ANAK ANEH
.
Disclaimer : Yoshihiro Togashi.
Rated : K+
Genre : Romance/Friendship.
Warning : OOC, aneh, Gaje , Kere *plakk
Pokoknya ancur kyk muka leorio *plakk.
.
.
Don't like,Don't read!
.
Chapter 2 : masa lalu.
.
Pagi itu, Kurapika malas untuk bangun. Ia bermimpi tentang masa kecil nya. Saat ia bermain dengan Kuroro dan yang lainnya.
.
"Pagi!" Sapa Gon melambai kan tangan dari jauh.
"Halo Gon, Killua!" Jawab Kurapika kecil yang imut.
"Nah, sekarang tinggal Kuroro dan Hisoka!" Kata Killua.
"Mereka belum datang ya?" Tanya Kurapika.
"Belum." Jawab Gon.
.
Beberapa saat kemudian, Kurapika melihat seseorang yang sepertinya ia kenal.
.
"Eh! Itu Hisoka kan?" Kata Kurapika menunjuk belakang Killua.
"Wah! Iya! Itu Hisoka! Tapi..mana Kuroro?" Jawab Gon.
"Yo!" Kata Hisoka mengangkat tangan kanannya.
"Mana Kuroro?" Tanya Kurapika.
"Hm...dia akan datang sebentar lagi." Jawab Hisoka.
.
Belum lama Hisoka berbicara, terdengar suara anak berteriak.
.
"Heeeiiiiiiiii!" Kata anak itu berlari.
"Wah! Itu Kuroro!" Kata Gon.
"Eh? Apa yang di belakangnya itu?" Tanya Killua.
"Waaaah! Itu anjing!" Kata Kurapika.
"B-besar sekali!" Hisoka terbelalak.
.
Melihat anjing yang berukuran lebih besar dari mereka, mereka pun lari terbirit-birit.
.
"Tolooooooooong!" Gon dan Killua berteriak.
"Kurapika! Ayo kita lari ke sebelah sana!" Ajak Kuroro yang berada di samping Kurapika.
"I-iya! Baiklah!"
.
Kuroro langsung menarik Kurapika ke sebuah jalan sempit.
.
"Huuu! Seram sekali tempat ini!" Kata Kuroro memasang wajah aneh.
"Kenapa kita harus sembunyi di sini?"
"Dari pada kita di makan anjing itu."
"Tapi, kalau kita ketemu kuchisake-onna gimana?"
"Apa itu?"
"Hantu bodoh!"
"Eh! Mana mungkin ada hantu siang-siang!"
"Kuchisake-onna bisa muncul kapan saja. Di setiap jalan kecil."
.
Tidak lama kemudian, mereka mendengar suara langkah kaki seseorang dari belakang mereka. Suara itu semakin dekat,dekat dan mereka langsung lari.
.
"Gyaaaaaaaaaaaaa" Kuroro dan Kurapika berteriak.
"H-hah? Ada apa?" Seorang nenek kebingungan melihat kedua anak itu berteriak.
.
Mereka terus berlari , berlari dan "BRUKKK.".
"Aw!" Kata Kurapika.
"Eh? Kita ketemu lagi!" Gon kegirangan.
"Dari mana saja kalian?" Tanya Killua.
"Kami bersembunyi." Jawab Kuroro langsung berdiri.
"Ah! Sepertinya, aku harus pulang sekarang!" Kata Gon.
"Iya! Aku juga!"
.
Mereka pun pulang. Dan saat itu lah Kurapika terbangun dari mimpinya. Seminggu kemudian, Kurapika berulang tahun. Senritsu membuat kan banyak sekali makanan. Di ulang tahun Kurapika yang ke-14 ini, sangat meriah, karena ke esokan hari nya, Kurapika sudah kelas 9. Teman-temannya pun datang ke pesta ulang tahun Kurapika.
.
"Selamat ulang tahun Kurapika!" Kata Gon sambil memberi sebuah hadiah.
"Terima kasih Gon!" Jawab Kurapika sambil tersenyum.
"Ehm! Ini untuk mu." Killua memberi Kurapika hadiah sambil memalingkan wajah.
"Terima kasih Killua!" Kurapika tersenyum manis.
"Yah...ini dari ku."
"Terima kasih Hisoka!"
"Sama-sama."
"Eh!" Kurapika merasa ada seseorang yang tidak datang.
"Ada apa Kurapika?" Tanya Senritsu yang bingung melihat Kurapika.
"Uuum...itu.. ada teman ku yang tidak datang."
"Oh! Siapa nama nya?"
"Kuroro."
"Iya ya, kemana dia?" Gon keheranan.
"Hei! Hisoka! Kau kan biasa bersama nya."
"Aku ke rumah nya tadi."
"Lalu? Ada apa?"
"Dia harus pergi ke rumah nenek nya yang sedang sakit."
"Oh! Begitu." Kurapika merasa sangat kecewa, namun ia berusaha untuk menutupi perasaannya.
.
