Cat: Chappy-nee…
Chappy : Ya, cat?
Cat : Aku mau maen dulu, nyo…
Chappy : Gak boleh…
Cat : Kenapa, nyo?
Chappy : Selesaein dulu ni fic, GAK MAU TAU!
Cat : Ahuk, ahuk, T.T
Disclaimer : TITE KUBO SENSEI TUK SELAMANYAAA!XD
Genre/rate: Adventure, humor (mungkin, nyo)/T
Warning : AU, OOC, abal, garing kres-kres, gaje, etc lah…
Summary: Ichigo dan kawan-kawan berpetualang di dunia Dokapon! Tujuan mereka adalah mengalahkan Aizen the Devil,banci perkasa yang menguasai dunia Huco Mundo, dunia para gagah berani mereka melakukan petualangan dari kota ke kota, desa ke desa, bahkan melewati berbagai rintangan yang aja petualangan mereka!XD
DokApOn JOurNEy ala BLEACH
Chapter 1 Beginning

"Oke, 'tolong' bantu aku untuk mencari beberapa orang untuk membunuh si banci Aizen,…PUAS?"
"Anak pintar, oke, pencarian dimulai! "aku capek musti berada di dunia AU ini terus…==…
"Ooi, Ichigo, pinjam duit dong! "apa? Siapa itu? Oh…si makhluk baboon berambut merah,*author dikemplang* bernama Renji Abarai.
"Enak aja, dasar bandit kere, gak bisa nyari job yang lebih BAGUS dikit ya?"
"Menurutku job ini paling keren, boy. +yailah, make kata boy segala+"
"Heh?"

Bandit bisa bertarung ga ya? Kalo bisa apa mending kurekrut? Mungkin dia mau…jadi korban ntar buat pasukanku lari, dia yang ditinggal…*jahat amat ni Ichigo*Ah, tidak, tidak, aku nggak kaya gitu.

"Apa yang heh?"
"Kau bisa bertarung nggak, Ren?"

"Bisa lah, jaman gini gak bisa bertarung? Gengsi! "dengan pedenya si kepala nanas di depanku ini berkata begitu. Padahal ketika terakhir aku bermain dengannya dia langsung lari ketakutan sambil terkencing-kencing melihat foto pocong *kok bisa* yang tidak sengaja aku tunjukkan di bioskop+tambah aneh ni…+.E,emmm, mungkin sekitar setengah tahun yang lalu kali…

"Oke, kau ikut denganku,"
"Iih, buat apaan? Najis mesti ikut ama elu…"
"Emang kenapa? Waktu dulu kan kamu sendiri ngikut-ngikut aku terus, ding. sekarang malah bilang najis. Eh, gue ini rajin mandi, ga kaya elu yang mandi 2 taon sekali, babboon!"
"ENAK AJA LU NGOMONG! Gue mandi 1 hari 2 kali kok. Normal kale…. Gue najis ama elu karena kan elu udah remaja nih, gak kaya dulu, apalagi setipa cewek kamu tolak, pasti elu YAOI kan!"
"WHAT? JADI ELU MIKIR GUE BAKAL NGAPAIN HEH! DASAR OTAK KOTOR GAK TAU MALU!"

Eh,eh, emang juga tiap cewe yang datang ke kerajaan ini aku tolak pas mereka nyatain perasaanya, tapi ingat satu hal kalo : GUE INI BUKAN YAOI!IIh, yaiks… mikir aja bisa nyampe situ.*gemetar* +Cat: aang, tapi kan cat suka pair IchiHitsu juga,/n\*digaplok sandal ma readers*+

"Jadi tujuan gue ikutin elu buat apa?"
"Lah? Kan harusnya 'tujuan elu ngajak gue ikutan apa'kali?"
"Ya itu, tujuan gue ikutan elu apa?"
"Kok nanya gue?"
"LHA ELU YANG NGAJAK GUE, ONGE! Lu kok jadi telmi gini sih?"
"Wah, ada apa nih, ribut-ribut?" apaan tuh?
"Kalian menggangu jalanan aja…" suara yang ini lebih dingin lagi…
"Kurosaki, aku sependapat dengan Hitsugaya-san" nah yang ini apalagi, nadanya mantap nan mengejek *?*

Kualihkan pandanganku pada orang-ornag yang barusan ngomong , mereka…

"Matsumoto-san,Toushiro, Ishida? Ngapain kalian disini?"
"Aduh, aku nyesel ngomong sama kamu, mending gue jalan lurus aja gak menghiraukan kalian yang sekarang bak anjing dan monyet…"WHAT? Jadi anjingnya gue nih? Dasar si pendek ubanan sialan! Namanya Hitsugaya Toushiro, mage terpendek yang pernah kutemui. Herannya dia bisa jadi mage, padahal harusnya jadi kurcaci buat snow wet,eh, snow white aja!
"Kelihatannya kau baru berpikir aku ini 'mage terpendek yang bisa kau temui yang harusnya jadi kurcaci ubanan' ya?" katanya dengan nada yang…sangat dingin bagai es di kutub utara.
"Salah kali, aku berpikir kalau 'kau ini mage terpendek yang pernah kutemui yang harusnya jadi kurcaci buat snow…apaan gitu' kok!"

