Deachndr Present
[YUNJAE FANFICTION]
"BY MY SIDE"
[Chapter 2]
Cast: Absolutely YunJae, and others
Genre: Humor,Romance
Lenght: Chapter
PLEASE ENJOY!
NORMAL POV
"Wah sangat mengagumkan.." Gumam Jaejoong pelan seperti jopajapu.
"siapa yang kau bilang mengagumkan? Yunho kah Jae? Bukankah itu biasa terjadi jika dia datang?" Sahut Siwon seakan mengeri arah penggumaman Jaejoong.
"Huh? Ak-aku bilang apa tadi?" Kaget Jaejoong membelalakan matanya karna si Siwon sepertinya mendengarkan perkataannya tadi.
'sialan, selalu saja aku keceplosan. Bagaimana jika dia nanti mengadukannya ke Yunho? Lalu lalu lalu aku akan dilempar gelas dan membayar seluruh makanan yang aku lahap. Tuhan .. jebaaaal tulikan tulikan tulikan telinga pria didepanku ini. Ah! Sebaiknya aku mengindar. Aku yakin tak ada 5 menit disini ,akan berujung penganiayaan batin dan jiwa fisik sekaligus raga.'batin Jajoong seenak pikirannya.
"yangkau maksud itu pasti Yun-" omongan siwon terpotong karena Jaejoong tiba tiba memotong untuk menyelamatkan dirinya dari percikan api api neraka/?
"aduh aduh... si-siwon-ah , sepertinya aku ..aku.. aku... sem.. aish!" Jaejoong pura pura kesakitan memegangi perutnya untuk pergi menghindar dari Siwon.
'aish kenapa aku harus mengucapkan sem? Sem itu alasan macam apa? Pabbo!'
"kau kenapa?! Sem? Sembelit Jae? Khaa mintalah obat." Kaget Siwon meihat aksi lebay Jaejoong memeras perutny.
"ah arasseo , bye siwon!" seketika Jaejoong berjalan cepat ,clingukan untuk mencari tempat teraman dimana dia bisa jauh dari perompak perompak pertanyaan seperti siwon tralala yang menurutnya terlalu banyak memasang topeng.
"Anak itu,ck!" lalu siwon kembali menuju sahabat sahabatnya.
.
.
"Hyung darimana? Mengobrol dengan siapa hyung?tumben." Tanya Changmin setelah Siwon berada tepat didepannya.
"Hanya berbasa basi dengan teman sekelasku, aku tidak tahu darimana dia menjadi seperti itu." Jawab asal Siwon sambil meneguk minuman di tangan Changmin.
"maksudmu?" Kali ini Yunho bersuara.
"style nya berbeda dari biasanya, sempat aku tidak mengenalnya tadi. Hoy? Tumben kau bertanya padaku yunho-ah?" celetuk Siwon mencurigai Yunho.
"hya lesung burung pipit,aku hanya bertanya apa salahnya pabbo?" Yunho tak terima.
"siapa yang kalian biacarakan sebenarnya? Aku hanya bertanya pada siwon hyung, bersama siapa tadi kau hyung?" sungut changmin karna dari tadi tidak ditanggapi.
"yak! Aish!" Siwon memelototi Yunho sambil mengumpat indah.
"tiang! Akan kusebutkan pun apa kau menegnalnya? Sudah buat apa membahas dia,ck!" tambah siwon seenak burung pipitnya/? Eh ambigu kan ya? *0* ehem panas panas
YUNHO POV
Hah sudah kuduga, orang itu adalah ratu keributan dikelas. Ck! Apa dia menjual sepeda kebonya /? untuk membeli jas itu? Haha aku terpingkal hanya untuk membayangkan saja.
"aku ke luar dulu, disini membosankan." Kataku kepada sahabat sahabat pabbo ku ini.
"hyung, hati hati digigit nyamuk." Sahut Changmin cuek.
