Clash Of The Zombies

Chapter 2 : The Angel Project

oOo

Sakura menelusuri jalan setapak dihutan. Dia sedikit ketakutan. Karena dia sendirian. DI pulau terisolasi. Dan dia sama sekali tidak menemukan satupun orang di pemukiman atau yang lainnya. Bahkan seekor kucing pun tidak ada.

Dia sedikit kaget. Ada sebuah laboratorium disini. Dia mengetahuinya karena di pintu otomatisnya tertulis ; 'Uchiha's Labs'

Uchiha? Bukannya itu nama keluarganya Sasuke? Ah, masa bodoh, dia akan memasukinya. Mungkin dia bisa menemukan alat telekomunikasi didalam.

oOo

"Hosh… Hosh…"

Shikamaru menarik nafasnya dengan cepat.

Sementara Ino gemetar karena paniknya. Sampai-sampai menjatuhkan rifle-nya yang dipungutnya dari Shikamaru.

"Sialan! Makhluk apa sih ini?! Kenapa menyerang tiba-tiba?!"

Gerutu Shika.

"A-aku sudah… Membunuhnya… Membunuh seorang manusia…"

Gumam Ino ketakutan. Ia tersungkur ditanah.

"M-Manusia? Oh, Astaga…"

Shikamaru terkejut setengah hidup. Makhluk yang dibunuh Ino memang tampak seperti manusia, tapi agak aneh pada bagian tertentu. Dan berdasarkan fisiknya, ini adalah lelaki.

"Ino, Tenanglah! Kita tidak tahu apa yang terjadi disini. Kau tidak bersalah. Kau tadi hanya berpikir untuk melindungiku. Dan itu adalah tindakan yang tepat."

Ucap Shikamaru sembari mengelus-elus pucuk Ino.

"Kalau kau tidak menembaknya, aku pasti sudah mati."

Lanjut Shikamaru.

"S-Shikamaru… B-Bahumu berdarah…"

Ucap Ino.

"Akh, Sialan. Dia menggigitku tadi… Jangan khawatir. Lebih baik kita cari pertolongan."

"Iya…"

oOo

Sementara itu disebuah rumah…

"Karin. Kau bisa meretas komputer ini? Kemungkinan besar kita akan mendapat informasi dan bisa menghubungi markas pusat."

Ucap Sasuke.

"e-eh? I-Iya."

Karin mulai meretas komputer itu. Ia memang berposisi sebagai Hacker dan tenaga medis junior di tim ini.

"Sasuke-kun, aku berhasil meretasnya!"

Seru Karin.

Sasuke mulai menggerakkan mouse komputer untuk memasuki file dokumen-dokumen. Dan betapa terkejutnya dia ketika mengetahui kalau nama kakeknya juga ikut didalamnya.

Angel Project. Runned By Uchiha Madara'

Ia terus membaca dengan serius. 'Tanpa menyadari ada yang menyelinap diantara kegelapan…

Sreg

"S-Sasuke-kun… Ada sesuatu dibelakang kita…"
Ucap Karin gemetar.

"Aku tahu. Kuperkirakan ada dua buah."

"B-Bagaimana ini?"

"Tunggu aba-abaku…"

"Sekarang!"

Dor! Dor! Dor! Dor!

Sasuke menembak dengan asal. Dan Karin bersembunyi dibelakang punggungnya.

"Shit! Makhluk apa Itu?!"

Umpat Sasuke.

Ketika salah satu dari dua makhluk itu jatuh, Sasuke dan Karin dapat melihat wujudnya. Seperti manusia pada umumnya. Tapi tidak memiliki mata, dan mulutnya berisi ratusan gigi taring. Setelah diperhatikan baik-baik, ternyata bentuknya seperti kadal. Karena memiliki ekor panjang dan lidah yang juga panjang, dari lidah itu, keluar air liur. Tapi setelah liur itu membasahi lantai, keramik marmer itu perlahan melepuh dan menghancurkan struktur lantai itu.

GRRAAAAA

"KARIN AWAS DISAMPINGMU!"

Seru Sasuke, Dia menembak makhluk itu tepat dikepalanya. Dan didetik kemudian, makhluk itu tersungkur dengan mengeluarkan cairan putih.

"Sialan."

Umpat Sasuke.

"Karin, cari di komputer itu, adakah yang namanya Angel Project?"

Perintah Sasuke.

"I-Iya. Ada satu. Tapi terinfeksi virus. Kalau kita membukanya, filenya akan menghancurkan diri sendiri."

"Sial, kalau begitu kita cari dulu teman-teman kita. Bisa saja mereka menemukan sesuatu 'kan?"

"Kami memang menemukan sesuatu!"

Sebuah suara menimpali.

Sasuke dan Karin memasang kuda-kuda. Dari pintu muncul dua siluet bayangan, beserta satu siluet hewan.

"Kiba"

Ucap Sasuke.

