"Aku mengganti keinginanku. Aku tidak mau perhiasan-perhiasan itu," Jaejoong tersenyum lembut pada suaminya yang memasang tampang heran. Istrinya tidak ingin perhiasan?

"Lalu apa yang kau inginkan?" tanya Yunho.

"Ini," Jaejoong membuka majalah tentang EXO yang tadi dibacanya, kemudian menunjuk pada foto Kyungsoo. "Aku ingin dia sebagai kado ulang tahunku,"

.


For My Birthday

A DBXO fanfiction.

Cassiopeia1215

Ini gaje..mungkin poin kekeluargaannya agak absurd.. berusaha jadi humor sih ._. kemungkinan bakal two shot atau three shot :3 doakan aja biar ga terlalu panjang, kay?

.

Happy reading!

.


Hari itu masih pagi. Jam empat pagi lebih tepatnya. Namun sosok bermantel tebal yang dengan mudah dideteksi sebagai Jung Yunho itu tengah berdiri diam. Di hadapannya adalah sebuah pintu yang menghubungkan tempatnya berdiri sekarang dengan dorm EXO, hoobae'nya.

Yunho menghela nafasnya, benar-benar malu bahkan untuk menyatakan keinginannya untuk mengadopsi Kyungsoo selama dua hari. Karena yang semua hoobae dan trainee tahu, Yunho belum menikah. Walaupun pada kenyataannya dia telah diam-diam menikahi Jaejoong. Ia takut member-member EXO kehilangan kepercayaan padanya, terutama Suho dan Kai yang memang paling dekat dengannya. Dan yang lebih parah, ia takut dianggap beruang pedofil.

Keinginan Jaejoong memang tidak pernah bisa ditebak. Dan selalu menyusahkan Yunho tentu saja. Tapi yah, bukan suami namanya jika tidak ingin yang terbaik untuk istrinya. Maka dari itu, Yunho menghela nafasnya sekali lagi, kemudian mulai memencet bel dorm EXO. Jantungnya berdegup keras, berharap member-member grup asuhannya tidak kaget melihatnya berdiri disini seperti perampok pagi.

Semoga Yunho tidak dilempar panci.

"Hng,"

Yunho mendengar erangan serta langkah kaki yang lambat-lambat menuju kearah pintu depan. Yunho menahan nafasnya ketika pintu tersebut dibuka.

Suho.

"Hoam," leader EXO-K itu menguap lebar. "Sia—OH! YUNHO-HYUNG!" Suho langsung membulatkan matanya begitu melihat Yunho berdiri didepan pintu dormnya. Yunho memasang senyum terbaiknya, kemudian mengangguk sekali pada Suho.

"Pagi, Joonmyeonnie. Maaf mengganggu,"

"Ah, tidak hyung, hyung tidak mengganggu sama sekali! Masuklah, hyung!" Suho membukakan pintu lebih lebar, kemudian berlarian dan mendobrak pintu kamar membernya satu persatu.

"KALIAN! BANGUN! YUNHO-SUNBAENIM DATANG KE DORM KITA!"

Sementara Suho sibuk membangunkan member-membernya, Yunho hanya tersenyum heran melihat hoobaenya mendadak heboh. Dan lebih heran lagi ketika melihat member-member berhamburan keluar dengan wajah bangun tidur mereka yang masih acak-acakan. Bahkan Yunho bisa melihat bekas iler di sudut bibir Chen.

"Hyuuuuung!" empat member EXO langsung memeluknya sekaligus, membuatnya terjengkang ke belakang. Yunho tertawa ceria ketika Xiumin, Baekhyun, Sehun dan Suho memeluknya erat seakan sudah lama tidak bertemu. Yah, memang sebenarnya sudah lama sih.

"Hyung aku kangen~" Suho nempel di tubuh Yunho, memeluk hyung yang sangat dekat dengannya itu erat-erat. "Tumben sekali hyung kesini."

