Author : Zai

Cast :

Lee Donghae

Lee Hyukjae

Other

Pair : HaeHyuk

Genre : romance, drama, imagine

Length : -

Disclaimer : theme self

Warning : typos, Yaoi, boys love

No Bash!

.

No Copas!

.

Don't like – Don't read!

.

Racing Love

.

.

.

"Ya! Sudah selesai~!" pekikan histeris namja yang super cantik itu benar-benar memekakan telinga bagi siapa saja yang mendengar. Tak puas hanya melihat pantulan hasil riasannya dari kaca saja, ia pun memutuskan menatap dua namja manis lain yang sekian lama duduk membelakanginya

"Kyaa~ neomu kyeopta~!" kembali pemuda super cantik ini memekik girang melihat hasil karyanya. Namja itu bernama Jung Jaejoong. Karena penasaran keduanya membuka mata dan seketika itu juga mereka terpana oleh keelokan diri mereka sendiri. Memang, keduanya sudah tak jarang didandani seperti ini, namun kali ini berbeda

Kenapa?

Karena polesan hasil tangan Jaejoong kali ini lebih menampakan kesan sexy, cute, dan nakal bersamaan. Oh God! Batin mereka histeris, susah bagia dua namja itu hanya untuk sekedar menelan ludah

Pasti kalian sudah tau siapa dua namja yang masih sibuk memperhatikan diri mereka tanpa berkedip itu. Hyukjae dan si baby panda, Tao

Hyukjae Jaejoong rias dengan wig sesiku berwarna dark brown yang menyerupai warna rambutnya, dengan dijepit disebelah kanannya hingga mampu memperlihatkan telinga dan leher jenjangnya. Matanya Jaejoong beri eyeliner , sehingga membuat tatapan Hyukjae menjadi lebih tajam dan menggoda. Pipinya hanya Jaejoong beri sedikit warna pink menambah kesan manis, sedangkan bibir kissable nya Jaejoong memoleskan tipis lipstick merah terang namun sangat menggoda untuk minta dicium. Pakaiannya seperti umbrella girl pada umumnya, seperti kekurangan bahan

Hyukjae sendiri bingung apa mereka itu tidak kedinginan dan masuk angin?

Bagaimana Hyukjae tidak bertanya seperti itu, lihatlah dirinya sekarang. Tubuhnya yang ramping hanya ditutupi baju atasan seperti t-shirt namun sangat ketat dan tidak menutupu lingkar perutnya. Bawahannya pun sama, rok yang dikenakannya minim akan bahan, bahkan tidak sampai menyentuh lutut dan memperlihatkan setengah dari pahanya. Satu setel bajunya dan Tao sama-sama berwarna biru metalik dan menggunakan high heels 10 cm berwarna putih sebagai alas kaki mereka

Ah, jangan lupakan bra yang sebenarnya tidak mereka perlukan namun harus mereka pakai agar banyak orang yang tak curiga. Pakaian dalam wanita itu hanya mereka gunakan untuk membentuk buah dada palsu

Riasan yang Jaejoong berikan pada Tao tidak jauh berbeda, hanya saja yang membedakannya ialah wig yang dipakaikan pada Tao berwarna hitam legam –seperti warna rambut aslinya, dan dikuncir kuda. Yang dapat memperlihatkan leher jenjangnya dan kedua telinganya yang mengenakan anting hitam

"Jja! Kajja kalian keluar, sebentar lagi acaranya akan dimulai. Aku tidak mau berurusan dengan seme mesum kalian kalau kalian telat ada 'disamping' mereka" ucap Jaejoong sambil menepuk salah satu bahu Hyukjae dan Tao. Mereka yang baru sadar pun mengangguk dan lekas berdiri agak ragu juga sebenarnya, mengingat penampilan mereka kali ini

Terlihat Hyukjae yang menghembuskan nafas panjang berusaha menghilangkan rasa gugupnya, ia kaget saat ada tangan yang menggenggam lengannya. Ternyata Tao. Tao menatap Hyukjae dengan wajah memelas

"Ge, aku gugup.." suaranya seperti cicitan yang hanya bisa didengar oleh Hyukjae sendiri. Hyukjae pun yang mengerti hal yang sama yang dirasakan olehnya mengangkat tangannya yang masih digengganggam Tao keatas dan makin mempereratnya.

