Disclaimer: Masashi Kishimoto

Ini hanya kumpulan ff fluff yang sebenarnya ff req yang awalnya diminta bergenre yaoi :v karna saya bukan fujo, jadi saya mencoba bikin ff fluff straight, dimana semua gender karakter disini berlawanan (*ω*)

please enjoy~

~BASKET~

Benda oranye bulat itu terus memantul mengikuti irama sang pengiring, membuat pantulan indah berbunyi teratur. Hinata, terus mendribel bola basket itu sambil menunggu lawan terkecoh. Lawan yang hanya satu orang dan terlihat lemah itu tak selemah kelihatannya, bahkan bisa menangkis semua serangan yang di berikan oleh Hinata.

"Naruto, yang kalah traktir nyoklat depan sekolah yak!" teriakan nyaring terdengar dari sang pemuda yang memegang bola.

Bersamaan dengan itu angin bertiup kencang sampai membuat mata sang lawan kewalahan. Perih yang mendatangi mata Naruto-sang lawan-membuat dirinya mau tak mau mengusap mata yang kemasukan debu nakal tersebut.

"Lu kenapa? Belom juga kalah masa nangis, lu traktirnya setengah harga aja deh..." Melihat keadaan lawan manisnnya ini, membuat hati Hinata sedikit melunak, dan dengan berbaik hati mempermudah hukuman bagi yang kalah.

"nggak ini, ukh.." ujar Naruto yang masih berkutat dengan matanya yang semakin perih semakin lama di usap.

"nggak papa?" khawatir menyeruak di hati Hinata, melepas bola dan langsung menghampiri sang kawan.

"lagian dikucek, diem, jangan gerak." perintah kecil keluar dari Hinata.

Dengan lembut, Hinata menahan kelopak mata Naruto agar tidak menutup, dan sedikit meniup matanya agar debu nakal tadi hilang.

"dah, makasih" Ucapan dengan suara lirih itu terdengar oleh telinga sensitif Hinata, tak lupa dengan semburat tipis menghiasi kedua pipinya.

Tanpa disadari, Hinata yang baru sadar atas perlakuannya tadi, memunculkan semburat merah di pipi putihnya. Entah kenapa, dirinya merasa senang mendengar ucapan yang keluar dari bibir mungil Naruto.

~OWARI~

A/N:

Gomen para senpai yang bertanya mana disclaimer pada ff ini sebelumnya, hehehe... rez lupa masukin dan langsung main upload aja (ーー;) bener bener nggak ada niat untuk tidak naro disclaimer loh... Terimakasih atas teguran, kritik dan sarannya •̀.̫•́

oh iya, bagi yang bingung, kenapa nggak ada sasusaku di chap ini, mohon sabar, niat saya emang mau bikin chap ini sasusaku, cuman kok kayaknya nggak pas untuk ide cerita ini (?_?) jadi, chap berikutnya diusahakan isinya full sasusaku (ㆁωㆁ*)

sampai jumpa di chap berikutnya *ojigi*