Eyeshield 21©

This mangaka by:Riichiro Inagaki and Yusuke Murata

A Sweet Love™

By:Asako Karasuma

Guide:Eum… kalian boleh baca,trus boleh

kasih comment apa aja,tapi jangan

kaget kalo ceritanya ngawur,

katakan apapun dengan sejujur-

jujurnya boleh nge-flame atau apapun ^^

I hope all of you will be enjoyed this stories,Thanks!


Author Correctly: Maaf semuanya soal Hiruma adalah Yoichi yang jadi semua disebabkan oleh logika Author yang membalikkan marganya Yoichi Hiruma,soalnya marga Hiruma kalau sama Hazuki gak dibalik.

Maaf ya semuanya terutama untuk Riichiro-sensei dan Yusuke-sensei,dan juga untuk readers sekalian yang telah dibuat author lagi maaf banget... ^^

Review Reply:

Higuray akuma:Iya gak apa-apa kok,kak... Ini sudah di update and Happy Reading! ^^

Uchiha Sakura97:Iya ini sudah di update,Happy Reading ^^

RisaLoveHiru:Terima kasih atas reviewnya kak,Happy Reading... ^.^

Shield Via Yoichi:Iya,kak... mudah-mudahan di chap ini gak banyak typo-nya ^^

ie'chan:Iya banyak berantakan,habisnya suka bingung sama tanda baca... he..he... :D

undine-yaha:he...he... iya,kak kali ini tanda titiknya udah dikumpulin... mungkin nilai menulisku akhir-akhir ini jelek ya *?*

Iin cka you-nii:iya nanti dipanjangin kok,kak... 14 KM he...he...

levina deandra:gak apa-apa banyak tanya biar gak tersesat dijalan... nanti ada penjelasannya kok ^^

aoi-darkblue:ocre siapp,kak! ^^

Terima Kasih banyak yang sudah membaca dan review! Happy Reading ^_~


"Terus apa kamu tidak jadi latihan?"tanya Hazuki.

"Kyaaa! jam berapa ini?"tanya Miyuki panik.

"Dasar! Sudah pikun,panikan jam 2"jawab Hazuki santai.

"Huuh! Baiklah nanti kita bertemu jam 3,setelah kita selesaikan urusan klub kita"perintah Miyuki.

"Ya...ya... lagipula aku akan mempelajari mantra baru"ujar Hazuki.

"Heh... dasar penyihir,weeek!"ucap Miyuki sambil meleletkan lidah.

Hazuki hanya tersenyum...

Hazuki beranjak pergi meninggalkan bangku itu.

Sementara mari kita lihat keadaan Miyuki.

"Hyaah!"

Brukk!

Kondisi lawan Miyuki sedikit mengenaskan,untung dialasi matrass empuk.

Miyuki kalau sedang bertarung memang sangat serius walupun lawannya laki-laki sekalipun.

Ia berulang kali mendapat kejuaraan nasional dalam hal bela diri dan sains,tapi satu yang ia benci,yaitu ketinggian.

Kalau ia berada diketinggian ia pasti menangis tidak karuan.

Karena dulu ia pernah jatuh dari lantai dua SD Deimon,untung saja ditangkap Hazuki dengan sihirnya.

Setelah lawannya terkapar tidak berdaya,ia lalu mengulurkan tangannya dan menyungginggkan senyuman manis.

"Hmm… kau hebat"ucap Miyuki.

"Eh? Kamu juga… Ternyata kamu imut ya?"ucap laki-laki yang bernama Ryuta.

"Ah… benarkah?"tanya Miyuki.

"Aww… sakit"rintih Ryuta,karena tangannya dilepaskan oleh Miyuki.

"Oh… maaf terlalu senang,terima kasih"ucap Miyuki.

Mari lihat keadaan Hazuki di klub sihir…

"Amora Livangelius Kadavra!"seru Hazuki.

Lalu keluarlah beberapa simbol-simbol hati kecil di atas kepalanya.

"Ugh… kenapa selalu tidak keluar sih?"gerutu Hazuki.

"Ketua kalau ingin yang besar keluar,tuan harus mempunyai gadis yang tuan cintai"ucap anggota klub sihir bernama Kurogane.

"Ah! itu tidak perlu hanya harus terus belajar…"ucapnya.

"Hmm… baiklah,ketua ini memang keras kepala…"ucap Kurogane sambil tersenyum.

"Kurogane-chan,tolong kunci klub ini ada urusan"ucap Hazuki.

"Baik ketua"jawab Kurogane.

~Taman Pinggir Sungai 3 p.m.~

"Huuh!kau lama sekali Hazu"seru Miyuki sambil menggembungkan pipinya.

"Iya,maaf deh…"ucap Hazuki dan bergegas duduk di sebelah Miyuki.

