QUIZ RUSUH

.

Welcome and Welcome again di dalam Sekolah Harvest High bersama makhluk-makhluk penghuni setia yang ada di dalamnya kini bersiap menyajikan sajian baru yang tentunya masih fresh—cooking bertabur dengan keanekaragaman rempah-rempah renyah dari penjuru Dunia. Sajian mantap ini bisa langsung dinikmati ditempat sambil menonton Piala Dunia di Brazil tepatnya di depan poster Piala Dunia stadion Brazilnya—ya. Jangan kepedean makan kesono~!

Pagi masih belum ditendang oleh Malam dan Matahari masih menyinari tanah permukaan dengan gempuran dahsyat sinar miliknya. Para siswa sudah berada di kelasnya masing-masing untuk menjalani pelajaran mereka.

Dan dari sekian ratus siswa penghuni sekolah tentunya masih—jangankan masih—PASTInya ada siswa yang suka ngeles ngak ada di tempat duduknya karena masih nyantengin makanan di Kantin, Padahal makan ato jajan di Kantin melanggar hokum di Sekolah no.15 pasal XXII halaman 78—Wow, bahkan UUD kita ngak ada pasal sebanyak itu ya?

Anyway anyhow—Anak-Anak yang ngak tahu diri ini emang udah biasa bolos nyantreng di Kantin sekolah, mereka bisa duduk berjam-jam pelajaran sambil memboyong segala isi kantin untuk dilahap. Seperti kelima siswa yang dapat kita lihat sedang memesan mie paket dobel ini.

Mereka duduk sambil mengeluarkan handphone masing-masing entah bergelut dengan BBM, SMS, SOMED, WECHAT dan sebagainay sambil menunggu pesanan mie dobel mereka tersaji dan diantarkan diatas meja. Setelah sajian mie tersaji di depan—Barulah mereka menyantap dengan santai mie panas plus berhibun tumpuk tersebut tanpa ada keraguan sedikitpun. TAPI MEREKA SALAH! What? Kalo mereka makan dengan tenang itu jelas SALAH!

Baru lima menit menyantap mie—SETAN lewat, atau lebih tepatnya PENJAGAL SEKOLAH lewat. Ini nih baru tantangan siswa badung yang niat melanggar peraturan Sekolah—mereka harus berhadapan dengan Penjagal Sekolah yang legendaris dan ultimate combo ini! Bu Dewi Senja a.k.a salah satu pasukan dari Penjagal 3S yang paling ditakuti Sekolah baik saat mengajar atau menjadi pengawas siswa.

GLEK!

"Kalian punya waktu 5 menit untuk menghabiskan mie kalian—kalau tidak habis dalam waktu yang ditentukan kalian berlima LARI keluar KOMPLEKS!" ucapnya dengan tatapan yang menjanjikan hukuman seberat-beratnya seperti Neraka Tartarus pada kelima bocah pelanggar aturan ini.

Alhasil nasib kelima orang ini harus memakan mie dobel plus telor plus cabe ijo plus saos yang masih panas dan menghabiskannya dalam waktu 5 menit—tapi ngak kesampean juga—mulut udah dower akibat kepedesan dan muka udah merah layaknya baru aja dicelupin kedalem kuali panas. Kelimanya harus membuka baju bertelanjang dada berlari keluar mengitari kompleks diluar sekolah tanpa mengenakan sepatu sedikitpun saat berlari.

Si Penjagal?—Dia hanya berdiri di depan pagar mengawasi dan jika salah satu dari kelimanya tidak berlari dan hanya berjalan saja maka hukuman lari mereka akan ditambah lagi begitu seterusnya.

Satu saran—jangan pernah bermain api dengan si penjagal. JANGAN! Kalau kau ingin selamat di dunia ini dan di akhirat nanti.

Untungnya Trio genk kita ngak terkena masalah dengan si Penjagal—gini-gini meskipun mereka terkenal badung tapi mereka juga harus memperhitungkan mana Zona Aman dan Zona ZONK Sekolah. Mana yang UNTUNG dan RUGI—kebanyakan pemikiran Kai—dan mana yang KALKULASI dan SPONTAN—kebanyakan Gray—ditambah TEBANG PILIH POHON yang ngak nyambung banget dari otak LOLA si Jack!

Ketiganya kini berada di kelas mereka menjadi anak yang rajin walaupun ngak mendengarkan penjelasan Guru P.E yang bernama lengkap Dias—nama belakangnya lupa jadi di skip—yang sedang berceramah di depan kelas.

