_Just Story_

Rated : T

Genre : Pasti parody - Bisa romance - Bisa friendship - Bisa Humor

Desclaimer : Naruto untuk Masashi Kishimoto.

Warn : AU - OoC (Possibly) - Multi char & multi pair - Setiap chapter berbeda ceritanya dengan chapter sebelumnya.

AN : Kumpulan ficlet yang temanya didapat dari iklan-iklan TV terkenal.

.

.

.

Pair : No pair, just -Rock Lee-

Judul : Jin botol (1)

.

.

.

Deburan ombak menghantam karang-karang yang ada, menciptakan bunyi gemercik air bersamaan dengan hembusan angin sepoi-sepoi yang seperti sedang menggoyang-goyangkan dahan pohon palem dan kelapa di sebuah pulau yang tidak berpenghuni.

Di tengah pulau itu, ada tiga orang pemuda dengan pakaian compang-camping tengah tertidur santai (atau mungkin terdampar)

Satu orang berambut hitam emo yang bernama Sasuke, Satu lagi berambut pirang jabrik dengan tiga buah garis tidur di setiap pipinya—Naruto, dan yang terakhir seorang pemuda berambut hitam dengan dikuncir ke belakang—Shikamaru. Trio sekawan ini, rupa-rupanya mereka sudah terdampar di pulau antah berantah ini selama lebih dari tiga hari.

Tanpa makanan, tanpa minuman dan satu pun alat komunikasi untuk menghubungi polisi laut. Sungguh sial nasib mereka bertiga, padahal pada awalnya mereka ingin melakukan liburan di pulau Hawai sambil melakukan tari Hula-Hula ditemani dengan wanita bule berpakian bikini seperti idaman mereka.

Dan nasi pun kini sudah menjadi bubur.

Naruto yang pertama kali membuka matanya, mencoba membangunkan kedua temannya yang masih tidak sadarkan diri.

"Hoi! bangun kalian!"

Sasuke dan Shikamaru mengerjabkan mata—menguatkan kesadaran mereka.

"Hoi, aku menemukan botol!" Naruto melanjutkan. "Di dalamnya ada sebuah benda aneh mirip HP! mungkin kita bisa mengubungi polisi dan menyelamatkan kita!"

Merasa bahwa apa yang dikatakan Naruto ada benarnya, mereka bertiga langsung tersadar seketika. Sasuke menjawab. "Apa kau yakin dobe?"

"Tentu saja! lihat!" Sang penemu menunjukkan botol kaca yang dimaksud. Botol itu terlihat sedikit usang, penutupnya tersumbat dengan gabus yang diikat asal dengan tali warna coklat. Di dalamnya ada benda (yang diduga) HP.

"Tunggu apa lagi Naruto, cepat buka!" Shikamaru memerintah dengan cemas.

Dengan gerakan perlahan, tutup botol itu terbuka perlahan.

Tung~

Suara aneh terdengar diikuti dengan asap putih yang keluar dari dalam botol. Perlahan tapi pasti, sebuah sosok mulai terbentuk.

Seorang pemuda dengan mata bulat besar, alis lebar dan juga model rambut poni yang jika diperhatikan malah mirip dengan karakter Dora di serial anak-anak yang biasa muncul di pagi hari.

"Hohohoho~ Selamat wahai generasi muda! aku Rock Lee, aku adalah jin terkenal yang sudah terkurung dalam botol ini selama lebih dari 400 tahun." Jin ini melanjutkan. "Karena kalian sudah membebaskanku, kuberi masing-masing kalian satu permintaan. Monggo~"

Rupanya Sasuke yang pertama kali meminta permohonan. "Aku ingin kembali ke rumahku, segera!"

Dengan jentikkan jari, jin itu membuat Sasuke menghilang dan kembali ke rumahnya.

"Rumahku! aku sudah rindu dengan kalian" Kata Sasuke seraya mencium Komputer, memeluk bantal dan membelai snack-snacknya. Oke, permintaannya dengan resmi sudah terkabul.

