Zhao Yan's Tale

Chapter 2: Night Plays

Author Note:

Chi: Chi rasa fic Chi nggak semenarik itu untuk dibaca ._.

Sie: Yahh, ga ada yang reviews juga sih..

Chi: Sie-chan.. Aku rapopo

Sie: Aku pororo

Chi: (-▼-")

Disclaimer: KOEI own Dynasty Warriors, Chi cuman punya OC Chi saja~

Warning: Typo, OOC, gaje, romansa alay, Gan NingxOC

-Normal POV-

"GeGe! Yan pergi dulu ke pelabuhan yaa!" kata Zhao Yan dengan riang ke Zhao Guang

"Iya, hati-hati di jalan!" jawab Zhao Guang sambil tersenyum

Zhao Yan cepat-cepat berlari ke pelabuhan karena ia kira bajak laut itu masih ada di pelabuhan

"Yah udah pergi, padahal masih ada yg belum di kasih tau.. Kan akhir-akhir ini ada beruang di hutan dekat jalan pulang. Yah, sudahlah nanti aku jemput saja"

-Pelabuhan-

Zhao Yan melihat-lihat di pelabuhan ada banyak kapal dari berbagai macam tempat, lalu ia melihat sebuah kapal itu, kapal bajak laut

"Hmm.. Biasanya, bajak laut itu suka mengacau dan menghancurkan, apa benar yang kemarin itu salah satu anggota bajak laut?"

Zhao Yan bicara sendiri pada dirinya lalu tiba-tiba dari belakangnya ada yang menepuk punggungnya, ia kaget lalu berteriak

"Kyaaa! Siapa itu?!"

Ia menengok ke belakang ternyata ia adalah lelaki bajak laut kemarin

"Kau nona yang kemarin kan?"

"I-iya.."

"Ada urusan apa kamu datang kemari?"

"Aku sering ke pelabuhan kok,aku suka laut dan angin laut selalu menyegarkan.."

Ia tersenyum dan menepuk kepala Zhao Yan karena Zhao Yan memang lebih pendek darinya

"Ngomong-ngomong nama kamu siapa?" Tanya lelaki itu

"Hei! Tidak sopan kalau kau menanyakan nama seorang nona tapi kau belum memberitahu nama-mu!" seru Zhao Yan

"Oh,maaf-maaf. Namaku Gan Xing Ba! Salam kenal!" jawabnya dengan ceria

Ia tersenyum lebar dan wajahnya itu sangat tampan. Membuat Zhao Yan berdebar-debar mukanya pun memerah

"Ada apa? Sekarang giliran-mu memberitahu-ku nama-mu!" katanya sambil tersenyum lebar

"Namaku Zhao Yan. Aku putri dari jendral Zhao Yun"

"Wah, Jendral Zhao Yun itu kan, salah satu jendral macan dari Shu bukan?"

"Yaa! Itulah ayahku"

"Hei, Kamu.. Tau tentang kerajaan Wu?"

"Yaa, sedikit sih"

"Bisa kamu ceritakan?"

"Tentu saja!"

Zhao Yan menceritakan segala yang ia ketahui tentang Wu, Xing Ba mendengarkannya ia sangat tertarik dengan cerita-cerita Zhao Yan

"Fyuh..Yah, banyak sekali cerita tentang Wu"

"Hebatttt! Terimakasih ya!"

"I-iya, sama-sama"

"Ngomong-ngomong, matahari sudah hampir terbenam, mau melihatnya bersamaku?"

"Mau! Mau!" jawab Zhao Yan dengan riang

Mereka berdua melihat matahari terbenam berdua lalu hari sudah gelap

"Hei, Yan, kamu bagaimana pulangnya?"

"Ohh, biasanya aku jalan sendiri ke rumah"

Ia tersenyum polos sambil mengatakan itu seakan-akan tidak khawatir jika ada bahaya, Xing Ba sweat drop ngeliatnya (‾▿‾")

"Ya sudah. Tunggu bentar aku ambil lampu kecil dulu nanti aku antar"

"Iyaa"

Xing Ba pergi mengambil lampu kecil dan Zhao Yan bersenandung dengan riang lalu duduk di sebuah tong air , Xing Ba kembali dengan lampu kecil, ia membantunya berdiri dan ia menggandeng tangan Zhao Yan, muka Yan memerah dan hatinya berdebar

"Ayo.."

"Y-yaa.."

Mereka sampai ke hutan dekat jalan pulang ke rumah keluarga Zhao, tiba-tiba ada bunyi daun-daun bergesekan

"Tunggu! Suara apa itu?"