Memang, melihat air tenang di kolam renang ini selalu membuatku nyaman. Untung saja appaku mendesign ballroom VVIP yang dilengkapi kolam renang dibalik dinding ruangannya, sehingga jika ada swimming pool party tetap bisa menggunakan tempat ini.
Hah! Sebentar lagi semua menjadi milikku. Sebenarnya aku sungguh malas hanya memikirkan duduk dibangku mengecek segala keuangan yang ada di dalam aset aset ku,lalu menua dan keriput hingga muka tampanku menjadi seperti uang/? Itu nasibku. Entah aku harus senang atau sedih, yang pasti aku galau-_- [yunho sadar kau disini diperankan dingin weh! Jangan kebanyakan baca quote di DP BBM napa!]/?
Tiba tiba aku mendengar ada seseorang yang mengumpat tak jelas kira kira 2 meter di sebelah kananku. Aku hanya memandangnya heran dan... hey! Mengapa dia menyebalkan!
"hah hah ah.. gara gara Siwon ,aku jadi belum puas memakan makanan didalam. Mana dia selalu memberondong pertanyaan pertanyaan aneh! Memangnya aku narapidana apa di interogasi? Atau aku narasumber pembibit padi yang diwawancarai anak anak SD? His! Tapi apa dia bilang? Sembelit? Mana ada sembelit diperut? Ck otaknya kebanyakan uang apa ya? Dimana mana sembelit ya di bokong , seperti penyakit junsu!"
Jaejoong -_- kau tertangkap basah mengolok olok sahabatku, tunggu... aku akan mendengar semua yang terucap dibibirnya. Umpatan umpatan macam apa itu? Sembelit? Aku sungguh tak mengerti, dia seperti orang gila yang berbicara sendiri seperti di jalan jalan.
Sepertinya dia belum menyadari kehadiranku , waks/?
"memang aku tidak tahu dia hanya sok asik didepanku? Dan dan hyaaa yunho! Jung yunho! Iya aku tau kau pemilik gedung ini, ck! Gaya sekali dia. Sombong! Arrrgh! Jika aku punya kekuatan ajaib seperti di tivi tivi,aku akan mengutuknya menjadi anak penjual galon isi ulang! Jinjja!"
Aku mengernyitkan dahiku, what? Aku mulai geram , siapa orang tua anak ini? Kampret/?
Aku masih bersabar diri menahan untuk tidak menyerangnya, aku akan mendengarkan celotehannya pada udara sampe selesai.
"kapan ya si jung family bangkrut? Apa mereka bisa gila karna tiba tiba jatuh miskin sepertiku? Hihihi biar kapok!" apa itu? Bahkan dia mendoakan keluargaku yang tidak tidak-_-
"kalau Jung corp bangkrut , kau senang?" aku memutuskan bertanya denga sikap biasa.
" ya jelas lah aku akan sangat se- ..." jaejoong tanpa sadar menyahut pertanyaanku, namun dia berhenti kala menyadari aku seorang Jung Yunho yang bertanya dihadapanya.
"se? Se apa? Sembelit? Jawab yang benar?" tanyaku masih santai, aku melihat dia berkeringat, nafasnya berburu dan menegang. Rasakan! Sekarang kau mau apa hey Kim Jajeoong!
"eeh ad-ada ju-ju-ju-jung.. yuyuyuyun-ho..akuakanpergieommakuakanmemarahikuanyyong."
SET
Aku menarik jas belakangnya, memberhentikan dia karna dia main kabur aja/?
"Jawab dulu pertanyaanku Jaejoong-ssi !" desisku tajam.
"heeeheerrr ten-tentu.. se-se-sena..e-ehh se-sedihhhh." Dia menunduk dan mengapitkan kedua kakinya rapat. Sikap macam apa itu? Sunnguh tak ada gentle gentle nya sebagai lelaki.
"yu-yunho-ssi,a-aku em..ji-jika kau ma-mau men-menyiksaku, ta-tapi ijinkan a-aku pi-pi-pipis dulu... nee?" Aku diam tak bergeming, aku tahu itu hanya alasan biar dia bisa kabur dariku.
