands

Sadar atau tidak,Indonesia sebenarnya mengacungkan jari tengah ke Netherands. Lidah sudah menjulur yang berarti ia mengejek Netherlands. Ini tentu disadari personifikasi yang terkenal akan kepelitannya itu dan membuatnya pundung di tempat.

"Kita mau kemana,Nes?"tanya England

"kok manggil Nes?"Indonesia justru balik bertanya

"Err... soalnya manggil Indonesia kepanjangan... lebih nyaman Nesia,lebih pendek"

"ahh..."Indonesia langsung sweatdrop.

Mereka sampai di Bandar udara Soekarno-Hatta. Saat Indonesia sedang asyiknya membeli tikat yang kali ini ia sengaja tidak membeli secara online karena takut kesiangan seperti saat bersama Spain. Langsung saja personifikasi gentleman namun tsundere itu membuka sebuah buku dan terlihat judul buku yang masuknya novel tua.

"Mr. Britain,ayo kita naik... sebentar lagi pesawat ke Jogja akan lepas landas"kata Indonesia

"hmm? Ke Jogjakarta? Kenapa milih daerah itu?"tanya England

"soalnya banyak yang mistiknya... trus tempatnya menarik aja"

"Hmm... Nesia sepertinya membaca pikiran saya.."pikir England

Indonesia hanya tersenyum simpul,merekapun naik pesawat menuju Jogkarta. Saat di dalam pesawat, mereka terdiam sama seperti Spain namun kali ini Indonesia yang memulai pembicaraan.

"Err… England,selamat ya dapat peringkat ke-3 di olimpiade.. kontingen saya malah ada yang didiskualifikasi"Indonesia langsung tertunduk lesu

"oh, yang bagian badminton itu ya? Aku,minta maaf"England malah menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"tida apa – apa... lagipula yang salah atlit saya,malah tidak sportif mainnya"Indonesia makin lesu dan ternyata sebutir air mata jatuh

"ehh? Ja... Jangan nangis!"

Indonesia yang baru menyadarinya setelah England panik langsung menyeka air matanya itu. Langsung saja ia tersenyum seolah semuanya baik – baik saja.

"a... ahh maaf! Aku jadi terlalut dengan perasaanku! Ahaha!"kata Indonesia

"tentu saja semua personifikasi akan menangis kalau mendengar atlit olimpiadenya didiskualifikasi karena tidak sportif! Itu kan membuat malu negara,dasar... kau seharusnya lebih mengerti perasaanmu sedikit,lagipula sekarang bukan zaman penjajahan lagi.. Jadi tidak apa – apa menunjukkan perasaanmu"England melihat Indonesia tepat di mata hitamnya.

"bukan urusanmu!"Indonesia langsung memalingkan kepalanya,sebenarnya mukanya mulai merah.

England malah terliht bingung dengan respon Indonesia,ia malah facepalm dan menggelengkan kepalanya. Ia bahkan tidak merasa bahwa dia itu juga memiliki sifat yang hampir sama(tsundere). Setelah berbincang hal umum yang bisa membuat orang merasa aneh (maksud?) mendengarnya,akhirnya mereka mendarat juga.

"Akhirnya mendarat juga! Pengen tiduur..."kata Indonesia

England hanya bisa menggelengkan kepalanya.

BRUK!

Sesampainya di hotel,langsung saja Indonesia menjatuhkan diri ke tempat tidur tanpa ganti baju dan sudah pergi ke alam mimpi. England hanya menghela nafas,iapun memutuskan untuk ke kamarnya serta membersihkan badannya dan tidur juga.

Ketika bangun ternyata jam hampir menunjukkan jam enam sore. Indonesia langsung bangun dengan terkejut dan mulai membersihkan diri untuk mencari makanan buka puasa. Setelah bangun ia mencari - cari England dan ternyata setelah ditemukan ia sudah duduk manis di restauran hotel.

"ahh... England,sudah ada disini ternyata,hehe"Indonesa nyengir tanpa dosa

"kau telat,sebentar lagi akan ada makanan pembuka"komentar England

"makanan pembuka? Takjil kali!"pikir Indonesia yang justru senyum – senyum sendiri.

"kok senyum – senyum?"

"nggak... nggak apa – apa"

England mengangkat sebelas alisnya,iapun kemudian tertuju kursi kosong dihadapannya. Indonesia menyadari tatapan itu dan langsung duduk. Mereka terdiam dengan kakunya lagi.

