"Ahk! Ahkh! Naarukhh!"Suara desahan perempuan menggema di sebuah ruangan dan menyembut nama pria yang berada di atasnya.
"lebihkhhh! Cphaaathh! Shhh"Pintanya.
"Baiklah Asuna-Chan. Shhh! kau sangat nikmat Asuna"Jawab Pria yang berada di atas sang perempuan bernama Naruto yang menjadi kekasihnya.
Permainan mereka berdua pun mencapai batas dan Naruto menghentakkan pinggulnya sekali sembari menumpahkan Spermanya kedalam kemaluan kekasihnya.
dan Naruto menjatuhkan dirinya di samping tubuh kekasihnya "Oyasumi Asuna-Chan dan terlelap dalam mimpinya. Asuna tak menjawab hanya memejamkan matanya.
Setelah dua puluh menit Asuna membuka matanya dan menolehkan kepalanya dan melihat wajah Naruto dengan tatapan sendu lalu ia bangun dari tidurnya dengan perlahan takut membangunkan Naruto yang masih tergulat dalam mimpinya.
Asuna memungut pakaianya yang berserakkan di mana-mana dan memakainya, setelah memakai pakaian Asuna berjalan kearah pintu kamar sesekali ia menoleh untuk melihat wajah damai Naruto. Tanpa sadari ia meneteskan airmata dan menghapusnya dengan kasar. 'Gomen Naru'Batinya. Dengan itu Asuna melangkah pergi dari Apaterment kekasihnya tak lupa meninggalkan sepucuk surat.
pagi yang cerah untutk beraktifitas. "Ugh! Sudah pagi ya"Ujar Naruto yang telah bangu dari tidurnya sembari menepuk kasur di bagian sebelahnya. sekali lagi Naruto menepuk kasur di bagian sebelahmya sembari menoleh dan ternyata kosong yang di cari-cari sudah tidak ada, dan dengan cepat Naruto bangun. "Asuna"Panggilnya. tak ada respons. Dan Naruto turun dari ranjangnya lalu memakai pakaiannya. "Baju Asuna tidak ada?...Asuna"Seru Naruto.
Naruto menatap sekeliling kamar dan tertuju di meja ada secarik kertas tak ambil pusing Naruto berjalan kearah meja dan mengambil secarik kertas ternyata surat. "Kenapa dia meninggalkan surat?"Tanyanya. Lalu Naruto pun membaca surat yang ia pegang.
To : Naruto.
'Naruto-kun jika kau membaca surat ini berarti aku sudah tidak ada karena aku sudah pergi, dan maaf aku mengatakan ini tentang hubungan kita, kita akhiri sampai disini',
'Dan kau tak perllu mencari ku karena aku sudah pergi jauh, dan kuharap kau mencari penggantiku yang lebih baik dariku'
Satu lagi terima kasih atas satu tahun terakhir
TTD. Yui Asuna.
Setelah Naruto meremas kertas tak berdosa sampai kusut dan melemparnya ke kotak sampah dan Naruto mengambil ponsel dan mengetik nomor Asuna untuk menghubungi Asuna dan apa yang terjadi, Asuna tak menjawab dan hanya suara Operator yang Naruto dengar, Naruto berkali-kali menghubungi Asuna tapi tak ada kemajuan, Naruto telah frrustasi dan Naruto melempar ponsel yang ia gengam ke dinding dengan cukup keras.
'Brak'.
Ponselnya pun terbelah menjadi dua dan kaca Lcd pecah, Naruto hanya mondar mandir karena frustasi. "Sial"Teriaknya.
Naruto Love Story.
By : Monkey D. Abrar
Rate : M 17+
Genre : Romance,Drama
Pairiing : Naruto x Harem.
Warning : Typo,17+, NTR/MILF/Three SomeOne Shot /Two Shot,Semi Covers.
Summary : Hanya kumpulan cerita Love Story Naruto pada beberapa heroine-Heroine Anime.