"Aku juga kangen padamu, Suho-ya," Yunho mencium pucuk kepala sang leader EXO seperti seorang ayah pada anak laki-lakinya. "Sebenarnya aku kesini ada sedikit urusan dengan kalian."

"Urusan?" Xiumin menggosok matanya dengan gestur imut. Pipinya terlihat sedikit membesar karena baru bangun tidur. Membuatnya makin terlihat seperti bakpao.

"Apa itu serius?" tanya Tao, mencoba untuk tidak terlihat mengantuk dengan menjepit poninya ke atas.

"Apa kita berbuat salah, sunbaenim?" tanya Kris, kali ini dengan wajah yang cukup serius, membuat member lain jadi agak tegang.

"Tidak," Yunho tertawa kecil. Suho sudah kembali ke tempatnya. EXO membentuk formasi melingkar didepan Yunho. "Malah sebenarnya urusanku kali ini sedikit konyol."

"Konyol?" tanya Kyungsoo dengan ekspresi O_O. "Bagaimana bisa konyol?"

"Karena aku ingin mengadopsimu selama dua hari, Kyungsoo-ya," balas Yunho pada Kyungsoo.

"Oh..." Kyungsoo menganggukkan kepalanya, kemudian suasana jadi hening.

Hening.

Masih hening.

"APA?!"

Kai menjerit kaget. Pemuda berkulit bronze itu membelalakkan matanya. Apa hanya Kai salah dengar?

"Hyung..." Baekhyun mendekatkan dirinya pada Yunho, menatapnya penuh selidik. "...mau apa?"

"Mengadopsi Kyungsoo selama dua hari," Yunho mengulangi kalimatnya, membuat member-member yang aslinya cuek seperti Kris langsung membelalak kaget. Mengadopsi Kyungsoo? Untuk apa?

"Jadi begini. Mungkin sebagian besar dari kalian lupa atau bahkan tidak tahu. Kalian ingat Kim Jaejoong?"

"Kim Jaejoong?" balas Chen. "Hyung bercanda? Aku menyukainya! Dia adalah penyanyi dengan suara paling lembut yang pernah kudengar!"

"Jaejoong-hyung..." Tao berusaha keras mengingat-ingat. "Yang tubuhnya mulus dan seksi itu?"

Samar-samar muncul empat garis siku-siku di pelipis Yunho. Sangat kentara Yunho tidak menyukai fakta bahwa Jaejoongnya mampu menggoda orang lain—bahkan seorang uke sekalipun—dengan pesona seksinya.

"Ya," jawab Yunho pendek sambil tersenyum dikulum.

"Jaejoong-hyung..." Chanyeol berusaha mengingat-ingat. "Aku tahu! Dia yang main di drama Protect the Boss dan Dr. Jin kan?"

"Exactly!" jawab Yunho sambil menunjuk Chanyeol yang nyengir bangga.

"Lalu, apa hubungan hyung dengan Jaejoong-hyung?" Lay yang tidak kuat menahan rasa penasarannya akhirnya bertanya.

"Well..." Yunho melihat kearah langit-langit, tidak percaya bahwa akhirnya dia akan membongkar rahasianya sendiri didepan hoobae-nya. "Dia istriku."

Satu detik...

Dua detik...

Tiga detik...

"UAPAH?!"

Seluruh member EXO serempak menjerit kaget. EXO terlalu banyak menerima kejutan pagi ini.

"I-i-istri?" Luhan tergagap.

"J-jadi..." Kris menelan ludah, "Rumor itu benar?"

Yunho mendengus sejenak, kemudian nyengir kecut. "Yeah. YunJae benar-benar ada."

"Woaaaaaaah~" Tao melolong dengan unyu. "Kukira YunJae sudah bubar. Ternyata malah sudah menikah!" ujarnya penuh kekaguman. Ternyata diam-diam Tao juga YunJae shipper toh...

"Nah.. Hari ini adalah ulang tahunnya. Dan tebak apa yang dia inginkan untuk ulang tahunnya."