"Tenang saja, kita hadapi bersama okay?" ucapnya seraya tersenyum yang berhasil menenangkan sang baby panda. Tao pun mengangguk pelan

Dengan perlahan, keduanya berjalan melewati staff Polarise yang menatap pada keduanya seakan kagum dan ingin 'menyerang'. Mereka yang tau konsekuensi yang akan mereka dapat jika ketauan memperhatikan dua namja manis itu oleh para racer pun mengalihkan pandangan mereka dan kembali focus pada pekerjaan mereka masing-masing

Hingga sampailah mereka dibagian depan dari bangunan itu. Mereka kini ada dilantai dua, menatap pintu yang masih tertutup yang menghubungkannya dengan sebuah ruangan bertuliskan 'Manager Room'

Sekilas Hyukjae menatap Tao, lalu beralih pada pintu hitam pekat itu. Tangan kanannya yang bebas menggenggam gagang pintu lalu menarik turunnya pelan, hingga..

Ceklek

Pintu itu terbuka tanpa diketuk, berhasil mencuri perhatian salah satu namja tampan yang ada disana. Matanya terbuka lebar, mulutnya sedikit terbuka, memesang ekspresi bodoh saat memperhatikan kekasihnya dari atas sampai ujung kaki. Kegiatan tangannya yang sedang bermain game dari gadget nya pun terhenti sampai terdengar bunyi

GAME OVER!

Sangat nyaring yang membuatnya tersadar. Dengan mengambil seribu langkah cepat, ia mendekati namjanya yang dalam wujud perempuan itu. Menarik kedua lengannya hingga tautan tangan antara kedua 'perempuan' itu terlepas

"Hyukkie caghi apa benar ini dirimu? Aishh.. jinjjayo! So sexy! Jaejonng hyung memang yang terbaik!"Lee Donghae namja itu, dia terperangah tidak percaya. Hyukjae-nya yang kali ini lebih sexy dan terkesan nakal, membuat tatapannya penuh akan kilat nafsu

"Tidak sabar ingin menyantapmu mala mini baby.." ucap Donghae vulgar tepat disamping telinga kanan Hyukjae yang terlihat. Hembusan nafas Donghae yang berat membuat Hyukjae merinding dan geli sekaligus, pipinya makin memerah mendengar ucapan nakal kekasihnya

"A-arghh.. Hae~ j-janganhh" erangan Hyukjae keluar karena gigitan Donghae pada lehernya yang berhasil mencipatakan kiss mark yang sangat ketara disana

Tao yang sedari tadi disana lebih memilih namja jangkung pirang kekasihnya. Matanya dengan mudah menemukan pebisnis muda itu sosok yang Tao akui sangat tampan itu sedang duduk di kursi kerjanya dengan kedua kaki panjangnya diatas meja. Tangannya ia taruh silang didepan dadanya, matanya terpejam. Pantas saja ia tidak menggubsir kedatangannya, kedua telinga namja –bernama Wu Yifan atau Kris itu tergantung sepasang headphone

Tao mendekati Kris yang masih mempertahankan posisinya, sejenak pemuda panda itu memperhatikan garis wajah kekasihnya ini. Dari mata, hidungnya yang mancung, bibirnya, dan wajahnya yang oriental. Tampan. Tao penasaran apa reaksi dan tanggapan gege kesayangannya ini

Tangan rampingnya bergerak menggoncangkan pelan bahu tegap Kris. Namun tidak digubsir oleh namja tampan itu. Kali ini Tao menggoncangnya lebih keras

"Ck! Jangan menggangguku Donghae hyung" tangan Kris bergerak menepis tangan Tao dan melambaikannya memberi tanda agar pergi menjauh. Tao cemberut. Kesal karena Kris asal menebak. Tangannya kali ini terulur kedekat telinga kiri Kris, lalu menarik kasar headphone itu

"Gege!" pekiknya kesal seperti anak kecil. Kris yang awalnya ingin memarahi orang yang sudah mengganggunya mengurungkan niatnya saat melihat 'perempuan' yang ada dihadapannya kini

"Tao?" tanyanya tak percaya. Kris yang dikenal dingin kini malah terlihat menggelikan namun tak menghilangkan kesan tampannya. Tao hanya mengangguk lalu memiringkan kepalanya, bingung dengan gegenya yang tumben bisa berubah seperti ini

"Ini kau?" tanyanya lagi memastikan. Sedetik kemudian Tao memasang wajah bosan, sudah cukup kesal dengan gegenya ini. Memang Tao ini masih polos dan kekanakan, karena itulah namja didepannya kini sangat mencintainya

