Chapter 2
Dangeun Project
Aktor dan aktris: Kilua, Hadest, Ken, Riu, dan Ai
"Kilua... bangun... hadeh... jadi ga nih kita ke hutan..." Hadest membangunkan kilua.
"Hmmm... Pergi ...lagi... kita ke danguen dulu cari karavan ya..." Kata Kilua.
"Kakak... udahlah, yang lainnya pada capek..." Ujar Ai.
"Heh... kok ribut-ribut sih..." Kata Ken.
"Iya... kilua ayoo... kalau ga mau ikut kemarin di markas..." Ujar Si Riu.
"Baik-baik, aku kemas-kemas dulu..." Kata Kilua.
"Ken... ada bahaya raksasa minta tumbal cepat kamu ke hutan." Kata Mika-chan.
"Riu... panah siapkan, Kilua... Pedang siapkan, Hadest... Sarung tinju ada kan..." Ujar Ken.
"Oke... Ai... tugasmu, bila ada team terluka buka kotak obat dan sembuhkan pakai magicmu." Ujar Ken.
"Beres, kak" Ai hormat sama ketua team.
- di hutan dungeoun satu-
"Haduh... sampai juga transportnya..." Ujar Kilua.
"Kilua... awas ada monster ular." Ken mengelakkan sasaran ular.
Jleb... terkena pinggang ... Ken muntah darah
"Kak Ken..." Teriak Ai.
"Ai... kamu bantu kak ken, biar onii-san membasmi ular." Ujar, Hadest.
"Pantom... serangan cakra... coba dengan serangan pertahanan." Ujar Hadest.
Level Battle 70% point naik.
"Levelnya tinggi Hadest, itu 100% ini adalah induknya raksasa..."kata Kilua.
"Hebat... Hades...uhuk...uhuk..." Ujar Ken, terbata-bata.
"Kak Ken, pejam ya ini agak sakit. Aku mau membuang racunnya." Kata Ai.
"Kak Riu punya pinset dan baskom ga atau semacamnya, kan kaka biasa bawa." Ujar Ai.
"Punya, untuk apa?" Ujar Riu.
"Aku mau mengeluarkan racun ular di pinggang kak Ken, peredaran darah di pinggang udah ku hentikan." Ujar Ai.
"Kak hadest gimana ularnya udah musnah... udah... bisa minta dagingnya tidak buat buang racunnya." Kata Ai.
"Eh, emang bisa?" kata Hadest, tidak percaya.
"Buat sebagai senjata, aku ubah dia menjadi beku ..." Ujar Ai.
"Sling, Sring... daging ular berubah menjadi senjata antibodi racun..." Ai mengeluarkan kekuatannya sebenarnya.
"Jangan heran, adikku peri salju dia bisa merubah salju menjadi air ... ai jadi salju, sedangkan aku hanya dewa penjaga neraka." Ujar Hadest.
Slubbb
Seekor ular yang mau menyerang di kalahkan oleh Ai, sekaligus.
"Ai... gomen kak, inilah wujudku Yandare." Darah ular berceceran, wajah Ai terkena Darah Ular.
"Kak... pegang kan Kak ken, aku mau mengeluarkan racunnya."Ujar AI.
"Kak Ken, maaf ya ini sedikit sakit. " Kata Ai.
Jlub
Ai... mengeluarkan racun dari tubuh Ken.
"Uhukk...uhukkk... Ai... maka...sih..." Ujar Ken, terbata-bata.
"Kak Ken sabar tenang kak, jangan bicara dulu." AI... mengobati luka ken dengan mantra sampai luka ken tertutup dan menutupi pakai tperban.
"Gimana Kilua apa monster Ayam dapat." Ujar Hadest.
"Dapat, tenang saja aku dan Riu ahli melacak kelemahan musuh." Ujar Kilua.
#gomen ya Ffnya sedikit gaje. Dan agak typo.
TBC