Cast :
Naruto : 29 Th.
Kirito : 29 Th.
Asuna : 26 Th.
Chapter 2 :
Setelah mendengar penjelasan Asuna hubungan Naruto dan Asuna semakin mesra tentu tanpa sepengatuhan Kirito, dan tanpa sepengetahuan Kirito stetiap malam Asuna pergi menemui Naruto untuk bermesraan dan melakukan hubungan intim. Seperti halnya malam ini.
Apaterment Kirito.
"Ne Kirito-kun"Panggil Asuna.
"Apa"Jawab panggilan dari Asuna sembari mengerjakan tugas kantornya.
"Ano. Etto."Ujar Asuna dengan gugup, dan itu membuat pandangan Kirito mengalihkan pandanganya dari tugas-tugasnya ke arah Asuna dan menunggu penjelasan Asuna.
"Etto! Naruto-San menawariku pekerjaan sebagai Koki di Restaurantnya"Jelas Asuna.
Restaurant ya Naruto memiliki Restaurant sendiri dan Restaurantnya cukup terkenal dan Naruto telah buka cabang setiap Kota, Ame,Kumo, Kiri,dan Konoha sebagai pusatnya sebenarnya Naruto diminta Tousanya untuk mengola perusahaan Namikaze corp di Tokyo tapi Naruto menolak dan Naruto hanya meminta modal untuk membuat usaha sendiri tentu di respons positif oleh kedua orangtuanya, dengan satu syarat jika usaha Naruto jangka dua tahun tidak berhasil maka Naruto mengola perusahaan keluarganya tentu Naruto menerima syarat yang di ajukkan oleh Tousannya, lalu Naruto mengusulkan kakaknya Namikaze Kurama untuk memimpin perusahaan keluarganya untuk dua tahun kedepan.
Setelah dua tahun Usaha Restaurant dengan label Ichiraku Naruto berhasil dan memenuhi syarat di ajukkan oleh Tousandnya.
Oke kembali ke cerita.
"Hm...jadi?"Tanya Kirito.
"Mou.. aku meminta persetujuanmu boleh ya lagian aku kesepian di rumah terus"Keluh Asuna padahal setiap Kirito berangkat kerja Naruto menyelinap ke Apaterment untuk bermesraan dengan Asuna.
"Hah baiklah pulang kerjanya sampai malam tidak".
"Hm kata Naruto-San buka Restaurantnya buka 24 Jam aku dapat bagian pagi sampai sore tapi jika mengambil Shift malam tak apa katanya"Jelas Asuna.
"Oh baiklah".
"Benarkah Arigatou"Sembari menerjang tubuh Kirito dari samping. Kirito hanya tersenyum dan menaruh kertas tugasnya ke atas meja dan menerjang tubuh Asuna.
"Kyaaa Kirito-kun"teriak asuna.
Kirito kini menindih tubuh mungil Asuna dan wajahnya akan mendekat degan wajah Asuna tapi di tahan oleh Asuna dan berkata. "Kau bilang bangun pagi kan, dan berangkat ke kantor pagi-pagi karena di kantor kau memprentasi laporanmu kan"Jelas Asuna.
Kirito yang mendengar penjelasan Asuna dengan pasrah menyingkir dari tubuh Asuna dan merebahkan dirinya di samping lalu Asuna tersenyum dan menarik selimut untuk menghangatkan tubuh mereka.
Setelah beberapa menit Asuna membuka matanya dan menengokkan kepalanya kesamping untuk melihat Kirito yang telah tertidur, Asuna dengan perlahan menyibak selimut yang menutup tubuhnya dan turun dari ranjangnya dan berjalan kearah pintu kamarnya dengan perlahan dan membuka pintu kamarnya dengan amat pelan.
'Clek'.
