別の世界(Betsu No Sekai)
Katekyo Hitman Reborn Amano Akira
別の世界(Betsu No Sekai) Ayano27
Genre: Friendship/Adventure
Rating: K+ - T
Warning: OOC, Typo(s), Tidak menggunakan bahasa Indonesia yang benar.
.
.
.
Chapter 1|The Beginning
Sawada Tsunayoshi, anak laki-laki dari Sawada Nana dan Sawada Iemitsu. Dia adalah seorang remaja berumur 17 tahun, bersekolah di Namimori High School kelas 2A. Dari sudut pandang orang-orang dari kota tersebut, Sawada Tsunayoshi hanyalah seorang remaja yang tidak pandai apa-apa, nilainya buruk dan juga tidak hebat dalam olahraga. Dia sering dipanggil Dame-Tsuna.
Tetapi sebenarnya, dia sama sekali tidak seperti itu, dia hanya berpura-pura saja. Yah, dulu, saat masih berumur 14 tahun, memang dia tidak pandai apa-apa, tapi sekarang dia sudah jadi pintar dan juga jadi hebat dalam olahraga, itu semua berkat tutornya yang spartan, Reborn.
Hanya orang-orang terdekat Tsuna (kecuali Nana) yang tahu tentang hal ini, dan mereka juga tahu kalau Tsuna adalah bos selanjutnya keluarga mafia terbesar dan terkuat di dunia, Vongola Famiglia.
Dan walau mereka mengetahui hal itu, mereka tetap berteman dengan Tsuna, bahkan tujuh diantara mereka menjadi guardians Tsuna, karena Tsuna telah berjanji untuk mengubah Vongola... tidak, dia berjanji akan mengubah mafia menjadi lebih baik dan mau melindungi orang-orang lemah dari orang jahat.
.
.
.
Disuatu pagi yang cerah, Tsuna terbangun dengan perasaan yang tidak enak, Hyper Intuitionnya mengatakan bahwa sesuatu akan terjadi, dan dia harus berjaga-jaga. Tsuna yang sudah mulai mempercayai Hyper Intuitionnya, menjadi agak khawatir dan waspada.
Setelah mengecek dan memastikan kalau kamarnya aman, Tsuna berdiri dan mulai merapikan tempat tidurnya, lalu dia menuju kamar mandi dan mulai bersiap-siap untuk sekolah.
Saat selesai dan turun ke bawah, dia sadar kalau Reborn tidak membangunkannya hari ini, Tsuna menengok ke sekitarnya, tapi tidak menemukan Reborn di manapun. Kemudian Tsuna teringat kalau hari ini Reborn harus ke Italia karena ada urusan. Langsung saja dia, di pikirannya, menari-nari dengan riang.
'Tidak ada Reborn untuk empat hari!' pikir Tsuna dengan sangat senang, terlalu senang.
"Ara, Tsu-kun! Kau bangun pagi rupanya! Sarapan akan siap lima menit lagi. tunggu ya!" kata Nana sambil memasak
"Tsuna-nii kali ini bangunnya pagi ya..." gumam Lambo yang agak kesal. Dia rencananya ingin menghabiskan seluruh sarapan agar Tsuna tidak sarapan yang akan mengakibatkannya kelaparan selama pelajaran. (A/N: Kejamnya kamu, Lambo...) Tapi karena Tsuna sudah bangun sebelum sarapan dimulai, yah, rencananya nggak bisa dimulai dong...
Tsuna hanya bisa sweat drop saat dia mendengar gumaman Lambo yang sekarang sudah terlihat agak kesal dan down. Dia tahu apa yang Lambo rencanakan.
Menghela nafas panjang, Tsuna berjalan menuju ruang makan dan duduk sambil menunggu sarapan selesai. Suasananya tetap seperti biasa walau Reborn tidak ada. Lambo mengejek I-Pin dan Fuuta mencoba menenangkan mereka, sedangkan Bianchi sedang memeriksa bahan-bahan poison cookingnya di kamarnya.
