Author POV
"Jungkook-ah.. Mianhe.. Don't leave me... Ugh~" Namja yang lebih tua terlihat sangat gelisah dalam tidurnya dan memanggil-manggil nama namja manis yang bernama Jungkook.
Jungkook hanya berdiri mematung sambil melihat kekasihnya mengigau. Rasa bersalahnya semakin besar. Tapi itu semua salah Kekasihnya. Dia yang memulai semuanya. Membuat Jungkook frustasi dan kesal.
.
..
...
Jungkook kembali melangkah ke kamarnya. Kembali meringkuk di dalam selimutnya sambil memainkan game di smartphonenya. Dia sedang main fruit ninja. Saking asiknya dia main, dia tak sadar bahwa dirinya ketiduran.
.
..
...
Di ruang tamu. Taehyung membuka matanya. Dia mendengar suara game fruit ninja dari kamar sang leader dan maknae grupnya. Dia tahu itu Jungkook yang sedang bermain di dalam sana. Taehyung mendengar suara namja manis di dalam kamar itu sesekali berteriak riang. Terkadang juga terdengar desis frustasi dari dalam sana. 'Manis sekali.' Pikir Taehyung dalam hati.
Dia mulai duduk dan bangkit dari sofa saat tidak mendengar suara apapun. Hening. Jam sudah menunjukkan pukul 6 sore. Dan.. tidak ada tanda2 Hyungdeul Bangtan akan pulang. Taehyung mengecek handphone yang dia tinggalkan di dalam kamarnya. Ada pesan masuk di grup chat line mereka. Dan memutuskan untuk bergabung membuat keributan di grup chat.
Talien : Kalian berisik..
Rapmonie : Yaaa... Kim Taehyung.. sopan sedikit..
Chimchim : Jin Hyung.
MarioJin : Hmm..
Chimchim : Jangan berciuman di dekat jendela kafe. Terlihat dari luar.. kekeke..
MarioJin : Ya! Bagaimana kalian bisa tau?!
Rapmon : Ck..ck... yang tadi diam di sebrang jalan itu kalian?
MarioJin : Kau sudah tau?
Rapmon : Tentu sayang. Aku sengaja agar mereka melihat.
Chimchim : Muahahaha.. iya.. itu kami. Kami mau ke hotel. Untuk makan malam.
Talien : Mau makan malam atau mau makan Min Suga?! :smirk:
Chimchim : Kau tau saja Tae. Fufufu.
Sugarush : Yakk Park Jimin. Jangan seenaknya bicara.
Chimchim : Ups..
MarioJin : Tae.. di mana Kookie dan Hobi?
Talien : Hobi-hyung sedang memakan anak Suga-hyung di apartemennya. Kookie...
Ia menjeda rada lama.
Talien : sedang tidur di kamarnya. Kurasa.. aku baru bangun.
Sugarush : Mwo?! Apa maksudnya memakan anakku? Jangan bilang dia sedang bersama Jihoonku yang manis?!
Talien : Bingo!
Sugarush : Aku akan membunuh Jung Hoseok saat dia pulang.
Chimchim : Hahahaha... Hobi-hyung dead XD
MarioJin : Tae.. apa kau masih bertengkar dengan Kookie? Cepatlah kalian berbaikan.
Rapmonie : Iya... Cepatlah berbaikan. Aku sudah muak Jungkook menempel terus pada Jinseok ==
MarioJin : Jelous?
Rapmonie : I'm my Princess..
Chimchim : Ew.. get a room you two.
Author POV END
.
Taehyung POV
Setelah membaca apa yang ditulis Jin-hyung, aku menghempaskan badanku ke kasur. Melihat beberapa chat berikutnya dan akhirnya membanting smartphoneku ke ujung kasur. Haish... Kookie menyebalkan, Jin-hyung menyebalkan. Aku sudah mulai muak dengan tingkah Kookie, kesabaranku mulai habis.
