Aaaaa ga nyangka ff kedua ku lumayan disukai hehe. Makasih buat reviewnya yg blm bisa aku tampilin ya! You're da best hehe! Oke kita lanjut chapter 2 nya semoga suka!
Ice Cream and Love
by: rclassyqueen
.
Naruto hanya milik Masashi Kishimoto!
.
Enjoy readers!
Sakura, Ino, Hinata dan Tenten sudah berjalan hampir setengah jam. Sebelum ke pantai, ia harus mengunjungi sahabatnya yang berada di Sunagakure. Letaknya pun tidak terlalu jauh, mungkin sekitar 1 jam mereka pun akan tiba.
"Wah! Hari ini ramai sekali rupanya!", ucap Tenten kegirangan. Kemudian Sakura dan Hinata menoleh kearah kiri mereka. Banyak sekali para penjual yang sedang menjajakan dagangannya. Karena musim panas ini adalah hari libur yang paling lama maka tak heran pedagang mulai ramai di sekitar keliling Konohagakure.
"Wah iya!", jawab Sakura dan Hinata berbarengan.
Sepertinya liburan kali ini akan menjadi hal yang paling tak terlupakan oleh mereka.
Beberapa gerombolan pemuda sedang menikmati terik matahari yang mulai menyinari tubuh atletis mereka. Karena ini dipantai, mereka pun memutuskan untuk bertelanjang dada dan segera berjemur di bawah kilauan matahari.
Para gadis yang sedang lewat kebetulan menganggumi dan bersorak kesenangan dengan seorang lelaki berambut raven dan model yang agak sedikit mirip err... pantat ayam. Dengan kacamata hitamnya yang menutupi mata onyxnya dan badannya yang sangat atletis tak heran bahwa gadis tersebut kegirangan melihat keseksian pemuda itu. Dan sekaligus membuat risih kawan-kawannya.
"Hei minggir! Menghalangi jalan saja. Merepotkan", ucap lelaki bertubuh tinggi dengan rambut diikat satu. Lalu para gadis yang menghalangi tempat itu segera pergi meskipun sesekali mereka histeris melihat kearah pemuda raven itu.
"Hei Sasuke! Kau tak lihat wanita-wanita itu menganggu liburan kita?!", ujar lelaki dengan rambut bob-mengkilat yang sedang meminum segelas jus jeruknya.
Pemuda yang bernama Sasuke itu melepas kacamatanya dan menoleh kearah pemilik suara tersebut.
"Hn. Berarti aku terkenal", jawabnya datar.
Lalu tiba-tiba datang lelaki berambut kuning dan muka yang memiliki garis hampir seperti kucing bersama temannya yang bertubuh putih pucat yang tingginya sepantar dengan sebelahnya.
"Hoi! Aku menang adu papan selancar dengan Sai!", ucap pemuda itu dengan senang. Sai, yang berada disebelahnya menatapnya sebal dan kemudian duduk di seelah Lee.
"Wah, tumben sekali kau kalah?", tanya Shikamaru.
"Mungkin kurang minum aqua kali", jawab Lee. Lalu mereka semua tertawa lepas dan tatapan Sai hanya datar.
"Hah, panas sekali. Apa kau tidak bosan hanya berdiam diri dan menjemur badanmu yang sebentar lagi gosong karena teriknya matahari?", ucap Kankurou dengan kacamatanya yang menutupi matanya.
"Hm, aku juga bosan", jawab Gaara sambil membaca majalah Men's Health.
"Aha! Aku punya ide!", ujar Naruto dengan semangat.
"Apa? Beri tahu kami!", jawab mereka semua. Kecuali Sasuke yang masih tertidur.
"Bagaimana kita keliling mencari perempuan? Lalu kita goda mereka! Siapa tahu saja mereka tertarik dengan lelaki seperti kita!", jawab Naruto. Para lelaki lainnya mulai memikirkan bagaimana ide Naruto. Idenya mungkin agak mesum, tetapi namanya juga laki-laki. Gabisa jauh dari hal-hal yang berbau mesum kan?
"Oke, aku ikut", jawab Gaara. Dan kemudian para kawan-kawannya mulai mengangguk berbarengan.
.
Dan pencarian wanita pun dimulai.
Ino dkk tiba didepan sebuah pantai yang dihiasi laut biru dan ramai nya para pengunjung yang datang bersama para keluarga, sahabat dan pacar.
"Uwaaaaah pantainya indah sekali!", ujar Ino dengan senangnya. Ohya, disini Temari sedang berusaha turun dari mobil Ino bersama Sakura.
"Waaaaaaaaaah! Indahnya!", jawab Tenten dengan senangnya. Hinata hanya bisa memandang laut dengan pikiran yang sedang bertarung yang memperdebatkan aku-sudah-tiba-disini-dan-aku-harus-siap-memakai-bikini.
Temari dan Sakura yang baru saja keluar dari mobil Ino menghampiri teman-temannya yang sedang melihat laut biru yang terpampang jernih dengan kilauan matahari yang menghiasi laut.
"Kalian ini lebih baik kita cari tempat supaya bisa memandang pantai dari dekat!", ujar Temari yang berpegangan dengan tangan Sakura.
