Khu khu…~~

Ini dia chap 2nyaa~~ Bahasanya di sini mungkin rada di ubah dikit._.v yang kmaren kebanyakan 'gue' ato gak 'lo'nya di sini rada di ubah._. kecuali yang lepas dari pengawasan, itu, kata2 'gue'-'lo'nya mungkin masih ada /terserah deh -_- /dilempar

Oia, ini di tagnya, Aomine sama OC, tapi terserah, menurut readers aja, maunya OC ato Readers. Tapi disini namanya tetep di tulisin (readers)._.v /dasar males mikir nama! *marain diri sendiri*

Yosh~~

Kalo gasuka, GA USAH BACA. Tp, semoga pada suka ya~~ hehe ;p

Warning : Abal, capruk, absurd, rada typo, mungkin rada OOC._.v (+ ga nyambung sama judul

Disclaimer: Kurobas punyanya Tadatoshi Fujimaki, bukan punya saya. Tapi yang lain dari anak2 kurobasnya punya Rika._.v

.

Met baca minna~~ B)


SUKA SIH… TAPI…,-


2#

.

.

.

Aku tidak bisa melihat siapa orang yang aku tabrak itu.. tapi sepertinya dia tinggi., aku menabraknya di sekitar bagian dadanya.

Karena penasaran aku pun melihat siapa orang yang lagi apes itu, aku pun mendongak ke atas…

.

.

.

"A…..?!"

'A-AOMINE-SENPAI?!' teriakku dalam hati. Hapir saja, ketika aku mau membuka mulut untuk teriak, aku langsung buru-buru nutup mulut, biar gak tengsin… (?)

'Eeh…..?! yang aku tabrak barusan Aomine-senpai?! Gimana nih? Jangan panik… jangan panik…, tenangin diri dulu….'

Aku berusaha untuk menenangkan diri. Tapi…, kayaknya mau segimana di tenangin diri juga tetap saja mukaku tidak bisa merahasiakannya.

Kurasa mukaku sekarang sudah merah… meraaaaaaaah banget, aduh, gimana dong, makin bingung nih…

'mampus gue…, ini muka engga bisa di ajak kompromi banget sih, bisa gak sih, ini muka, gak merah pas lagi malu…. Enaknya sekarang aku harus gimana ya?,aduuh, siapapun, tolong bantuin…' rengekku…

Tapi, memangnya ada ya, yang bisa mendengarku berbicara sendiri di dalam hati? aku lihat lagi wajah Aomine-senpai, muka Aomine-senpai terlihat sangat bingung, melihat ku yang sedang kebingungan sendiri…

'memangnya aku kelihatan kayak orang yang salah tingkah banget ya?, aku harus gimana nih, mesti gimanaaa' mukaku makin memerah.

'sudahlah, lebih baik aku langsung kabur saja!, langsung beres!' (beres dari mana-_-)

Tanpa melihat lagi ke orang yang tadi aku tabrak, aku pun langsung tancap gas pergi dari kantin.

Setelah keluar dari kerumunan orang-orang di kantin aku lupa kalau sudah meninggalkan Akari-chan yang masih bertempur di dalam….. (?), dan lupa untuk membeli makanan….

.

.

.

-AOMINE POV-

.

'sialan, tempat ini ternyata penuh banget…, mendingan tadi tiduran aja di atap…'

batin Aomine saat sedang berdesak-desakan di dalam kantin. Sungguh menyesal rasanya sudah datang ke kantin hanya demi untuk membeli sekotak jus.

'sudah ah, balik ke atap lagi aja, palingan nanti pas sudah dapet jusnya, malah barengan sama bel selesai istirahat' pikir Aomine sambil berbalik badan untuk keluar dari kantin. Tiba-tiba…

DUK

'argh,ada apaan lagi sih ini…' Aomine melihat kanan kiri, mencari sesuatu yang dia tabrak. Tapi dia tidak melihat apa-apa.

Yang ia lihat hanya kerumunan orang-orang dari sudut pandang yang sedikit lebih tinggi (kan Aomine rada tinggi, orang-orang yang ada di kantin itu pendek-pendek, jadi dia kayak yang tinggi sendiri :v).

"ah.., gomen…" tiba-tiba terdengar suara…

Dari arah depan dadanya, sepertinya itu orang yang menabraknya…

ternyata benar, begitu ia menunduk ke bawah, ia melihat ada seorang gadis yang lebih pendek darinya, yang lagi 'mentok' di dadanya.

Gadis itu pun mendongakkan kepalanya, berdiam diri sebentar, lalu dia membuka mulutnya… teriak?

"A…..?!" ia pun langsung buru-buru menutup mulutnya. Tidak jadi berteriak.

Mukanya merah… pasti dia malu, 'haha.. tapi, tadi dia mau teriak apa ya? A? maksudnya Aomine?,eh, gimana dia bisa tau nama gue, orang yang paling kece ini? (coret-narsis)... Mukanya ko merah banget kayak gitu sih? Memangnya kalo tabrakan gitu aja semalu itu ya?... tapi kalo di liat-liat mukanya manis juga kalau lagi blushing kayak begitu… namanya siapa ya?, kok kayaknya sering liat… dimana ya? Hem…'

Aomine berfikir keras. Ada banyak pertanyaan muncul di kepalanya.

Tapi, karena jadinya capek kebanyakan mikir, dia jadinya males buat nanyain pertanyaan-pertanyaan itu.

Ketika Aomine lagi asik mikir (emang Aomine bisa mikir? /eh?), tiba-tiba, ia baru sadar kalau gadis yang tadinya ada di depan dadanya, sudah tidak terlihat lagi.