"Entahlah"

Tiba-tiba saat Xing Ba melihat ke arah hutan ada sepasang mata yang tajam dan bersinar melihat mereka berdua, ia segera pergi ke samping Zhao Yan dan melindunginya

"Yan! Pegang lampunya!"

Ia memberikan lampu kecil itu ke Yan dan mengeluarkan pedangnya, lalu ada seekor beruang datang menyerang mereka Xing Ba mendorong Zhao Yan hingga ia jatuh dan tidak terkena serangan beruang itu

"Yan! Kamu tidak apa-apa?!"

"I-iyh! Xing Ba hati-hati!"

Ia mencoba menyerang beruang itu dan berhasil melukainya di mukanya, beruang itu marah dan menyerang balik sehingga pedang Xing Ba terhempis ke arah Zhao Yan dari tangannya, beruang itu mencoba membunuh Xing Ba, Zhao Yan cepat-cepat mengambil pedangnya lalu ia melompat ke atas beruang itu dan menancapkan pedangnya di lehernya, beruang itu pun mati, Xing Ba mengulurkan tangannya untuk membantu Yan turun dari beruang itu

"Maaf, kamu tidak apa-apa?"

"Iya, bagaimana dengan-mu Xing Ba?"

"Aku juga tidak apa-apa, ayo kuantar sampai depan rumah-mu"

Ia menggandeng tangan Zhao Yan dan mengambil lampu kecil dan pedangnya lalu mereka berjalan ke rumah keluarga Zhao, ia merasa sangat bersalah ia seorang lelaki apalagi lebih tua beberapa tahun dari Zhao Yan tapi justru malah Zhao Yan yang melindunginya

"Yan! Kenapa kamu baru pulang?!" teriak Zhao Tong khawatir

Zhao Tong, Zhao Guang, dan Zhao Han menghampiri mereka berdua

"Maaf Ge, tadi di tengah jalan kami dihadang beruang besar, jadi aku dan Xing Ba melawannya.."

Zhao Guang meraba pipi Zhao Yan, memastikan tidak ada luka di tubuh adiknya itu, kalau ada pasti ia akan marah besar dan melaporkannya pada Zhao Yun, yah, Zhao Yun juga over protective banget (-▼-")

"Kamu tidak apa-apa kan?" Tanya Zhao Guang dengan khawatir

"Iya Ge! Tentu saja karena Xing Ba melindungi-ku!"

Xing Ba menggaruk belakang kepalanya dan tersenyum, Zhao Yan pun tersenyum melihatnya

"Kau itu yang kemarin menolong Yan juga kan? Saat lelaki besar itu mengamuk?" Tanya Zhao Tong sedikit curiga

"Ya, Yan aku harus pulang yah sampai jumpa!" jawab Xing Ba dengan santai

"Dadah Xing Ba!" kata Zhao Yan dengan ceria sambil melambaikan tangannya ke arah Xing Ba, Xing Ba kembali ke rumahnya lalu Zhao Yan masuk ke rumahnya bersama kakak-kakaknya

"Lalu Yan, besok BaBa dan MaMa akan kembali dari peperangan" kata Zhao Tong sesudah mereka selesai makan malam

"Benarkah? Asyik!" seru Zhao Yan kegirangan, ia sangat amat senang, ia berlari ke kamarnya lalu segera tidur ia tidak sabar untuk besok.

Sudah setahun berlalu, Xing Ba masih tinggal di pelabuhan bersama teman-temannya lalu hubungan Xing Ba dan Zhao Yan semakin baik, ia juga akrab dengan anak-anak dari keluarga Zhao, Guan, Zhang, dan juga Liu

Suatu hari,

"Hei Yan! Pstt, hari ini GeGe, Guang, Han, Guan Ping, Guan Xing, dan yang lainnya akan menyelinap keluar malam hari! Kamu mau ikut?" Tanya Zhao Tong sambil berbisik-bisik pada adiknya itu

"Iya ge! Tentu! Boleh aku ajak Xing Ba?"

"Ya!"

"Baik Ge! Aku pergi beritahu Xing Ba dulu"

Ia segera pergi ke pelabuhan dan bertemu dengan Xing Ba ia memberitahunya tentang rencana malam ini ia setuju dan berjanji akan menjemputnya nanti malam, Zhao Yan pulang ke rumahnya ia membaca buku,berlatih tombak,menari,memainkan alat musiknya, dan lain-lain

Akhirnya malam tiba, keluarga Zhao makan malam dan setelah beberapa jam kemudian adalah waktunya tidur Zhao Yan masuk ke kamarnya lalu ia memakai baju jalan-jalannya, ia membuka jendelanya sedikit agar Xing Ba bisa masuk saat larut malam dan lalu ia segera tidur sambil menunggu Xing Ba menjemputnya.