Suara ssaat Asuna memutar kenop pintu dan Asuna memutar kepalanya untuk melihat Kirito tertidur dan Kirito hanya memiringkan tubuhnya, dan membuat Asuna menghela nafas dan menarik pintu dan keluar dari kamar.
Skip.
Asuna telah keluar dari apaterment lalu berjalan ke arah Apaterment Naruto dengan berlari kecil. Setelah sampai di pintu dengan cepat ia membuka pintu yang tak terkunci Naruto sengaja tak mengunci pintu karena untuk memudah Asuna untuk masuk ke Apatementnya.
Asuna telah masuk kedalam dan taklupa untuk menutup pintu dan berjalan ke kamar Naruto setelah memasuk kamar Naruto ia melihat naruto masih sibuk dengan pekerjaannya dan sakin seriusnya Naruto tak menyadari Asuna berjalan menghampirinya dengan senyuman manisnya.
'Grep'.
Naruto terlonjak kaget karena Asuna memeluk dirinya dari belakang dan kepala Asuna di taruh di pundak kiri Naruto. "Serius sekali"Ujar Asuna. Naruto tersenyum karena mengetahui siapa yang memeluk dirinya. "Apa yang kau kerjakan hm?"Lanjutnya sembari bertanya dan mengerat pelukkanya.
"Hanya daftar belanjaan keperluan Restoran"Jawab Naruto sembari melepaskan pelukkan Asuna dan menuntun Asuna utuk duduk di paha Naruto, Asuna hanya diam dan tersenyum lalu mengalungkan kedua tanganya ke tenguk Naruto. "Jadi?"Lanjutnya Asuna mengangguk.
"Kirito menyetujuinya sembari menyambar bibir Naruto dan tentu Naruto membalas ciuman Asuna dan membiarkan Asuna melakukan aksinya saat lidahnya memasuk ke rongga mulut Naruto dan bergulat dengan lidah Naruto dan membiarkan saliva banyak mengalir keluar dari mulut kedua.
"Emph"Erang Asuna smbari menekan kepala Naruto untuk mendalam ciumannya.
Tangan Naruto menyelip baju Asuna dan meremas salah satu payudaranya. "Eghh! Emphh"Erang Asuna.
Masih dalam keadaan bibir bersatu tangan kiri Naruto mengangkat kedua kaki Asuna dan tangan kanannya merangkul pundak Asuna lalu Naruto menngangkat tubuh Asuna dengan bridal dan berjalan ke ranjang yang tak jauh dari posisinya.
Lalu Narruto menjatuhkan dirinya beserta Asuna ke ranjang yang masih lidah bergulat dengan ganasnya. Asuna melepaskan ciumannya dan menggulingkan tubuh Naruto untuk berganti posisinya, lalu bergerak mundur sampai ke selangkapan Naruto dengan cepat Asuna melepas ikat pinggang Naruto dan melepaskan celana Naruto dengan kasar dan melemparnya ke segala arah .
"Hoi hoi kenapa kau jadi kasar malam ini Egh"Goda Naruto. Asuna tak mengubris godaan Naruto dan dengan cepat mengulum penis Naruto.
"Emppww"Ujar Asuna saat memasukkan penis Naruto kedalam mulutnya di sertai menjilatinya.
"Ugh! kau semakin hebat Asuna Ugh"Ujar Naruto di barengi desahan dan mencoba untuk duduk. Setelah duduk Naruto mencoba melepaskan rok pendek Asuna tentu dibantu Asuna dengan tangan kananya.
Rok Asuna telah terlepas dan meninggal kan CD nya. Tak hanya itu Naruto menarik pinggul asuna secara melinggkar dan Asuna hanya menurut dan masih mengulum penis Naruto dengan lahapnya
Asuna yang kini posisi lurus ke samping dan menungging, Naruto kembali merebahkan tubuhnya dan menarik kembali pinggul Asuna sampai mereka dalam posisi 69.