"Hari ini penutupan olimpiade,kan? Dua tahun kemudian olimpiade musim dingin dan piala dunia... Nanti dua tahun mendatang olimpiade musim panas lagi"kata Indonesia

"benar juga dan kalau dipikir... waktu berjalan sangat cepat"kata England

"ini karena kita hidup di zaman yang serba cepat dan... damai,walaupun ada sahabatku yang menderita karena perang"

England terkejut mendengar hal itu,Indonesia menyadarinya dan langsung menutup mulutnya menggunakan telapak tangannya.

"Ma... maaf itu menyinggung!"kata Indonesia

"tidak apa – apa…"kata England pelan

"eh?"

"Maksudmu NATO,kan? Tapi aku tidak bisa menghentikannya karena itu bosku yang memegang kendali... Walaupun aku bisa menariknya,tapi ini akan jadi kontroversi karena aku sudah dekat dengan NATO dan terlebih lagi aku terkenal sebagai sekutu terdekat America"

Mereka berdua terdiam dengan kakunya lagi,masing – masing terlarut dalam pikiran. Setelah terdiam sekitar lima menit,akhirnya hidangan datang. Waktu buka puasapun tiba dan mereka mulai makan. Mereka makan tanpa suara sedikitpun.

"errr... nanti saat tanggal 18 Agustus kuundang semua ke acara penutupan olimpiade di istana Buckingham secara private... disana akan ada pesta formal"kata England

"baiklah, tapi sepertinya saya akan telat karena kau tahu lah..."kata Indonesia

"Ulang tahunmu?"

Indonesia mengangguk

"kalau begitu lebih baik diundur, mungkin tanggal 20 Agustus? Hmm... kalau waktunya lebih lama pasti persiapannya lebih matang... Berarti tanggal itu saja!"dengan antusias

"ta.. tapi"kata indonesia

"sudahlah! Lagipula pasti Yang mulia mengerti tentang hal itu! Jadi tenang saja"

"ba... baiklah"

Beberapa saat makanan yang ada dipiring mereka habis dan England langsung beranjak ke tempat duduk.

"ayo kita jalan – jalan"kata England

"tunggu sebentar sih! Ini lagi magrib tahu! Sadar waktu bisa,kan?"kata Indonesia

England terdiam,iapun hanya bisa menghela nafas.

"ya sudah"

Setelah satu jam akhirnya Indonesia muncul dengan baju batik bergaya santai dan rok berwarna cokelat muda hingga mata kaki panjangnya dengan sebuah tas batik kecil. England kali ini memakai baju yang entah menurut Indonesia mirip baju seragam olimpiade untuk kontingen miliknya.

"ayo kita jalan – jalan,mau kemana?"tanya indonesia

"aku tidak tahu tentang wilayahmu ini malah ditanya!"England membentak.

"ehem,maaf maksudku kalau bisa ke tempat yang mitosnya kuat"

"kalau yang seperti itu berarti di keraton Jogjakarta, disana ada dua pohon beringin besar dan katanya kalau berhasil melewati dua pohon itu keinginan kita akan terkabul"Indonesia menjelaskan dengan panjang.

"hmmm... terdengar menarik"

Jadilah mereka menaiki trans Jogja (yang sayangnya author belum pernah coba walaupun pernah pergi ke Jogja) dan ini membuat England takjub.

"amazing, ternyata kau bisa mempunyai angkutan yang bagus seperti ini"kata England

"itu pujian atau ledekan,ya?"tanya Indonesia

"terserah kau yang menanggapinya,love"

"ehh? Tadi ngomong apa?"

"Ti... tidak mengatakan apa – apa, hanya pegal ya pegal! Haha"

Indonesia malah menggumam tidak jelas,England justru menggigit lidahnya karena mengatakan kata itu. Mereka sampai di belakang keraton Jogjakarta. Terlihat dengan kokohnya dua pohon beringin yang terkenal itu berdiri. England justru sudah merasa ada yang aneh di sekitarnya.

"Mr. England? Anda tidak apa – apa?"tanya Indonesia

"ti... tidak apa – apa"jawab England dengan nada tak meyakinkan

England merasa aneh,nafasnya menjadi berat dan sesak saat mendekati kedua pohon itu. Ia merasa seperti dicekik sangat erat oleh seseorang.

