CHAPTER 1 SUDAH DI REVISI SEDIKIT JADI BISA DILIHAT

Sebelumnya Pemberitahuan

1. Chapter satu sudah saya ganti dengan Naruto pengguna [Divine Dividing] dan Rias sebagai pengguna [Boosted Gear], kenapa demikian? kan lebih cocok aja ama rambutnya Rias kan rambutnya merah jadi pakai Boosted Gear walau dia adalah murid dari hakuryuushinkou

2. Jangan Lupa nanti malam nonton Final Uefa Champion League antara Barcelona Vs Juventus :D


Tanya Jawab

Q : Naruto udah lebih dari Godlike dan malah Goodly gara-gara memiliki SG Boosted Gear dan Divine Dividing. Udah gitu di latih sama Great Red lagi.

A : Mungkin iya. Tapi itu hanya sementara waktu bukan? dan saya sudah bilang di Fic sebelumnya kekuatan besar bukan berarti stamina besar juga bukan?

Q : ternyata terburu - buru sekali ingin nemuin naru ama kaa-sannya, saya kira 6 - 8 chapter bru ktemu. ehh!, malah chap 1 udah ketemu

A : Prosesnya nanti lama Vroh hahahaha XD

Q : blue saphiresamudra ? bukankah blue saphire itu langit biru cerah ? kalok samudra itu milik ino aquamarine

A : Udah di revisi bro

Q : Seperti yang kita tau bahwa dua kekuatan naga surgawi itu saling bertentangan dan ngak boleh disatukan. Bahkan ketika issei mencuri kekuatan vali, albion berkata bahwa setiap issei menggunakan kekuatannya maka akan megurangi umur sang kaisar naga merah. Bukankah ini juga berakibat sama dengan vali apabila dia juga mencuri kekuatan issei.

A : Ahhh udah saya ganti tapi sebenarnya ada alasan kenapa saya buat seperti itu, yaitu Karena Naruto adalah dari Klan Uzumaki. di Anime Naruto ada satu fakta bahwa setiap Bijuu yang di ekstrak akan membuat Jinchirikinya langsung mati! Apakah ada dari klan Uzumaki yang setelah Bijuu di keluarkan mati? tidakkan! Fakta yang bisa di bilang langsung mati saja bisa di pecahkan oleh Klan Uzumaki apalagi hanya mengurangi umur!

Q : pair...? trasa kurang menarik kalau mereka langsung suka dalam pertemuan pertama... jadi buat saja mereka suka secara bertahap

A : Yha enggak lah, nanti juga ada tahapannya

Q : Kekuatan Naruto Godbly

A : Kekuatan dari kedua naga surgawi itu masih terbatas, bahkan di dunia Naruto Bijuu di bicarakan sebagai sumber energi tak terbatas

Q : Hyosuke Ryukishi

A : Saya akan menjawab perihal pertanyaan anda

1. Itu sudah terpikirkan

2. Hmmmm... nanti bisa di pikirkan

3. itu memang sudah rencana saya, karena saat nanti Naruto bertemu dengan orang tuanya mereka akan menceritakan kejadian yang sebenarnya

4. Ahhh ya nanti bsia masuk kategori Drama kok :D, tapi soal mendramatisir keadaan saya tidak bisa hehe

5. Soal Great White, itu hanya sepintas terlintas di otak saya, nanti kalau bisa saya jelasin

6. ya seperti itulah hehehe, tapi paling tidak alurnya berbeda

7. tadi sudah di jelasin di atas-atas


The Hakuryuukou And Sekiryuutei

Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto & HighSchool DxD © Ichie Shibumi

Pair : Naruto X Rias

Rated : Semi M / Nanti bisa sampai M +

Genre: Adventure/ Friendship/ Fantasy/ Romance / Drama

DONT LIKE DONT READ

.

.

.

