Terima kasih bagi yang sudah sempet-sempetnya ngereview atau sekedar membaca ff gaje saya ini. Saya jadi makin semangat untuk menulis. Sankyuu ne minna (^0^)/
Warning : ketidak konsistenan penggunaan kata aku, kamu, elo, gue, dll dalam ff ini. Kata- kata dalam kurung ialah suara dalam hati. Untuk sementara rating T
Pairing : ReaderXGOM
.
.
Rainbow Over Me
Fujimaki tadatoshi adalah pemilik Kuroko no Basuke
Ff gaje ini milik saya :D
.
.
Kau mengeluarkan isi aneh dari tasmu itu. Beberapa bungkusan warna-warni yang kau tahu itu dari siapa, namun tidak tahu kapan mereka memasukkannya. Kau keluarkan semuanya dan menjejerkannya di depan cermin toilet. Kau membukanya satu- persatu
Bungkusan pertama warnanya merah. Ketika kau membukanya terdapat sebuah foto narsis seorang pria memakai yukata hitam. Dadanya yang seksi sedikit terlihat dengan sedikit keringat menetes. Dia memegang pion shogi dan berpose dengan menggoda. Di belakang fotonya terdapat tulisan
.
"[Name],
Simpan foto special dari gue ini. Simpan di dompet, kalau perlu perbesar buat poster, dan juga jadikan pp di facebo*k loe .agar elo selalu mengingat.. bahwa elo sudah memiliki hati seorang pangeran .. yaitu gue."
P.S : Tolong jaga barang kesayangan gue.. bawa kemana- mana.. anggap saja jimat. Akashi.
.
Kau melihat ada sesuatu dibawah fotonya. gunting merah berhiaskan pita emas..
[Name] : "LOE KIRA JIMAT NGUSIR KUNTILANAK BAWA GUNTING!" *lempar gunting Akashi ke jamban*
Oke, sekarang bungkusan kedua yang berwarna kuning. Dengan motif tokoh kartun yang warnanya kuning-kuning bentuk spons. Kau membukanya... terdapat sebuah buku... tepatnya photobook dengan sampul hard cover yang bertuliskan " Beautiful Me By Kise Ryouta". Halaman pertama dari buku itu terdapat sebuah pesan. Isinya..
.
Dear [Name]cchi
Cinta itu sebuah rahasia. Rahasia itu sekarang ada pada hati gue. Gue ingin rahasia itu hanya jadi milik kita.
Photobook ini gue persembahkan hanya untuk loe.. berisi diri gue yang hanya untuk elo.
Salam penuh rahasia, Kise
.
[Name] : SIMPEN AJA RAHASIA LOE SENDIRI!
Kau berusaha merobek photobook itu tapi tidak bisa. Ketebelan.! Entah apa aja foto-foto yang 'dipersembahkan' untukmu. Yang jelas kau sangat malas untuk melihatnya. Akhirnya kau masukkan saja photobook itu ke tas. Lumayan tuker di tukang loak.
Bungkusan ketiga warnanya ijo-ijo lumut. Didalamnya terdapat sebuah kotak kecil. Kau membukanya dan mendapati sebuah kartu tarot " The Lovers". Dibawahnya terdapat secarik kertas. Isinya
.
[Name], dengan peruntungan dari Wheel Of Fortune dan petunjuk dari The Star, gue akhirnya menemukan elo, yang bakal menjadi The World buat gue. Semoga kita bisa bersatu sampai The Death memisahkan kita.
.
[Name] : GROAAAAA ! GUE BIKIN LOE JADI THE HANGED MAN! *meremas kartu dan membuangnya sembarang*
Tingkat kekesalanmu sudah mencapai 60% dari batas maksimum, tapi kau berusaha menahannya. Kau melanjutkan untuk membuka bungkusan keempat. Warnanya biru dongker dekil. Sepertinya mirip dengan pemberinya. Isinya ialah... sebuah foto Horikita Mai, surat, dan ..lingerie hitam!
.
[Name]. Gue yakin elo adalah titisan Mai-chan buat gue. Saat gue liat foto ini, gue teringat ama elo. Apalagi jika elo memakai lingerie ini dan berpose seperti di foto. Pasti mirip Mai-chan banget dah!
P.s : bukan maksud gue bokep mode. Cuma nunjukin kalo elo itu bagaikan Mai-chan di hati gue.
.