Sementara di pulau, kini tinggal dua orang saja yaitu Naruto dan Shikamaru.

"Selanjutnya, monggo~"

Sekarang Shikamaru yang meminta. "Aku, berbeda dengannya. Aku minta 3 permintaan."

"Oh, cerdik juga pemuda. Yosh~ silahkan meminta."

Shikamaru menutup mata sesaat. "Pertama : aku ingin menjadi kaya raya. Kedua : Aku ingin mendapat wanita cantik, dan ketiga : Aku ingin kembali ke kasurku yang nyaman."

Sekali lagi, dengan jentikan jari—Shikamaru menghilang.

Tepat setelah sampai, rumah Shikamaru berubah menjadi istana megah. Banyak maid dengan wajah cantik dan body aduhai sudah menyambutnya begitu dia sampai di sana. Shikamaru nosebleed. "Ini baru namanya hidup! selamat tinggal pecundang~, selamat tinggal pula kejamnya dunia~" Jadi dengan kata lain, keinginan Shikamaru sudah terwujud.

Kembali ke pulau, kini hanya tinggal Naruto sendiri. Ekspresinya berubah menjadi sangat suram, dia merasa bahwa ada sesatu yang membuatnya bersedih. "Sepi~"

"Nah, tinggal permintaan pemuda seorang!, monggo~"

Tiba-tiba Naruto tersenyum sumringah. "Oh ya! aku kan masih punya satu permintaan!"

"Jin Lee! karena hanya tinggal aku sendiri di sini, AKU INGIN TEMAN-TEMANKU TADI BERSAMA DENGAN KELUARGANYA, PACARNYA, TEMANNYA, TETANGGANYA, BUYUTNYA, HEWAN PELIHARAANNYA DAN JUGA SELURUH ORANG YANG MEREKA PERNAH TEMUI AGAR BISA BERADA DI SINI!"

.

.

Fuck...

.

.

Kill me please...

.

.

Can you shoot the hell this dude broken head?

.

.

Sang Jin langsung melongo dan memasang wajah sweatdroped. Apa pemuda ini gila atau tidak waras? atau dua-duanya?

"Eh... kau serius?"

Dengan wajah tanpa dosa Naruto mengangguk seperti anjing Bulldog. "Hehehe~"

Dengan jentikkan jari, tiba-tiba seisi pulau membludak dengan berbagai jenis manusia. Mulai dari tua, muda, anak-anak, hitam, putih, mati dan hidup. Semuanya berkumpul menjadi satu.

"Loh kok saya berada di sini?, saya harus menghadiri rapat kongres presiden ke 4" Ucap presiden dari entah negara mana.

"Any body can tell me what the heck is going on here~" Ucap penari Hula-Hula.

"Eh, kita kembali lagi?" Ucap Sasuke dan Shikamaru.

Semuanya bertanya-tanya dengan apa yang terjadi di sini, merasa butuh penjelasan. Naruto berdiri dan berteriak dengan keras. "Minna~ karena aku sendiri di sini kesepian. Aku memanggil kalian untuk menemaniku di pulau ini, yeaah!"

Naruto berjoget dengan gembiranya, tidak memperdulikan jika tatapan horror dari orang-orang mengarah ke wajahnya.

"Kalian tida ikut berjoget? ayo~!"

Sasuke maju dan mendekati Naruto, entah kapan tangannya tiba-tiba sudah membawa parang. "Bagaimana kalau bermain permainan yang satu ini, namanya adalah 'Tangkap dan siksa', menarik, kan?"

.

.

.

FIN

.

.

.

AN : Oke, jika cerita sebelumnya temanya romance kali ini adalah Humor. Kalian pasti tahu adegan iklan yang sudah legend ini? jujur saja. Saya pas melihat langsung ngakak guling-guling, habis si peminta terakhir permintaannya greget sekali.