Keterangan :

"Abcd" : Berbicara

'Abcd' : Membatin

"Abcd" : Monter berbicara

'Abcd' : Monster Membatin

[Abcd] : Jutsu atau kekuatan Sacred Gear dan Dragon Slayer

0


(Versi revisi, dan maaf karena tidak memakai saran kalian karena menurut Hyosuke Ryukishi jangan merusak Imajinasiku dengan imanjinasinya dan itu termasuk orang lain juga sekali lagi Gomen ne dan terimakasih saran-sarannya)

- The Hakuryuukou And Sekiryuutei -

Naruto tengah berjalan menuju rumahnya tapi di tengah jalan dia bertemu dengan sosok kakek yang tiba-tiba berkata padanya seolah dia bisa membaca masa

"Kau akan menghadapi bahaya besar di masa mendatang, di saat itu terjadi korban jiwa tidak bisa di hindarkan, kehancuran masal akan terjadi. Hanya kau yang bisa memulihkan semuanya" Ujar Kakek-kakek itu kepada Naruto, sedangkan Naruto sendiri bingung dengan ucapan dari sang kakek

"Apa maksudmu kek?" Tanya Naruto, tapi sebelum kakek itu menjawab seorang pria paruh baya mendekati Naruto

"Sudahlah nak jangan di hiraukan ia memang seperti itu sejak insiden 16 tahun silam" Ujar Pria paruh baya itu, sedangkan Naruto hanya mengangguk dan kemudian berlalu

"Sepertinya itu bukan ucapan biasa Naruto, aku bisa merasakan setiap makna dari ucapannya" Terdengar suara yang tidak asing lagi bagi Naruto yaitu suara Albion

"Sepertinya juga seperti itu Albion, kurasa kita akan menghadapi situasi yang merepotkan di masa yang mendatang tapi bahaya apa itu aku belum tahu" Balas Naruto

"Benar, dan kita harus tetap waspada karena bahaya akan selalu datang kepada kita" Ujar Albion yang mendapat anggukan dari Naruto kemudian berjalan agak cepat menuju rumahnya

TOK TOK

Naruto mengetuk pintu itu tiga kali dan tak lama kemudian muncul gadis berambut merah crimson yang menyambut kepulangan dari Naruto

"Tadaima" Ucap Naruto

"Okaeri" Balas Rias, kemudian Naruto langsung melenggang ke arah sofa. Rias yang melihat tingkah dari suaminya memutuskan untuk bertanya

"Ada apa Naruto-kun? tidak sepertinya biasanya kau seperti ini dan dari raut mukamu sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu?" Tanya Rias to the point kepada Naruto

"Ya, tadi ada kakek-kakek di jalan yang sepertinya bisa membaca masa depan yang mengatakan bahwa aku akan menghadapi bahaya besar, dan hanya aku yang bisa memulihkannya" Jawab Naruto kepada Rias

"Tapi bisa saja itu terjadi, dan kita harus tetap berjaga-jaga dan tetap waspada akan bahaya yang mengancam kita" Balas Rias

"Bukan hanya kita Rias! dari omongan kakek itu seperti mencangkup hal yang cukup luas. mungkin akan terjadi hal yang tidak di inginkan pada konoha" Ujar Naruto kepada Rias

"Kurasa ini bukan sesuatu yang bisa di anggap enteng, dan sepertinya kita juga harus ikut campur juga" Sanggah Rias

"Benar, tidak mungkin kita membiarkan konoha hancur" Ujar Naruto yakin

"Ya sudahlah, lebih baik kita makan malam" Ujar Rias mengalihkan pembicaraan

"Makan? kau mendapat makanan darimana? aku saja ingin mengajak kau makan diluar!" Ujar Naruto heran karena pasalnya mereka belum mendapat uang

"Ahhhh... tadi tetangga kita memberi kita makanan jadi kita bisa makan malam ini, dan uang itu disimpan saja untuk belanja besok dan sisanya kita tabung" Saran Rias kepada Naruto

"Kurasa itu ide yang bagus, dan ini uang hasil dariku bekerja hari ini" Ujar Naruto memberikan beberapa lembar uang kepada Rias kemudian ia terima

- The Hakuryuukou And Sekiryuutei -

Sedangkan di tempat tepatnya rumah Hokage

Kushina memberitahu tentang pertemuannya dengan sosok yang mirip dengan anaknya, begitu juga dengan Minato dia sama senangnya dengan apa yang di ceritakan oleh Kushina, begitu juga dengan Menma yang mendengar bahwa saudara kembarnya kemungkinan bisa kembali membuat dirinya menjadi senang

"Baiklah aku akan mengirim Anbu untuk memantau orang yang bernama Naruto itu" Ujar Minato kepada Kushina yang mendapat anggukan