"uhuk... uhuk!"England terbatuk

"Mr. England! A... ada apa?"Tanya Indonesia

"ti… tidak apa – apa"jawab England

England berbohong, sebenarnya pandangan miliknya mulai memudar. Namun, ia bisa melihat sebuah bayangan hitam dihadapannya sebelum ia menjadi tak sadarkan diri. Ia merasa aneh walaupun mulai tak sadar, ia merasa badannya bergerak sendiri

"kau bohong! Buktinya kau terbatuk secara spontan!"

BRUK

"liefde(2)harum sekali bau tubuhmu "England memeluk spontan Indonesia

"A… apa – apaan Mr. England! Ja… jangan peluk di tempat umum"kata Indonesia panik

Indonesia melihat muka England yang matanya berbeda. Walaupun masih berwarna hijau,tapi ia merasa bahwa yang memeluknya bukanlah England. Walaupun begitu,mukanya sudah memerah bukan main.

"jangan bilang…. England kesurupan lagi! Tapi dia kan sudah tahu tentang hal ini dan pastinya pertahanannya kuat! Kok bisa kesurupan begini?"pikir Indonesia

"MAAASSS! Tolong! Orang bule ini kesurupan! Kayaknya kesurupan jendral Belanda lagi!"kata Indonesia ke seseorang yang memakai baju batik dan blangkon.

"I.. iya mba! Kayaknya mas bule ini kesurupan deh! Ya udah mba saya tolong!"mas yang dipanggil akhirnya mendekat dan mulai melepas cengkraman England

"Mas! Lepas gadis ini dong! Kasian tuh!"kata mas – mas(?) yang membantu Indonesia

"hou je kop!(3) gadis ini milikku"bentak England

Indonesia mendengarnya bertambah malu rasanya.

BUG!

Suara keras terdengar dan dibelakang Indonesia sudah berdiri Netherlands memegang sebuah kayu. Indonesia dan mas yang dipanggilnya justru sweatdrop.

"saya tahu kalau kamu mau nyelametin saya,pala tulip... tapi nggak sekejam itu juga kaleee!"Alay Indonesia mulai muncul

"Saya tau kamu alay,tapi bisa tidak memunculkannya nanti?"kata Netherlands

Indonesia hanya memajukan bibirnya (baca : manyun) dan mengomel memakai bahasa Indonesia yang sedikit dimengerti oleh netherlands.

"Kalau ngomel dekat aku lebih baik pakai bahasa Belanda,maih bisa kan?"tanya Netherlands

"Trus masalah kalau pakai bahasa sendiri?"Indonesia balik bertanya dengan nada mengejek

"hmph... bukannya berterima kasih malah kesal"

"Ini gara – gara kamu tahu! Masa si England jadi kesurupan jendral darimu! makanya kalau ada jendral yang meninggal bawa pulang!"

"aku malas,menghamburkan uang"

"dasar pelit! Karena gara – gara kamu... bawa nih England yang pingsan"

"kok aku?"

"dia kesurupan jenderal kan? Jenderalnya dari mana?"

"saya"

"yaudah bawa"

Netherlands manyun dan akhirnya menggendong England dengan tidak ikhlas ke hotel. Akhirnya mereka sampai dan sudah menaruh(?) England ke tempat tidurnya. Mereka berdua akhirnya ada di lobi hotel.

"hmph... aku tidak mau mengatakannya tapi terima kasih!"kata Indonesia membuka pembicaraan

"yah sama – sama"kepulan asap rokok mengepul

"bisa tidak berhenti merokok di sembarang tempat!"

"ini rokokku,jadi apapun yang kuinginkan ini tersserah padaku"

"ini wilayahku"

"oh.."

Sebuah perempatan muncul di kepala Indonesia

"aku sedang asyik bertamasnya dengan England dan kenapa kau tahu kalau aku memilih Jogja?"Tanya Indonesia

"Belgi"jawab netherlands

Mereka terdiam lagi

"setelah bertahun – tahun kutinggalkan Jogja... tidak kusangka sudah berubah menjadi seperti ini"kali ini Netherlands yang membuka pembicaraan

"karena aku mampu dan bisa mengatur wilayahku sendiri!"itulah tanggapan Indonesia

Mereka terdiam dengan kakunya.

