Yunjae :: Dangerous Love 2

Malam semakin larut, udara yang memang sudah dingin menjadi semakin dingin. Namun berbeda dengan perasaan Jaejoong saat ini yang semakin panas mengingat hal yang dibacanya tadi, ia masih saja tetap terjaga dengan udara sedingin ini

Jaejoong berjalan keluar kamarnya menuju lemari pendingin untuk meminum air yang mungkin dapat sedikit mendinginkan pikiran dan perasaannya yang panas dan bergejolak

"Tidak mungkin, itu hanya fanfic… fanfic… fanfic…" rancaunya kesal

"Fanfic… fanfic… kulit… kulit… KULIT?" kagetnya

"Ahhh… Apa maksudnya ini?" kesalnya berlari menuju kamarnya kembali

Pagi yang cerah tiba, namun cerahnya pagi ini tetap tidak mampu menenangkan gemuruh di hati Jaejoong sejak semalam dan justru malah bertambah masalah baru, Junsu dan Changming yang tiba-tiba hilang entah kemana

Yunho, Jaejoong dan Yoochun serta sang manager berkumpul di ruang tengah

"Apa? Changmin dan Junsu menghilang?" teriak sang manager melihat Jaejoong dan Yunho yang tertunduk di sofa coklat itu juga Yoochun yang berdiri dibelakang mereka

"Meraka pasti keluar kemarin malam" jawab Yunho dengan nada menyesal dan tetap tertunduk

"Aish… Mereka itu" kesal sang manager

"Apa yang harus kita lakukan, Hyung? Apakah kita harus mencari mereka dulu?" Tanya Yoochun

"Aku yang akan mengurus ini, kalian bersiap-siap saja" jawab sang manager

"Tapi…" pinta Yoochun

"Cepatlah! Aish… Kalian ini…" kesal sang manager dan berjalan meninggalkan mereka

Ketiganya hanya mendesah pasrah dan mengikuti perintah sang manager untuk menyusun semua perlengkapan... Yoochun telah siap memasukkan semua tas miliknya ke dalam mobil yang akan membawa mereka

Jaejoong berjalan keluar villa sambil mendorong tas abu-abu miliknya juga sambil mengemut lollipop kuning di bibir merahnya, pikirannya kembali melayang pada kejadian beberapa saat sebelumnya

"Jaejoong-ah, apa kau butuh bantuan untuk menyusun barang-barangmu?" Tanya Yunho tiba-tiba mendekat kepada Jaejoong yang masih termenung di atas sofa coklat itu

"Tidak perlu" jawabnya langsung karena terkaget dan berjalan cepat menuju kamarnya

"Yoochun-ah… Aku ingin mengatakan sesuatu" ucap Yunho berbalik menatap Yoochun

"Ah… Apa Yunho akan memberitahu Yoochun bahwa ia menyukaiku?" batin Jaejoong melihat Yunho berbisik kepada Yoochun sambil meliriknya sekilas

Jaejoong tersadar dari lamunannya dan menatap Yoochun sambil melepas lollipop itu dari mulutnya

"Ya… Kenap tidak aku tanyakan langsung pada Yoochu?" ucapnya pada diri sendiri sambil berjalan ke arah Yoochun

"Yah! Yoochun-ah…" panggilnya

"Hyung… Junsu dan Changmin akan baik-baik saja kan? Aku sangat khawatir" Tanya Yoochun langsung berbalik menatap Jaejoong dibelakangnya

"Ya… Meraka pasti akan baik-baik saja" jawab Jaejoong salah tingkah

"Oh… tapi Yoochun… tadi saat di villa kau dan Yunho…"

"Oh! Lolipop ini… rasa kacang, kan?" ucapan Jaejoong terpotong oleh hentakan Yoochun yang mengambil lollipop dari tangannya

"Eumm…." angguk Jaejoong

"Ini kesukaan Changmin" ucap Yoochun memakan lollipop itu dan pergi dari hadapan Jaejoong

"Biar aku yang mengangkat tasmu kedalam mobil" aju Yunho tiba-tiba yang sudah berlari dan berada tepat dihadapan Jaejoong sambil memasukan tas abu-abu Jaejoong kedalam mobil

"Tidak usah" jawab Jaejoong mencoba mengambil kembali tasnya

"Tunggu sebentar… Tunggu dulu…" tiba-tiba seseorang pria setengah baya berlari kearah mereka

"Aku menemukan ini… bola ini aku temukan dibawah bukit" ucap pria itu sambil menunjukkan bola sepak yang sangat jelas milik Junsu

"Ini…" sang manager yang entah sejak kapan berada disana mengambil bola itu, ia menatap Yunho dan Jaejoong bergantian

"Oh! Ini milik Junsu!" ucap Yoochun tiba-tiba

"Paman, kami harus pergi sekarang, jika ada sesuatu tolong segera beritahukan pada kami" ucap sang manager