Pesta pun berjalan dengan baik, dan sekarang sudah saatnya tidur. Namun, Kurapika sedang duduk di kamarnya. Ia membuka kado dari teman-temannya. Sepatu dari Hisoka, Boneka dari Killua dan tas selempang dari Gon. Kurapika sangat senang menerimanya, tapi ia merasa sedih tidak dapat hadiah dari Kuroro. Ke esokan harinya...
.
"Kurapikaaa!"
"Ah! Kuroro.." Kurapika menoleh.
"Maaf ya, kemarin aku tidak datang."
"Tidak apa-apa."
"Tapi, ini!" Kuroro memberi hadiah kepada Kurapika.
"Apa ini?" Tanya Kurapika.
"Buka saja."
.
Kurapika pun membuka kado itu, dan mata nya membulat saat melihat sebuah kalung yang sangat cantik itu.
.
"Waah! Cantik sekali!"
"Kau suka?"
"Aku sangat suka Kuroro! Terima kasih!"
"Tidak masalah. Hm...ayo pakailah."
"Baiklah."
.
Melihat Kurapika kesusahan, Kuroro pun membantu nya.
.
"Biar aku bantu."
"Terima kasih."
.
Tangan Kuroro terasa dingin. Kurapika merasa nyaman ada di samping Kuroro.
.
"Nah! Selesai!"
"Terima kasih ya!"
"Ya. Kalau begitu aku pergi dulu ya!"
.
Tepat saat Kurapika masuk kelas, bel pun berbunyi.
.
Teng teng teng
.
"Apa Kuroro sudah di kelas ya?" Kata Kurapika dalam hati.
.
Yah..mereka tidak satu kelas. Kurapika kelas 9, Kuroro dan Hisoka sudah kelas 10 , sedangkan Gon dan Killua masih kelas 8.
.
"Baiklah, buka buku kalian!" Perintah pak Leorio.
.
Pelajaran di selimuti dengan suasana tenang. Saat istirahat pun tiba. Kurapika pergi ke perpustakaan. Ia membaca buku di sana. Tiba-tiba, Gon dan Killua menghampiri Kurapika.
.
"Yo, Kurapika!" Kata Killua.
"Hm?"
"Kau mau datang pulang sekolah nanti?"
"Kemana?" Tanya Kurapika.
"Yah.. besok kan liburan musim panas, jadi kita akan pergi berlibur."
"Hm...aku harus tanya Senritsu dulu."
"Baiklah, jika sudah sepakat, datanglah besok jam 11 siang."
"Ya!"
.
Saat pulang sekolah...
.
"Aku pulang!"
"Ya, selamat datang."
"Kau sedang apa senritsu?"
"Ah, aku baru saja menyiapkan makanan. Ayo makanlah."
"Baiklah."
"Bagaimana?"
"Hmmmm...enak!"
"Hahaha."
"Oh iya, Senritsu.."
"Ya?"
"Besok kan liburan musim panas, bolehkah aku pergi bersama teman-temanku?"
"Tentu saja boleh Kurapika."
"Benarkah."
"Iya."
"Terima kasih!"
"Tidak masalah. Nah, sekarang habis kan makananmu dan mandi ya."
"Ya."
"Aku mau pergi dulu."
"Kemana?"
"Belanja."
"Oh, hati-hati ya!"
"Iya."
.
Kurapika pun menghabiskan makanannya dan mandi. Ia bersenandung di kamar mandi.
.
"Haaa...segarnya."
.
Kurapika memakai baju dan membaca buku di atas kasur.
Tut tuut tuut
.
"Ah, telpon. Halo?"
"Ah, halo Kurapika!"
"Oh, Gon. Ada apa?"
"Kau boleh ikut?"
"Iya."
"Waaah! Kalau begitu besok datang ya!"
"Ya."
"Yah...itu saja, selamat malam!"
"Ya."
.
Cklek..
.
Senritsu pun pulang.
.
"Aku pulang!"
"Selamat datang!"
"Eh? Kau belum tidur?"
"Belum."
"Ini, aku bawa makanan kecil."
"Waaah!"
"Hahaha aku tahu kau pasti akan senang."
.
Kurapika memakan makanan kecil nya dan tidur. Ke esokan hari nya, ia pergi menemui teman-teman nya.
.
"Ah! Itu Kurapika!"
"Maaf! Aku terlambat."
"Tidak apa-apa."
"Jadi, kita mau berlibur kemana?" Tanya Kuroro memulai percakapan.
"Hm...bagaimana kalau ke pantai?" Neon memberi usulan.
"Boleh juga ya!" Kata Machi.
"Kalau begitu sudah setuju?" Tanya Shalnark.
"Yah! Aku sih setuju saja." Kata Kurapika.
"Kita akan bagi tugas." Killua menyela.
"Tugas apa?" Tanya Gon.
"Untuk membeli apa-apa saja yang harus di bawa."
"Oh, baiklah."
"Ya, sudah waktu nya pulang!"
.
Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.
.
.
To be continued...
.
.
.
Wahaaaaaaaaa! Selesai sudah chapter ke 2 nya. Ivon ngelanjutin ni fic sambil ngerjain PR matematika. Puyeng!
Tapi...yang penting selesai dah.
.
Arigatou to all reader's.
.
Boleh minta review's nya?