"Baiklah,sini aku bisikin…"ucap Miyuki sambil melambaikan tangannya keatas dan kebawah.

"Kenapa lagi harus dibisikin? Lagian enggak ada orang kan?"tanya Hazuki.

"Sudahlah,ikuti saja ini bagian dari efek dramatis…"ucap Miyuki sambil nyengir.

"Hhh… pikiran macam apa itu?"tanya Hazuki sambil mendekatkan telinganya ke Miyuki.

Tiba-tiba angin kencang berhembus dan…

'Cup'

Miyuki mencium pipi Hazuki,karena terdorong angin.

"Ah… maaf Hazuki"ucap Miyuki blushing.

"Hn… untuk kebetulan kali ini termaafkan"ucap Hazuki dengan tampang dalam hati kesenengan minta ampun.

"Ok,tidak usah berbisik-bisik,hari ini kau temui Hiruma nii-sama di lapangan Amefuto,lalu minta izin akan pergi dengan Mamori nee-san,Hiruma nii-sama akan menyetujui walaupun sedikit menolak-"ucapan Miyuki terhenti,karena Hazuki berbicara sesuatu.

"Ya..ya.. aku mengerti,sehabis itu aku pura-pura sakit dengan sihirku,lalu memintanya menemani Mamori nee-san dan kau bilang pada Mamori nee-san bahwa Devil Aniki mau minta maaf,begitu kan?"ucapan Hazuki sontak membuat Miyuki kaget.

"Kok kau bisa tau? Pasti membaca pikiranku ya?"tanya Miyuki.

"Ya iyalah,terus kita ikuti mereka…"ucap Hazuki

"Sebenarnya,kamu ini penyihir atau peramal sih?"tanya Miyuki

"Dua-duanya…"jawabnya santai.

"Oh iya,darimana kau dapat kekuatan itu?"tanya Miyuki

"Begini ceritanya…"

Flashback

Waktu aku kecil ada kucing masuk kamarku.

Tadinya aku mau membawanya keluar,tapi dia malah menatap mataku sebelum aku membawanya.

Entah kenapa,pada saat itu aku pingsan dan semua keluargaku panik,karena jantungku tak berdetak lagi.

Pada saat hari pemakamanku,aku bangun dari peti matiku dan kukira aku hanya bermimpi.

Karena hal itu puluhan orang pingsan dihadapanku,kecuali Devil Aniki karena itu,terbentuk lingkaran hitam tipis disekitar mataku... Kata Devil Aniki,aku mati suri…

"Jadi begitulah…"jelas Hazuki

"Hmm… aneh,aku gak tau tuh?"tanya Miyuki.

"Iya… karena kau tidak datang di pemakamnku,hanya Mamori nee-san dan keluargamu yang datang"jawab Hazuki kesal.

"Terus kenapa,kau mendirikan klub sihir?"tanya Miyuki yang terlihat seperti wartawan.

"Hanya untuk berbagi pada sesama pencinta sihir,dan memperdalam banyak peminatnya kok,mereka juga berbagi buku sihir juga belajar banyak mantra dari buku-buku sihir mereka"ucap Hazuki santai.

"Engh… bagaimana hubunganmu dengan dia menyukaimu"tanya Miyuki sambil tersenyum.

"Aku tak ada hubungan apapun dengannya"jawab Hazuki,masih dengan tampang santai.

'Entah mengapa aku sedikit punya perasaan aneh peda cewek ini… Argh… aku ini mikirin apaan sih?'batin Hazuki sambil mengacak-acak rambutnya

"Kau kenapa?"tanya Miyuki.

"Ti-tidak ada apa-apa…"jawab Hazuki.

"Yosh! mari kita jalankan rencana kita!"seru Miyuki semangat.

Mereka pun pergi ke Deimon Football Field…

Seperti biasa anak-anak Deimon Devil Bats,sedang dikejar-kejar oleh Hiruma dan Cerberus.

"Hei! Devil Aniki!"seru Hazuki

Anak-anak Deimon Devil Bats tiba-tiba berhenti dari kegiatan yang mereka

lakukan.

"Huh?"tanya Jumonji.

"Huuh?"tanya Kuroki.

"Huuuh?"tanya Toganou.

"E-eh? Devil Aniki?"tanya Sena.

"Kyaaa! adiknya You-nii ya?"tanya Suzuna.

"Perkenalkan aku Yoichi Hazuki,dan ini adiknya Mamori nee-san,Anezaki Miyuki…"jelas Hazuki.

"Ohayou Miyu-chan!"seru Sena.

"Ohayou Sena-kun!"balas Miyuki.

"Waah… cantiknya"ucap Monta dan Ha-ha bros.

"He…he… terima kasih kakak-kakak semuanya"ucap Miyuki dengan cute smilenya.