"aku mau tidur,kau harus menyewa kamar sendiri"

"apa? ! Jangan seperti itu! Kumohon bayarkan"

"kau sudah mengambil paksa kekayaanku,jadi balikkan dengan salah satu caranya seperti ini"

"HEY!"

Indonesia mebjulurkan idahnya dan meninggalkan Netherlands

"dasar, kau sudah berubah sekarang"gumam Netherlands

Keesokan harinya...

England terbangun,ia melihat ruangan kamar hotelnya sendiri. Tentu ini membuatnya kebingungan sendiri. Ia mengucek matanya dan melihat ke arah kanan dan kiri

"sejak kapan aku ada di hotel? Tadi malam... err... aku? Aku tak ingat apa – apa"gumam England

Iapun keluar dari kamarnya dan tidak sengaja bertemu dengan Netherlands. Tentu saja england menyapanya.

"Hi Nether! Sedang apa disini?"Tanya England

"hmm...? oh England, akhirnya kau sadar juga. Kuharap tidurmu sangat nyenyak"kata Netherlands

"well, terima kasih dan aku nyenyak tidurnya. Kau belum menjawab pertanyaanku"

"aku hanya berkunjung saja"

"ohh... dimana Nesia?"

"Nesia?"

"Indonesia,kuperpendek panggilannya"

"harusnya yang memanggil Nesia itu akuu!"pikir Netherlands

"dia ada di lobi kalau tak salah"

England langsung melesat menuju lobi hotel dan menemukan Indonesia sedang duduk di sebuah kursi dengan buku yang berjudul Las*ar Pel*ngi. England menepuk pundak gadis itu.

"well... mungkin kita bisa jalan – jalan?"kata England

"bo.. boleh"

Kita skip langsung ke Jakarta karena author malas

"Nesia... tidak kusangka Jogjakarta begitu menarik"kata England

"a.. ahh terima kasih"kata Indonesia

England hanya tersenyum

"nanti kita pergi ke Jogja lagi ya?"

"JANGAN!"

"Kenapa?"

Indonesia hanya terdiam,mukanya memerah

"bukan apa – apa"jawab Indonesia

England hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Note :
(1) disegala bidang : seinget saya pemerintah Jerman mau bekerja sama sama kita,tapi gk tau kapan :D
(2) liefde : love [Dutch]
(3) hou je kop : diam [Dutch]


Author : ahaha... karena males jadinya begini! Jelek banget ya? (reader : emaaang) #pundung

Netherlands : kenapa aku tidak dimasukkan author!

Jakarta : sudahlah pala tulip... itu sudah takdirmu

Netherlands : ... (pundung)

Author : dasar... ehehehe... sengaja saya kasi sedikit NetherNesia karena menurut saya apa ya? Ummm... begitulah (alesan apaan tuh,thor?) bales review ya?

Ichigo Kenji : keinginan anda saya kabulkan…. Jadi let's go to Jogjakartaaa!

Just flowers : makasih J maaf belum sempet baca… :3

Unknwonwers : keinginan anda sudah terkabul :3

Ryu3oktober : ada tuh yg vote dan ayo update ceritamu yg When They Disappear~ keren banget ceritanya T_T

Guest (yg gk diketahui) : Russia ke Papua? Hah?

Russia : KolKolKol

Dia mulai marah tuh! #kabur

Via : entar dulu ya? Saya mikir dulu... vote anda udah dihitung :3

Mokakoshi : saya juga suka UKNesiaaaa! Wah adegan Pocky... kayaknya gk ada deh... maaf :3

Kim Jong Hye : ehh?

ShadowGreen : disini disisipin dua piring lho :3 sok dinikmati (emangnya makanan?)

Emang dan maaf ^_^"

Ada disini adegan yg diinginkan lho! :3

AishIzawa Genk : makasih

Wahh klau bagus ikut In*one*ia Id*l aja

Harapan anda terkabul tapi saya gk nyeritain secara rinci karena sayanya males #Plak

Alfred : masa? Masa? Indonesia dude you rocks! Aku mau denger!

Ravincy Arlovskaya F. Jones : nanti Russia nyusul entah kapan #plak

Star-BeningluvArthur : makasih juga mau review! :3

Riri-k : makasih dan kayaknya Prussia jadi calon selanjutnya tuh! *Nunjuk hasil voting*

Saya usahakan semaksimal mungkin :3

Author : maaf update lama karena banyak kerjaan corettidurcoret jadi... RnR,bitte?