Kumenengok ke arah jendela. Sudah mulai gelap. Harus makan malam. Humm... :smirk:
Let's make Jeon Jungkook crying tonight.
Taehyung POV end
.
Jungkook POV
"Ugh~~ Astaga.." aku melonjak dari tempat tidurku karna melihat di luar jendela sudah gelap. Jam berapa sekarang? Aku mengecek tabku. Sudah pukul 8.30.
Baru harum apa ini? Apa Jin-hyung kembali?
Dengan langkah gontai aku berjalan keluar kamarku. Kudapati Taehyung sedang di dapur menata makanan yang ia letakkan di piring. Dia memassak? Ah tidak mungkin. Paling dia memesannya lalu menatanya di piring.
"Hyung... sedang apa?" panggilku.
Dia terkejut, tapi karna tau aku memanggilnya segera ia sungginggan senyum segiempat miliknya. Dia terlihat bodoh. Tapi tampan, mempesona, dengan proporsi tubuhnya yang sempurna, bibirnya yang akan membuat siapapun bertekuk lutut karna rasa panas saat bibir itu menyentuh bibirku dan menyentuh tiap inci tubuhku~, "Kookie... YA! JEON JUNGKOOK!"
"Ah.. Ne.. Hyung?" Aku merutuki pikiranku yang melayang kemana-mana.
"Aku bertanya. Kau mau Jajangmyeonnya atau bibimbapnya?" dia menunjukkan makanan yang telah ia pesan.
"Mana saja boleh." Kujawab cepat.
"Oke kalau begitu Jajangmyeon untukmu." Jawabnya dengan senyuman indah itu. Aku bersumpah aku ingin sekali menciumnya.
"Ne.." Aku berbalik segera menuju ruang tengah dan menyalakan tv sambil membuka beberapa camilan untuk mengalihkan pikiranku dari makhluk sexy bernama Kim Taehyung. Apa? Apa yang barusan kupikirkan? Tidak... Tidak... Ugh.. tapi dia memang seksi.. Aku merindukan sentuhannya. Ugh...
Jungkook POV End.
.
Author POV
Namja kelinci itu membalikkan badannya setelah mengiyakan apa yang dikatakan hyung-nya. Dia tak tau saat itu pria yang ia panggil hyung itu sedang memasukkan sesuatu kedalam jajangmyeon yang telah ditawarkan. Setetes cairan bening yang entah apa.
"Kookie.. Ini makan dulu.. " Taehyung memberikan jjangmyeon ke kekasihnya yang masih marah itu.
"Humm.. terimakasih hyung." Jawab Jungkook singkat dan mulai melahap makanannya.
Mereka melahap makanannya dalam diam. Saat makanan mereka mulai habis Taehyung ternyata masih memesan pizza. Dan mereka memulai ronde kedua mereka. Ronde kedua makan lho ya.
"Aku ingin menonton film. Sore tadi aku meminjam film bersama Minjae. Kau mau nonton?" tanya Taehyung.
"..." Jungkook hanya diam. Dia kesal. Nama Minjae disebut-sebut. Pasalnya Minjae adalah partner Taehyung di acara Celebrity Bromance dan Jungkook tidak suka sama sekali melihat hal itu. Walau Jungkook tau itu hanya scipt. Tetap saja itu menyebalkan.
"Kookie?!" Taehyung menepuk bahu Jungkook dan Jungkook mengerjap sebelum menjawab, "Terserah hyung."
Taehyung memasukkan benda bulat itu. Apa hayooo? CD Film kok /plakkk Author sarap.
Film mulai terputar. Taehyung meminjam film. Tau apa? Fifty Shades of Grey. Hah.. dia pura2 tak tau itu film apa saat Jungkook bertanya. Dia beralasan bahwa Minjae bilang itu film yang dari tanggal keluarnya sangat heboh dibicarakan orang.