"K-Kami kebetulan lewat dan mendengar suara tembakan."

Ujar Hinata.

"Yah, jadi kalian juga menemukan monster disini?"

Tanya Kiba.

"Seperti yang kalian bilang."

Ujar Karin.

"Kami menemukan file data tentang Angel Project. Dan sepertinya Proyek ini bisa membantu kita keluar dari pulau ini"

Jelas Sasuke.

"Wah, kebetulan sekali, Akamaru juga menemukan buku tentang virus berbahasa inggris disekitar sini"

Dalih Hinata.

"Dan kalau menurut buku, Si Angel Project itu ada disebuah lab dipulau ini."

Kata Kiba lagi.

"Kalau begitu ayo, kita kesana."

oOo

Sakura terhenyak dengan keadaan lab ini. Semua berantakan, dan dipenuhi dengan cakaran dan darah dimana-mana. Dia tidak tahu apa yang terjadi dilab ini. Dan sepertinya dia tidak mau tahu akan hal itu.

Kaki jenjangnya menyusuri sebuah koridor. Keadaan makin parah disini. Banyak cakaran dan semua fasilitas yang rusak. Dia menemukan sebuah ruangan dengan berbagai peralatan komputer. Ditengah ruangan terdapat sebuah tabung raksasa seukuran manusia tanggung. Tapi Kaca depannya sudah pecah, dan disekelilingnya terdapat cairan hijau terang.

"Ini tempat percobaan manusia…"

Ucapnya sedikit gemetar. Apakah Uchiha bisa melakukan hal sekeji itu?

"Angel Project?"

Ucapnya heran saat melihat plat besi ditempel dibagian atas tabung itu.

GRRRRRR….

Terdengar sebuah geraman liar didekat Sakura. Sakura langsung memasang kuda-kuda. Dia memegang Revolvernya dengan erat. Seolah-olah hidupnya tergantung pada pistol berukuran sedang itu.

GRRAAAAA!

Dari sisi kanan Sakura muncul lima makhluk bongkok, seperti manusia, tapi keadaannya sangat memilukan. Rambut acak-acakan, pakaian compang-camping, berkuku dan bergigi tajam.

"J-Jangan mendekat! Atau aku akan menembakmu!'

Ancam Sakura.

Tapi makhluk itu sama sekali tidak berhenti. Malah terus mendekat dengan jalan pincang.

Dor! Dor!

Sakura menembak makhluk itu dengan dua tembakan dibagian dada. Seharusnya dia sudah mati. Tapi makhluk itu malah bangkit. Dan berjalan lagi. Semakin dekat. Sakura merasakan kalau keringatnya bercucuran karena tidak ada pintu keluar. Semakin dekat, Sakura mengucurkan air matanya.

Dan akhirnya sudah didepan mata.

"GRRAAAAA!"

DOR! DOR! DOR! DOR! DOR!

oOo

Ino memapah Shikamaru yang sudah pucat pasi. Darah tak henti-hentinya mengalir dari bahu kanannya yang terluka. Sejauh ini, dia tidak melihat adanya makhluk aneh yang menyerang mereka. Pokoknya dia harus mencari pertolongan untuk Shikamaru bagaimanapun caranya!

"Ino~!"

Sebuah suara yang tak asing terdengar.

"K-Karin!"

Seru Ino. Dia sampai mengeluarkan air mata karena leganya. Akhirnya dia menemukan manusia yang hidup disini selain dirinya dan Shikamaru!

"Ada apa dengan Shikamaru?"

Tanya Kiba.

"Di-Dia digigit oleh salah satu monster disini.."

Jelas Ino sembari terisak pelan.

"Sialan! Dia menggigit Shikamaru! Kita harus cari penawarnya!"

Umpat Kiba.

"P-Penawar?"

"Iya. Kalau dibiarkan terus, Shikamaru bisa menjadi Salah satu dari MEREKA."

oOo

Kiba dan Sasuke memapah Shikamaru menuju lab. Akhirnya mereka menemukan lab itu setelah melihat denah di buku yang ditemukan Akamaru. Sekarang tinggal mencari The Angel Project. Sayangnya, dari tadi mereka hanya menemukan makhluk-makhluk aneh itu disana. Dan terpaksa mereka harus mengesekusinya sebagai tindakan pencegahan.

"Peluruku tinggal sedikit…"
Ucap Ino.

"Aku sudah habis."

Kata Karin.

"Kita tidak boleh menembak lagi. Gunakan seperlunya saja."

Ucap Sasuke.

"Aku sudah tidak tahan lagi berjalan…"

Ucap Shika. Wajahnya menjadi pucat pasi. Dia duduk di pertigaan jalan.

"Bertahanlah, Shikamaru! Kita akan menemukan si Angel itu bagaimanapun caranya!"

Seru ino.

"Tinggal sedikit lagi…"

Ucap Sasuke.

