I Love You
Pair : Park Chanyeol x Byun Baekhyun
Summary : [Twoshoot! 2/2]
"Byun, aku mencintaimu." kata Chanyeol dengan tatapan serius.
"Bohong." kata Baekhyun.
"Memang."
.
.
.
.
Seriously, I Love You
.
.
.
.
Hari ini tidak biasa. Semenjak pernyataan tidak jelas Chanyeol, dirinya— Baekhyun menjadi tidak karu-karuan.
Entah ini takdir atau tidak, setiap ia melangkah selalu saja bertemu Chanyeol. Kalau dulu mungkin biasa saja, mungkin mereka akan mengadu mulut seperti biasa.
Tapi semenjak kejadian pernyataan tidak langsung itu Baekhyun selalu merona mengingatnya, padahal Baekhyun sudah memastikan dirinya tidak menyukai Chanyeol – tapi hati tidak bisa berbohong, bahwa ia memang menyukai Chanyeol.
dikit kok—
—dikit nya semana? kalau segunung sama saja, bodoh!
Aku tubuh mu, masa kau katai bodoh!
Baekhyun menggelengkan kepalanya, membuyarkan perbebatan tidak logis ini.
Lagi pula, bisa saja kan Chanyeol kemarin ingin mengerjainya seperti biasa? Tentu saja ia sedang dikerjai! Chanyeol kan memang suka mengerjainya.
Baekhyun, Kyungsoo menuju ke lapangan sepak bola, untuk melihat sahabat mereka— Luhan dan Minseok yang sedang melakukan pertandingan persahabatan dengan klub sepak bola dari sekolah lain.
Mereka duduk di bangku penonton, tepat dihadapan tim sepak bola sekolah mereka, jadi ia dapat melihat secara langsung kedua sahabatnya itu.
"Sahabat ku~" sapa Luhan dari tempat ia berkumpul dengan timnya. Baekhyun dan Kyungsoo memutar matanya malas, selain alay, Luhan itu juga lebay. Baekhyun heran, kok Sehun betah dengan anak alay itu?
Lalu Baekhyun dan Kyungsoo melambaikan tangannya, menyambut sapaan sahabatnya itu. Kyungsoo yang ketularan alaynya Luhan berteriak nyaring. "Semangat ya sahabatku~" lalu mengangkat tinggi poster bertulis
'Go Luhan! Tanpa mu aku butiran debu! Luhan manly banget!'
Bukan, Kyungsoo yang membuat poster itu. Tapi, Luhan sendiri yang membuatnya dan membagikan sendiri. Narsis memang, terus tidak sesuai fakta.
Asal tau saja— Kyungsoo itu dibayar dengan di traktir 3 hari, makanya ia mau mengangkat poster itu.
Luhan lalu menepuk dadanya bangga, karna Kyungsoo terlihat bersemangat mengangkat poster itu. Apalagi ada foto Luhan memakai bendo kucing, duh jadi imut banget tuh posternya - tulisannya sih Luhan manly - tapi fotonya begitu, siapa yang mau percaya?
Lalu Minseok disebelahnya berdiri disamping Luhan, dan ikut-ikutan melambai kepada sahabat nya itu. "Aku tidak di semangati?
"Semangat Baozi!" teriak Kyungsoo sambil mengangkat poster Luhan, Baekhyun hanya terkekeh melihatnya— dia masih waras, jadi tidak ikut-ikutan mengangkat poster itu.
"Baekhyun mana semangat untuk kami?" teriak Minseok lagi.
Baekhyun memutar matanya malas, lalu kembali tersenyum manis. "Semangat!"
"Mana kata-kata cintanya? Kurang!" teriak Luhan menambahi perkataan Minseok.
"Dasar! Ya, ya. Aku mencintai mu!" teriak Baekhyun kepada Minseok lalu membentuk love sign kepada Minseok.
Lalu tiba-tiba saja suara bass dari arah kanan menyambut. "Aku juga mencintai mu." bukan Minseok, tapi— itu suara Chanyeol.
Sial
Sial
Sial
Semua penonton melihat mereka, apalagi sekarang Chanyeol terlihat ganteng— emang ganteng tiap hari sih, tapi kali ini dia ganteng banget— pekik Baekhyun dalam hatinya.
"Apa?!" sahut Baekhyun sengit.
Chanyeol menuju kearah Baekhyun. "Tidak, boleh gitu sama calon pacar."
Jangan merona
Jangan merona
Dia hanye bercanda
Dia bercanda
Kyungsoo melongo di tempat. Calon pacar? Bagaimana mungkin?
Chanyeol yang membaca raut wajah Kyungsoo yang kelihatan bingung langsung berkata, "Jangan heran begitu, Kyungsoo. Memangnya aku tidak cocok dengan Baekhyun?"
"Cocok dong!"
"Cocok banget!"
