Story Of Girls Snake
Disclamer : all anime
Rated : T
Author : Ran_jyuusan13
Pairing : secret
Genre : Romance, Humor, Mstery, Harem, Supranatural.
Warning : OC, OOC, Crossover all anime, hidustan (nagin), full anime 'KUROKO NO BASKET' ,gaje gila, abal, typo bertebaran, dll
.
===000===
.
Chapter 2 : Bola pembawa petaka
Pelajaran berlangsung dg normal, bisa dibilang Nagin adalah siswi yg sangat cerdas.
Karena baginya belajar adalah prioritasnya ia ingin keluarganya selalu bangga padanya sebagai seorang anak yang pintar.
.
Tett...tett...tett...
.
Bel panjang berbunyi lantang itu artinya muali memasuki jam istirahat.
"Nagin!"panggil seorang gadis berambut pirang panjang yg ia kucir dua dg pita orange.
"Azuna, Ada apa ?"tanya Nagin pada gadis itu.
"Ayo kekantin !"ajak Azuna, sebenarnya Nagin merasa belum terlalu lapar, dan entah kenapa dia sangat tidak ingin keluar kelas.
Tapi jika ia menolak dia akan mengecewakan sahabatnya ini.
"Baiklah" jawab Nagin ia beranjak dari kursinya dan berjalan menuju ke kantin sekolah bersama dg Azuna.
Lap. Basket
"Hey.. kuroko lempar yg benar jangan melamun seperti itu"kata pria berambut hijau berkacamata kepada pria bertubuh kecil dg rambut biru cerah.
"Kuroko, lemparkan ke Kise"pria berambut hijau itu menunjuk pria berambut pirang yg ada di ujung lapangan.
Dg arahan pria berambut hijau Kuroko melemparkan bola Kise.
.
Sreett..
.
Kise menagkapnya dengan sangat mudah lalu Kise mendribling bola itu mengelilingi lapangan.
"Hey midorima, sekarang giliran mu, masukan bola ini ke ring dg Over Had Pass"tantang Kise, pd pria berambut hijau
"Ok"kata midorima menyanggupi
.
.
Nagin dan Azuna masih dalam perjalanan menuju ke kantin, karena kelas mereka jauh dari kantin jadi mereka memutuskan lewat jalan pintas yaitu, jalan yang ada di sebelah area lapangan basket.
Azuna yg melihat anggota tim basket sedang berlatih merasa kagum.
"Nagin, coba lihat mereka keren kan ?"tanya Azuna yg menunjuk ke 3 orang anggota basket yg sdg berlatih.
"Biasa aja"jawab Nagin datar.
Midorima akan melakukan shooting dg menggunakan teknik Over Had Pass. (Melempar bola melalui atas kepala)
Dia sangat Fokus memperkirakan jarak antara dia dan ring dan kemungkinan keberhasilan masuknya bola.
Dan...
Brak...
Bolanya sama sekali tidak tepat sasaran malah memantul ke tembok lapangan.
Ddaaakkkk...
Gaaabbrruukkkk...
"Aaaaaa" tiba2 ada suara gadis yg berteriak dari samping lapangan.
Ke 3 orang itu langsung berlari menuju sember suara itu
"Hey.. Nagin, ayo bangun, Nagin"Azuna sagat khawatir saat ini.
"Ada apa ini ?"tanya midorima yg sudah menemukan suara teriakan Azuna tadi.
"Aa.. aku tidak tahu, tiba2 ada bola basket yg memantul cepat. Dan mengenai kepala teman ku, dan sekarang dia tidak sadarkan diri"jelas Azuna.
"Gomen, sepertinya ia terkena lemparan ku tadi, akan ku bawa dia ke UKS"kata Midorima
"Demo"Azuna masih benar2 khawatir dg keadaan temanya.
"Tidak apa2, aku akan menjaganya lebih baik kau urus izin nya saja"kata midorima bijak
Azuna paham dg apa yg dikatakan oleh Midorima dan mulai pergi meninggalkan mereka untuk memberi kabar pd guru BP ttg keadaan Nagin.
Midorima membawa Nagin ke UKS dg gaya bridal styel,
Setelah sampai dia membuka pintu ruang UKS dan terlihat seorang wanita berusia sekitar 20an dg ramut hitam pendek sebahu.
