TEKAD SEORANG SHINOBI

DISCLAIMER:Naruto bukan punya saya aku,tentu punya om Masashi kishimoto

Rating:T semi M untuk adegan kekerasan bertarung dan perkataan

Genre: adventure

Sumary:Naruto yang mencari jati dirinya,siapakah dia sebenarnya dengan kejeniusan nya dia berpura pura bodoh

Warning : gaje, OC, OOC, Typo(mungkin), dan masih banyak lagi

chapter 2

Disini lah sandaime Hokage saat ini gedung Hokage dan pandangnya tak lepas terus menatap Yondaime Hokage Minato Namikaze yang duduk di kursi jabatannya...

"sebenarnya apa yang kau pikirkan saat kejadian itu tepat nya 9 taun yang lalu saat penyerangan Kyuubi,Minato?"tanya Hiruzen dengan sesekali menghembuskan asap pipa cerutunya sedangkan yang ditanya sibuk berkutat dengan berkas laporan misi

"tak bisakah anda menanyakan hal lainnya, kenapa hal itu di bahas ulang?"sarkas Minato dengan penuh kebosanan

"apa penting itu untuk anda,kenapa anda yang mesti risih jika itu membebani dirimu?"ulang Minato

"sangat penting ..hanya karena akulah alasan dia untuk bertahan di Konoha,entahlah seandainya kalo diriku sudah tidak ada!!"ucap sandaime yang mengalihkan pandangannya menatap pahatan patung wajah para hokage,dirinya mengingat kira kira 4 tahun yang lalu percakapan keluh kesah bocah itu di atas kepala shodaime lah pertama kali menjumpai bocah itu yang sangat mengenaskan menangis dengan kesedihan yang mendalam

Tokk...Tokk..

suara pintu diketuk dan itu mengalih kan perhatian Minato dari tumpukan dokumen "masuk...!!"ucap Minato,muncul lah anbu bertopeng inu dengan menuju ke meja hokage

"laporan misi pengawasan perbatasan desa telah selesai Hokage-sama"ucap anbu itu dengan formal

"ya aku terima laporannya..tak seformal itu kau memanggil ku cukup seperti biasanya saja,Kakashi!!"kata Minato

"hai'..Minato sensei,hamba undur diri"jawab anbu itu dengan senyum eye smile nya dibalik topeng,dengan cepat anbu itu pun sunshin menghilang

Sedangkan sandaime masih trs menatap pahatan para wajah itu,sesekali mencuri pandangan desanya yang damai penduduk yang hilir mudik dan para ninja sedang berjalan.

'apa mereka tidak tau bahwa desa yang damai ini penuh dengan kekelaman pembantaian sebuah klan besar,apa mereka tau tragedi bahwa pemimpin mereka yang sekarang menjabat mempunyai rahasia yang besar'batin sandaime penuh dengan khidmat meresap

"apa kau masih melatih Menna-kun,Minato???"tanya sandaime dengan inten menatap orang itu

"ya masih,bahkan kemarin Menma meminta diajarkan jutsu rasengan..tapi aku khuatir dengan control cakranya yang memicu segel jinchuriki nya rusak"ucap yondaime Hokage pirang itu

"apa segitu perhatianmu pada anakmu"ujar sinis sandaime

'suatu saat kau akan menyesal dan aku pasti kan itu,entah lah kapan'batin sandaime

"tentu saja karna Menma-kun anak bocah yang diramalkan seperti perkataan Jiraiya-sensei"ucap Minato

"apapun akan aku lakukan demi Menma,agar kejadian seperti Kushina-chan dilain yang dulu tidak menimpa pada Menma.bahkan kami melatihnya control cakranya,taijutsu,ninjutsu agar dia lebih kuat!!"ulang minato

"Heh kekhuatiranmu sangat berlebihan Minato,dari dulu nasib jinchuriki- jinchuriki akan seperti itu dimana pun itu"sinis sandaime

"terkadang aku ragu kalian mengklaim keluargamu hidup bahagia,tapi kalian tidak tau apa arti KELUARGA SESUNGGUHNYA"ulang sandaime penuh penekanan pada ucapan terakhirnya

"suatu saat kalian akan menyesalinya Minato entah kapan waktunya!!"tambah sandaime dan keluar dari ruangan itu

"apa maksud anda sandaime-sama.!!!"tanya minato keheranan

"entahlahhh..pikirkan sendiri"ucap sandaime dan sudah benar benar pergi

"Cihhhh...pasti yang dimaksud anak itu"decihan Minato mulai kembali memeriksa berkasnya

Naruto sekarang ini ada ditaman dia memandangi banyak anak anak bersuka cita dengan orang tua mereka atau pun keluarga lainnya,dia pernah diberi tau oleh Sandaime bahwa kedua orang tuanya meninggal saat penyerangan Kyuubi saat dia di lahirkan dan dia sendiri diasuh di panti asuhan hingga usia 4 tahun.