Bukan— Kyungsoo yang berkata seperti itu, melainkan anak-anak yang niatnya menonton pertandingan bola— yang sekarang menjadi acara katakan cinta pada Baekhyun.
"Jangan percaya perkataan Chanyeol! Calon pacar? Heol, dia kan suka mengganggu ku. Masa kau lupa?" potong Baekhyun sebelum Kyungsoo melanjutkan perkataannya.
Kyungsoo mengangguk setuju.
Lalu tiba-tiba saja Chanyeol memasang tatapan serius. "Jadi menurutmu aku main-main begitu?"
"Tentu saja!"
"Jadi aku harus apa, biar kau tidak menganggap pernyataan cinta ku itu main-main?" tanya Chanyeol kali ini dengan lebih serius.
"Hah?"
"Aku bertanya, Byun."
"Mana aku tahu baga— kau kan memang suka mengerjaiku, bagaimana bisa aku percaya? Jika yang kau maksud kejadian kemarin itu sebagai penyataan yang serius, kau konyol." kata Baekhyun kesal, karna jengah melihat Chanyeol, bagaimana ia bisa menganggap bahwa Chanyeol serius? Pernyataan kemarin itu terdengar konyol jika harus dianggap serius!
Dan, bagaimana mungkin Baekhyun bisa mempercayainya? Chanyeol itu selalu mengerjainya memaki, mengatai, mengganggu. Jadi, tak salahkan Baekhyun menganggap itu adalah lelucon semata?
"Baiklah, akan ku buktikan. Bahwa aku serius."
Chanyeol memejamkan matanya. Ia membuka mata,membuat Baekhyun terkesiap - ini bahkan lebih memancarkan tatapan memuja, menyiratkan kecintaan yang mendalam - ini nyata?
Tatapan kali ini lebih membuat Baekhyun berdebar-debar. Chanyeol benar-benar menyayangi nya? Mencintai nya?
"Baekhyun," kata Chanyeol serius. "Aku mencintaimu."
"Bohong."
"Tidak," potong Chanyeol. "Aku benar-benar mencintaimu."
"Kau. Tidak. Sedang. Mempermainkan. Aku. Kan?" tanya Baekhyun, lalu kembali berkata. "Karena aku takut itu hanya sebuah lelucon bagimu. Jika kau ingin mengerjaiku, buakn seperti ini caranya."
Keheningan mendadak menembus di antara mereka. Bibir Chanyeol terkunci—diam, berkebalikan dengan debar jantungnya yang seperti mengamuk dalam dirinya.
Sementara, Baekhyun tertunduk, jemari lelaki itu berpaut hingga memutih karena ia terlalu gugup menanti kalimat balasan Chanyeol.
"Baek." Chanyeol menarik dagu Baekhyun, memaksa lelaki itu mendongak menatapnya. "Semua yang kulakukan selama ini memang tidak pernah menunjukkan bahwa aku mencintaimu. Tapi, cara aku menyampaikan perasaan ku memang berbeda, aku mengganggu mu agar kau menatap ku, aku mengejek mu agar kau mau berbicara dengan ku. Semua yang aku lakukan semata karna ingin kau memperhatikanku. Kau ingat ketika kau bilang 'aku lelah Chanyeol, jangan ganggu aku' ?" Chanyeol memberi jeda kepada, Dan Baekhyun mengangguk— memang ia pernah berkata seperti itu, dan entah kenapa setelah itu Chanyeol bersikap aneh lebih tepatnya murung. Lalu setelah ia tidak pernah berbicara lagi kepada Chanyeol, tiba-tiba saja Chanyeol berbicara duluan kepadanya dan meminta bantuan latihan menyatakan 'cinta' yang kemudian menjadi pernyataan cinta main-main bagi Baekhyun.
Chanyeol mengambil nafas pelan, lalu kembali melanjutkan perkataanya. "Kau boleh tanya kepada Jongin dan Sehun betapa stress nya aku membayangkankan kau benar-benar lelah dengan ku, makanya aku meminta hal konyol itu dan malah terdengar lelucon bagimu." Chanyeol kembali memberi jeda.
"Jika kemarin kau menganggap itu lelucon, maka sekarang aku akan mengatakannya lantang-lantang sekarang." Ia tersenyum sekilas, kemudian mengecup dahi Baekhyun lembut. "Aku mencintaimu."
"Y-You do?"
"I certainly do."
"Katakan bahwa kau mencintainya sekali lagi Chanyeol!" sorak Luhan dari ujung sana dibantu sorakan mendukung dari tim sepak bolanya— mereka sekarang memang jadi tontonan anak sekolah— tak masalah bagi Chanyeol, asal Baekhyun tahu bahwa ia mencintainya.
"Aku mencintaimu, Baekhyun." Tegas Chanyeol. "Sangat, sangat mencintaimu. Kau ingin pembuktian?"
Belum sempat menjawab karena Chanyeol tiba-tiba saja menyatukan bibir mereka. Bibir Baekhyun terasa lembut di atas bibir Chanyeol.