"Shizune-san, tolong kau periksa gadis ini"kata midorima yg menidurkan Nagin di kasur UKS.
"Apa yg kau lakukan padanya Shintarou-kun, jangan-jangan ?"
"Enak saja ini hanya kecelakaan, aku gak mungkin berbuat yang macam-macam"sangkal nya.
"Baiklah aku akan segerah memeriksanya"kata Shizune.
Dengan sangat telaten shizune memeriksa Nagin yang masih dalam keadaan tidak sadarkan diri.
"Eh.. tidak apa2 dia hanya pingsan tidak ada luka serius" kata Shizune memastikan
"Oh.. yukata" Midorima benar2 lega karena tidak terjadi apa2 dg gadis itu.
"Aku mau keluar sebentar, kau jaga gadis itu baik2"kat Shizune yg membuka pintu ruang UKS, lalu pergi.
.
Mindorima benar2 merasa lega karena gadis yg tidak sengaja ia lukai (kena lempar bola)
Ternyata baik baik saja.
Nagin muali membuka matanya kepalanya benar-benar terasa sakit.
Awalnya semua tampak kabur tapi lama kelamaan ia mulai sadar bahwa dia ada disebuah ruangan yang cukup asing baginya.
"Kau sudah siuman ?"Nagin seperti mendengar suara seorang pria dan ternyata memang ada seorang pria berambut hijau yang ada dihadapanya.
"Waaaaa"Nagin berteriak kencang karena kaget
"Urusai.. jangan teriak sembarangan kau bisa merusak pendengaran ku"kata Midorima yang menutup keduan telinganya.
Nagin kemudian menutup mulutnya dg tangan karena merasa tidak enak.
"Emm.. Gomenasai"Nagin menyesal atas apa yang ia lakukan tadi.
"Ya ya.. semoga saja kau tidak kena amnesia"harap Midorima melihat kearah Nagin yang masih pusing.
"Ha.. apa maksud mu dengan amnesia?"Nagin bertanya dia benar-benar tidak paham apa yang dimaksud oleh Midorima.
"Baiklah, akan aku tes coba kau katakan siapa nama ku ?"Midorima memberi pertanyaan yang membuat Nagin semakin binggung
"Memang kau ini siapa ?"Nagin malah balik bertanya, yang membuat midorima makin cemas
"Apa kau tidak tahu namaku, em.. coba yang lain aa.. sekarang hari apa?" Tanya Midorima
"Selasa"jawab Nagin
"Em.. siapa dia?"Midorima menujuk Foto seorang Pria yang menggantung di dinding
"Presiden"jawab Nagin
"Bagaimana kau bisa menjawabnya?"tanya Midoruma semakib binggung
"Heh.. aku ni gak amnesia tau"jelas Nagin
"Tapi kalau kau tidak terkena amnesia, kenapa kau tidak tahu siapa nama ku?"tanya Midorima (makin ngotot)
"Memang kau itu siapa, aku bahkan tidak mengenal mu"kata Nagin jujur.
Midorima langsung tersentak kaget.
'Ya ampun baru kali ini ada seorang gadis yang gak kenal siapa aku'batin Midorima
Nagin memperhatikan wajah Midorima yang terlihat sedang berpikir.
"Heh.. memang sebenarnya kau itu siapa ?"tanya Nagin
Midorima langsung bangun dari alam bawah sadarnya.
"Ok.. namaku Midorima Shintarou, aku wakil kapten tim basket dan anggota dari 9Dy"jelasnya, Sekarang Nagin paham apa yang dimaksud Miorima sebelumnya.
'Ternyata dia anggota 9Dy pantas saja Sombong'batin Nagin.
Nagin beranjak bangun dari tempat tidur UKS dan mengarah keluar pintu.
"Eh.. kau mau kemana ?"tanya Midorima yang membuat Nagin membalikan kepalanya mengahadap ke Midorima.
"Ke kelas lah kemana lagi"jawab Nagin datar.
Nagin keluar dari UKS tapi ia merasa bahwa ada sesuatu yang menahanya saat ia menengok ke belakang ternyata Midorima menahan tanganya.