Hingga saat itu ia di usir dari panti karena kenakalannya dan suka berbuat onar, semata mata ia lakukan hanya untuk menarik perhatian warga sekitar.

Tapi kebahagian kecil akhirnya datang juga walau bukan keluarga kandung ya sang kakak angat Uchiha Sishui,ia ingat perjumpaan pertamanya dengan orang itu

Flashback

Naruto lari tergopoh gopoh dengan pincang ketika para penduduk mengejarnya akibat keonarannya mengecat wajah para patung Hokage dan keonaraan lainnya bukan alasan kenapa Naruto melakukan hal itu

"aku harus sembunyi...aku harus sembunyi ..aku harus sembunyi.."batin Naruto sambil memegangi kepalanya sedikit ada bercak darah luka lebam

"Hoii...kemana dia larinya!!!! "ucap seorang warga

"ayo...kita cari lagi..!!!!!"

"pasti bocah sampah itu lari nya tidak jauh dari sini..!!!"kata warga lainnya

"benar...aku yakin itu"

sedangkan naruto bersembunyi di belokan gang sempit dekat tempat pembuangan sampah

"hoshh..hosh...a.aku ...s.sudah tidak sanggup lagi.. hosshh"ucap naruto dengan nafas tersengal sengal dengan lari pontang panting langsung saja Naruto ambruk tersungkur ketanah

"itu dia si bocah sialan itu.!!!"

"ayo kita hajarrrr..!!!!teriak teriak gerombolan warga

Bukk...bukkkkk...bukkkkk...bukkk

jlebbbb...

berapa tonjokan pukulan tendangan mengena tubuh kecil Naruto,bukan hanya itu saja sebuah kunai pun menacap di paha Naruto

"ampun...ampun...ampuni aku.."rintih Naruto

"kau bocah sialan terima ini" ..Bukk..bukk..

"ya kau harusnya mati..."ucap gerombolan warga itu

terlihatlah tubuh Naruto yang sangat mengenaskan..penuh dengan darah dan lebam di sekujur tubuhnya bahkan darah itu semakin mengucur...

Tap..

hingga seseorang datang dengan sunshin nya melihat kejadian itu

"APA YANG KALIAN LAKUKAN..!!!!APA KALIAN BUTA..HAHH..DIA HANYA SEORANG ANAK KECIL..TAK SEPANTASNYA MENERIMA SIKSAAN ITU,...KALIAN BENER BENER BRENGSEK..!!!!hardik orang itu dengan murka yang diketahui adalah seorang anbu konoha bertopeng elang itu, sedangkan Naruto menatap orang itu dengan lekat yang sudi menolongnya

"APA KALIAN TIDAK BERPIKIR..KALAU ANAK ITU MATI GIMANA..???!!!!APA KALIAN MAU BERTANGGUNG JAWAB...INI JUGA SUDAH MENYANGKUT TINDAK KRIMINAL MENGHUKUM ANAK KECIL..MEMUKULI MENYIKSA ITU SANGAT KEJAM,BRENGSEK KALIAN...!!!!"murka sang anbu dengan sharingannya dibalik topeng siap menebar teror menandakan kalo anbu itu seorang UCHIHA

"a..aaampun ..a.aanbu-san"ucap seorang warga dengan takutnya

"yaa.aampunn...aa..aampuni kami"ucap suara suara warga lainnya

"LEBIH BAIK KALIAN BUBARRRR...!!!!SEBELUM AKU BERUBAHH PIKIRAN BUBARRR KALIAN...BRENGSEKKK...!!!!!!!!Bentak anbu itu dengan murka yang tangannya sudah merangkai handseal

para gerombolan gerombolan warga pun yang melihat itu langsung kocar kacir menyelamatkan diri mereka apalagi berurusan dengan seorang UCHIHA

"apa kau masih hidup adik kecil..sepertinya luka mu sangat parahh?"ucap anbu itu menatap Naruto iba tubuh mengenaskan penuh luka lebam dan darah di sekujur tubuh

"te..terima..ka..kasihh a..aanbu-san"jawab Naruto dengan rintihan

"ka..kalau..bo..boleh tau a..aanda si..ssiiapaa"ulang Naruto yang perlahan kesadaraannya menghilang dan pingsan

"maafkan aku adik kecil aku sangat terlambat.. aku sangat terlambat... bertahanlah,pasti sandaime marah besar,siall..!!"monolog anbu itu dengan Naruto digendongannya berlari dgn cepat menuju rumah sakit Konoha

Rumah sakit konoha

terlihat lah Shisui yang tak lagi mengenakan topengnya berjalan mondar mandir sangat cemas tak beda dengan sandaime yang menutupinya dengan kesibukannya menghisap pipa cerutunya...