"Aku..." jawab Kyungsoo dengan lemas. Kepalanya dibenamkan dalam ceruk leher Kai, sementara sang dance machine membelai rambut kekasihnya dengan lembut.

"Jangan pasang muka begitu dong, Kyungsoo-yah," pinta Yunho memelas. "Kami hanya ingin mengadopsimu selama dua hari, kok,"

"T-tapi..." Suho menyela, "Kenapa Kyungsoo?" tanyanya dengan hati sedikit iri. Bagaimanapun kan Suho juga dekat dengan Yunho. Dan sudah lama mereka tidak menghabiskan waktu bersama. Wajar...

"Ya, kenapa harus Kyungie-ku?" tambah Kai dengan raut wajah aneh.

Maka Yunho-pun menceritakan bagaimana awal Jaejoong yang melihat foto Kyungsoo di majalah sampai Jaejoong yang ingin Kyungsoo jadi anaknya selama dua hari. Disertai ancaman-ancaman Jaejoong agar ceritanya agak mendramatisir dan member EXO jadi iba.

"Jadi begitu..." Kyungsoo menatap lantai dengan ragu. Tangannya meremas tangan Kai dengan agak keras. "Kalau memang aku bisa menjadi kado untuk Jaejoong-hyung... Arraseo, aku mau."

"ANDWAAAAAE!" jerit Kai sambil memeluk tubuh mungil Kyungsoo erat. "Kau tega meninggalkanku selama dua hari?" pria berkulit gelap itu merajuk dengan imut pada Kyungsoo. Yunho memperhatikan mereka sedikit ragu. Inikah Kim Jongin yang lumayan macho, yang dilihatnya pada saat syuting HaHaHa Song?

Dia berubah menjadi seperti anak anjing yang imut saat bersama Kyungsoo.

"Jangan egois begitu, Jongin-ah," Kyungsoo menatap kekasihnya dengan gusar. "Ini kan hanya dua hari. Dan dua hari itu bisa menjadi kebahagiaan seumur hidup bagi Jaejoong-hyung. Aku ingin melihatnya tersenyum dan aku tidak tega Yunho-hyung disiksa terus,"

Yunho agak terharu mendengar nasehat Kyungsoo pada kekasihnya. 'Anak ini masih muda tapi bijak sekali,' batin Yunho sambil tersenyum.

"Tetap saja aku tidak mau!" Kai cemberut. "Nanti kalau Jaejoong-hyung malah menahanmu dan tidak mau kalau kau kembali padaku gimana? Kalau Jaejoong-hyung—"

BLETAK!

"Jaejoong-hyung tidak akan berbuat begitu!" Chen memarahi Kai, tidak rela idolanya dikata-katai. "Jaejoong-hyung itu lembut dan baik hati. Kyungsoo pasti betah! Benar kan Yunho-hyung?"

"Mungkin," Yunho nyengir tidak yakin, mengingat bagaimana ganasnya Jaejoong kalau sudah terlalu posesif terhadap sesuatu. Dan Yunho sedikit berharap Jaejoong tidak ganas di malam hari selama Kyungsoo menginap di apartemen mereka. Oh, dan satu lagi. Yunho sangat berharap Jaejoong mau mengembalikan Kyungsoo dengan selamat ke dorm EXO setelah dua hari.

"Sakit..." Kai mengaduh dramatis. "Kyungie-ya... Kau benar-benar akan diadopsi selama dua hari ya?" mata Kai menampilkan tatapan puppy eyes, membuat Yunho agak luluh. Tampak sekali Kai enggan berpisah dengan kekasihnya walaupun hanya dua hari.

"Ne," jawab Kyungsoo pendek sambil menggembungkan pipinya. "Hanya dua hari, Jongin-ah. Kalau kau lapar, minta saja Lay-hyung masak. Atau kau bisa pesan ayam goreng,"

"Aku tidak mau ayam goreng. Aku mau kamu,"

Yunho mengusap wajahnya. Tak disangkanya Kim Jongin sangat posesif.

Bahkan sampai menolak ayam goreng kesukannya.