Dari pintu disebelah kanan mereka mengeluarkan suara menggedor-gedor. Diikuti suara raungan liar yang haus darah. Semakin kuat dan semakin kuat, pintu baja itupun hancur, darinya muncul ribuan makhluk haus darah yang berjalan kearah mereka.

"SIalan!"

Umpat Kiba.

"Kita tidak boleh meninggalkan Shikamaru disini!"

Ucap Ino.

"Pergilah! Biarkan aku disini!"

Seru Shikamaru.

"Tidak! Kami tiak akan meninggalkanmu disini dan dimakan oleh mereka!'

Para manusia monster itu berlari dengan penuh nafsu. Mereka menyerbu kelompok itu hingga…

DOR DOR DOR DOR DOR

Lima buah peluru menembus AC di ruangan itu. Dan tak lama AC ruangan itu meledak, dan menghanguskan para makhluk itu.

"SIAPA-…"

"Sakura!"

Seru Ino sembari memeluk Sakura.

"Syukurlah kau selamat!"

Ucap Ino.

"Iya. Aku bersyukur bertemu dengannya."

Ujar Sakura sembari menunjuk orang disampingnya.

Serentak Ino dan yang lain melihat orang yang berada disamping Sakura. Seorang lelaki tinggi berambut pirang sebahu, bermata biru laut, dan kulit tan yang eksotis, dan dikedua belah pipinya terdapat tiga garis halus yang membuatnya semakin manis. Ia mengenakan rompi hitam dengan retsleting merah dan celana panjang hitam yang ngepas. Dia mengenakan katana pedang dibelakang dan beberapa kantung tambahan untuk menyimpan senjata.

Sontak Ino dan Karin merona melihat wujud fisik lelaki yang tadi menyelamatkannya tadi. Maksudku, kapan kau bisa melihat lelaki tampan dan manis di pulau yang terisolasi?

Rupanya diantara makhluk tadi masih ada SATU makhluk lagi. JAUH lebih BESAR, BAU, dan tampaknya jauh lebih BERBAHAYA dari sebelumnya.

"Smoker.."

Gumam Lelaki misterius itu.

"Diam disini. Jangan bergerak,"

Suruhnya, yang lain hanya menurut.

Lelaki itu mengarahkan snippernya kearah kepala makhluk itu. Dan melancarkan tiga peluru kesana. Sang makhluk meraung dan menggeram kesetanan, Dia berlari menuju lelaki pirang itu, dan lelaki itu mengeluarkan pedang orientalnya,dan berlari kearahnya. Ia berlari dengan kecepatan yang luar biasa tinggi, dan dalam sekejap mata, sang monster ambruk dengan tubuh terpotong jadi dua lain hanya tertegun melihat hal itu. Kenapa dia bisa bergerak secepat itu?

Lelaki itu menatap Shikamaru yang ngos-ngosan. Dan mengarahkan pistolnya yang lain kearahnya.

"Kalau kau pikir akan membunuhnya sekarang, aku tak akan membiarkanmu."

Ucap Ino, dia berdiri didepan Shikamaru sembari merentangkan tangan.

"Dia sudah digigit."

Ucap lelaki itu datar.

"Walaupun begitu! Aku akan menemukan Angel Project yang akan menyembuhkannya!"

Seru Ino.

"Hah, Angel Project, eh? Baiklah kalau begitu. Sudah berapa jam kau tergigit?"
Tanya Lelaki itu sembari menurunkan senjatanya.

"Hosh… dua jam… Hosh.."

Jawab Shika terengah-engah.

"Kau beruntung. Baru dua jam. Kalau kau melewati lima jam, kau pasti sudah menjadi salah satu dari MEREKA Khukhukhu…"

Ucapnya sembari terkekeh.

"Kenapa kau tertawa?! Padahal dia sedang berjuang untuk hidup!"

Seru Kiba protes.

"Aku hanya merasa lucu saja."

Ucap lelaki itu tanpa memudarkan senyuman tipisnya.

"Angel project katamu? Tadi aku melihat tabung bertuliskan Angel Project. Tapi tabungnya sudah pecah"

Ujar Sakura.

"HAH?! Jadi bagaimana dengan Shikamaru?! Berarti semua yang kita lakukan ini Sia-sia?!"

Keluh Sasuke.

"Tabung itu tidak menyimpan apa-apa. Tidak ada yang berguna dari tabung itu."

Ucap lelaki itu.

"Apa maksudmu?"
"Kau sudah tahu sampai disitu tentang Angel Project, tapi belum mengerti? Biar aku mengucapkannya secara singkat."

Semua orang disana mendengarkan dengan hati-hati, menunggu apa yang akan dikatakan oleh lelaki misterius itu.

"Angel project adalah seorang makhluk hidup."

"Kalau begitu, dimana dia sekarang?"

Tanya Sasuke.

"Apa kau tidak menyadarinya? Akulah Angel Project "

TBC TO CHAPTER 3

oOo