[Name] : DASAR DEKIL MESUMMMM!*Membakar foto dan lingerie nista itu*
Bungkusan nista terakhir berwarna polkadot ungu. Bentuknya agak panjang dan diberikan pita dikedua yang sudah kesal tingkat kabupaten, langsung merobek bungkusnya dari ujung ke ujung.. dan isinya... "Sosis!"
Di bungkus sosisnya tertulis pesan :
.
[Name]chin.. semoga elo bisa menikmati sosis buatan gue. Nikmati setiap gigitan manis nya bagai rasa diri loe dalam ingatan gue. Hehehehe..
.
[Name] :GIGIT?! MEGANG AJA OGAAH!* melempar bungkusannya ke tempat sampah
Setelah amarahmu sedikit reda, segera kau meninggalkan toilet. Heran juga kenapa saat kau berjalan di koridor beberapa tatapan tidak mengenakkan tertuju kepadamu. Yang kau pikirkan saat itu ialah pulang! Bodo amat masih jam sekolah. Sudah pasti kau ga bakalan konsen sekolah kalo begini.
Begitu akan keluar dari sekolah, sekumpulan siswa mencegatmu. Mereka terdiri dari fans- fans pangeran sinting itu. Ada perempuan, laki-laki, guru, pak satpam, dan juga tukang kebun. Mereka ingin kau menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Mereka mengitarimu. Kau kebingungan dengan sikap seisi sekolah yang ga kalah sintingnya dengan pangeran itu. Seorang wanita berambut pink memasuki lingkaran dan mendekatimu. Dia adalah Satsuki Momoi. Dia mengibaskan rambutnya yang indah... , indah tertiup angin dari kipas angin yang diletakkan sengaja di dekatnya. Entah siapa yang meletakkannya disana.
[Name] : Ada apa ini? Kenapa kalian semua... Momoi-san..
Momoi : [Name]! Jelaskan kepada kami. Kenapa pangeran .. idola kami, dewa kami, majikan kami yang mulia itu bisa dekat dengan elo, rakyat jelata!
[Name] : Saya juga ga tahu Momoi-san... lebih baik kamu tanyakan langsung kepada mereka. Yang jelas saya tidak pernah ingat pernah berteman dengan mereka
Momoi : Loe harusnya tahu.. yang boleh mendekati mereka cuma orang-orang tertentu dan special.. khususnya gue ini..
Benar... Satsuki Momoi adalah salah satu cewek selain Aida Riko yang boleh mendekati para pangeran itu. Katanya dia adalah sahabat masa kecil dari pangeran Aomine. Orang tuanya adalah bangsawan kaya yang sangat dekat dengan keluarga kerajaan. Konon kabarnya Momoi juga patah hati karena Kuroko memilih Kagami dan memutuskan untuk mengejar salah satu dari Kiseki No Sedai. Entah siapa yang dikejarnya, kau sama sekali tidak peduli. Yang penting kau segera keluar dari situasi ini.
[Name] : Momoi-san, saya tahu saya berasal dari golongan yang tidak sepadan denganmu, Kamu tidak perlu mengkhawatirkan mereka mendekati saya.
Momoi : tapi kenapa sampai- sampai Aomine-kun menyuruh gue membelikan lingerie buat elo!
Semua : UAPAAAAAAAAAAAA! LINGERIE DARI Aomine-SAMA! Tak bisa diampuni! Sate dia! Kuliti! Bunuhh!
[Name] : (grrrrrrrrr...Sialan Kau dekil! Ternyata kau menyuruh Momoi-san untuk membeli lingerie nista itu) apa yang kamu bicarakan.. saya tidak tahu apa-apa tentang lingerie itu
Momoi : Ah ga usah banyak bacot! Pokoknya sekarang elo harus-
- -:Ada apa ini!
Seseorang dari kerumunan memotong pembicaraan Momoi dan menerobos lingkaran. Seorang cewek berambut pendek itu nampak kesal melihat kau diperlakukan seperti ini
Momoi : Oh.. Riko-senpai. Ada apa gerangan kau kemari
Riko : Kenapa elo memimpin semuanya untuk memojokkan [Name] seperti ini. Ada apa ini?!
Momoi : Hooo.. Riko-senpai tidak tahu ya.. kalau sebenarnya... orang ini *menunjuk dirimu* telah merayu para pangeran kita untuk mendekatinya
Riko : Mendekati? Merayu? Eh nenek lampir.. elo ga tahu ya.. [Name] ini gue angkat sebagai manajer klub basket. Karena itu mereka dekat dengannya .. itu wajar kan?!