"Ah ya kau benar juga. Ayo semuanya!", Ino menarik tangan Tenten dan dia pun juga menarik tangan Hinata(?)
"Beach, we're here!", teriaknya bersamaan.
"Hai cewek", Kankurou bersama Kiba berjalan menghampiri gadis yang sedang berjemur, tentu saja dengan bikini nya. Dan mereka pun menyapanya dengan malu-malu.
Lain halnya dengan Gaara dan Lee yang sedang berjalan beriringan. Bukannya menggoda malah di kejar oleh segerombolan wanita. Dan Shikamaru nya memasang tampang asam bahwa ia diejek berjalan dengan adiknya yang gembul alias Chouji yang memakan kripik kentangnya. Dan Neji bersama Naruto berjalan dengan santainya. Tanpa menggoda saja, gadis-gadis berbikini sudah mulai mendekatinya.
Dan paling parah adalah Sai dan Sasuke. Kedua pemuda berketurunan Momozomi dan Uchiha itu berlari dengan kencangnya karena penggemarnya lebih banyak daripada Gaara dan Lee. Karena wajah tampan dan tubuh atletisnya itu para gadis memandangnya hingga histeris.
Bayangkan saja, tubuh atletis, badan semampai, tubuh yang berkeringat. Err... sexy.
Saking kencangnya berlari, sang pemuda Uchiha sampai tak melihat bahwa ada seorang gadis yang sedang menikmati eskrimnya. Dan...
BRUK
Mereka berdua bertabrakan. Eskrim tersebut terjatuh diantara pasir pantai yang tadi dipijakinya.
"AAAAH ESKRIMKU!", gadis ini kemudian menghampiri eskrimnya yang sudah tercampur dengan pasir pantai. Ia pun melirik kearah lelaki yang menabraknya. Ia pun sedikit kaget dengan lelaki itu, badan yang atletis dan err...
'Ambyar gue ambyar!' gumam Author.
"Heh kau! Ganti rugi eskrimku!", teriak Sakura dengan kesalnya. Bagaimana tidak, eskrim tersebut baru saja ia beli dan belum ada 5 menit ia menikmatinya dan terhempas jatuh bercampur pasir tanah yang bau bekas pijakan pengunjung pantai.
Lelaki tersebut kemudian berdiri dan membersihkan badannya dari pasir yang menempel di badannya. Ia hanya menatap Sakura dengan bingung dan berlari meninggalkannya.
"HEY LELAKI SIALAN! GANTI RUGI ESKRIMKU!", teriak Sakura dengan kesal. Bukannya menghampirinya ia malah berlari dengan kencang.
Kemudian segerombol wanita dari samping bergerombol berlari dengan kencangnya hingga badan Sakura terjatuh di pasir untuk kedua kalinya.
"AH! SIALAN!", teriaknya kesal.
Hinata yang baru saja berganti pakaian dengan bikini yang dikenakannya segera menolong Sakura yang jatuh di tanah.
Ia pun mengulurkan tangan kepada Sakura dan dibalas dengannya. "Terima kasih, Hinata-chan"
"Hm!", angguknya.
Sakura mulai menyadari bahwa Hinata memakai bikini. Bukan baju yang ia pakai tadi.
"Hinata berani juga pakai bikini? Hehe", senggol Sakura.
"AAA SAKURA-CHAN AKU MALUUUUU", Hinata kemudian pergi begitu saja dan meninggalkan Sakura yang menggodanya.
Ia pun kembali menyadari bahwa ia harus melepaskan sepatunya dan kembali membeli eskrim yang sebelumnya sudah terjatuh ditanah.
"Hosh, hosh. Sas, apa mereka masih ngejar?", ujar Sai yang sudah lelah untuk berlari.
"Kurasa begitu", Sasuke mengelap keringat yang mulai menjatuhi badannya dan dahinya. AW!
"Kalau begitu kita kembali saja!", Sai kemudian berdiri dan meninggalkan Sasuke yang masih mengatur nafasnya.
"Duluan saja. Hosh... Aku mau beli ice cream dulu", kemudian dijawab oleh anggukan Sai.
Sasuke pun berjalan menuju toko ice cream yang lumayan sepi dari pengunjung pantai. Mungkin karena para pengunjung pantai sedang asik bermain. Ia pun tiba didepan toko ice cream. Dan, matanya menangkap sesosok gadis berambut pink-soft yang sedang membayar eskrim yang ia beli. Sepertinya ia pernah melihat gadis tersebut.
"Arigatou!", Sakura kemudian memasukkan uangnya kedalam saku celananya dan segera pergi.
Lalu matanya bertemu dengan pemuda berambut pantat ayam. Onyx bertemu Emerald. Ia pernah melihat lelaki itu yang sedang mengamatinya dengan seksama.
Rambut pink dan mata emerald
Rambut pantat ayam dan mata onyx
.
.
"Kau?!"
TBC
Huaaah ffnya maksa banget kayaknya huhu. Pas pertengahan hampir mentok ide harus nerusin apa T_T dan bahkan lupa selanjutnya gimana. Jangan lupa reviewnya ya! Arigatou minna!^^
-classy