Chanyeol menyapukan lagi bibirnya di bibir Baekhyun. Tetapi Baekhyun tidak berkata apa-apa ataupun bersuara, malah tersenyum disela ciuman mereka.
"Chanyeol sekarang di tempat umum! Tahan nafsu mu, monyet sialan!" teriak Jongin yang menyeruakkan ke iri-an. Namun teriakan nya kurang terdengar karna segerombolan shipper mengalahkan satu suaranya.
"Lanjut terus!~" teriak pendukung Chanyeol dan Baekhyun.
Napas Baekhyun terengah. Pipinya merona manis habis. "Tadi itu— kau gila ya? Ini tempat umum!"
Chanyeol tersenyum. "Aku mencintaimu, Baekhyun. Dan kau?"
"Tentu saja, kau ingin pembuktian?" canda Baekhyun mengulang perkataan Chanyeol sebelumnya.
Chanyeol terkekeh lalu mencium pangkal hidung Baekhyun gemas. "Seriously, I Love You."
"Seriously, I Love You Too, Giant."
"Memang monyet sialan! Bisa-bisa nya dia berciuman di lapangan. Lama lagi." gerutu Jongin melihat kemesraan temannya.
Kyungsoo yang mendengar gerutuan seseorang, menoleh ke belakang. "Pantas saja aku merasakan hawa hitam. Ternyata ada kau." kata Kyungsoo mendelik ke arah Jongin.
Jongin menunjuk tangannya ke arah dirinya seolah bertanya 'kau-ngomong-dengan-aku?'
"Iya, kau. Siapa lagi yang disini punya hawa hitam?"
"Aku rasa kau itu menyukai ku. Makanya suka mengejek ku."
Kyungsoo seketika tertawa kaku. "Menyukai mu? Mimpi! Aku mengejek mu karna memang kau pantas di hina hehehehehe—"
"Terserah kau ajalah, Soo. Yang penting aku cinta." potong Jongin.
"—heheheh—HAH?"
.
.
.
.
.
.
END [2/2]
.
.
WOW! 33 FAV DAN FOLLOW. 30 REVIEW YEAY~
Sehurnyeol : Siip~
Guest : Wah pembaca di wattpad~ hallo~ makasih loh
Yongbekyu : begini jadinya. Maap keun kalau engga sesuai ekspetasi hehehe~
Baekhyeol : Udah, tapi ya cuman seadanya wkwkwk. Siip~
FlashMrB : sudah ya~
BXoel46 : Semoga, chap ini masih bikin kamu blushing ya wkwkwk
byunkkaebb : Sudahh dilanjutt~
Hyera832 : syukur kalau kamu suka hehe, aku juga suka! agak galak, tapi sweet gitu!~ Thank you /meluk/
Park Beichan : bener, wkwkwk! udah fast up kan ya, wkwkwk~
parkbyunCBKHKHnHS : sipp~
AudryByun : Huheheheh, sudah di fast up loh~
divaans : maklum, Chanyeol punya segudang cara modusin Baekhyun. Thankyou~
Zahra427 : Sudahh, sayang~
HeeKyuMin91 : aaaaaa~ /meluk juga/ seneng banget kayaknya wkwkwkwk. Ceye emang pinter modus, tapi untuk Baekhyun aja
chenbanana : yawla ampe dibaca lagi, btw makasih banyakkk^^
2nd edition : Siapp~
imorz : KAK DOKI /melambai-lambai dengan centil/ walaupun username kakak ganti, namamu akan selalu hidup dalam sanubariku~ Pertama, makasih loh kakak udah review ff ku sepanjang jalan kenangan HUEHEHEHEHEH. KEDUAAAAA JRENG JRENG /sungkeman dulu/ BTW KAPAN UPDATE 'ROMANSA KULIAH' ? jder_
bbkhyn : Sudah ya~
ervyanaca : Yang jelas, pasti Baekhyun manis banget ya wkwkwk
nuttelabkhyun : sipp~
lee kaisoo : terus Baekhyun bales. "Yuk." wkwkwk. Siip~
wrdatyb : Emang selalu manis mah mereka
sehunboo17 : Siappp~
farzak : udahh ya :v
glittxrati : Hai glittxrati! Makasih banyak /meluk/
ljssi : ceye emang paling bisa ya~
LUDLUD : HUEHEHEHE
nadira12 : Bekhyun unyu. Chanyeol sok cool. Cocok ya wkwkwk~ Makasih, sayang~
zatainin : Sudah dilanjut ya! semoga suka^^
pinkpurple : Kesosweetan Chanyeol kepada Baekhyun memang tidak bagus untuk kesehatan hati dan suara kita wkwkwk. Sudah di next~ Semoga suka ya~
SEKALI LAGI, MAKASIH YAAA~ /meluk semuanya/
Jangan lupa review!