Semua : Hooo manajer... tak kirain saingan *bisik-bisik
Momoi : Semuanya itu bohong! Terus kenapa gue disuruh memilihkan lingerie oleh Aomine-kun... bukankah itu buat dia
Riko : Lingerie? Oh itu. Hadiah buat manajer baru. Gue yang nyuruh. *Riko tersenyum licik*
Semua : Hooo jadi hadiah jadi manajer itu lingerie ya...*bisik-bisik*
Momoi : gue ga perca-
Kata-kata Momoi terpotong lagi oleh suara musik nan syahdu. Terlihat dari jauh karpet merah terbentang. Para Kiseki No Sedai berjalan dengan anggun diatasnya.. dan bernyanyi...
.
(Midorima) one woman is becoming disaster
even though a man is still singing
i'm tearing up at the thought of break up
(Aomine) i can't touch you, i know yeah eh
i'm falling, catch me (hello)
(Kise) i hate this love song… i hate this love song..
I hate this love song… i hate this love song.. x2
(Murasakibara) i hate this love song, i'll never sing it again
so i can stop thinking of you, so i can finally forget you
(Akashi) i hate this love song, i'm going to sing it with a smile
in order to cure your loneliness, i'm going to you now
ooh ooh ooh ooh ooh-hoo
[disclaimer: BigBang : Love Song English Translation]
.
Cewek-cewek : Kyaaaaaaaaaaaaaaaa! Kereeenn banget * mimisan*
Cowok-cowok : Kakkoooiii! *ileran*
[Name] : Mereka kenapa tuh.. *sweatdrop*
Mereka berjalan perlahan kearahmu. Ada taburan bunga mawar merah, kuning, hijau, biru(?), dan ungu bertaburan diatas karpet merah yang mereka injak. Kerumunan yang tadi melingkarimu langsung terbelah dua. Seolah memberikan jalan kepada mereka.
Semua : HIDUP PANGERAN *seketika semuanya berlutut*
Momoi : Akashi, akhirnya kau datang. Tolong jelaskan kepada kami semua. Sebenarnya apa hubungan kalian dengan cewek ini *menunjukmu
Akashi : Seperti yang dikatakan mulai hari ini [Name] adalah manajer kita *memelukmu dari belakang*
[Name] : (kenapa nih mata belang meluk-meluk sembarangan) *wajahmu memerah*
Midorima : benar dia yang akan mencucikan baju basket kami semua *menarik tanganmu seraya melepaskan pelukan Akashi darimu*
[Name] : (Cuci baju? Kalian pangeran kan? Pembantu punya banyak! Kenapa mesti aku)
Kise : [Name]cchi juga yang akan menyetrika dan merapikannya *meraih beberapa helai rambutmu dan menciumnya*
Aomine : Dia juga yang akan memakaikannya kepada kami *menendang pantat Midorima dan Kise, langsung mengenggam tanganmu*
[Name] : (Mesum banget kau pengeran dekil)
Murasaki : Gue ikutan donk pegang-pegang..*menarik lenganmu
Aomine : Apaan loe jangkung ikutan aja!
Kise : Aominecchi jahat! *mengelus pantatnya yang sakit* hue [Name]cchi sama gue aja~~! menarik tasmu*
Midorima : Hadeh... apa boleh buat... *membenarkan letak kacamatanya* gue ikutan *menarik lenganmu yang satunya.
Akashi : Oh.. elo semua berani-beraninya melakukan itu dihadapan GUE.. *mendeath-glare mereka
Aomine : Sudah jangan banyak bacot ayo kita selesaikan secara jantan!
BAK! BUK! DES! Mereka tawuran, saling pukul, saling injak, dan saling menindas. Entah siapa yang mengajari mereka bertindak se-barbar itu. Kerumunan yang dari tadi ingin membunuhmu sekarang terbagi menjadi beberapa grup menyemangati pangeran mereka menang. Kau yang bengong melihat kejadian itu cuma bisa menghela nafas panjang.
Riko : Momoi.. sekarang [Name] sudah resmi menjadi manager di klub basket kami. Mereka juga sudah setuju hal itu. Elo sekarang tidak punya hak lagi untuk memojokkan [Name]
Momoi : Riko, kau tahu bahwa aku lebih berbakat darimu. Tapi kau tidak pernah memberikanku posisi sebagai manager mereka. Aku tidak mengerti dimana kurangnya kualitasku. Aku pintar menganalisa, body, dada, bokong, semuanya perfect.. kekuranganku apa?!
Riko : Tanyakan saja pada diri elo sendiri...