Setelah sarapan selesai dimasak, mereka langsung makan sambil berebut sarapan dengan satu sama lain seperti biasa. Saat sedang makan, terdengar dua suara yang memanggilnya dari luar,
"Juudaime!" "Tsuna!"
Tsuna dengan cepat menghabiskan makanannya dan berkata kepada Ibunya kalau dia pergi dulu. saat Tsuna sudah di luar dan berjalan bersama teman-temannya, Nana hanya bisa tersenyum,
"Tsu-kun sudah jadi seperti ayahnya~"
.
.
.
Tsuna dan kawan-kawannya berjalan ke arah Namimori High School sambil bercanda (baca: bertengkar) dengan satu sama lain (baca: Hayato dan Takeshi)... sementara Tsuna hanya terdiam... itu sampai dia mengatakan sesuatu,
"Ne, kalian nggak akan meninggalkan aku sendirian kan? Di manapun, di masa apapun itu, kalian akan tetap dekat denganku kan?" tanya Tsuna
Kedua temannya yang juga guardians-nya itu terkejut sesaat saat Tsuna menanyakan hal itu, tetapi mereka tahu kenapa dia menanyakan hal itu,
Hyper Intuition Tsuna sedang memberi peringatan kalau sesuatu yang buruk akan terjadi. Dan Tsuna tahu, buruk berarti mungkin saja salah satu dari mereka menghilang. Dan Tsuna tak mau kedua sahabat pertamanya itu pergi meninggalkan dia.
"... Ahaha! Tsuna! Tentu saja kami akan terus bersamamu! Karena kita teman! Keluarga!" tawa Takeshi sambil menepuk pundak Tsuna.
"Tch! Penggila baseball, itu kalimatku!" seru Hayato denga kesal pada Takeshi, "Juudaime, tenang saja! Di manapun, di masa apapun, dan di dunia manapun anda berada, saya akan tetap setia pada anda dan tetap menjadi teman dan keluarga anda!" ucap Hayato sambil membungkuk sembilan puluh derajat kepada Tsuna.
"Hayato-kun... Takeshi-kun... terima kasih!" Tsuna yang memberikan mereka senyumannya yang paling manis, alhasil membuat pipi Takeshi dan Hayato memerah.
"Bu-Bukan apa-apa Juudaime!" "Sama-sama, Tsuna!" seru kedua guardiansnya dengan cepat sambil memalingkan wajah mereka dari Tsuna karena tidak mau Tsuna melihat kalau wajah mereka memerah.
Sambil berjalan, Tsuna melihat ke jamnya, alhasil, membuat dia teriak,
"HIIIEEE! 5 menit lagi dan kita akan terlambat! Ayo, Hayato-kun, Takeshi-kun! Nanti kita di-kamikorosu oleh Kyouya-kun!" seru Tsuna yang langsung lari dengan cepat diikuti oleh Hayato dan Takeshi.
Jika kalian heran kenapa Tsuna berani memanggil Hibari Kyouya, si prefect yang ditakuti oleh seluruh penduduk kota Namimori, dengan nama pertamanya, itu dikarenakan seorang tutor spartan yang mengatakan kalau mereka, para guardians, harus memanggil satu sama lain dengan nama pertama mereka. Walau masih ada yang memanggil Tsuna dengan 'Bos/Juudaime' dan juga masih ada yang memanggil satu sama lain dengan ejekan.
.
.
.
4 menit setelah mereka berlari, akhirnya mereka sampai di Namimori High School dengan waktu satu menit tersisa. Eits! Mereka belum berhenti di situ, mereka lanjut berlari ke kelas sambil di kejar-kejar Kyoya yang mengatakan seragam mereka kotor. Padahal hanya terkena sedikit debu loh! Kyoya memang sangat disiplin... terlalu disiplin...
"Tsuna-kun!" panggil Kyoko saat dia melihat Tsuna, Hayato, dan Takeshi masuk ke dalam kelas sambil ngos-ngos-an.
