Sebuah Fanfiksi
Felicia Ramona
.
.
Magic Ring
Bagian 1
.
.
.
Dengan sangat saya minta jangan membaca jika kalian tidak suka pemerannya.
.
Sebelumnya maaf jika EyD salah dan banyak typo, ini un-beta-ed.
Dewa sudah memutuskan, Lee Sungmin diturunkan untuk mengabdi terhadap keagungan cinta. Cho Kyuhyun—yang mana saat itu tengah sibuk dengan dunianya yang kelam, mencari-cari wanita dengan sesuka hatinya dan mematahkan angan mereka tanpa perasaan.
"Siwon-ah, ingat… kau tidak boleh ikut campur dunia mereka. Jangan pernah menampakkan diri bahkan di depan Sungmin sekalipun, kita hanya penjaga mereka Siwon-ah. Jangan sampai kau dibuang seperti Yesung yang mencintai manusia yang ia jaga sendiri… ingat… dan jangan jatuh cinta pada Sungmin…" ujar Heechul memberi petuah kepada Siwon. Siwon memang baru kali ini menjaga seorang manusia, ini adalah tugas pertamanya, sedangkan Heechul sudah beberapa kali menjaga manusia sehingga ia sudah tahu banyak tentang watak dan kesalahan malaikat penjaga. Seperti Kim Joong Won, atau lebih sering dipanggil Yesung yang akhirnya dibuang dari istana Dewa karena ia menampakkan diri di depan manusia yang ia jaga, Ryeowook. Dewa murka dan menghukum Yesung menjadi manusia, dan yang lebih sedihnya, semua ingatannya tentang Ryeowook dihapuskan. Heechul tidak mau Siwon mengalami hal yang sama.
"Arrasseo Heechul hyung, aku tidak akan melanggar semua itu…" ucap Siwon.
"Baguslah… dan satu lagi. Apapun yang dilakukan Kyuhyun terhadap Sungmin, kau tidak berhak melakukan apapun terhadap Kyuhyun. Dia itu adalah manusia yang aku jaga Siwon-ah, aku tahu ini berat dan aku pun tidak menyangka Tuhan menyerahkan anak itu untukku… tapi…" Heechul agak mendesah susah. Kali ini ia diberi tugas yang pelik, menjaga Kyuhyun. Manusia yang sebenarnya sudah tidak disukai Heechul saat ia menjaga salah satu dari kekasih yang pernah dicampakkan Kyuhyun.
"Ne, hyung. Aku mengerti semuanya…"
Heechul tersenyum sekilas. " Baiklah, kajja. Kita turun ke bumi dan menjaga manusia pilihan Dewa, sampai bertemu nanti Siwon-ah…" Siwon mengangguk hormat, ia perlaha memperhatikan Heechul turun terlebih dahulu, sebelum ia mengikuti dan menuju lokasi dimana Sungmin berada.
.
.
"Kau jahanam! Kau brengsek! Kau setan Kyuhyun-ah! Kenapa kau menyuruhku menggugurkan kandunganku Kyu! Apa kau tidak menginginkan anak kita? Dimana semua kata sayang yang selama ini kau umbar, bajingan!" Seorang yeojya dengan wajah merah dan muka basah tengah berdiri dan mengumpat di depan Kyuhyun, yang malah masih asyik bermain billiard bersama teman-temanya.
"Cho Kyuhyun!"
Kyuhyun menoleh—dengan tatapan dinginnya ia melihat gadis yang memanggilnya tadi.
"Apa kau sudah cukup berteriak Jiyoung-ssi?" Tanyanya sambil melempar stik sembarangan.
"Cih! Kau memanggilku Jiyoung-ssi? Kenapa kau begini Kyu! Kau bilang kau cinta padaku! Kenapa kau begini!"
"Dengar yeojya manis, kau sudah tahu siapa aku. Aku tidak pernah bersungguh-sungguh mecintai wanita lemah sepertimu, sudah beruntung aku mau membiayai pengguguran kandunganmu itu. Nasibmu lebih baik daripada mereka yang bahkan aku tinggalkan setelah protes ini-itu padaku , kau bahkan tidak aku lempar ke pedalaman hutan seperti nasib sahabatmu, bukan?" Ucap Kyuhyun.