"Oke, Karena hari ini kita masih belum mula materi Olah raga—Bagaimana kita bermain kuis sejenak, refreshing memory di Pagi hari…" ucapnya sambil menunjuk baris 1 sebagai team 1 dan berikutnya sampai baris ke 4 "Masing-Masing Team membuat nama dan Yel-Yel kelompoknya masing-masing…"

"SAYA PAK!" seru Poupuri dengan suara seribu Toa yang sangat gede nan cempereng itu mengangkat tangan "Kelompok saya namanya THE IMOETZ aja~! Berhubung ketuanya saya sebagai Orang paling Imut disini" ucapnya dengan segala Ke-PDan yang sangat lunar binasa cetarnya.

"BAH! Mengaku aje Loe Imut! Nam aloe khususnya THE CENTILZ aja!" seru Lumina yang entah sejak kapan ada di kelas yang sama meremehkan nama kelompok Poupuri

"WEEK! Yang penting nama kelompok gue ngak ada tandingannya!" sahut Poupuri ngak mau ngalah

"Hah~! Liat nih nama Kelompok Gue yang super-WOW!" sahutnya meremehkan kemudian "PAK! PAK! Nama buat kelompok saya THE SEMOEK ya Pak! A.K.A Selebritas Moeka Cantoek~! Hohohhohoho~" tambahnya dengan suara tawa senang

Guru Olah raga Pak Dias hanya bisa sweatdropped di tempat mendengar adu oceh kedua belah pihak kelompok 1 dan 2 ini.

"Weh-Weh, Kelompok kita apa nih?" tanya Jack berdiskusi pada dua mitranya sambil celingak celinguk "Udah ada Kelompok THE IMOETZ, THE SEMOEK, CAPUNG NGESOT—Nah Nama KECE kita apa nih?"

"AH!" seru Kai nepuk tangan "KAI THE GANTENG itu nama KECE banget!" sahutnya dengan suara kepedean ngak kalah dari Poupuri dengan Lumina

Secara bersamaan Jack dan Gray langsung mendepak Kai keluar bangku sebelum meninggi harkatnya, "Kece mata loe tuh nama mah ABURB!" seru keduanya

"YEEE! Loe berdua—Gue ini emang GANTENG dan emang cocok jadi nama kelompok kita!" protes Kai sambil mendebrak meja

"Loe lebih pantes jadi mascot toilet, Botak" sahut Gray dengan enteng

BEDUKK!

"GWAHAHAHAHAHAHAH MEREK TOILET KAI!" cerocos seluruh barisan sambil ketawa buas mendengar candaan lucu yang ngak bisa kelewatan ini

"HAHAHHAHAHA~ ENTAR ADA MEREK TOILET NAMA DIA~! BWAHAHAHAHA TAMBAH 1 SET PAKET MANDINYA~ GAYUNG~ EMBER~" ucap Jack ketawa puas sambil memegang perutnya

"KAMBING LOE SEMUA! AWAS ENTAR GUE JADI JURAGAN LOE-LOE HARUS SUJUD DI DEPAN KAKI GUE!" seru Kai ngak terima

"BHAHAHHAHA~ JURAGAN BANGKRUT!" tawa Jack dengan puas

"SEMPRUL—Loe Anak RUJAK! Kalo Loe punya nama lebih bagus TUNJUKKIN SINI DI GIGI GUE!"

Jack cengo sebentar "Hah—Nama? Oh—Yeeelah, Gue udah punya NAMA yang SUPER!" sahutnya membanggakan diri "Ngak kayak loe Botak Bohlam—Ide gue pasti lebih Maknyuss~" sahutnya

"Emang ide Loe apa Jack?" tanya Gray kalem "Daritadi kita udah ditungguin tuh sama tiga kelompok yang laen…" tambahnya dengan enteng sambil nunjuk barisan tiga kelompok yang menoleh kearah barisan kelompoknya.

Jack langsung beranjak berdiri "Pak! Nama Kelompok saya BURONAN MERTUA!" sahutnya "Alesannya—Ya, Karena di DUNIA ini laki-laki yang cocok jadi menantu yang biasanya dicari-cari calon mertua~ Jadi kita HIGH CLASS Pak!"

"NAMA APAAN TUH! Loe kira kita Kriminal—!" cerocos Kai

Jack menggaruk kepalanya "OH—Ya! AMANDEMEN, Pak! Khusus buat si Bohlam Lampu dia bukan HIGH CLASS tapi justru Otak Kriminal yang bakal di kejer sama Mertuanya yang Galak itu Pak!" ucapnya curhat

"ANJRITT—Enak aje! AMIT-AMIT GUE! Jangan lagi deh gue dapet nasib begitu—Mau ditaroh dimana muka gue yang ganteng ini, mau ditaroh dimana harga diri gue yang bangsawan ini~" celoteh Kai lebay "Pokoknya gue ngak mau ketemuan sama MERTUA GALAK—!"