Momoi : *menundukkan kepala* aku tidak bisa terima .. akan aku balas nanti.. Riko.. dan kau juga [Name]!
Momoi beranjak pergi dengan tatapan mata penuh amarah. Riko mengerlingkan mata kearahmu dan tersenyum
Riko : Mulai sekarang elo adalah manager klub basket ini, jika kau ingin terbebas dari masalah dan tetap terlindungi... jadilah manager yang baik *senyum licik
[Name] : (Aku rasa apapun yang aku pilih diriku masih tetap dalam bahaya) Ba.. baiklah Riko-senpai.
Riko : Baiklah.. elo mulai bekerja besok...* berjalan menuju kearah tawuran* Oiii!dia sudah setuju jadi manajer kita.. hentikan tawuran!
Tawuran seketika berhenti. Seragam mereka sudah compang-camping. Pernyataan dari Riko tadi membawa pelangi di mata mereka. Segera mereka membuka seragam mereka yang sudah robek. Melemparnya kearah fans-fans mereka yang seketika berubah menjadi pemandangan mengerikan. Seperti sekumpulan hyena kelaparan berebut daging segar. Mereka yang sekarang bertelanjang dada, menghampirimu dan mengibaskan poni(?)mereka secara bersamaan tanpa menghiraukan wajah mereka sudah biru-biru.
Aomine : [Name].. sekarang elo sudah jadi manajer kami.. nanti elo akan jadi istri salah satu dari kami.. bersabar ya *mengerlingkan mata*
[Name] : (Apa yang kau bilang dekil mesum? Mendengar itu serasa aku ingin terjun ke jurang) saya hanya akan jadi manajer saja.. tidak lebih Aomine-sama.
Kise : [Name]cchi, jangan panggil kami dengan tambahan kata '-sama' . Panggil kami dengan nama kami,...biar lebih mesra *melemparkan ciuman jarak jauh
[Name] :... Baik,Kise-sa.. eh Kise...
Midorima : Nah gitu donk...kalau gitu elo keliatan manis *menyembunyikan wajahnya yang merah*
Murasakibara : [Name]chin... apa gue boleh memakan elo ? ADUUUH! *langsung dijotos Aomine dan Midorima di perut
Akashi : Baiklah.. sekalian jadi manajer, elo punya waktu memilih satu diantara kami yang akan menjadi pacar dan juga calon suami. Ingat, elo hanya boleh memilih satu diantara kami, jangan maruk-maruk. Elo tahu, hanya gue yang pantas karena gue calon raja yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat dan berasaskan demokrasi, elo boleh milih sesuai hati nurani elo. *menatap layangan di langit
Riko : Baiklah kalau begitu masalah selesai... aku mau balik ke kelas dulu ya... ciao! *Riko beranjak pergi meninggalkan kalian.
Akashi : Sudah waktunya kita pulang...
[Name] : Bukannya ini masih jam sekolah?
Kise : Ck ck ck...[Name]cchi.. kami ini pangeran..berjalan tanpa pakaian itu benar- benar tidak sopan
[Name] : (Terus tadi tawuran itu apa?)
Aomine : Come on guys... kendaraan jemputan kita sudah menunggu.
Murasakibara : bye-bye [Name]chin.. sampai jumpa besok!
Terlihat dari arah luar gerbang sekolah terdapat limusin panjang berwarna hitam. Mereka mendekati limosin itu.. tidak terlihat mereka masuk.. namun ketika limosin itu berjalan sampai buntutnya tidak keliatan, kau melihat sesuatu. 5 buah.. ya.. 5 buah sepeda ontel lapuk warna warni berjejer di belakangnya. Dan mereka dikendarai dengan elegan sesuai warna favorit para pangeran
Akashi : Come on guysss! gerakan kaki kalian! Tunjukkan jiwa pemuda sehat kita!
"AYOOOOOO!"
Mereka mengayuh sepeda ontel itu dengan riang gembira walau kecepatan 10km/jam.
Fans : "Hati-hati di jalan yaaa! jangan ngebut-ngebut! pelan-pelan saja!"
Semua fans yang tadinya pingsan, bangun mengantarkan kepergian mereka. Ada yang melambaikan saputangan dari kejauhan, ada yang menangis, dan melambaikan tangan. Sedangkan kau cuma bisa berteriak ...
[Name] : APA AKU SAJA ORANG YANG MASIH WARAS DI DUNIA INIIIIIIIIII!
.
.
.
.
BERSAMBUNG