'Aku akan menemukan Saudara kembarku itu, jujur aku juga merindukannya bagaimana rupanya apakah mirp dengan Tousan atau Kaasan' Batin Menma senang

TIME SKIP KEESOKAN HARI DI RUANG HOKAGE

Kini Minato memanggil salah satu anggota Anbu untuk mengobservasi sosok Naruto

"Jadi ada apa Hokage-sama memanggil saya?" Tanya Anbu itu kepada sang Hokage

"AKu ingin kau mencari informasi dan mengawasi anak yang bernama Naruto" Ujar Hokage memberikan tugas kepada Anbunya

"Baiklah saya menerima tugasnya, kalau begitu saya undur diri" Ujar Anbu itu kemudian menghilang dalam kepulan asap

"Aku pertaruhkan semuanya padamu Tenzou" Gumam Hokage setelah kepergian dari Anbu yang bernama Tenzou

- The Hakuryuukou And Sekiryuutei -

Seperti yang di tugaskan oleh Hokage Tenzou mengawasi gerak-gerik Naruto dan mencari informasi secara halus menyelinap di pepohonan, tapi itu tidaklah cukup menipu naluri seekor naga milik Naruto yang merasakan sedari esok hari mengikutinya hingga dirinya pulang dari kerja

"Keluarlah jika kau tidak ingin aku bilang penguntit" Ujar Naruto kepada sosok yang dari tadi selalu mengikutinya

"Hebat, bahkan tanpa mendeteksi chakra kau bisa merasakan kehadiranku" Ujar sosok Anbu yang bernama Tenzou

'tentu saja naluri naga lebihlah kuat daripada perasaan manusia' Batin Naruto

"Itu mudah, kita memiliki perasaan jadi aku bisa merasakan kehadiranmu" Jawab Naruto

"jadi kenapa kau mengikutiku?" Tanya Naruto kepada Anbu itu

"itu tidak bisa di bicarakan karena ini misi, sudah kode etik bagi Anbu untuk tidak memberitahu misi kepada orang lain" Tolak Anbu itu dengan profesional

"Jadi kau Anbu? tak biasanya Anbu mengikuti orang biasa sepertiku" Ujar Naruto menyeringai

"Aku juga tidak mengerti tapi ini misi, dan kau terlihat orang yang baik" Ujar Anbu itu

"Tentu saja aku orang yang baik, mau berbicara denganku? kurasa kau butuh teman biacara" Tawar Naruto kepada Tenzou

"Kurasa boleh, lebih baik kita berbicara di tepi danau" Ujar sosok itu kemudian mereka berjalan beriringan menuju kearah danau, dan tak lama kemudian mereka sudah sampai di danau yang terdapat sebuah kursi dari kayu

"Kau tidak khawatir aku berbuat yang tidak-tidak kepadamu?" Tanya Tenzou kepada Naruto

"Berbuat yang tidak-tidak? aku tidak berpikiran seperti itu, jika kau ingin membunuhku dari tadi pagi kau juga bisa karena aku adalah warga biasa" Balas Naruto

"Kau benar juga, dan kurasa kau orang yang menarik, namamu siapa?" Tanya Tenzou yang sebenarnya sudah mengetahui nama Naruto, tapi itu adalah modus dari Anbu untuk mencari informasi

"Namaku Naruto" Jawab Naruto singkat padat jelas

"Apa kau tidak memiliki marga, atau nama belakang?" Tanya Tenzou

"Aku tidak tahu karena nama yang selalu aku tahu adalah Naruto, karena dari kecil aku di rawat oleh ayah angkatku dan dia tidak memiliki marga" Jawab Naruto 'Tapi memiliki gelar Sekiryuushintei' lanjut Naruto dalam hati

"Kenapa kau bisa di rawat oleh ayah angkatmu? apa orang tua kandungmu sudah meninggal?" Tanya tenzou, yang di dapati Tenzou kini Naruto sedang tersenyum sendu

"Aku juga tidak tahu, karena dari bayi aku dirawat oleh ayah angkatku. Dan aku tidak tahu dimana keberadaan orang tua kandungku entah mereka masih hidup atau sudah meninggal" Jawab Naruto yang matanya mulai berkaca-kaca

"Maaf menanyakan tentang hal ini" Ujar Tenzou meminta maaf karena tidak enak menanyakan hal ini