"K-Kyoko-chan..." Tsuna yang mencoba mengatur nafasnya menatap Kyoko, wajahnya memerah saat melihat betapa cantiknya Kyoko seperti biasa. 'Uwaa~ Kyoko tetap manis seperti biasa~'
"Tsuna-kun! Chrome-chan belum datang, padahal biasanya dia sudah datang sebelum aku... apa kamu tahu kenapa?" Kyoko menaruh jari telunjuknya pada dagunya, membuatnya terlihat manis yang membuat wajah Tsuna makin memerah
"T-Tidak, aku tidak tahu... mu-mungkin dia sedang pergi ke K-Kokuyo u-untuk menemui M-Mukuro..." gumam Tsuna terbata-bata saking gugupnya melihat Kyoko yang sangat manis.
"Begitu ya... ya sudah! Mungkin besok dia sudah datang!" Kyoko tersenyum manis pada Tsuna, sebelum Tsuna bisa menjawab apa-apa, teman dekat Kyoko, Kurokawa Hana, memanggil Kyoko. Kyoko tersenyum lagi pada Tsuna, "Ah, aku dipanggil Hana... Jyaa, Tsuna-kun!" dengan itu, Kyoko lari meninggalkan Tsuna.
Tsuna memandangi sosok Kyoko yang menjauh, lalu dia menghela nafas panjang dan menaruh tangannya di dagunya, 'Apa Chrome baik-baik saja ya? Mungkin sebaiknya aku mengunjungi Kokuyo hari ini...'
"Ne, Takeshi-kun, Hayato-kun!" secara otomatis kedua orang yang dipanggil Tsuna menoleh ke arah Tsuna, "Pas pulang nanti kalian tidak ada urusan'kan?" kedua orang yang ditanya menggelengkan kepala mereka, "Kalau begitu, nanti pas pulang, kita akan mengunjungi Kokuyo!"
"Eh, untuk apa Tsuna?" Takeshi tampak bingung.
"Dan kenapa tiba-tiba, Juudaime?" tanya Hayato
"Begini... Chrome hari ini tidak datang... jadi mungkin dia sedang ada di Kokuyo... aku Cuma mau memastikan..." kata Tsuna sambil menggaruk pipinya yang tidak gatal dengan jari telunjuknya.
"Oh, begitu... baiklah! Lagipula hari ini aku tidak ada latihan baseball!" ucap Takeshi sambil tersenyum seperti biasa
"Aku akan ikut, Juudaime!" seru Hayato dengan patuhnya. Tsuna menatap Hayato sesaat sambil merasa kalau image Hayato jadi kayak anak anjing.
.
.
.
Saat sekolah selesai, Tsuna, Takeshi, dan Hayato segera pergi ke Kokuyo. Sesampainya di sana, mereka memasuki ruangan yang biasa dipakai Mukuro dan gengnya. Tetapi alangkah terkejutnya mereka saat melihat Ken sedang memukul-mukul dinding dan Chikusa yang tampak sedih.
"Ken-kun? Chikusa-kun? Apa yang terjadi?" tanya Tsuna dengan nada khawatir.
"M-Mukuro-san menghilang dengan cewek bodoh itu! Me-mereka menghilang bagaikan asap!" jawab Ken yang masih tidak berhenti memukul dinding
'Menghilang?' pikir mereka bertiga kebingungan.
.
.
.
Esoknya, Tsuna, Hayato, dan Takeshi berlari ke arah Namimori seperti biasa, kalau mereka bersantai-santai, mereka bisa telat. Dan kalau telat berarti di-kamikorosu Kyouya, yang berarti babak belur.
Dengan sisa 5 menit sebelum kelas dimulai, mereka sampai di gerbang Namimori High School. Mereka memandangi ke sekeliling hanya untuk tidak melihat Kyouya di manapun. Dan tidak melihat Kyouya di depan gerbang Namimori saat pagi adalah hal yang sangat aneh!
"Ahaha... Di mana Kyouya? Biasanya dia sudah ada di depan gerbang jam segini kan?" tanya Yamamoto sambil memaksakan tawanya.
"Juudaime... apa jangan-jangan...?" Gokudera menggantung kalimatnya saat Tsuna mengangguk.