"Perkenalkan aku Raimon Taro dan ini Jumonji,Kuroki,dan saja mereka Ha-ha Brothers"ucap Monta.

"Salam Kenal"ucap Miyuki.

"Aku Suzuna"ucap Suzuna sambil memperkenalkan diri pada Hazuki dan Miyuki.

"Sudahi acara perkenalan kalian anak-anak sialan"ucap Hiruma memecahkan suasana tersebut.

"Jadi,kau mau apa datang kesini adik sialan?"tanya Hiruma.

"Aku cuma mau minta izin,besok aku akan pergi ke Tokyo Square bersama Mamori nee-san"ucap Hazuki.

Ctarr…

Petir-petir bergemuruh dalam hati mengetahui bahwa adiknya menjadi saingannya dalam memperebutkan Mamori.

"Ya sudah,pergi sana!"seru Hiruma,tetapi memasang wajah cool-nya.

"Baiklah bye Hiruma nii-sama!"seru Miyuki.

"Hhh..."jawab Hiruma yang masih kesal.

Lalu Miyuki mendekati Hazuki...

"Bagus Hazu,rencana kita berjalan lancar"ucap Miyuki dengan seringainya.

"Hn..."jawab Hazuki


~Keesokan Harinya~

"Sicklet Reffusa"bisik Hazuki sambil mengarahakan tongkat sihirnya ketubuhnya.

"Uhuk..uhuk... brr..."Hazuki betuk-batuk dan menggigil.

"Hei... kau kenapa adik sialan?"tanya Hiruma dengan nada khawatir.

"Aniki,aku mau minta tolong..."ucap Hazuki.

"Apa?"tanya Hiruma.

"Gantikan aku menemani Mamori nee-san"ucapan Hazuki sontak membuat Hiruma kaget.

"Apa tidak sebaiknya,aku menemanimu ke dokter"ucap Hiruma.

"Tidak usah,aku tidak ingin membuatnya sana pergi Lovely Aniki"ucap Hazuki disertai penekanan pada kata 'Lovely'.

"Cih..."jawab Hiruma.

~Anezaki's Home~

"Mamo nee-san kemarin kata Hiruma nii-sama,ia mau minta maaf"ucap Miyuki.

"Be-benarkah"jawab Mamori.

"Iya... terus dia minta Mamori nee-san datang ke Tokyo Square jam 2 siang nanti"ujar Miyuki.

"..."Mamori hanya terdiam.

"Mamori nee-san datang enggak?"tanya Miyuki.

"Ya sudah,lagipula dia akan minta maaf kan..."ucap Mamori.

"Iya"ucap Miyuki sambil menyeringai.

~Tokyo Square 2 p.m.~

Hiruma dan Mamori saling bertatapan.

"Jadi..."ucap Hiruma.

"Jadi apanya?"tanya Mamori.

"Kita akan kemana manajer sialan?"tanya Hiruma.

'Kenapa dia gak minta maaf? Ah... mungkin nanti,lebih baik aku ikuti saja rencananya'batin Mamori.

"Ehehe..."seringai Miyuki muncul.

"Kau seperti penguntit"ucap Hazuki.

"Hei,Hazuki..."ucap Miyuki.

"Apa?"tanya Hazuki.

"Bisakah kau melakukan sihir yang membuat Mamori nee-san jatuh! Mereka itu dari tadi hanya berdiam-diaman saja!"seru Miyuki.

"Heh? Kau mau membuat Mamori nee-san celaka hah?"tanya Hazuki.

"Kencan ini tidak seru jadinya..."ucap Miyuki.

"Heh... ya ampun..."ucap Hazuki.


Amora Livangelius Kadavra:mantra berelemen cinta yang dapat memunculkan heart glow atau simbol-simbol cinta dilangit.

Sicklet Reffusa:mantra berelemen perusak yang dapat membuat penggunanya menderita sakit ringan seperti batuk,pilek,dan untuk menipu atau membolos ^^

Author:Maaf ya kalau masih banyak kesalahan,typo,atau update untuk chapter 3 ini agak lama,karena Author baru masuk kelas 8,jadi harus belajar sungguh-sungguh untuk hari pertama... ^^

Miyuki:Yay! Kencan!

Hazuki:Hmm...

Hiruma:Mau apa kalian anak-anak sialan + author?

Author:Bugh! sudahlah kau senangkan?

Hiruma:Awas kau!

Miyuki+Hazuki:Gyahahaha...!

Mamori:Silakan Review ya! ^^

Message:Ayo ramaikan fandom Eyeshield 21,karena saat ini fandom ini menempati urutan sebelas kebawah :(

Jangan ragu-ragu,ayo tunjukkkan karyamu di fandom ini ^^