"Ahhh... tidak apa kau tidak tahu jadi itu wajar, kalau begitu aku pergi dulu karena sudah pasti istriku menunggu kepulanganku, dan siapa namamu?" tanya Naruto kepada Tenzou

"Namaku adalah Tenzou" Jawab Tenzou

"Senang bertemu denganmu Tenzou" Balas Naruto kemudian berjalan ke rumahnya

'Dia orang yang kuat, walau secara fisik dia lemah, tapi dari segi batin dia sangatlah kuat lebih kuat dariku' Batin Tenzou yang melihat kepergian Naruto, kemudian ia menghilang dalam kepulan asap

- The Hakuryuukou And Sekiryuutei -

Cklek...

"Tadaima" Ujar Naruto lirih

"Okeiri, ada apa denganmu Naruto-kun?" Tanya Rias kepada Naruto

"Aku tidak apa-apa hanya tidak enak badan" Jawab Naruto kemudian melenggang ke kamarnya

'Ehhh... sejak kapan Naga bisa tidak enak badan?' batin Rias yang mulai cemas melihat gelagat suaminya kemudian menyusul suaminya kekamar. Dan dilihatlah sosok Naruto yang kini sedang tidur tengkurap

"Kau tidak makan malam dulu Anata?" Tanya Rias kepada Naruto

"Kau dulu saja yang makan, aku tidak lapar" Jawab Naruto yang masih belum bergeming dari posisinya

"Aku tahu kau menyembunyikan sesuatu dariku, jika kau butuh teman untuk bicara kau bisa berbicara denganku" Tawar Rias kepada Naruto

"Tak apa Rias, aku tidak apa-apa hanya saja teringat mereka" Ujar Naruto

"Kalau begitu makanlah, tidak etis kalau naga sampai sakit" Sindir Rias kepada Naruto

"Aku ini half Dragon jadi tetap saja aku bisa sakit" Protes Naruto, tapi kemudian bangkit dan menuju kearah ruang makan

"Dasar, tadi tidak lapar tapi toh juga makan" Gumam Rias, kemudian mengikuti langkah suaminya menuju ruang makan

~ TIME SKIP ~

Rias kini sedang berbelanja di sebuah toko tapi dia tidak sengaja menabrak seseorang sampai jatuh

"Ahhh... maaf Baasan aku tidak hati-hati sampai Baasan jauh seperti ini" Ujar Rias kemudian membantu Baasan tadi merapikan belajaannya

"Tidak apa aku juga tidak hati-hati" Ujar ibu-ibu tadi, kemudian memandangi Rias dengan intens

"Ahhhh.. sepertinya aku belum pernah melihatmu di konoha apa kau orang baru?" Tanya ibu tadi kepada Rias

"Ya saya masih baru Baasan, dan perkenalkan nama saya Rias" Ujar Rias memperkenalkan diri

"Namaku Kushina Namikaze, senang bertemu denganmu Rias-chan" Balas Kushina kepada Rias

"Sama-sama Kushina-Baasan" Ujar Rias

"Kalau begitu maukah kau mampir dulu dirumahku?" Tawar Kushina kepada Rias

"Apa tidak merepotkan?" Tanya Rias kepada Kushina

"Tentu saja tidak" Ujar Kushina langsung menyeret Rias menuju kediamannya

Dan setelah itu Kushina dan Rias memasak bareng bahkan mereka mengobrol dengan santainya seperti terlihat mertua dan menantu sampai lupa waktu bahwa hari mulai sore, kemudian dari pintu muncul sosok pemuda berambut pirang dengan kumis kucing di kedua pipinya

"Ahhh... Menma kau sudah pulang? bagaimana misinya?" Tanya Kushina kepada Menma

"Melelahkan, jadi apa Kaasan sudah membuat makanan? dan siapa gadis cantik ini?" Tanya Menma kepada Kushina

"Ini Rias penduduk baru di desa konoha, Rias ini putraku Menma" Ujar Kushina memperkenalkan Menma kepada Rias

'Wajahnya mirip dengan Naruto-kun hanya anata tidak memiliki kumis kucing dan rambutnya kuning cerah bukan seperti anata yang kemerahan' batin Rias

"Dan menma ini adalah Rias" Lanjut Kushina kemudian mereka berdua berjabat tangan tanda perkenalan