"Y-yak! Tunggu! Jangan pergi" Kris panic dan tersadar saat Tao sudah membalikan tubuhnya dan hendak pergi. Dengan sigap tangan panjangnya menggenggam pergelangan Tao lalu menariknya hingga kini pemuda panda itu berdiri tepat didepan Kris yang hanya berjarak beberapa senti saja

Kris menurunkan kakinya lalu berdiri dihadapan Tao, kalau seperti ini mereka sekilas terlihat memiliki tinggi yang sama dengan Tao menggunakan heels. Kris menatap lekat tubuh Tao dari atas sampai bawah, matanya berubah serius, alisnya menukik tajam hampir menyatu

"Sexy.." ucap Kris tanpa suara lalu bibirnya membentuk seringai khas dirinya, matanya menatap lurus kearah bola mata kelam Tao yang membuat Tao blushing dan gugup seketika

Chu~

Satu kecupan Kris berikan tepat dibelahan dada Tao yang sedikit terbuka membuat Tao merinding dan geli ditambah lagi dalam keadaan dirinya yang seperti ini, melihat Kris yang menunduk dan mengecup bagian dadanya seperti bayi yang hendak menyusu saja

"Gegeeh.. jangannhh.. nghh" Tao memegang kedua bahu Kris dengan tangannya dan mendorongnya perlahan. Kris menurut namun tatapannya berubah tajam kembali, ia hendak protes namun tidak jadi karena mendengar ucapan Tao yang terkesan polos

"Not now"

.

Racing Love

.

Dua pasang kekasih itu berjalan beriringan dengan pasangan masing-masing. Donghae tentu saja dengan Hyukjae, dan Kris dengan Tao. Selepasnya keluar dari gedung itu, Hyukjae dan Tao membuka payung besar mereka untuk menutupi racer tampan mereka

Donghae tak melepeskan tangannya dari pinggang ramping Hyukjae, bahkan sesekali tangannya turun dan meremas pelan bokong Hyukjae. Hyukjae sendiri hanya bisa pasrah, pipinya sudah merah sempurna tatkala Donghae tak henti-hentinya membisikan kata-kata nakal padanya

Sedangkan pasangan Kristao/Taoris hanya terlihat Kris yang memeluk Tao dengan satu lengannya posesif. Tangannya yang panjang benar-benar melingkari lingkar pinggang Tao sehingga dirinya dan Tao berjalan berdempetan. Tao sebenarnya tidak nyaman dengan hal ini mengingat dirinya tak bisa bergerak bebas dengan 'kostum' yang tengah ia pakai

Pertandingan sebentar lagi akan dimulai, dan mereka pun sudah tepat berada didepan mobil balap mereka masing-masing. Donghae dan Kris dengan serempak berbalik menghadap pasangan mereka, lalu dengan kompaknya mengucapkan kesepakatan mereka. Yang sebenarnya kesepakatan yang dibuat oleh Donghae dan Kris sendiri

"Kalau aku menang, kau harus melayaniku. Jika aku kalah aku yang akan melayanimu" dan diakhiri dengan seringaian nakal dibibir keduanya

Chu~

Donghae mencium Hyukjae tepat dibibir dengan payung yang Hyukjae bawa, ia tarik untuk menutupi mereka sebelumnya. Melumatnya sebentar, dan setelahnya Donghae menjauhkan kepalanya. Memakai helm dikepalanya lalu masuk kedalam mobil yang sudah disiapkan untuknya. Muka Hyukjae benar-benar sudah seperti kepiting rebus

Berbeda dengan Kris dan Tao. Setelah perjanjian itu terlontar dari mulut Kris, pemuda itu hanya mengecup lembut pada kening pemuda bermata panda yang dikasihinya tepat di kening dan bergegas memakai helm miliknya. Saat sudah berada didalam mobil, Kris masih memperhatikan Tao

"Hwaiting.!" Itulah kata yang bisa Kris tangkap dari gerakan bibir Tao. Tangan sebelahnya yang bebas mengepal dan terangkat keatas, memberi semangat untuk Kris. Sangat polos. Tidakkah dia ingat kalau Kris menang apa yang akan ia dapat nantinya?

"Racers! Lets turn on your car!"

Dengan aba-aba yang diberikan itu, semua racer pun menyalakan mobil mereka masing-masing. Begitu pula Kris dan Donghae. Donghae terlihat focus, sedangkan Kris hanya tenang-tenang saja. Mata para pembalap terarah pada lampu yang tergantung yang berjumlah sembilan buah namun hanya memilik dua warna –mirip seperti lampu lalu lintas

Yellow

Lampu pertama menyala tanda para racer untuk bersiap

Yellow

Disusul dengan lampu kedua. Tanda untuk racers untuk bersedia

Green

Brrmm.. brrm..