Aku menarik lebih erat jas nya, dia mundur beberapa langkah.
"huh! Je-jebal.. aku hampir ngom-ngompol,yun-yunhossi." Dia mewek? Apa apaan ini..
Dan ... celana benar benar basah... apa dia benar benar mengompol? Astaga ya Tuhan.. anak TK darimana ini ?
JAEJOONG POV
Haaaaaaaaaaaaaaaaaa eomaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa junsuuuuuuuuuuuuuuuuuuu bokoooooooooooong! Mati aku mati aku mati akuuuuuu, sialaaaaaan! Yunho mendengarku dari tadi. Aku aku aku menyesal menyesal telah mengatai dan mengutuknya, huwweee dia pasti akan mengulitiku. Dan jangan datang pipisku ini plissss.. Tuhan ijinkan aku untuk tidak pipis kali ini ..
Terlambat! Aku sudah tidak tahan lagi, yunho semakin menarikku, sepertinya dia benar benar marah besar .. aku sudah merasakan aura siluman singa disekitarku. Brrrr! Aku merinding , jebal yunho yaaa aku harus pipisssssss..
Apa ini apa ini? Aku sudah basah... tuhkan yun aku ngompol .. tuhkan tuhkan , kau tak percaya sih aish!
Sebentar lagi aku hancur jinjja, reader , author , salamkan aku pada ibuku nee? Bilang aku sayang umma.. detik detik terakhirku telah tiba. Umma... jangan pernah menyentuh diariku ne? Karna aku pernah menuliskan kalau mempunyai umma yang gendut itu menggelikan. Maafkan aku umma, aku akan mati sebentar lagi -_-' [hahahaha ngakak punya lead vokal lebay :B]
Sudah sudah tamat riwayatku , selesai sudah. Aku mengatai yunho didepannya, dan mengompol didepannya. Hwaaaaa!
NORMAL POV
"KAU menjijikan aish!" seketika yunho melepaskan cengkeramannya pada jas belakang Jaejoong.
Jaejoong hanya menunduk merasa malu akan kebiasaan nya ini. Mungkin ia sedang berfikir bagaimana cara agar dia cepat pulang bertemu ummanya. Naik mobil junsu pun pasti sibokkong tebal itu tidak mengijinkan hajat nistanya nempel di jok mobil milik appanya tersebut. Mati kau kim jaejoong haahaha/?
"hya kau hanya diam? Bau mu jinjja! Pergilah! Ingat urusan kita belum selesai KIM!" dengan angkuhnya Yunho meninggalkan Jaejoong yang masih terpaku ditempat.
Jaejoong tiba tiba berfikir akan menghubungi junsu. Dikeluarkan handphone terindah bermerek Nokia 6600 kebanggaannya, lalu ia menghubungi junsu berkali kali melalui sms nya.
Jaejoong sudah kehabisan akal , junsu pun tidak membalas sama sekali sms dari Jaejoong.
"hya junsu-ya dimana kau?" runtuk Jaejoong masih berdiam diri.
To: Bokong berjalan
'Junsu-ya kau dimana? Ini gawat! Datanglah ke kolam renang ppali !'
.
To: Bokong Berjalan
'su sus su su hya! Jawab!'
.
To: Bokong berjalan
'jinjja aku akan membunuhmu dan jung itu!'
.
To: Bokong berjalan
'junsu bokong!'
"ottokkae ottokae! Aish!" umpat jaejoong sekali lagi.
Tiba tiba..
"hya tukang ompol! Kau bodoh apa bagaimana sih? Lepas jas mu dan kaitkan dipinggang." Tiba tiba yunho kembali ketempat dimana Jaejoong masih diam tak bergeming.
"huh? Iya juga ya..." bak secepat konektivitas dari sinyal smartf*ren ,jaejoong langsung mengikuti instruksi yunho.