"Ugh"Desah Naruto sembari menarik CD Asuna dan memasukkan jari tanegahnya ke dalam vagina Asuna, tentu membuat Asuna terlonjak kaget dan melepaskan penis Naruto yang tadi ia kulum.
"Akh! Narukhh"desah Asuna sembari mengocok penis Naruto deng tanganya sesekali ia mengulumnya.
Setelah puas dengan posisi 69 Asuna bangkit dan melepaskan CD nya dan berbalik ke hadap Naruto yang masih tiduran. "Cepat selesaikan sebelum dia sadar kalau kau tidak ada"Ujar Naruto Asuna hanya mengangguk mengerti dan mencoba memasukkan penis besar Naruto kedalam vaginanya.
'Blesh'.
"Akh/Ugh"Erang Asuna dan Naruto.
Asuna pun menggerakkan pingulnya naik turun dan di bantu kedua tangan Naruto.
sekian menit mereka berhubungan intim Asuna maupun Naruto mencapai klimaks dan Asuna menjatuhkan tubuhnya ke dada bidang Naruto. Setelah dua menit Asuna pun bangun dan turun dari ranjang dan meninggalkan Naruto yang masih melihatnya dan memakai pakaianya setelah Asuna memakai pakaianya ia mendekat ke arah Naruto dan mencium kilas bibir Naruto. " Oyasumi"Ujar Asuna dan dibalas senyuman dari Naruto. dan Naruto pun turun dari ranjang dan mengambil bokser lalu memakainya.
Asuna berjalan keluar dan di ikutti Naruto dari belakang. setelah sampai pintu depan Asuna kembali menyerang bibir Naruto kali ini Naruto membalas ciuman dan terjadi gulattan lidah sesekali Naruto meremas bokong Asuna dan membuat suara erangan lembut dari Asuna.
SKIP
Pagi yang cerah Kirito dan Asuna kini berada d luar Apaterment, Kirito kini telah siap untuk berangkat kerja. "Aku berangkat dulu"Ujar Kirito dan dibalas anggukkan dari Asuna.
"Ya hati-hati dijalan"Ujar Asuna. Dengan itu Kirito berjalan pergi lain dengan Asuna kembali masuk kedalam Apaterment untuk bersiap-siap. Setelah Waktu menunjukkan 09 :00, Asuna keluar dari Apaterment dan berjalan ke arah Apaterment Kekasih lamanya.
'Ting' 'Ting'.
bunyi bel yang di tekan oleh Asuna, dan membuat Naruto berjalan ke arah pintu. "Ya tunggu sebentar"Ujar Naruto. setelah sampai di pintu Naruto membukanya lalu ia terpaku sosok wanita cantik berambut pirang yang ada di hadapanya.
Asuna menjadi gelagapan saat melihat mata Naruto. "Ada apa Naru- kyaaa! Mpph"Ujar Asuna disertai jerittan dan shock karena Naruto menarik tubuhnya untuk masuk ke dalam Apaterment Naruto. dan Naruto melancarkan ciuman dan Asuna memejamkan matanya dan membalas ciuman dari Naruto dibarengi Naruto mendorong tubuh mungil Asuna dan membuatnya ter hantam ke dinding.
"Emph"Erang Asuna saat Naruto meremas pelan payudara kananya. kedua tangan Asuna menekan kepala kuning Naruto. "Mphhh".
Naruto melepaskan ciumanya untuk mengisi pasokkan udara. lalu menjilat Salva yang ada di pinggiran dagu Asuna. "Kau sangat cantik hari ini"Goda Naruto sembaru mengelus raum Asuna. Asuna hanya bersemu merah.
"Rapikan baju mu lalu kita berangkat"Ujar Naruto dibalas anggukkan Asuna.
SKIP
Naruto serta Asuna telah sampai ke Restorant Ichiraku. tentu di sambut baik oleh para pegawai. Dan kini semua pegawai telah berkumpul sesuai perintah Naruto. "Baiklah semuanya kita punya koki baru untuk menggantikan Ayame-San yang libur 9 bulan kedepan karena pasca kehamilanya"Ujar Naruto.