"Kau tidak bisa kembali ke kelas"perkataan Midorima barusan membuat Nagin merasa binggung
"Memang kenapa? Kenapa aku tidak bisa masuk kelas?"Nagin bertanya dengan wajah yang sangat kebinggungan.
.
Midorima lalu mengeluarkan sebuah kertas dari katongnya
Lalu ia serahkan pada Nagin.
Nagin membacanya dengan sangat teliti.
"Ini.. serat izin dari Guru BP" Nagin memegangi surat izin itu
"Teman mu tadi mengirim kan surat itu pada ku, jadi dari pada kau masuk ke kelas lebih baik aku mengantar mu pulang"jelas Midorima.
"Tapi bagaimana dengan.." Kata kata Nagin terpotong karena ia melihat Midorima yang sudah membawa tasnya
"Ba..bagaimana kau..?"tanya Nagin Binggung
"Tadi teman mu itu juga membawakan tas mu"Midorima menjawab kebinggungan Nagin
"Ohh.." Kata Nagin datar.
Midorima mengantarkan Nagin pulang.
Karena tadi Midorima berangkat bersama anggota 9Dy yang lain jadi dia menelphon supir pribadinya untuk menjemputnya.
Perjalanan mereka dilalui dengan keheningan.
Midorima mengambil koran yang ada dibawah jok yang ia duduki, dia mulai membuka satu persatu halamannya dan dengan tak sengaja ia menemukan.
.
'Hotoskop'batinya.
.
Dengan semangat 45 Midorima membacanya dengan sangat seksama.
'Cancer, ramalan Cinta : Untuk anda yang masih singel mungkin di minggu ini anda akan mendapat sesuatu yang tak terduga dari orang yang berzodiak Pisces'
Saat Midorima membaca kaliamt PISCES ia langsung tersentak.
'Apa pisces?'
Ia lalu menatap gadis yang sedang duduk dihadapanya yang sedang menatap keluar jendela.
"Emm... boleh aku bertanya sesuatu pada mu?"Midorima memecah kesunyian
"Apa?"tanya Nagin
"Apa Zodiak mu?"tanya Midorima dengan sangat serius.
"Em... sebentar 24 Febuari, sepertinya Pisces"jawab Nagin, yang membuat Midorima langsung terbelalak
"Kenapa wajah mu kaget seperti itu memang kenapa?"Tanya Nagin
"Em.. tidak hanya mencocokan ramalan Horoskop"jawab Midorima yang membuat Nagin merasa terkejut
"Ha.. kau percaya dengan Horoskop hahahah.." Nagin tertawa renyah
"Memang kenapa kalau aku percaya?"tanya Midorima pada Nagin yang masih tertawa
"Hey.. bung ini tahun 2016, kau masih percaya saja dengan Ramalan"Kata Nagin pada Midorima yang wajahnya terlihat sangat kesal.
Nagin tersadar bahwa ia sudah memasuki daerah diamna tempat ia tinggal.
Mobil itu melaju mendekati sebuah ruamah besar bergaya india yang kental.
"Tolong berhenti disini"kata Nagin pada supir yang mengemudi mobil itu.
Setelah mobil itu berhenti Nagin membawa tasnya dan keluar dari mobil itu
"Eh..Kenapa berhenti disini?"tanya Midorima yang mucul dari jendela.
"Em ini rumah ku"kata Nagin menujuk rumah yang ada dibelakangnya.
"Oh.. jadi kau putri keluarga Kaphoor"kata Midorima terkejut
"Kau tau keluarga ku?"tanya Nagin
"Tentu saja"Midorima menyunggingkan senyumnya.
"Apa kau mau mampir dulu?"tawar Nagin
"Em.. tidak usah mungkin lain kali"jawab Midorima.
Ia menutup jendela mobilnya dan berlalu meninggalkan Nagin
Midorima masih memikirkan soal Horoskop tadi
'Em.. Pisces akan memberi ku kejutan besar, em.. Horoskop memang tidak pernah salah'pikirnya
Dia lalu mengingat kejadian yang terjadi padanya hari ini benar bebar sangat membuatnya merasa senang.
'Nagin gadis yang menarik'
#TBC