"ck! Pabbonika! Kau. Memang tidak seharusnya datang ketempat seperti ini. Pulanglah!" hina yunho lalu benar benar meninggalkan tempat itu. Sebenarnya ia berbalik tadi tidak tega membiarkan jaejoong dalam keadaan seperti itu. Dia hanya memberi saran dan menyuruhnya pulang.
Dengan langkah sedikit gontai, jaejoong menjauh meneluri lobby untuk pulang menuju rumahnya menggunaka bus.
'aish lengket sekali pipisku ini, kecipak kecipak! Besok aku bolos saja apa ya? Tidak yakin besok yunho akan membiarkanku saja. Ok! Besok aku harus sarapan banyak sehingga aku punya kekuatan dari nasiku untuk memperkuat telingakudari ucapan pedasnya dan memperkuat sistem imunku untuk tidak pingsan saat dia memukuliku. Aish! apalgi si bokong fuji. Dimana dia?'
Bisa kalian lihat sendiri,kalau gak keliatan yasudah. Itu sisa air seni hajat nista jaejoong masih menetes dimana ia berjalan. Benar benar itu penyakit dan harus diobati dengan cara menggigitkan capung ke pusarnya/?
.
.
Setelah sampai di rumah , secepat kilat Jaejoong masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Kasian jas dan celana bahan yang dipinjamkan junsu ke jaejoong. Pesing pesing gimana gitu /?
Ting ding ding ding.. ting ding ding ding... ting ding ding. ding .ding ... [suara khas nokia mamen]
Bokong berjaan calling~
"Yoboyeso su?"
"hya capling! Kau dimana? Aku dikolam renang dan kau tak ada!"
"su! Ada kejadian yang tak terduga menimpaku su,ottokae?"
"ada apa ? kau dimana ini?"
"aku sudah dirumah su, besok akan kuceritakan,asih! Besok aku belum tentu hidup!"
"ck! Kau dirumah? Aish! Arasseo arraseo.!"
PIP
'sumpah aku takut sekali, ottokae?' batin jaejoong pasrah.
.
.
"yo yun? Kau kenapa ?" yunho sudah berada di tempat para sahabatnya dengan menekuk muka tidak jelas.
"aku sedang tidak ada mood." Jawab singkat Yyunho manggapin pertanyaan Yoochun.
"besok hari apa?" tanya yunho aneh.
"minggu, kenapa?" jawab siwon, yunho berdecak kesal.
'senin baru aku bisa mengerjainya,aish! Mati lah kau KIM!'batin Yunho.
"kau aneh hyung, kena gigit nyamuk?" cerca Changmin ambisius/? [apa ini-_-]
"ani, nikmati saja pesta kalian." Kata Yunho.
.
.
Senin telah tiba, dimana penderitaan Jaejoong akan dimulai... itu sih menurut Jaejoong sendiri hahahaha , siapa suruh punya bibir mencle/? Ngomong seenak bokong junsunya. Hati hati kau kim.
..
..
..
To Be Continue...
Hay! Dea balik buuat update chap 2 hihih . pada penasaran kan hari senin yunho mau ngapain si jejung? Kkkkk yaudah ikuti terus aja ff 'by my side' ini ^^
Maaf jika tidak seperti yang kalian harapkan, tapi i'll do the bestfor my readers :P
THANKS FOR:
DahsyatNyaff : etss,, tidak secepat itu yunho tertarik sama jaejae kkkk , terimakasih unni ya udah mampir :3
sexYJae : as your wish unni, terimakasih sudah mampir :)
Author Alra : wah wah wah duh jadi malu dipuji kkk /selipin marebu/ kkk terimakasih udah mampir
narayejea : eciye unni review banyak kkk , makasih unni .. itu humor hanya selipan tp gaktau dea bayangin aja muka junsu disitu kayak jahil bgt haha ,terimakasih udah mampir
azahra88 : hoho hiya dongsss/? Siapa lg? masa om bopak? :"( terimakasih udah mampir
fitri : hohoh ini udah update nih,seminggu sekali nee? Hihi terimakasih udah mampir
tungggu chapter berikutnya yesss?