Ternyata dia lari kabur pergi dari kerumunan orang-orang di kantin.

Yang terlihat hanya punggungnya, dan rambutnya yang terurai panjang. 'hem….. yasudah lah…. Lupakan…' Aomine pun kembali berjalan keluar dari kantin menuju ke tempat tidurnya di atap sambil memasukan kelingkingnya ke telinga lalu menguap. 'ngantuk~~'.

.

.

.

-READERS POV-

.

'aduuuuuuh, malunyaaaa!'

Ingin rasanya pergi ke tempat yang tidak ada orangnya, lalu berteriak sekencang-kencangnya. Aku berjalan di koridor, kembali ke kelas.

.

.

.

*sesampainya di kelas*

.

Aku pun langsung menghampiri kursiku. Duduk. Diam. Berusaha menenangkan diri.

Satu detik

Dua detik

Tiga detik

#blushhhh#

Teringat lagi… 'lupakaaaaaan!'

.

*pintu kelas terbuka*

.

"oi (readers)-chan!, kok kamu ninggalin sih, aku nyariin kamu tau!" orang yang tadi membuka pintu langsung menghampiriku dan berpura-pura cemberut. Yang ternyata adalah Akari.

….

"oh iya! Lupa! Hehe, soriii *tehee* gomen~~" aku yang tadi bingung kepanikan sendiri lupa kalau sudah meninggalkan Akari di medan perang itu (baca:kantin).

Aku pun melihat makanan-makanan yang Akari bawa. "oh iyaaaa, aku juga lupa beli makanan…" uajarku baru sadar. "minta yaa" tanganku langsung mengambil sebungkus makanan yang ada di tangan Akari tanpa menunggu jawabannya.

.

"tumben, setahuku, kalau kamu sudah masuk kantin *Kraus*, pasti semua makanan langsung di beli *Kraus*. Atau, kalau misalnya sudah rame kayak tadi *Kraus*, kamu bakalan susah keluar dari kantinnya *Kraus*" Akari yang sedang makan menatapku heran.

"a….. gapapa kok… *nyam* gapapa… *nyam* gapa…"

#blushhhh#

Akari berhenti makan, seperti mencium ada seesuatu yang 'tidak beres di sini'. Menatapku lekat-lekat. Matanya di picingkan seakan brusaha mencari sesuatu yang 'tersembunyi'. Dan tiba-tiba mulutnya tersenyum jail.

"kyaaaa~~ ada sesuatu nih kayaknya~~ cerita dong! " sambil menggoyang-goyangkan tanganku dengan tidak sabaran.

"ga-gak ada apa-apa kok!" kataku sambil berusaha menutupi mukaku yang memerah.

"masaaa, ahh, bohong nih… udah tau kok, kalo lagi bohongnya kayak gimana, uda, ceritain ajaa~~" Akari keasikan menggodaku.

"haaaah, yaudah deh " 'huh, anak satu ini memang gak bisa di bohongin -_-'

Kalau masalah kayak begini, udah deh, kalah sama Akari….

"tapi cerita-ceritanya sambil nganterin keluar ya" aku pun berdiri dari kursi

"kemana?" Akari ikut-ikutan berdiri sambil mengumpulkan sampah-sampah bekas makan yang ada di meja. Setelah terkumpul, dia bejalan ke tong sampah, membuangnya, lalu kembali lagi.

"ke toilet…"

"yang di lantai dua ya" kataku melanjutkan sambil mengedipkan sebelah mataku

"ok!"

.

.

.

/TBC/


Khu khu…~~

Hm… menurut readers ini lebih baik dari yang kmaren gak? Ato masih mending yang kmaren dari pada yang ini?._.

Buat yang kemaren REVIEW:

*wuaa, dikirain ga bakalan ada yang review, ternyata adaaaa~ MAKASIH banget XD~~ hehe~~ -nunduk2-*

Misamime: siapa kirana?, lo siapa?, gue siapa?, gue dimana? /Sensor nama cosss -_- /nabok Misa- ditabok balik OAO" /btw… Misa itu makhluk yang sebangku sama Rika._.

Psychoaera: hee~~ makasih XD~~ ini lanjutnyaa XD~~

Kisafuuma: hoo._. sebenernya emang udah di suruh sama temen (Misa) buat ngubah bahasa gaulnya, tapi gara2 udah keburu ditulis semuanya, jadi ribet buat ngeditnya lagi *tehee*. Semoga yang ini lebih baik dari yang kmaren yaa~~ /Rika bakal coba berjuang *masang iket kepala*

Yacchan: Yo Yacchan! sipsip! XD~~ iyaa, kmaren lupa di isi._.v maap yaa~~ ini lanjutnyaa XD~~

NCross: makasih XD~~ /Rika bakal semangat! XD *masang iket kepala 2 biji*. /Uas'ku juga udah selesai! XD *tepar* semoga nilainya bagus u_u /amin~~

Crazy: yah… menurut Rika, memang begitu lah anak cewe yang lagi ngeceng orang…. u_u /karena Rika juga lagi ngeceng…./dan ngejadiin seseorang buat jadi 'Akari'nya Rika /JANGAN CURHAT OAO"/di getok

Yak, kayaknya ini udah kepanjangan /maapkan u_u', soalnya pengen di jawab semuanya._.v

RnR please~~ kalo ada saran lagi bilang yaa~~

.

.


.

Btw… Rika lusa mau pensi, kabaret, terus Rika jadi vampir… tapi sayangnya, bukan jadi kayak vampir2 keceh di anime -_- /GAUSAH CURCOL LAGI DEH /di jitak X_X

(sekali lagi) RnR please~~ ;)