Film baru dimulai. Taehyung menikmati pizza yang ada di tangannya. Jungkook merasa dirinya sudah kenyang. Tapi dia mulai merasakan ada yang aneh pada tubuhnya. Tubuhnya terasa panas, padahal di film saja belum ada sama sekali adegan panas yang terjadi. 'Kenapa hari ini panas sekali rasanya?!' pikir Jungkook dalam hati.
Di sebelah Jungkook, namja yang sedari tadi menyadari gelagat Jungkook semangkin menyeringai saat Jungkook semakin tidak nyaman dan mulai meminum cola yang ada di meja. Dia tau apa yang terjadi pada namja manis di sebelahnya, tapi dia hanya diam dan menonton film sambil sesekali melihat ekspresi namja manisnya yang sedang gelisah dengan wajah merah padam.
Jungkook tak mengerti apa yang terjadi pada tubuhnya. Tiba-tiba ia mulai merasa lemas. Dia mencoba untuk fokus ke film yang terputar di depan mereka. Tapi sialnya, 2 orang dalam film itu sedang beradegan panas. Jungkook menggigit bibir bawahnya, entah mengapa badannya terasa aneh. Dia... Horny... Tidak biasanya Jungkook secepat itu terangsang gara-gara sebuah film yang porno.
Taehyung semakin menikmati pemandangan yang ia liat. Bukan karena filmnya, tapi karna namjachigu-nya yang semakin menggeliat resah di sebelahnya. Taehyung pura-pura tidak melihat. Kondisi ruang tengah sengaja dimatikan. Tapi tetap saja masih terlihat. Kelinci manisnya sedang menjamah tubuhnya sendiri. Seringai Taehyung mulai terlihat lagi tapi Jungkook tak melihatnya karena pikirannya sudah blank ternaungi hawa nafsu.
Author POV end
.
Taehyung POV
Adegan di film semakin panas. Tapi itu tidak membuatku tertarik. Aku lebih tertarik dengan kekasihku yang kini sedang menggeliat di sisi lain sofa yang kami duduki. Humm... Indah sekali. Ingin sekali aku membantunya menggerayangi tubuhnya saat ini.
Jungkook horny? Ya.. Tentu saja. Efek obat yang diberikannya memang lambat. Tapi memang itu yang aku inginkan. Tidak sia-sia aku tadi bertemu dan berkonsultasi denan Minjae. Temannya itu memberikan obat yang sangan mujarab. Efeknya pelan dan hanya bertahan 3 jam. Tapi aku rasa itu sudah cukup untuk permulaan.
Hemm... Aku rasa Jungkook semakin tidak kuasa. Apalagi melihat film ini. Aku sudah menontonnya, dan yah aku meminjamnya hanya untuk menambah efek obat yang kumasukkan ke Jjangmyeon tadi.
"H-hyungiehh~~" aku mendengar desahan dari sebelahku. Saat aku menengok betapa terkejutnya aku mendapati Jungkook yang merangkak di atas sofa dan mendekatiku. Aku mematung dan menyeringai semakin lebar.
"Hyungieh... Touch me.. Ah..." Jungkook sedang merangkak.. tidak.. dia sedang menggeliat dan mendekat. Satu tangannya sedang berada di dalam celananya dan satunya lagi berada di dalam kaosnya. Let's start the game.
"Kau kenapa Kookie? Ingin menggodaku heum?" Aku mencoba membuat suaraku sedatar mungkin.
Taehyung POV end
.
.
.
.
.
.
Nah loh.. update siang-siang XD
Nulisnya udah dari semalam kok.. trus sengaja di pause..
Gaboleh baca beginian siang2 woy ;)
Hayo ngaku siapa yang baca? fufufufu~~
Makasih banyak buat review kalian semua T^T
Terhura sekali diri ini.. aku pikir gaada yang bakalan baca.. maaf belum sempat balas review kalian..
Tenang aja.. aku bakalan usahain ini selesai dan gak gantung kok.. bukan cuma TaeKook. tar bonusin NamJin sama YoonMin/MinYoon...
Tapi mau ngelarin day off panas(?) punya TaeKook dulu \(^O^)/