"Perkenalkan Yui Asuna mohon bantuanya semuanya"Asuna memperkenalkan dirinya
"Mohon bantuanya Yui-San"Seru para pegawai.
Tiga minggu Asuna bekerja di restoran ichiraku sebagai koki dan Asuna telah terkenal karena masakan ramenya telah menjadi faforit para langganan langganan ichiraku. Waktu menunjukkan telah menjelang malam dan para pegawai bersiap untuk pulang.
Ruang ganti.
Para karyawan wanita akan berganti pakaian dan membecirakan sesuatu. "Ne Asuna-Chan"Panggil teman kerja berambut pirang panjang yang di ikat ekor kuda.
"Apa Ino-Chan"Sahut Asuna sembari melepas pakaian kerja.
"Hm apa hubunganmu dengan Naruto-Sama"Tanya Ino.
"Benar-Benar apa hubungan kalian"Imbun teman kerja yang berada di samping Asuna yang berambut merah panjang.
"A-aku tak ada hubungan apapun kok Ino-Chan Tayuya-San"Jawab Asuna dengan gelagapan.
"Bohong hari hari ini kalian terlihat bermesraan"Goda Ino.
"Iya dan setiap jam istirahat kau selalu membawa semangkuk ramen di ruang kerjanya"Sahut Tayuya.
"Jawab dengan jujur"tegas Ino dibalas anggukkan Tayya serta para teman kerjanya. Ino Sweatdrop kekompakkan yang menjadi teman kerjanya itu dan Asuna menundukkan kepalanya.
"Dulu saat SMa aku dan Naruto-Kun berpacaran"Jawab sendu Asuna.
"Eh kalau sekarang"Ujar Shock Ino.
"Aku tak bisa menjawabnya sekarang"Jawab Asuna.
"Yaaah"Keluh Semua orang dengan kecewa.
Asuna kini berada di luar Restoran dan disana sudah ada Naruto yang menunggunya. "Lama sekali"Ujar Naruto. Asuno hanya tersenyum kikuk.
"hehehe..Gomen aku berbicara sebentar dengan yang lain". Naruto hanya berohria.
"Ayo pulang"Ajak Naruto dan dibalas anggukkan Asuna. Dan Naruto maupun Asuna masuk kedalam mobil. Naruto pun menstarter mobilnya dan melajukan mobilnya ke arah Apaterment.
SKIP.
Stelah beberapa menit Mobil yang dikendarai Naruto dan Asuna pun sampai ketujuan dan Naruto maupun Asuna turun dari mobil dan melangkah ke arah gedung untuk ke kamarnya setelah sampai di depan pintu Apaterment Asuna menyogroh tas bawaanya untuk mengambil kunci rumah dan tentu ditemani oleh naruto yang bersandar didinding di dekat pintu. "Bagaimana tadi?"Tanya Naruto.
"Cukup menyenangkan walaupun cukup melelahkann"Jawab Asuna sembari membuka pintu Apaterment.
"Baguslah"Ujar Naruto sembari menaarik lengan Asuna untuk mendekat dan menyambar ranum bibir Asuna tentu Asuna membalasnya dan terjadi pegulatan lidah.
"Emph"Desah Asuna.
Naruto yang menikmati rasa manis bibir Asuna pun terhenti karena suara dering Handphone dan rasa kesal Naruto bertambah karena Asuna melepas pangutan bibir mereka. Asuna tersenyum karena melihat Naruto merasa kesal. "Kau tak pernah puas Naru"Goda Asuna Naruto hanya mendengus karena godaan Asuna. Asuna mengogroh tasnya dan mengambil ponselnya ternyata sebuah panggilan dan ada sebuah nama tertera disana. "Hm Kirito-Kun tapi kenapa tidak biasanya"Ujar Asuna dan menjawab panggilan dari Kirito. "Moshi moshi Kirito-Kun ada apa?"Ujar Asuna. Tentu Naruto merasa kesal siapa yang menggangu kebersamaannya dengan Asuna.