Nyalanya lampu terakhir menjadi tanda dimulainya balapan itu. Bunyi decitan ban dan aspal terdengar nyaring, sama halnya dengan bunyi geraman mesin mobil yang keluar dari kenalpot

Lintasan ini harus racers lalui sebanyak 115 lap. Sulit bagi pemula, apalagi yang belum pernah mencoba lintasan ini. Namun tidak dengan Donghae dan Kris. Mereka memang masih terbilang masih sangat junior di arena balap GP2 ini, namun kemampuan merekalah yang membuat tidak bisa menganggap mereka sepele

Kris kerap kali mengajak Donghae jalan-jalan –tentu saja bersama Hyukjae dan Tao ke Negara-negara maju yang memiliki lintasan, baik yang mudah ataupun yang sulit, hanya sekedar untuk berlatih. Hal itu Kris lakukan juga bukan tanpa alasan. Ia ingin mengembangkan kemampuannya dan Donghae. Dengan seringnya mereka memenangkan kejuaraan, nama Polarise team

.

Lap demi lap dilalui seiring berjalannya waktu. Persaingan antar pembalap terjadi begitu sengit. Terbukti dengan kecelakaan yang terjadi di menit 45 yang membuat tiga pembalap gugur sekaligus. Hal itu mempermudah Donghae maupun Kris untuk menang

Senyum kemenangan terkemabang dibibir Kris dan Donghae mengetahui kalau hanya tersisa 2 lap lagi dan mereka kini memimpin dan menjadi yang terdepan. Dengan Donghae diposisi pertama dan Kris –yang mengalah diposisi kedua barulah diikuti pemabalap lainnya. Jarak mereka berdua tidak bisa dikatakan jauh, malah terlampau dekat. Bisa saja Kris membalap, namun dia tidak ingin. Diposisi kedua saja cukup baginya

Sedangkan jarak antara mereka berdua dengan racer lainnya lah yang bisa dikatakan cukup jauh, berbeda satu lap putaran penuh

Terlihat seorang lelaki yang berada diatas arena mengibarkan bendera hitam-putih bermotif kotak-kotak, pertanda itu adalah lap terakhir. Well, and see. Pembalap dari Polarise team menang diperingkat satu dan dua, lalu ada Rio Haryanto dari Indonesia diposisi ketiga

Hyukjae dan Tao yang melihat hal itu bingung harus bagaimana. Senang atau tidak. Mereka memang senang karena kekasih keduanya bisa menyabet peringkat satu dan dua dengan tidak adanya tragedy kecelakaan atau semacamnya. Namun tak bisa dipungkiri disisi lain mereka takut atas imbalan yang harus mereka berikan pada sang kekasih

'Haah.. sudahlah, mungkin memang dia sudah bersikeras untuk bisa menang' ucap Hyukjae dalam hati. Lagipula, dalam 'aktifitasnya' nanti, ia juga akan menikmatinya atau bahkan meminta lebih. Memikirkan itu membuat ia bersemu sendiri

Kris dan Donghae keluar dari mobil dan berjalan menuju podium, hal yang sama dilakukan oleh Hyukjae dan Tao. Mereka berdua hanya menunggu sampai penyerahan piala selesai disamping podium dengan payung yang mereka tutup. Piala itu diberikan kepada Donghae yang menempati peringkat pertama, dan dilanjutkan dengan dibukanya sebotol besar sampanye

Donghae gerakan tangannya kearah Hyukjae yang masih berdiri dan Hyukjae sendiri pun terkejut, baru kali ini ia ikut disiram oleh Donghae. Donghae berhenti lalu menatap Kris sejenak, memasang seringainya

"Persiapkan dirimu caghi~" ucap Donghae pada Hyukjae yang diakhiri dengan wink nakal darinya yang dihadiahi death glare lucu dari Hyukjae

"See you on the bed baby" kali ini Kris yang mengucapkannya pada baby pandanya

.

.

.

.

.

T

To the

B

To the

C

.

.

.

.

.

Buat readers yang minta lanjut, ini sudah Zai lanjut. Dibaca kalau udah, di review ya..

Semoga memuaskan. Maaf juga menunggu lama

Tapi kalau masih ada yang baik hati baca dan review makasih banyak

Review please..

Gomapta~