yuuhuuuu duo author aegyo anchovy dateng lagi! sebelumnya makasih buat para readers yang udah mau baca fict ancur ini . gomawo gomawo gomawo *bungkuk bungkuk*

okee saatnya author Anchovy balesin ripiu dulu yaa. Cekidot :p

utyahyukkie : annyeong^^ Author Anchovy in here. ne~ ini udah apdet. ripiu lagi yaa :*

urfahyukkie : kkke~ setuju gak kalo dibuat KyuHyuk? ne~ sudah apdet. kilat gak apdetnya? =="

tanpanama : heheh pasti seru dong plus full yadong kkke :D

Max Hyera : suka gak crack pairnya?^^ ne~ udah lanjut :)

YeHyuk EunHae : kyaaa! gomawo YeHyuk^^ apakah ini sudah panjang?

Park SeungRi : aiyaaa~~ sudah lanjut :) terus ripiu yaa

nyukkunyuk : kkke~ namanya juga Kyu . kan mesum #teteteeet sparkyu demo

Latisha fujo : waaa ternyata ada juga yang suka KyuHyuk^^ makasih ripiunya :)

endahhyukiELF : ne~ aku coba bikin baru aja daripada HaeHyuk mulu kkke~ #dibasmi HaeHyuk shipper

tya andriani : tauk tuh dasar setan playboy ==" makasih ripiunyaa ^^

Jenny Yesungiesconcubine : kyaaa gmawo jenny-ssi udah #peyuk2 Jenny-ssi^^ tunngu aja next chap akan semakin membingungkan wahahahah #duakhh!

cloudcindy : kkke~ siwon kan itu udah mau kawin ceritanya ama si kibum :) ripiu lagi yaa^^

: iyaa T_T makasiih KhaHae-ssi sudah mengingatkan . akan Anchovy perbaikin #plakk dasar babo! ripiu lagi yaa^^

Ryu : ne Ryu-ssi~ author akan berusaha labih baik lagi :) gomawo ripiunya^^

haasshhh. . .akhirnya selese juga. jeongmal gomawoyo readers tercintaa :* :*

WARNING : di chapter ini otak yadong Author Anchovy lagi on berat. jadi buat yang anti yadong harap tidak membaca ketimbang ntar muntah-muntah kan kesian lantainya kotor #apadehh lu thor =="

HAPPY READING EVERYBODY \(^n^)/

CHAPTER 2

Kyuhyun POV

DEG! Apa ini? Kenapa rasanya jantungku nyut-nyutan? Aku tak melepaskan pandanganku dari sosok mungil yang berada dalam gendongan appa. Hingga akhirnya dia duduk disebelahku dan memberikan senyumannya yang menurutku sangat errr... manis. Dia mengulurkan tangannya ke arahku.

"Hai. Aku Park HyukJae, kau boleh memanggilku HyukJae atau Hyukkie kalo mau, itupun gara-gara disuruh eomma. Huh!" ucapnya sambil cemberut.

'Omoo~ jantungku rasanya mau copot. Aishh masa di usiaku yang baru 10 tahun ini sudah menderita jantungan? Apalagi kalo aku sampai mati muda, bagaimana dengan ketampananku? ANDWAEEE. . .!' jeritku dalam hati. [aduh oppa plis deh gak usah lebay gitu kali. Lagian oppa mati sekarangpun aku rela banget malah #sriiing. . .sparkyu bawa clurit]

Aku mengulurkan tanganku dan menjabat tangannya.

"Aku Kim Kyuhyun, panggil Kyu saja." Emmm. . .tangannya mungil namun hangat dan lembut. Dia manis.

"Berapa umurmu?" tanyaku.

"8 tahun. Kalo hyung?"

"Aku 10 tahun. Wah senangnya kita tidak terlalu terpaut umur yang jauh. Kuharap kita bisa rukun ya Hyukkie." Kataku lembut sembari memberikan senyuman terbaikku.

"Ya! Kalian berdua cepat sekali akrab. Baiklah tapi mulai hari ini namamu bukan lagi Park HyukJae tapi Kim HyukJae. Arraseo chagi?" tanya Leeteuk.

"Arrachi eomma." Jawab Hyukkie girang.

Hm dia tersenyum lagi dan aku sangat suka senyumannya. MWO? Apa katanya tadi? Kim HyukJae?kenapa maganya sama denganku? Jangan-jangan. . . . . .

"Emh , appa . . .apa ahjumma ini. . .?" tanyaku hati-hati takut appaku marah , maklum dia ini tensinya gampang sekali naiknya. [ngomong aje kalo Kangin penyakitan darah tinngi, Kyu. Ah elo banyak alibi #authr digepalak readers gegara ngerusuh mulu

Back to the story . . . .