Heechul yang sedari tadi sudah berada dalam ruangan itu hanya menatap miris—sungguh ia sangat enggan menjaga Kyuhyun, ia berpikir makhluk seperti Kyuhyun tidak butuh dijaga dan tidak pantas dijaga sekalipun. Kalau bukan karena Dewa dan karena Sungmin, Heechul tidak akan memenuhi semua ini.
"Apa? Jadi kau yang membuat Hyemin seperti itu? Kau bajingan Kyu!" Ucap Jiyoung berusaha melempar Kyuhyun denga tasnya.
"Ya aku memang! Sekarang pergi dan enyahlah dari apartemenku yeojya menyebalkan!" Teriak Kyuhyun.
Seketika, gadis itu menatap tajam dan menuju pintu keluar masih dengan mata yang mengeluarkan air mata.
"Oh ya… syukuri saja hidupmu sebelum malam ini honey, karena kuyakin kau tahu maksudku…" Kyuhyun tersenyum simpul.
"Oh Tidak! Jangan bilang dia akan dibunuh seperti yang lainnya… astaga Kyuhyun! Kau sama sekali tidak berubah!" Desis Heechul menatap wajah Kyuhyun, namun beberapa saat kemudia Heechul tercengang. Alisnya berkerut, ia dapat membaca apa yang Kyuhyun pikirkan saat ini. Karena memang, seorang malaikat penjaga dibolehkan mengetahui isi pikiran manusia yang ia jaga.
Heechul dapat memperhatikan semuanya, semua bayangan kelam Kyuhyun dan semua yang dilakukan Kyuhyun sebelumnya. Seluruh gadis, seluruh mayat kaku, seluruh orang-orang lemah yang ia sakiti, seluruh darah dari mangsanya, seluruh isak tangisan, seluruh jeritan kesakitan dan juga seluruh masa lalu yang membuat Kyuhyun berubah seperti ini.
"Ahh… sudah cukup, aku rasa aku terlalu banyak membaca…" lirih Heechul yang merasakan sakit saat ia terlalu lama mencari tahu tentang Kyuhyun. "Apapun itu, aku yakin ada sesuatu dibalik sikapnya selama ini."
"Hey Kyuhyun! Kenapa kau buang Jiyoung, kau tahu… dia paling cantik di antara semua gadis yang kau tiduri selama ini…" seseorang di antara yang lainnya berseru.
Kyuhyun menatap sambil terkekeh. "Kau tahu bagaimana aku Hae, aku tidak tertarik dengan seberapa cantik mereka…"
"Haha, dasar kau!"
"Hmm, dengan cara apa omong-omong kau akan menghabisinya kali ini?" Tanya namja satunya melirik Kyuhyun.
"Ah, aku rasa jatuh dari apartemen lantai sepuluh akan membuat orang percaya ia bunuh diri bukan?" Ucap Kyuhyun yang dibalas anggukan yang lainnya.
"Terserah kau Kyu, aku sudah terlanjur percaya kau mafia dalam bidang ini…" balas namja tadi.
"Sudahlah, Hyuk. Kalian juga tahu bagaimana aku, kenapa masih mau berteman denganku juga huh?" Canda Kyuhyun sedikit memukul bahu dua sahabatnya itu.
"Haha, karena kami masih mau hidup…" balas Donghae setengah bercanda.
Dan akhirnya mereka tertawa sebelum kembali bermain dan melupakan kelakuan Kyuhyun.
"Ahh… kuharap Dewa bisa merubah Kyuhyun melalui Sungmin…" lirih Heechul menatap perih.
"Kyu! Kukira pelayanmu akan datang dan membawa cemilan seperti biasanya! Kemana perginya mereka?" Donghae menyeru.
"Hmm, Han ahjushi sedang aku beri liburan. Dia sudah lama bekerja, aku kasihan makanya aku beri waktu berlibur. Anak-anaknya juga pasti merindukan appa mereka…" ucap Kyuhyun.
"Oh, lalu apa kau sudah punya penggantinya?" Kali ini Eunhyuk bertanya.