"HA! Berarti Loe ngaku doonk kalo Bokap si PINKY POUPURI tu galak—!" dalih Jack mengelak

"BUKAN GALAK LAGI BEGO—ITU TUH SUPER! ANJRIT! Gue udah ngak bisa ngerasain tangan Gue lagi disuruh Push Up sama Scott Jump keliling kompleks dia—SATU KATA! MATI MUDA GUE!" Kai langsung menutup mulutnya yang EMBER tumpah itu

"DARLING KAI BABY—!" amuk Poupuri berdiri dari kursinya "JADI KAMU BERANI NG-HINA DADDY—MY SUPER DADDY-KU!"

Lumina ngak kalah berita juga langsung berdiri "HA! Kai-Cinta udah ngak jelas tahan sama Bokap Loe yang EUWH sok-sok Militer gitu! Please deh, Dimana-mana MY PAPA lebih gengsi daripada bokap loe yang kusem itu Pink!" jelas Lumina "KAI SAYANG—Kamu jadi menantu MY PAPA aja~"

"EH—SEMBARANGAN! KAI BABY! KAMU HARUS TANGGUNG JAWAB SAMA UCAPAN KAMU!" seru Poupuri dengan amarah

"AJIH—BUSET! KOK JADI SALAH GUE—NIH, NIH, SALAHIN SI JACK! SI RUJAK SIALAN—"

"DIH—DIH—enak aje jadi salah gue, Loe sendiri yang nyeplos makanya tuh ya Bohlam—" ucap Jack sambil nepuk bahu Kai "THIN LISS" ucapnya sambil nunjuk dengkuul kemudian "FIILLIN MURE—"

"APEAN SIH LOE—BAHASA INGGRIS AJA SEMERAWUT! YANG BENER THINK LESS FEEL MORE! NTOH!" sahut Kai sensi

Jack nyengir bego "Presenter yang di tipi gue ngomongnya gitu BWAHAHAHAHHA…"

Gray langsung berdiri mengikuti "Daripada loe-loe semua pada rebut mendinggan loe liat tuh disono ada siapa—"

"Hah? Mana-Mana?" semuanya misah misuh melirik kearah dimana Gray menunjuk dan tepat di ambang pintu kelas yang ternyata udah sepi, mungkin Pak Dias udah langsung CIAO duluan karena siswa lagi lembur debat satu sama lain.

"DADDY—!" seru Poupuri girang

Kai hanya menelan ludah sambil melonggarkan kerahnya "MAMPUS GUE!"

Dan ganti tirai—!

Lapangan Sekolah kini dihiasi oleh berbagai teriakan dan seorang bocah botak kini sibuk lari-larian muter lapangan sekolah dengan seorang bertubuh kekar berpakaian tentara di tengah lapangan sibuk meniupi peluit.

"YANG CEPET JALANNNYA—YANG CEPET!" serunya dengan lantang

Hosh… Hosh… Hosh…

"…Nasib Gue…" gerutu Kai ngot-ngottan lari keliling

"MANA JAWABAN KAMU HAH—!" seru Bokap Poupuri lagi merasa Kai belom menjawab perkataannya barusnya

"Iyee… Ni Lari—Lari…" sahut Kai lemes

DHUAR!

Suara shotgun milik sang Mertua Galak yang kini berganti untuk bicara "YANG KERAS DAN LARI LEBIH CEPET—!"

"GAHH—GUE NGAK MAU MATI! SIAP PAK SIAP! NIH LARI!"

DHUAR!

"JAWAB SEKALI AJA!"

"SIAP PAK SIAP!"

Kali ini Kai belajar banyak hal, Pertama dia harus hati-hati ngomongin Bokap si Poupuri yang bisa nongol mendadak kayak jin kecap botol ini, Kedua dia harus ngebales si Bocah Rujak gara-gara hal ini dia ketiban apes! APES!, Ketiga mungkin dia harus nyari calon DOI baru di seberang dunia sana yang BOKAPnya kagak Eksrem kayak gini.

INILAH JERITAN PENYIKSAAN CALON MANTU OLEH MERTUA—Begitu banyak kisah Harvest High yang lainnya—So Stay tune bersama dengan Author Kece

"LOE BUKAN AUTHOR KECE—SIAL!" seru Kai tanpa sadar


Author Notes: Heeya, Litte kembali lagi dengan Trio Rusuh dan cerita super gaje—mungkin ada kesalahan kosakata tapi mohon dimaafkan karena jujur Litte sudah terjangkit virus WB yang begitu lama—Heheheheh