"Ne. Mulai sekarang kita satu keluarga dan kau harus memanggilnya dengan sebutan eomma. Ohya kau juga mendapat dongsaeng -Hyukkie- dia manis bukan, Kyu?" jawab appa dengan wajah berbinar dan tanpa dosa.

Aishh kenapa appa selalu tak pernah membicarakan segala sesuatunya denganku dulu sih? menyebalkan!

Kyuhyun POV end

Author POV

[skip time] 9 tahun kemudian mereka menjalani hari-hari dengan sempurna . Tak ada cacat sedikitpun hingga akhirnya seorang namja tampan namun pervert #plakk memulai segala kegalauan di rumah Kim Family tersebut.

Kyuhyun sedang memasang earphone-nya ketika pintu kamarnya dibuka oleh seseorang. Sebuah kepala muncul di balik pintu dan segera menghampiri Kyuhyun yang masih asyik dengan earphone-nya sambil memejamkan mata. Namja itu Eunhyuk, segera saja ikut tiduran di samping Kyuhyun.

"Hyung~"

". . . . . . ."

"Hyung..." kali ini Eunhyuk bangkit dari tidurnya dan merangkak mendekati Kyuhyun.

". . . . . . ."

"Hyung!"

". . . . . ."

"Aishhh! Baiklah jangan salahkan aku kalau kau menjerit!" kata Eunhyuk kesal.

.

.

.

BUGHHH! Sebuah buku setebal bulu ketek author #plakplakplak, mendarat mulus di jidat Kyuhyun.

"Hyaaaa! Apa yang kau lakukan sih?" jerit Kyuhyun kaget dan langsung mencopot (?) earphone-nya.

"Ya! Habisnya kau ku panggil tidak meresponku sih hyung. Bweeeekk...!" Eunhyuk menjulurkan lidahnya sambil cengengesan.

"Aisshh! Awas kau Hyukkie kemari kau! Hei jangan lari!" teriak Kyuhyun saat mengetahui Eunhyuk akan lari.

Author POV end

Kyuhyun POV

"Aisshh! Awas kau Hyukkie kemari kau! Hei jangan lari!" teriakku pada Hyukkie.

Aku bersiap menahan tangannya namun dia malah menendangku hingga terjungkal. Dia berlari menghindariku , jadilah kita saling kejar dan lempar bantal di dalam kamarku.

"Hykkie awaaas!"

BUGH!

"Hyaaa! Sakiiiiit..." teriak Hyukkie yang kini sudah jatuh dalam posisi tidak elit -kaki di kepala kepala di kaki- (abaikan)

Aku menghampirinya dengan rasa khawatir yang amat sangat , takut dia terluka. Kenapa? Kalau kalian bertanya kenapa aku begitu khawatir padanya itu karna aku peduli padanya .

.

Hari ini pulang kuliah aku menjemput Hyukkie (disini ceritanya Kyuhyun kuliah semester 2 ,Hyukkie kelas 2 SMA yah). Sampai di depan sekolah aku melongokkan kepalaku untuk mencarinya, namun sosoknya tak juga ku temui.

"Aigoo sudah hampir setengah jam aku disini tapi dia tak juga muncul! Kemana sih anak itu? Ah lebih baik aku masuk saja."

Aku memasuki halaman sekolah Hyukkie, sampai akhirnya aku melihatnya sedang duduk berdua dengan seorang namja tampan dan tinngi di halaman belakang sekolahnya. Hanya berdua. BERDUA! Cih! Aku benci melihat pemandangan ini, apa namja itu pacar Hyukkie? Andwae! Tidak boleh! Segera saja aku menghampiri mereka dan menarik tangan Hyukkie hingga sekarang dia berada dalam dekapanku. Ku pelototi namja tadi dengan death glareku dan dia kelihatan bingung. Hyukkie kaget namun aku tak memperdulikannya.

"Ya hyung lepaskan tanganku, sakit!" rengeknya sambil memukul-mukul pelan tanganku.

Kalian pasti bertanya kenapa aku seprotektif ini hanya karena melihat dongsaeng kesayanganku sedang bersama namja lain? Baiklah aku akan jujur, sebenarnya aku . . . aku. . .menyukai dongsaengku sendiri , Hyukkie. Aku tahu ini salah , aku tahu ini menyalahi aturan, namun inilah perasaanku. Sebenarnya aku sudah menyukainya mulai dari awal pertemuan kami, saat aku tak bisa melepaskan pandanganku darinya. Semenjak hari itu sudah kuputuskan hatiku hanya miliknya...milik Hyukkie.