DUAGH, JEDER, KROMPYANG…

Suara yang indah itu berasal dari tendangan dan sihir THUNDER dari si ! Sakitnya mantap! Sialan! Aku hanya bisa terduduk sambil meringis karena sakit yang membuatku kesemutan ini.
"Nah, kau harus menjaga mulutmu di muka umum, Kurosaki."kali ini pasti si Ihida Uryuu. Paladin berkacamata yang aneh bin ajaib ini. Dia anak dari seorang paladin yang dulunya masih menginvasi berbagai tempat atas nama Yahweh, mungkin, gue lupa atuh…*readers swt*Tapi alhasil ketika ayahnya yang pemimpin pasukan itu menikah, malah pekerjaan paladin menjadi seperti pengawal kerajaan.+note: jangan percaya yang ini dulu, author cuma ngarang bagian yang ini,nyo*plakk*+
"Wih, Ichigo harusnya kena sihir yang lebih mengerikan loh kalau sekarang taicho sedang fit, hehe"dia ini Matsumoto Rangiku, wanita yang kadang sifatnya sulit ditebak dan… ehm… mempunyai bentuk tubuh yang bagus, menurut pendapat orang-orang. Dia memanggil Toushiro dengan taicho karena memang Toushiro yang memimpin pasukan penyihir battalion 10 di kerajaan.
"Harusnya gue summon aja Hyourinmaru sekalian,"hoeh, jangan bos, aku bisa beku duluan pas dia udah di summon.

Normal PoV

"HOOOI, ICHIGO!" teriak Renji pake toa yang dicuri dari kelompok drumband.*?*
"APA, BUDEEEG!"
"Jangan kacangin aku, tujuan lo ngajak gue buat ikut elu tuh apaan?"
"Hee? Ichigo ngajak Renji buat apaan?"
Dengan segera Ichigo bangun untuk memberitahu tujuannya mengajak Renji ikut dengannya, yaitu untuk membasmi Aizen the Devil sama anak , Toushiro, Matsumoto, dan Ishida manggut-manggut tanda mengerti.
"Ichigo, aku ikut deh" kata Matsumoto yang sepertinya tertarik dengan petualangan , beruntung kau Ichigo, sudah dua orang yang mau ikut tugas yang diberikan ayah 'tercinta'.
"Baiklah, aku ikut, tidak akan kalah darimu dalam hal bertarung"
"Oke, aku ikut deh, Ichigo, kayanya seru juga,"
"Makasih Matsumoto-san, Ishida, Renji…"
Kali ini semua mata tertuju pada kecil itu pun hanya pasrah dilirik 2 pasang kitten eyes, karena puppy eyes sudah sering mereka pakai. Kitten eyes dari Ichigo dan Matsumoto.
"Oke deh, aku ikut…"

Ichigo's PoV

Sesampainya di kerajaan, aku melihat Rukia bersama Inoue sedang makan kue sus, mana makannya pake acara minum teh segala. *author mulai ngiler* Eh, gue juga ngiler ding.*kok kamu bisa denger kata-kata author?* balik ke cerita, aku menghampiri Rukia yang sedang belepotan krim sus. *author dikacangin…:1*
"Mahap Ichigoh, ahku chumha khethemu shathu horang.*maaf Ichigo, aku Cuma ketemu satu orang.* "katanya dengan mulut penuh. Ni anak pernah makan kue sus gak sih? Tapi mukanya tuh ngegemesin aj… mulai lagi ni otak kok ngelantur entah kemana.
"Harro, Khurosakhi-khun,*hallo, Kurosaki-kun* "ini juga, Inoue Orihime, Spy yang lebih mirip sama anak kecil yang dadanya tuh… we-o-we. Cis, aku heran kenapa orang kaya dia bisa masuk ke keanggotaan …
"MY SON! APA KAU SUDAH MEMIKIRKAN SIAPA YANG AKAN MEMBERIKAN AYAHMU INI CUCU?GHOOOH! "oh well, selamat menikmati tendangan manis yang kuberikan, ayahku. Mikir aja sampe ke situ.
"Cepat baka-oyajii, kau niatnya mau memberiku tugas membasmi musuh kan?"
"Bahik,bahik, aduh…. Perkenalkan diri kalian masing-masing, please."
"Saya Ishida Uryuu, job paladin, mohon kerjasamanya Kurosaki-san."kata si mata empat ini sambil membetulkan letak kacamatanya.
"Saya Hitsugaya Toushiro, job Mage."kali ini dengan jawaban singkat, padat, lumayan jelas dari si bonsai. Eh, bukan, bukan. Bahaya, kaya'nya tadi dia ngelirik aku dengan tatapan … sshhh, dingin euy.
"Namaku Matsumoto Rangiku, jobku ya witch seksi nan cute, hehe" bhueh? Seksi nan cute?
"Nama saya Inoue Orihime dan job saya spy, Kurosaki-san."ya, biasa aja bisa? Dan kusarankan 'anda' jangan bersikap terlalu sopan pada ayahku yang autis ini.
"Aku Kuchiki Rukia, job saya amazon"oke, aku akui dengan ini sudah kasih Rukia, telah menyelesaikan perkenalan tetek bengek ini.
"Ya, sekarang tugas kami apa…"
"Kamu belum perkenalan, Ichigo."sela si janggut tipis tanpa di komando.
"Buat apa? Kan kau itu ayahku, masa kau sesinting itu samapai lupa nama anak sendiri?"
"Cepatlah, Ichigo."
"Grrr, Ichigo Kurosaki, job fighter…PUAS?"
Dan selamat datang di dunia yang pastinya membuat siapapun akan merasa gaje disini.
TBC

Cat: Nyehehehe, apatah yang kurang buat fic saya?
Chappy: Kurang panjang, kurang lucu, kurang bagus, tambah abal.
Cat: *Pundung di bawah mobil*
Chappy: Cis, anyway and anyhow +?+, udah R di R lagi ya! Emping? Krupuk? Sate? Pizza? Buat author? Silahkan! Asal jangan kebanyakan cabe, dikit aja gapapa,