M.A.W.A.R. L.I.A.R.
(Sebuah kisah fiksi)
.
.
(Boboiboy milik Animonsta)
.
.
.
Bagian 1: Mimpi Ochobot
Di sebuah ruangan di rumah di Planet Ata Ta tiga, tampak tiga wanita tengah berbincang-bincang.
"Ibu Bu, wahh... Anak kau comel sangat la!" ujar seorang wanita berambut coklat dengan mata biru laut terhadap sebuah foto kecil yang disodorkan oleh Alien wanita berkepala kotak bernama Ibu bu. Tampak sesosok bayi berkepala kotak hijau dalam foto tersebut.
"Mestilah dia comel. Dia anak ketiga aku. Nama dia Adu du." kata Ibu Bu." Aku panggil dia Bobochu. Masih sepuluh tahun tapi dia sudah boleh unjuk dalam belajar Matematik!"
"Ohh... Cool sangat," puji wanita succubus dengan baju serba hitam di sampingnya, walaupun nada suaranya terkesan menyindir. "Anak kau mestilah berguna buatmu kelak, Ibu Bu."
Ibu Bu tertawa. "Ah, awak macam bisa je. Kau pun punya Milyra dan Sebastian, Rosaline. Tak payah pula kau iri."
Rosaline tersenyum. "Milyra, eh? Apa dia punya? Tak de kuasa sebenar pun. Itupun hanya adik dia Tian je yang boleh kenal harap," ujarnya getir lalu menoleh pada wanita berambut coklat dan bermata biru laut di sebelahnya. "Ashrlati, Kau tak bawa anak kau ke sini ke?"
"Tak. Dia lagi berlatih dengan kuasa dia." gumam Ashrlati. " Dia kena berlatih betul-betul, sebab dia mesti masuk sebagai calon askar sfera kuasa yang hebat. Oh, ya. Sudah nak malam. Jom saya pergi dulu, ya."
"Ya, Ashrlati. Semoga aman sampai di rumah."
"Iya. Terima kasih, kawan-kawan."
Ashrlati melompat ke langit dan menembus planet Ata Ta tiga, meninggalkan Ibu bu dan Rosaline di sana. Tak lama kemudian, ia sampai di depan sebuah rumah bergaya Utopia dan mengetuk pintu. Spontan seorang anak lelaki berambut pirang, bermata biru laut dan berusia sekitar sembilan tahun membukanya.
"Mak! Mak dari mana je?" Tanya anak lelaki itu khawatir. "Selepas latihan kuasa, saya cari Mak kian kemari."
Ashrlati tersenyum. "Mak selepas dari Ata ta tiga, bincang sama kawan-kawan Mak." katanya lembut seraya menepuk kepala anak lelaki itu. "Tak payah kau cemaskan Mak, Ochoboy ..."
'Tak payah kau cemaskan Mak, Ochoboy ...'
'Yah kau cemaskan Mak, Ochoboy ...'
'Cemaskan Mak, Ochoboy ...'
'Mak, Ochoboy ...'
'Ochoboy ...'
'Ocho-'
"HUUUUUUUUUUUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!"
Ochobot menjerit dan terbangun dari tempat tidur kecilnya. Ya, kecil. Karena tubuhnya yang berbentuk bola itu tidak perlu tempat yang besar untuk tidur. Boboiboy terbangun mendengarnya.
"Ei, Ochobot? Kenapa kau ni?" tanyanya heran seraya memperbaiki letak topi dinosaurus bewarna jingga miliknya yang selalu dipakainya, biarpun waktu tidur telah datang. Tanpa dielak, Ochobot sudah terbang ke atas tempat tidur BoBoiBoy dan memeluk anak itu sembari gemetar ketakutan.
"Huhuhuuu... Aku mimpi buruk lagi, BoBoiBoy... Huhuhuuu..."
BoBoiBoy terkejut. Ini sudah ketiga kalinya Ochobot menjerit-jerit pada malam hari. Dia bilang semacam mimpi buruk begitu. Aneh juga sebuah robot bisa bermimpi. Tapi ini bukan yang pertama. Ochobot pernah bermimpi tentang pertemuannya dengan Fang saat anak Cina itu hendak menyelamatkannya dari Adu Du dan Probe yang mengejarnya. Tapi itu karena plat memori di kepalanya yang memang pernah merekam kejadian itu.
Masalahnya, Ochobot bermimpi aneh beberapa hari ini. Dia berkata bahwa dalam mimpi itu, dia melihat tiga orang wanita di planet Ata ta tiga. Satu wanita ras alien kepala kotak, yang kemungkinan besar adalah Ibu Bu, Ibu dari musuh bebuyutan Boboiboy: Adu Du. Satu wanita ras Succubus bernama Rosaline dan seorang wanita ras Ultra humanoid bernama Ashrlati. Tiga hari berturut-turut Ochobot memimpikan mereka. Ia menceritakan itu semua pada Boboiboy.
"Mimpi sama pun," kata Boboiboy bingung." Ya dah. Besok kan hari ahad. Kita boleh bincang sama Atok tentang ini, Ochobot. Mending kau sambung tidur kau."
Ochobot mengangguk dan kembali ke tempat tidur kecilnya di atas rak buku. Tampaknya dia tidak bermimpi buruk lagi karena tidurnya begitu lelap kini.
Bersambung ...
Nah, bagaimana fic nya? Aneh ya? Hehe ... maklum baru buat fic macam Boboiboy gini, jadi lumayan singkat juga. Oh, iya. Silahkan berikan Review karena isi review anda sekalian kurang-lebih akan mengantar cerita ini kemana. Soalnya baru coba-coba buat, jadi perlu masukan. ^_^
Tetap setia menanti kelanjutannya ya ... Love you all, Dear Readers ^/^