Dengan sigap Naruto memutar tubuh Asuna untuk membelakangi Naruto, Tentu membuat Asuna menjerit karena kaget atas aksi Naruto.
"Tidak apa kok hanya terkejut ada kucing".
Naruto menyibak helai rambut pirang Asuna yang menutup leher Asuna. Lalu Naruto mencium tenguk Asuna sekali menjitatinya. dan itu membuat Asuna mendesah tapi ia tahan karena ia menutup mulutnya dengan telapak tanganya.
"Tidak apa kok hanya kelelahan"Ujar Asuna sembari melangkah untuk masuk kedalam Apaterment karena ia didorong oleh masuk Naruto membisik pelan pada telinga Asuna.
"Tutup pintunya dan kunci"Perintah Naruto dan Asuna hanya menurut dan menahan desahan dengan menutuo mulutnya agar tak terdengar oleh Kirito.
"Ya ini aku sudah pulang dan aku baru sampai dirumah"Ujar Asuna sembari terkejut kerena Naruto membungkukkan badanya. Asuna menolehkan kepalanya untuk melihat Naruto dan menggelengkan kepala sembari menahan tangan Naruto yang mencoba menarik rok hitamnya ke atas . Naruto hanya menyeriangi dan menyibak tangan mungil Asuna. Dan Naruto menempelkan wajahnya ke bokong yang tertutup dengan CD dan Asuna mencoba mendorong kepala Naruto.
"Akh! Hmpph"Desah Asuna Tangan Asun mencoba mendorong kepala dengan cepat menutup mulutnya untuk meredahkan suara desahanya.
"Bukan apa apa kok Kirito-kun"Ujar Asuna dan Asuna terbelak karena Naruto melepaskan CDnya dan menggosokkan selangkapany yang masih tetrtutup dengan celana panjangny. Asuna menggelengkan kepala.
"Mungkin saja nanti aku akan minum obat"Ujar Asuna sembari menggelengkan kepala tanda 'tidak sekarang aku masih berbicara dengan Kirito aku mohon'. Naruto menggelengkan kepala dan dengan cepat melepaskan celaananya dan itu membuat Asuna menggelengkan kepala frustasi.
Naruto tersenyum seriangi mesum dan melihat Asuna menggelengkan kepala sembari menjawab lawan bicara di telepon yang ia genggam entah apa yang mereka bicarakan ia hanya ingin menikmati aksi brutalnya ini.
"Akh! Mmpphh"Erang Asuna walaupun ia menutupkan mulutnya saat Naruto memasukkan penisnya ke dalam Vagina Asuna dan menggerakkan pinggulnya dengan perlahan dengan pasti menimbulkan desahan dari Asuna.
"Lie tak usah selesaikan dulu pekerjaanmu. Mphhh"Ujar Asuna dan menahan desahan lalu Asuna terlonjak kaget karena pergerakkan pinggul Naruto semakin cepat dan tak hanya itu jari Naruto masuk kedalam lubang anusnya. Asuna hanya pasrah dengan aksi brutal kekasih gelapnya ini.
"Apa masih. Mphhhh! banyak! Pekerjaanmppph nya".
"Wakata! Mppphhhh! Ja-ne"Ujar Asuna sembari memutuskan hubungan teleponya dan menoleh ke arah Naruto dan memasang Deathglear. Naruto hany tersenyum miring dan menghiraukan tatapan mematikan untuknya dan menikmati rongga Vagina Asuna.
"Bagaiman jika keta- Akhhh!"Seru Asuna di sertai desahan.
"Sudahlah nikmati saja Ugh"Ujar Naruto sertai desahan.
"Akhhh! Narukhhhh Akhuuu".
