.

Bleach © Tite Kubo

Bleach Fanfic Story – Dragon Ice and Wolf of Black Snow

Rules of Tenth Division

(The Sealed Sword Frenzy Ver.)

-I do not own Bleach-

Don't Like, Don't Read

Warning : TYPO, OOC, OC, AU, Etc


.

.

- Peraturan 5 & 4 -

5. Jangan pernah membicarakan tentang pakaian dan zanpakutou kapten divisi sepuluh.

Peraturan itu memang terdengar aneh tapi sangat penuh arti. Apa yang dimaksudkan itu dimulai dari pakaian, syal yang dipakai kapten itu atau zanpakutou mereka yang jauh lebih panjang dari yang dimiliki Shinigami lain. Wakil kapten divisi sepuluh juga memiliki panjang zanpakutou yang sedikit lebih panjang dari kaptennya. Warna pedang berbeda juga termasuk dalam peraturan itu.

Pakaian mereka memang jauh lebih kecil dari shinigami yang lain. Sehingga tidak jarang bagi keduanya untuk membuat pesanan khusus hanya untuk pakaian ganti. Meski itu sangat jarang terjadi sejak pakaian kapten itu diurus oleh wakilnya. Tapi terkadang ada beberapa kecelakaan yang terjadi karena ada yang salah mengira kalau itu milik orang lain.

Syal kapten itu juga termasuk dalam benda yang sangat terbatas (Limited Edition). Meski terlihat hanya seperti kain sutra biasa tapi itu adalah pemberian khusus dari wakil kaptennya. Kapten divisi sepuluh telah bersama dengan wakil kaptennya sejak mereka belum menjadi shinigami. Karena itu juga kapten itu selalu memanggilnya seperti biasa dengan nama kecilnya. Tidak ada yang boleh menyentuh kain itu atau bahkan memakainya selain kapten itu sendiri atau bahkan tanpa ijinnya. Kapten dari divisi lain bahkan tidak ada yang berani melakukannya.

Meski ada kejadian dimana SWA membuat lomba siapa yang bisa menyentuh syal tersebut dan membuat banyak keributan besar. Tidak ada yang pernah berhasil mendekat bahkan satu inchi pun dari syal itu. Kapten tersebut berhasil mengetahui tentang lomba liar itu dan memberikan peringatan keras pada SWA dengan Hyorinmaru ditangannya. Setelah lomba itu dihentikan, semua orang mendapatkan sebuah fakta menarik kalau hanya wakil kapten itu sendiri yang selalu mencuci syal itu.

Terakhir adalah zanpakutou mereka.

Setiap shinigami memiliki zanpakutou mereka sendiri dan berbeda-beda. Kapten divisi sepuluh juga memiliki zanpakutou unik. Selain bertipe sangat jarang yaitu Air dan Es. Sebagai zanpakutou es terkuat, tidak ada yang boleh menyebutkan kalau elemen itu lemah dibandingkan dengan milik Soutaichou. Karena pada kenyataannya, Hyorinmaru bisa membekukan sesuatu atau bahkan seluruh Seireitei meski di musim panas sekali pun.

Penampilan zanpakutou kapten itu juga berbeda dari yang lainnya. Ketika semua memiliki panjang normal dengan tubuh mereka. Kapten muda itu memiliki zanpakutou yang bahkan hampir setinggi tubuhnya sendiri. Pedang itu besar dan juga jauh lebih berat dari normal. Meski ketika tidak ada pemiliknya, tidak ada yang boleh menyentuh pedang itu.

Pernah ada sebuah kejadian ketika seorang shinigami baru mencoba untuk menyentuh zanpakutou itu. Belum sampai lima detik, shinigami malang itu langsung membeku dan terkena hypotermia parah. Seluruh tempat itu membeku hingga radius seratus meter. Setiap shinigami di sekitar tempat itu panik dan ketakutan. Tapi semua kembali tenang ketika kapten dan wakil kaptennya datang dan menghentikan amukan zanpakutou es itu. Begitu masalah diselesaikan, semua semakin jelas kalau zanpakutou dari kapten itu sangatlah pemilih pada siapa yang menyentuhnya. Hanya ada beberapa orang yang diketahui pernah menyentuh Hyorinmaru. Soutaichou, kapten divisi tiga belas Ukitake Jushiro dan yang sering terdengar adalah wakil kapten divisi sepuluh sendiri yang jelas memiliki elemen sama dengan Hyorinmaru.

.

.

.

4. Mabuk dan merusak lembar pekerjaan yang mereka kerjakan.

Peraturan ini biasa ditunjukan bagi siapapun yang sering meminum sake ketika jam kerja. Hanya ada satu orang di divisi sepuluh yang sering mendapatkan hukuman karena melanggar peraturan ini. Dia adalah ketua pasukan 3 mereka sendiri, Rangiku Matsumoto. Meski lebih sering terdengar kalau wakil kapten divisi sepuluh sangat jarang marah untuk masalah ini dan lebih sering memberikan hukuman lebih normal dari pada kaptennya sendiri.

.

.

.