Yo minna~
Author mau mencoba update twoshoot :)
Tapi ga tau ya ini jadinya begimana, kekekeeke XD
Disini ga ada percakapannya, cuma yah tulisan aja gitu, deskripsi lah ya kata kerennya :3
Seperti biasa author membutuhkan masukan dan saran untuk fic ini.
Happy reading minna~ ^^/
Disclaimer : Always Masashi Kishimoto
Pairing : SasuSaku
Warning : no convertation, typos, CANON, dll, dsb
(don't like don't read)
Rating : T
Shouldn't Come Back
Aku melihatmu kembali lagi. Aku melihatmu melangkah mendekat. Aku melihatmu melangkah memasuki gerbang desa. Dengan wajah datar andalanmu. Berusaha terlihat tak peduli, tapi aku tahu kau merasa takut dan canggung. Kau melirikuku sekilas padaku yang tak jauh darimu. Kau menatapku datar dan dingin. Aku bahkan tak tahu apa arti dari tatapanmu. Tapi memang begitulah dirimu.
Kau tak banyak berubah, hanya saja kau semakin dingin akhir-akhir ini. Apakah karena tatapan takut dan curiga yang orang-orang berikan padamu. Atau karena aku yang mulai menghindarimu. Aku tak tahu mana yang sebenarnya kau rasakan. Kau sendiri pasti sudah tahu kalau aku bukanlah gadis kecil yang dulu memujamu. Kau pasti sudah menyadarinya bukan, kalau aku bukan lagi gadis kecil itu.
Aku memang selalu berharap kau kembali lagi. Dan nyatanya sekarang hal itu terjadi. Kau kembali dan aku bahagia. Tapi bukan berarti aku tak boleh berubah bukan. Aku juga akan bereaksi sama dengan yang lain. Mencoba bersikap senormal mungkin padamu. Kau bahkan tak berhak menyalahkanku. Karena aku yakin kau sudah tahu apa kesalahanmu.
Sebagai gadis yang selalu tenggelam dalam harapan kosong membuatku sedikit sulit menerima kenyataan bahwa akhirnya kau kembali. Apa mungkin sebainya kau tak kembali. Karena aku sendiri tak yakin kalau kau merasa bahagia disini. Ditempat dimana semuanya bermula.
Kita mulai kembali dekat seperti dulu, menjadi teman satu tim. Disetiap kesempatan aku selalu melihatmu mencuri pandang padaku. Aku tahu kau berusaha untuk memanggilku. Aku tahu kau mencoba berbicara padaku. Namun saat itu kau selalu menyerah dan kembali terdiam. Aku bukan tidak tahu kau selalu melakukan hal itu. Aku sangat tahu, tapi aku memilih untuk mengabaikannya. Kau tahu benar kenapa aku melakukannya.
Kau berusaha menyembunyikan kesedihanmu yang setiap saat bisa saja meledak. Kau berusaha menaham amarahmu yang selalu sulit kau kendalikan. Kau selalu berusaha agar menjadi lebih baik. Kau selalu menyiksa dirimu setiap hari untuk menjadi seseorang yang bukan dirimu. Mungkin seharusnya kau tidak kembali.
Aku sedih melihatmu seperti ini. Aku minta maaf padamu, aku minta maaf untuk semuanya. Aku minta maaf bukan untuk waktu yang telah terlewat. Aku minta maaf untuk semua yang terjadi padamu. Aku melihatmu mencoba untuk tidak melupakannya dan membuatnya semakin berantakan. Semua rasa sakit dan dendam yang selama ini menemanimu. Aku harap kau bisa menghentikan semua itu sekarang juga. Kesepian yang terpancar dari kedua matamu membuatku semakin sakit.
Kau kembali dan berkumpul bersama kami, tapi kau tidak benar-benar ada disini. Aku kadang berpikir, kenapa setiap malam kau selalu berlatih hingga melukai tubuhmu sendiri. Kenapa seteiap malam kau mendatangiku dalam keadaan kacau dan terdapat bekas airmata diwajahmu. Apakah kau menangis setiap malam dan membuat badanmu lecet dengan latihan tanpa henti setiap hari. Aku selalu menatapmu sedih dan kau hanya akan menggelengkan kepalamu lalu memelukku. Kau masih saja sulit mengatakan apa yang kau rasakan.
Hentikan sekarang juga.
Ksepianmu membuatku sakit.
Apa seharusnya kau tidak kembali.
Karena jika kembali tidak membuatmu bahagia.
Mungkin kau memang seharusnya tidak kembali.
Tapi kau selalu tahu bahwa aku masih disini.
Menemanimu melewati kesepian ini.
Kau selalu tahu dimana harus mencariku bukan…
Sasuke…
END
thanks for reading minna~ ^^
