The Snow World 2
Sudah berjam jam mereka duduk di dalam pesawat. Ini saat yang paling di tunggu terutama untuk Anna. Anna begitu gembira ketika sampai di America.
"Hore...sudah sampai! Elsa apa kau senang? Tunjukan ekspresimu bila kau senang Elsa! Jangan cemberut terus!" mengangkat kedua tangannya sambil memutar badan selambat mungkin
"ayo kita cari taxi untuk menuju sekolahmu yang baru.." mengangkat kopernya dan membawa Elsa dan Anna.
"bibi apa nama sekolah kami? Mungkin ibu lupa memberitahu namanya kepada kami.?" Menatap sang bibi yang sedang mencari taxi
"namanya SP School Anna..." menatap senyum pada Anna dan mengalihkan kembali pandangannya ke sebuah taxi yang menghampiri mereka. "Ayo naik!"
...
Taxi berhenti di sebuah gerbang yang sangat tinggi berwarna keemasan itu.
"Wow.. ini sekolah kami?" menatap takjub sambil menunjuk giginya yang putih itu.
"iya, kalian senang? Ayo masuk nanti sampai disana kalian dibagikan kamar, keperluan kalian, vitamin, sandal tidur, serta perlengkapan musim dingin nanti" menggandeng kedua keponakannya itu.
Mereka berhenti di sebuah gedung yang tampak seperti istana berwarna pink untuk asrama perempuan dan berwarna biru untuk asrama laki-laki. Bibi membawa mereka masuk, disana mereka sudah di sambut oleh wanita berambut pirang dengan rambutnya yang terurai rapi dengan senyumannya yang sangat manis itu.
"hai.. Manzel" mereka berjabat tangan
"hai.. apakah itu Anna dan Elsa?" tanya wanita itu masih dilengkapi dengan senyumannya
"iya, kenalkan diri kalian kepada !" melepas gandengannya tangannya
"hai.. aku Anna aku sangat senang bisa bersekolah disini " memperkenalkan diri sambil sedikit menundukkan badanya.
"hai.. aku Elsa aku sangat senang dapat bersekolah disini " Elsa tampak mengeluarkan ekspresi bahagianya dengan sedikit terpaksa.
"baiklah, ikut aku! Aku akan menunjukan kamar kalian" berjalan mendahului mereka dan sampailah di depan kamar bertuliskan Frozen Badroom. "baiklah silahkan masuk" mempersilahkan mereka untuk masuk. Tetapi Elsa belum masuk. "Kenapa Elsa?" tanya .
"Tidak, hanya saja aku bingung kenapa kamar ini diberi nama Frozen?" Tanya Elsa sambil terus melihat logo itu
"ya, karena disini dipenuhi dengan gambar Frozen, Snow, dan Keajaiban di musim dingin" tersenyum
"maksudnya keajaiban di musim dingin?" kali ini Elsa menatap dengan heran
"siapapun yang akan menempati kamar ini dia akan merasakan musim dingin sepanjang saat. Akan ada keajaiban disitu. Elsa kau akan mengerti nanti, salah satu di antara kalian akan memiliki keajaiban itu nanti" pergi meniggalkan Elsa begitu saja.
Elsapun memasuki kamar itu, ia begitu takjub melihat kamar yang ia tempati sungguh ini tidak dapat dipercaya oleh Elsa.
"Elsa? Hai, kau baik-baik saja kan?" Anna menggerakan tangan ke atas bawah di depan wajah Elsa yang sedari tadi melamun memandang kamar ini "ELSA!" Anna mulai berteriak karena ia terlalu kesal.
"Anna, jangan teriak teriak! Berisik" melotot ke arah Anna
"kenapa kamu melamun? Padahal sebelumnya kamu cemberut saja, kenapa? Kamu senang ya disini?"membuka gordein kamarnya "Elsa... Lihat itu" menunjuk ke arah salju yang turun "Snow Elsa! Padahal tadi bukan musim dingin!?"
"wah, benar kata " Elsa segera duduk dikasurnya yang disusul oleh Anna
"memang apa yang dikatakan ?" sambil mengambil susu kalengnya dalam tas
"Katanya di kamar ini, siapapun yang menempati kamar ini dia akan merasakan musim salju sepanjang saat dan salah satu diantara kita akan mendapatkan keajaiban..." Elsa berfikir apa yang dimaksud tentang keajaiban "yang mungkin seperti sihir atau hal supernatural lainnya"
"apa? Berarti banyak kesempatan untuk kita menikmati hari-hari di musim dingin!" berloncat di atas kasur, sampai ia tidak sadar bahwa ia telah menumpahkan susu kaleng yang ia minum tadi "ya ampun.." Anna membentuk bibirnya menjadi bulat
"segera bersihkan Anna!" Elsa setengah berteriak
.
.
.
TBC
.
.
.
Ini chapter dua saya. Maaf kalau banyak typo. Akhir kata, Please Review