"Sepertinya Kyouya-kun juga menghilang..."
.
.
.
Esoknya, saat di kelas...
"Tsuna-kun!" panggil Kyoko yang terlihat khawatir dan ingin menangis
"A-Ada apa Kyoko-chan?!" Tsuna langsung khawatir saat melihat Kyoko
"O-Onii-chan! Onii-chan menghilang!" Kyoko mulai menangis saat mengatakan hal ini, "T-Tadi dia berlari k-keliling Na-Namimori se-seperti biasa.. ta-tapi... d-dia tidak pulang! Ku-ku kira d-dia sudah ke se-sekolah... t-tapi saat aku mencoba cek k-ke kelasnya, dia ti-tidak ada!" ucap Kyoko terisak-isak
Tsuna menggigit bibirnya saat dia melihat Kyoko menangis seperti ini
'Sebenarnya apa yang terjadi?'
.
.
.
Esoknya pun begitu, kali ini yang tidak tampak adalah Hayato dan Takeshi. Ini membuat Tsuna semakin khawatir. 'Apa jangan-jangan musuh dari famiglia yang bertentangan dengan Vongola?'
Tsuna sedang bearada di kelas sendirian saat Reborn, Byakuran, dan Lambo masuk ke kelasnya, dan ini membuat Tsuna terkejut. 'Untuk apa mereka ke sini?'
"Reborn, kau sudah kembali? Bukannya kau bilang baru kembali besok? Dan kenapa Byakuran dan Lambo ada di sini? Untuk apa kalian ke sini?"
"Tsuna, seperti yang kau sadari, guardian-guardianmu satu persatu menghilang, dan kami tidak ingin kau dan sapi bodoh ini menghilang juga. Jadi kami memutuskan untuk mengirimmu dan Lambo ke dunia paralel." Reborn mulai menjelaskan situasinya
"Kami mempunyai 3 famiglia tersangka untuk kasus ini, tapi kami butuh waktu untuk memastikan. Karena itu, untuk sementara waktu, kalian tinggalah di dunia paralel... setidaknya, kesadaran kalian yang ada di sana." Byakuran ikut menjelaskan situasi
"Tapi di dunia yang kalian akan kami kirim, Tsuna, kau bukanlah Vongola Decimo. Memang tidak ada peraturan kalau kamu tidak boleh memberitahu kalau kamu berasal dari dunia paralel lain, tapi, jangan bilang pada mereka." Kata Reborn sambil tersenyum licik
"Eh? Kenapa?" Lambo terlihat bingung. 'Kalau tidak ada peraturan, kenapa nggak boleh bilang ya?'
"Agar semuanya menjadi menarik~" jawab Byakuran dan Reborn di saat bersamaan dengan nada yang sama.
Lambo dan Tsuna hanya bisa ber-sweat drop- ria.
"Kami akan mengirimmu sekarang." Lanjut Byakuran dengan serius
"Tsuna, apa kau sudah bawa vongola gear, gloves, contact lens, HP, dan pilmu?" tanya Reborn, dan Tsuna mengangguk sebagai jawaban, "Dan Lambo, kau sudah bawa vongola gearmu?" Lambo juga mengangguk
"Kalau begitu, kalian sudah siap."
Setelah itu, cahaya menyinari mereka semua dan setelah cahaya itu meredup, Tsuna dan Lambo sudah pingsan.
To Be Continued
Ayano: Halo semua~ kembali dengan saya author yang suka telat update ini XD
Tsuna: Kok malah bangga? ._.
Ayano: *ignore Tsuna* anyway! thank you buat review and story alerts/faves nya ya~ oh ya, soal yang peraturan kalau tidak apa memberitahu soal 'berasal dari dunia paralel' itu, saya rasa masuk akal deh. soalnya diri Byakuran dari dunia paralel selalu memberi info kepada Byakuran di dunia lain, dan tidak terjadi kerusakan pada dunia itu. jadi bagi yang bingung kenapa di fic ini nggak ada aturan yang tidak memperbolehkan memberitahu identitas asli, maka tadi sudah di jelaskan. ciao semua!