'Kusangka dia cuma bermuka mesum. Ternyata posesif juga,' batin Yunho, secara tidak langsung menyamakan Kai dengan dirinya sendiri.

"Hanya sebentar, aku janji." Kyungsoo menangkup pipi Jongin, mengecup hidung pemuda berkulit tan itu. "Kalau aku pulang nanti kubawakan oleh-oleh deh,"

"Hum," Kai hanya menggumam pendek, kemudian mengacak pelan rambut Kyungsoo. Menyiratkan secara tidak langsung dia sudah pasrah dengan keputusan Kyungsoo. Jangan lupakan kalau Kyungsoo juga keras kepala, sama seperti dirinya. Dan biasanya Kai yang mengalah. Seperti hari ini.

"Aku akan ke tempat YunJae-hyung setiap hari untuk menemuimu," titah Kai tegas, membuat Kyungsoo tidak dapat menolak. Yah, setidaknya kalau dia tidak pulang sehari sekali untuk mengurus Kai, pria hitam itulah yang harus mengunjunginya. Kyungsoo memandang Yunho dengan tatapannya yang paling imut, dan sang leader TVXQ mengiyakan saja.

"Jja," Kyungsoo berdiri, kemudian menoleh pada Yunho. "Hyung, aku akan packing sebentar ya. Aku akan siap dalam sepuluh menit," kata Kyungsoo. Yunho mengangguk, kemudian Kyungsoo berjalan ke kamarnya dengan Kai dan mulai berkemas.

"Oh ya, Kyungsoo," panggil Yunho. Kyungsoo menoleh mendengar panggilan Yunho.

"Ne, hyung?"

"Mulai hari ini, kau bisa memanggilku Appa,"

Senyum Kyungsoo mengembang, "Arraseo, Yun-appa~"

Kai mengusap wajah bangun tidurnya dengan keras, dan merapikan rambutnya dengan tangan cepat-cepat.

"Appa mertua! Ijinkan aku menikahi Kyungsoo!" Kai spontan membungkuk didepan Yunho, mengundang koor dengan bunyi 'huu' dari member lain. Sementara itu, Yunho hanya tertawa melihat hoobae-hoobae'nya yang asik bercanda dan beberapa dari member EXO meminta foto bersama, tidak mengindahkan wajah bangun tidur mereka. Chanyeol dan Baekhyun berantem kecil memperebutkan lolipop di kulkas. Chen dan Xiumin memilih duduk dengan saling bersandar pada punggung pasangannya. Terlihat Chen sudah kembali tertidur. KrisTao memilih untuk bersembunyi di sudut ruangan. Kris memijit pelan pundak Tao sementara mereka mengobrol dalam bahasa Mandarin.

Yunho tersenyum melihat ChanBaek, ChenMin dan KrisTao. Serasa melihat dirinya dengan Jaejoong dulu saat masih berpacaran.

Untuk sesaat, U-Know Yunho merasa jiwanya kembali muda.

.

TBC

.


Apakah ini semakin garing? Soalnya aku ngerasa gitu ;;_;;

Maaf kalo pendek ._. dan kayaknya ini gaakan jadi two-shot atau three-shot, I'm terribly sorry :"(

Dan... OMG! THANKS A LOT BUAT SEMUA YANG REVIEW! I DIDNT EVEN EXPECT THAT YOU ALL WOULD BE THAT EXCITED T T

I'll try to update again as soon as possible T T

Dan masalah Chen yang ngefans sama Jaejoong...jadi gini ._. aku pernah baca dimanaaaaa gitu kalo ada member EXO yang Cassiopeia, tapi aku lupa siapa ._. bener ga sih? .-. setelah nyoba nyari2 artikelnya dan ga nemu, akhirnya Chen aku tumbalkan(?) jadi fansnya Jaejoong ._. semoga Chen seneng(?)

Jjaaaaa, mind to review? :3 review kalian menguatkan aku lho :D I read all of your review, walaupun aku ga sempet bales ;;_;; terribly sorry for that, but thanks for all your support :D