"Keluar kan saja Ugh semakin sempit"Ujar Naruto sembari menaikkan tenpo pergerakkan pinggulnya.
"Akhhhhh"Erang Asuna disertai mengeluarkan cairan.
Naruto melepaskan bajunya dan melepaskan pakaian Asuna lalu dilemparnya ke sembarang arah dan mengeluarkan penisnya dari vagina asuna. Asuna yang masih tersengal karena memerlukan pasokkan udara
"Jadi Kirito bicara apa?"Tanya Naruto sembari menarik tubuh asuna untuk berdiri dan melerpaskan rok hitamnya Asuna hanya diam dan mengangkat kaki untuk mempermudah Naruto melepas roknya.
"Kirito-Kun katanya akan lembur malam ini"Jawab Asuna dan jawaban Asuna pergerakkan Naruto terhenti dan membut Asuna menyeritkan dahinya. Naruto pun tersenyum dan melempar rok Asuna dan mengangakt bridal tubuh Asuna.
"Kyyyaaaa Naruuuu"Teriak Asuna.
"Jadi malam ini kita bebas". Ujar Naruto Asuna pun tersenyup dengan ucapan Naruto Asuna juga menginginkan waktu bersama di restorant hanya waktu istirahat saja bisa bersama. setelah sampai kamar Naruto melempar tubuh Asuna ke atas kasur.
"Kyaaaa"Jerit Asuna saat tubuhnya melayang di udara.
'Bruk'
Tubuh Asuna pun mendarat dengan selamat. Dan Naruto ikut menaikki ranjang dan menindih tubuh mungiil asuna. tentu asuna mendorong tubuh Naruto untuk menyingkir. "Kau harus menerima hukuman dariku karena kau membuatku mati kejantungan. dengan senyuman manis tapi tdak untuk Naruto.
'Glek'
Naruto susah payah menelan ludahnya. "Etto aku bisa jelaskan Ugh"Ujar Gugup Naruto dibarengi umpatan karena tangan Asuna mengocok penis Naruto dan menjilatinya. Asuna pun mengulum penis Naruto.
beberapa menit Asuna mengulum dengan ganas nya. "Asunnahhh! Lebih akhuuu keluarhh!"Erang Naruto yang akan mencapai klimaks. Asuna pun mempercepat pergerakkan naik turun kepalanya.
"Akkhhhh! Asunakhhh"Naruto mengeluarkan cairan spermanya dan Asuna pun menelanya dengan sekali teguk.
Asuna merangkak mendekatkan ke wajah Naruto dan menyambar ciuaman dan Naruto membalasnya dan terjadi pegualtan panas antara lidah mereka berdua.
Asuna melepas ciuamanya lalu mengangkat tubuhnnya danmencoba memasukkan penis Naruto yang masih mengeras kedalam vaginanya.
"'Blesh'.
Asuna pun menggerakkan tubuhnya naik turun dengan cepat.
"Akhhhh! Narukkhhh penismu Selalukh! Nikkmathhhh! Akhhhh"desah Asuna.
"Asuna-Chan"Panggil Naaruto.
"Ya"Sahut Asuna yang masih merasakan kenikmatan "Ugkhhh"Lanjutnya dengan erangan.
"Akhhh! Narukhh akuhuuu! Keluarrr! Laghiiii"Erang Asuna sembari mengeluarkan cairan.
Naruto mengangkat tubuh Asuna dan mengeluarkan penisnya. "Tunggu disini"Ujar Naruto dan turun dari ranjang dan berjalan keluar dari kamar dan meninggalkan Asuna yang menatap bingung dan merebahkan dirinya dengan rasa gusar dan mengelus vagina basah dengan dua jarinya. "Ughhh! Narukhh"Desah Asuna aksi Asuna terhenti karena sosok Naruto datang dan Asuna menyeritkan dahinya karena Naruto membawa secarik kertas serta pulpen.