"maafkan aku sandaime-sama,aku benar lalai menjalankan tugas anda"ucap Shisui menitikan air mata

"tak apa..Shisui-kun,aku lah yang bersalah karna kesibukan ku,aku juga sangat mencemaskannya"jawab sandaime dengan sanggahan

"tapi..iituu aaku"ucap shishui belum kelar omonganya sudah dipotong oleh seseorang yang baru datang

"Shisui bagaimana keadaannya"tanya orang itu mendekat dengan menggendong bocah kecil seumuran Naruto

"Itachi.."

"aku dengar dari beberapa teman anbu kamu dirumah sakit"ucap Itachi

"seperti yang kau lihat sekarang, kami masih menunggu kabar dari dokter"ucap Shisui

"Aniki siapa yang sakit?"sela bocah berambut raven model pantat ayam

"seseorang bocah yang seumuran denganmu Sasuke-kun"bukan Itachi yang jawab melainkan sandaime Hokage Hiruzen Sarutobi

Klek...

pintu kamar itu terbuka menampilkan seorang dokter berjas putih itu langsung mendekat

"bagaimana keadaannya dokter"tanya sandaime penuh dgn kecemasan

"lukanya sangat parah,dia kehilangan banyak darah ...paling tidak kami harus melakukan transfusi dan keadaan saat ini stok bank darah dirumah sakit ini lagi kosong"jawab dokter itu tak kalah panik

"apa maksudmu dokter,apa perlu aku mendonorkan darah ku"sarkas Shisui yang makin panik

"tak semudah itu kita perlu pemeriksaan golongan darah bagi pendonor,siapa saja diantara kalian yang mau mendonor?"tanya dokter itu

"aku siapp"ucap sandaime penuh keyakinan karna Naruto sudah dianggap sebagai cucunya

"aku juga sama"jawab shisui mukanya terlihat senyuman pasti cocok golongan darahnya

"Hn"ucap itachi

sedangkan Sasuke malah kebingungan apa yang akan dilakukan orang orang dewasa ia pun ikut ikut

"aku pun juga siapp"ucap Sasuke dengan muka polosnya hingga membuat para orang dewasa cengo "_"

"apa maksudmu ototou"tanya Itachi

"aku sudah dewasa aniki.!!!!"jawab bocah 4 taun itu dengan polosnya hingga membuat orang orang itu senyum senyum dan geleng geleng

Dan pemeriksaan pun berlanjut,diantara empat orang itu hanya Shisui dan Sasuke yang cocok ,maka dengan cepat melakukan transfusi untuk Naruto

entahlah transfusi darah itu telah mencampurkan darah ditubuh Naruto,apa yang akan terjadi di masa depannya...mereka pun tidak tau...hanya Naruto sendiri yang merasakannya...

End Flasback

Sejak saat itulah Naruto yang terbangun dari rumah sakit langsung pindah tempat tinggal ke apartemen Shisui atas permintaan sandaime tetapi Shisui tidak menolak malah bersyukur karna ada yang menemani.

Dari Shisui lah Naruto belajar dasar dasar shinobi entah itu melempar shuriken,kawarimi,kage bunshin,taijutsu,control cakra lalu berlanjut ke ninjutsu

pertama kali Shisui melihat Naruto itu mengingatkan pada seseorang ya adik kandung Shisui sendiri Uchiha Tanzuki yg sekarang sudah meninggal ketika penyerangan Kyuubi ia menjadi korban amukan bijuu itu...

"Nii-san apa kabar mu di alam sana"lirih naruto dengan memandang awan di langit itu lah yang terlihat teduh

hingga seseorang datang dan mengagetkanya

"yo..Naruto"sapa orang itu

"Ka..Kau"respon Naruto dengan tergagap

BERSAMBUNG

yo minna bagaimanakah chapter 2 ini membosankan kah??????

ya chapter ini membahas naruto kebersamaanya dgn Uchiha Shisui...

chapter yg gaje...

NB : mohon kritik dan sarannya para senpai semua ...matur suwun