Pemilik darah Inggris murni itu mengisap sigaretnya muak, membuang hembusan penghancur pulmo dari bibirnya dengan malas, tak lupa helaan napas berat sebagai alas.

Arthur menjatuhkan pipihan tembakau itu ke parket kayu pub, menginjaknya dengan sol sepatu hitam legamnya untuk menghindari hal tak perlu.

Mengapa hari ini sungguh berat dan membosankan?