'Dia gadis yang cantik dan lagi manis' Batin Menma

'Cih, pandangannya benar-benar mencurigakan kurasa dia menyukai Rias' Batin Ddraig dari dalam tubuh Rias yang tidak menyukai tatapan menma kearah Rias

"Kalau begitu saya pamit pulang dulu Baasan, karena hari sudah sore" Ujar Rias kepada Kushina

"Apa kau tidak mau di antar oleh Menma?" tanya Kushina kepada Rias

"Tidak perlu Baasan, aku bisa pulang sendiri" Ujar Rias kemudian berjalan keluar dari kediaman Hokage, Menma yang melihat kepergia Rias terus memandanginya

'Sungguh cantik,kurasa aku mulai menyukainya' Batin Menma menyeringai senang

- Sedangkan Di Kantor Hokage -

Kini di depan mejadi Hokage Tenzou sudah menghadap ke Hokage untuk memberikan laporan dari tugas yang di jalankannya

"Bagaimana Tenzou?" Tanya Minato kepada Tenzou

"Namanya adalah Naruto ia tidak memiliki marga karena dari bayi dirawat oleh ayah angkatnya, dan dari kecil dia tidak mengetahui dimana orang tua kandungnya entah masih hidup atau sudah meninggal, dan dia sudah mempunyai Istri yang bernama Rias, itu hasil yang sudah saya temukan dari Naruto" Ujar Tenzou kepada Minato

'Jadi seperti itu, kemungkinan dia bisa jadi anakku dan aku akan merahasiakannya kepada Kushina sampai terbukti kebenarannya' Batin Minato

"baiklah Tenzou, kau bisa pergi" Ujar Minato kemudian tenzou pergi dalam kepulan asap

"Hah, jika dia memang anakku Kushina pasti akan senang mendengar kabar ini" Gumam Minato

- Kembali kekediaman Hokage -

Terlihat Menma yang memandang langit malam sambil senyum-senyum sendiri tidak sadar bahwa ibunya dari tadi memperhatikan putranya ini

"yang lagi jatuh cinta, melihat langit malam saja sampai senyum-senyum sendir" Sindir Kushina kepada Menma

"Ehhhh... sejak kapan Kaasan berada disini?" Tanya Menma kepada Kushina

"Sejak kamu senyum-senyum sejak memandang langit" Ujar Kushina dengan menampilkan senyum menggoda putranya

"Ehhhh..."

"Sudahlah ngaku saja, Kaasan ini pernah muda jadi bisa tahu apa yang kau rasakan! jadi siapa gadis beruntung yang kau sukai itu?" Tanya Kushina kepada Menma

"Ahhhh... dia adalah rekan satu teamku Kaasan namanya Sakura" Jawab Menma dengan kedua pipi merona

"Hahahahah... tidak kusangkan putra Kaasan mengalami yang namanya jatuh cinta" Goda Kushina kepada anaknya

"Sudahlah Kaasan jangan terus menggodaku, lalu bagaimana menurut Kaasan?" Tanya Menma meminta pendapat dari Kushina

"Dia adalah Gadis yang baik dan kurasa di sepertiku apalagi dia sangat perhatian padamu Menma" Ujar Kushina

"Kalau begitu aku akan berusaha untuk medapatkan hatinya" Ujar Menma dengan mengapalkan tangannya ke udara, tapi kau salah Menma bahwa Naruto dan Rias sdauh terikat dan tidak mungkin untuk di pisahkan

"Kalau begitu Kaasan akan membantuku?" Tanya Menma kepada Kushina

"tentu selama dia tidak memiliki kekasih" Balas Kushina senang karena anaknya sudah menjatuhkan pilihan hatinya

- The Hakuryuukou And Sekiryuutei -

Sedangkan di tempat Naruto dan Rias kini mereka sedang menikmati makan malam mereka dengan canda gurau bersama, walau mereka belum mencintai satu sama lain tapi mereka merasa nyaman bersama pasangannya, dan mereka siap untuk melewati masalah yang akan menima mereka sesulit apapun itu.

~TBC~

Yo, Bertmua dengan Facelles Terror sang Na'vi Fansboy. Maaf bila Chapnya pendek dan semoga kalian suka dengan ini. Jaa ne