Naruto menyerahkan kertas dan pulpen pada Asuna dan Asuna menerimanya. "Apa ini?"Tanya Asuna sembari melirik Naruto yang merebahkan dirinya di samping nya.
"Baca saja kalau terima tanda tangan itu"Jawab Naruto sembari memejamkan matanya. Asuna yang masih bingung dan akhirnya ia membaca apa yang ada di kertas yang ada di pegang sterlah membaca Asuna membelakkan matanya dan menoleh kearah Naruto.
"Tapi Naru"Ujar Asuna.
"Terima atau tidak terserah kau saja tapi aku sebenarnya aku tak menyukai hubungan ini karena kita perlu sembunyi-sembunyi untuk bersama"Jelas panjang Naruto. Asuna hanya tersenyum manis dan tak ambil pusing dan menandatangi surat 'Perceraian dengan nama Kirigaya Kajuto dan Yui Asuna'. yang diberikan oleh Naruto. Naruto melihat itu pun tersenyum dan menarik lengan Asuna setelah mendekat mengecup pelan ranum bibir Asuna. "Arigatou"Ujar Naruto dibalas anggukkan oleh asuna serta senyuman.
"Kita lanjutkan"Ujar Naruto sembari mendorong tubuh Asuna dan menindihnya dan mencoba memasukkan penisnya kedalm Vagina Asuna.
Sementara di luar gedung Apaterment Senju terlihat sosok pria berambut hitam. "Untung pekerjaan selesai dan memeriksa keadaan Asuna sepertinya dia sakit"Ujarnya. sembari menaikki tangga untuk menuju ke apatermentnya dan setelah ia sampai pintu Aparerment, Ia membuka pintu dengan kunci cadangan setelah masuk. "Tada-"Ucapnya terpotong karena ia melihat berbagai pakaian berserakkan di lantai. dan ia mendengar sebuah desahan.
dengan hati-hati pria berambut hitam melangkah menuju ke sumber suara dan ia semakin dekat dengan sumbersuara. "Akhhh! Lebihkhhhh! Caphhhaathhh"Pinta seorang wanita dan ia mengenali suara itu tentu membuat semakin khawatir dan berljalan cepat sesampainya kesebuah kamar ia membelakkan matanya karena ia melihat istrinya melakukan hubungan intim dengan tetangganya. Dengan panas Asuna mengalungkan tanganya ketenguk sang pria yang menjadi tetangganya itu dan tetangga pria itu mencium ranum bibir Isterinya dengan ganasnya.
'Brak"
Asuna yang mendesah kenikmatan penis dan ciuaman yang di dapat dari Naruto terhenti karena sebuah suara dan mengalihkan pandanganya ke arah pintu dan terihat suaminya berdiri mematung dengan senyuman. Naruto hanya tersenyum menyeriangi dan mempercepat pergerakkan pinggulnya.
"Okhaeri! Kirtoohhh! Kun! Tunggu. Ssssshhh! Ahhhh! Tunggu Sebentar Akhhhh Naruukkkhhh"Erang Asun dan mencoba untuk berbicara, Naruto menarik penisnya. dan mengagkat tubuh Asuna membuat Asuna menungging.
"Ah! Ah! Sebentar lagi ini akan selesai dan aku akan menyiapkan makan malam tunggu sebentar ya. Akhhhh"Pinta Asuna dan mengerang karena Naruto memasukkan penisnya kembali.
"Akhhhh! Lebiiikhhh! Narukkkhhh".
Kirito bertambah syok karena ucapan Asuna, Kirito hanya diam mematung dan melihat istirinya menikmati sentuhan dari tetangganya itu.
END
OMAKE
Setelah kejadian itu Asuna dan Kirto telah bercerai dan Setahunya Asuna dan Naruto menikah dan mempunyai satu anak laki-laki yang mrip dengan Naruto dan sifatnya mirip dengan Asuna dan di beri nama Namikaze Mizuki