"Hei, Yan, bangun"

Xing Ba membangunkan Yan, ia pun terbangun ia mengusap matanya

"Xing Ba.."

"Ayo jangan diam saja,Tong dan yang lainnya sudah menunggu"

"Baiklah, huamm aku ngantuk sekali, tapi tunggu! Bagaimana kamu bisa masuk?"

"Ah, aku memanjat dari pohon itu lalu lompat ke jendela kamarmu, yah sudah biasa sih" kata Xing Ba santai membuat Zhao Yan sweat drop

Zhao Yan memiliki firasat buruk ntah apa itu, tapi ia tidak memikirkannya, Xing Ba turun duluan karena kamar Yan berada di lantai 2, Zhao Yan melompat dari jendela kamarnya dan Xing Ba pun segera menangkapnya ia memegang pinggang Zhao Yan, mukanya pun memerah lagi

"Hehehe, aku berhasil menangkap-mu putri kecil!"

"Gezz... Xing Ba"

Ia menurunkan Zhao Yan lalu mereka berjalan ke arah pertemuan dengan teman yang lainnya, Zhao Yan sangat kaget, ketika ia melihat siapa saja yang ada

"Yan! Hai! Xing GeGe lihat-lihat ada Yan!" seru Guan Yinping dengan heboh

Mereka semua ada, yaitu, Zhao Tong, Zhao Guang, Zhao Han, Guan Ping, Guan Xing, Guan Suo, Guan Yinping, Zhang Bao, Xing Cai, dan Liu Shan

"P-ping GeGe.." kata Zhao Yan setengah berbisik

Ia mencoba untuk tidak melihat Guan Ping ia pun bersembunyi di belakang Xing Ba

"Hmm? Ada apa Yan?"

"T-tidak"

"Baiklah! Ayo! Kita masing-masing naik kuda, aku dengan Xing Cai, Tong dengan Tuan Liu Shan, Suo dengan Xing, Guang dengan Han, Yan dengan Xing Ba, Yinping dengan Zhang Bao"

Mereka naik ke kuda bersama pasangannya lalu mereka pergi ke kota bersama-sama, mereka berhenti di depan sebuah kedai. Mereka membawa cukup uang, dan mereka memasuki kedai itu

"Pak! Kami pesan baozhi 12 dan arak 6 botol" kata Guan Ping kepada seorang pelayan

"Ya, ya, siap tuan! Mohon tunggu sebentar"

Mereka duduk di sebuah meja dan mengelilinginya mereka bersenang-senang

"Xing Ba! Jangan minum terlalu banyak, kalau kamu mabuk siapa yang akan mengantar-mu pulang? Hei! Stop!"

"Iya, iya, Yan"

Beberapa jam kemudian, sekitar jam 2 subuh mereka kembali dalam keadaan mabuk. Sebelum berpisah saat Xing Ba sudah pulang Zhao Tong dan Zhao Guang membantu Zhao Han yang muntah dan meninggalkan Guan Ping berdua dengan Zhao Yan

Suasananya canggung, karena dulu

"Yan, kenapa kamu selalu berdiam diri saat bersama-ku? Kamu menganggapku kakak-mu kan?"

"Tidak.."

"Hah? Lalu?"

"Ping GeGe"

"Ya?"

"Kau menyebalkan! Kenapa kau selalu tidak peka terhadap perasaan-ku padamu?! Aku tau.. Kau.. Hanya menyukai Cai JieJie" kata Zhao Yan, ia mulai menangis dan terisak-isak

Guan Ping sangat kaget ia tidak menyangka Zhao Yan yang selama ini dia anggap adik kandungnya sendiri seperti kembarannya Guan Yinping. Ternyata menyukai dirinya? Dan juga, ia tau tentang dirinya yang menyukai Xing Cai

"Y-yan, kenapa kau menyukai-ku? Maaf.. Aku tidak bisa membalas perasaan-mu.. Aku.. Memang menyukai Xing Cai"

"Aku sudah tau dari dulu! Aku selalu merasakan perhatian-mu terhadapku sama terhadap Yinping! Tapi.. Tapi aku bukan adikmu! Selama ini.. Aku menyukaimu"

A/N:

Chi: Yeay! Finish! Don't forget to review ya!

Sie: Ayo yang ga punya account juga, review aja =))

Chi: Nggak usah malu-malu sama Chi karena Chi orangnya juga ga tau malu kok hehehe

Sie: Astaga Chi (-▼-")

Chi: Yup pokonya, review, and keep reading fic Chi terus ya! See you readers~