Aku terus berjalan sambil menarik erat tangannya. Aku berhenti tiba-tiba sehigga Hyukkie menabrak punggungku.

"Aduh! Aisshh kenapa hyung tiba-tiba berhenti sih?" tanyanya sambil mengusap-usap hidungnya yang mengenai punggungku. Aku langsung berbalik dan memeluknya erat.

"Hyukkie , taukah kau? Hyung dari tadi menunggumu di depan gerbang namun kau tak muncul juga. Aku sangat khawatir..."

Dia kaget. Yah aku tau aku memeluknya terlalu erat. Sedetik kemudian dia bersuara.

"Hyung? A. . .apa yang kau lakukan sih? Sesak tau! Lepaskan aisshh ... !"

Aku melepas pelukanku dan menatap kedua matanya. Indah. Cahaya matanya selalu membuatku merasa nyaman.

"Apa yang kau lakukan dengan namja tadi?" tanyaku lembut.

Kyuhyun POV end

Author POV

"Hah? Aku . . .aku hanya berbicara dengannya hyung." Jawab Eunhyuk sambil memiringkan kepalanya yang terlihat sangat imut.

GLEG! Kyuhyun susah payah menelan ludah ketika melihat dongsaengnya bertingkah aegyo seperti sekarang ini.

"Emmhh . . .lalu kenapa kalian dekat sekali tadi? Kenapa dia mengelus-elus kepalamu segala?" tanya Kyuhyun dengan memicingkan mata.

"Huahahahah! Ah hyung cemburu pada Minho? Kyaaa! Kau lucu sekali sih hyung." Tawa Eunhyuk meledak saat melihat wajah hyungnya yang cengo super babo itu *wahahaha sumpah author seneng banget ngolokin Kyu disini :D readers : thor, lo bisa minggir gak sih? author : gyahahahhahah! readers : lempar sumpit ke lubang idung author Anchovy #plakplakplak ABAIKAN*

Kyuhyun memandang Eunhyuk dengan deathglarenya .

"Ne ne hyung. Jadi gini tadi itu temanku namanya Choi Minho dan dia sedang minta bantuanku untuk mendekati Taemin. Yah. . .walaupun sebenarnya aku menyukai Minho." Mata Eunhyuk mulai berkaca-kaca saat megatakan kalimat terakhir.

NYUUT! Sakit. Itulah yang dirasakan Kyuhyun saat ini. Dia memandang Eunhyuk dengan tatapan tak percaya.

Kyuhyun POV end

Eunhyuk POV

Ya! Hyukkie jangan menangis lagi apalagi di depan hyungmu! Akh! Tapi aku tak kuat menahan sakit hati ini sendirian. Yah memang sudah lama aku menyukai Minho. Saat aku berniat mengungkapkannya dia malah curhat padaku dengan mata berbinar kalau dia sedang mengincar Taemin, teman baikku. Hatiku hancur seketika. Berulang kali ku tekan perasaan ini dengan susah payah (alah ribet banget bahasa author ==")

TESS . . . apa ini? Hwaaa Hyukkie kenapa kau menangis lagi? Menyebalkan! Ku tutup wajahku dengan telapak tanganku , tiba-tiba ku rasakan sebuah tangan besar yang hangat menarik pelan pergelangan tanganku dan mengusap pelan pipiku. Ku dongakkan kepalaku, Kyuhyun hyung tengah menatapku dan mengusap air mataku. Ku pejamkan mataku dan menikmati sentuhannya. Dia memelukku dan aku hanya terdiam di pelukannya. Tiba-tiba kurasakan hembusan nafasnya di wajahku, tak kupedulikan apa yang sedang dilakukan hyungku itu. Aku lebih memilih diam dan kembali menangis sesenggukan dalam dada bidang milik hyungku.

CUP~

Tiba-tiba kurasakan sesuatu yang kenyal dan hangat menempel di bibirku. Kaget, kubuka mataku dan . . .

"Emh. . .h-hyung! Ap. . .emhh apa yang kau lakukan?" kataku sambil mendorong tubuhnya. Apa yang terjadi?

Eunhyuk POV end

=TO BE CONTINUED=

hyaaaa! apakah di chapter ini sudah panjang readers? apa yadongnya kerasa? miaan kalo kurang memuaskan hasrat (?) para readers sekalian T_T

mohon RnR-nya yaa :) buat para silent readers tolong kasihanilah author ini ^^

sampe jumpa di next chap . . .