"Sudahlah! Aku tidak bisa hidup tanpa seorang pelayan…"
"Dan apa kali ini juga seorang namja?"
"Aish… kalian seperti tidak kenal aku saja! Aku tidak mau berhubungan dengan yeojya, aku membenci mereka! Tentu saja dia namja…" ucap Kyuhyun segera.
"Iya aku tahu… aku hanya bercanda…" balas Donghae.
"Kurasa sebentar lagi ia akan datang…" lirih Kyuhyun.
Tok… tok... tok..
Seorang namja masuk, Kyuhyun menoleh dan menatap namja itu dari atas hingga bawah.
"Maaf, Anda siapa?" Tanya Kyuhyun heran.
"Annyeonghaseyo… Lee Sungmin imnida, pelayan baru di keluarga Cho…" ucap namja itu tersenyum. Kyuhyun menatap serius. Wajah putih itu, senyum manis, gigi kelinci, dengan tatanan rambut panjang acakkan membuat Sungmin sekilas terlihat seperti yeojya.
"Kurasa aku meminta seorang namja…" ucap Kyuhyun menatap berang, ia mendekati Sungmin.
"Kau seorang yeojya?" Tanya Kyuhyun dingin. Ia selalu akan berskap dingin kepada yeojya-yeojya, dan berpura-pura manis jika ingin menghancurkan hidup gadis yang ia inginkan.
"Aku namja, Kyuhyun-ssi… dan aku mencintaimu…"
DEG
DEG
DEG
Mata Kyuhyun melebar drastis, Donghae dan Eunhyuk menghentikan permainan mereka. Heechul yang sedari tadi sudah tercengang semakin menatap heran.
"Demi Tuhan! Dimana Siwon sekarang?" Kesal Heechul yang tak kunjung melihat adanya Siwon.
"A—apa kau bilang?" Ucap Kyuhyun mencoba bersikap tenang.
"Aku Sungmin, pelayang barumu, seorang namja dan aku men—" seketika mulut Sungmin tertutup, sebelum ia tersenyum lagi. "Maksudku, aku melayanimu Tuan muda Cho…" ralat Sungmin segera. Heechul mendesah lega melihat Siwon datang tergesa dan membuat Sungmin berkata dengan benar. Sungmin memang bukan manusia seperti kelihatannya, otak dan pikirannya seutuhnya masih dipengaruhi Siwon, ia belum tahu apa-apa dan itu sebabnya Heechul sungguh khawatir jika Siwon melakukan kesalahan.
"Oh… begitu… ya sudah, silahkan duduk dulu Sungmin. Aku akan menjelaskan—"
CUP
Pletak! Dan saat Sungmin mencium pipi Kyuhyun maka sebuah jitakkan keras mengenai kepala Siwon dari Heechul.
"APA YANG KAU LAKUKAN SIWON!"
"Mianhae hyung, aku masih susah mengatur perintah diriku sendiri…" jawab Siwon tanpa dosa.
"Apa yang kau lakuk—"
HUG
Dan kali ini Sungmin memeluk Kyuhyun seerat mungkin.
"SIWON-AH!"
To Be Continued
Terimaksih untuk memintaku melanjutkan fanfiksi ini, tapi maaf untuk sebuah komen dari WONKYU SHIPPER FANATIK, aku hanya membuat sebuah fanfiksi yang menurutku tidak sampah, setidaknya aku tidak menulis dengan bahasa alay, EyD yang aku buat setahuku tidak banyak ada kesalahan, dan aku juga sudah terbiasa menulis untuk sebuah majalah di bagian cerpen. Maaf sebelumnya, dari mana Anda mengatakan ini sampah? Jika masalah pemain yang Anda bicarakan, sudah jelas saya membuat di summary ini KyuMin, kenapa masih tetap dibaca? Setahu saya jika Anda bukan seorang KyuMin shipper, seharusnya tidak perlu repot-repot membaca ff KyuMin. Itu merugikan diri Anda sendiri bukan?
Hmm, ya sudahlah… saya anggap Anda tidak punya stok ff WonKyu sehingga mau membaca FF lain.
Untuk yang lainnya yang memberi respon baik, terimakasih, ini adalah Part 1 nya.
Felicia Ramona
