Maaf, baru update sekarang... silakan dibaca...
Cerita sebelumnya:
Arwah Gokudera dan Yamamoto tertukar, mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan agar bisa balik, tiba-tiba Reborn punya ide, sebagai berikut:
"Tadi dijalan, kalian terbentur, yang menimbulkan bunyi BRAK!, tapi kali ini berbunyi DUAK!, yah jelas tak bisa!", Usul Reborn.
Mereka bertiga menganga.
"Ayo, coba lagi! Sampai bunyinya BRAK!, ayo cepat!", komando Reborn.
"Eh...baiklah!", kata Gokudera dan Yamamoto sama-sama, sebenarnya mereka tak mengerti maksud Reborn.
Setelah itu aksi benturan terus berlanjut.
Gokudera Yamamoto
Chapter 2
GOONG!
GOMPYANG!
DOOR!
BUM!
DOK!
Bunyi-bunyi mengerikan terdengar dari kamar Tsuna, sampai-sampai kucing melarikan diri karena ketakutan mendengar suara itu.
"Re, Reborn-san...kepalaku sudah tidak kuat lagi...", kata Gokudera bertubuh Yamamoto.
"Aduh...susah sekali untuk membunyikan " BRAK!"..., kata Yamamoto bertubuh Gokudera sambil memegangi kepalanya yang sudah memerah.
"Hm... memangnya kalian mau begini terus?", komen Reborn.
Setelah mendengar kata-kata tersebut, Gokudera dan Yamamoto tak ingin tinggal diam. Mereka tak mau kondisinya begini sampai akhir hayatnya.
"Bodoh, ayo, coba lagi", kata Gokudera bertubuh Yamamoto.
"Oke!"
CAUTION!
Jadi tolong dibaca sambil membayangkan:
Gokudera itu Yamamoto
Yamamoto itu Gokudera
Akhirnya mereka melakukan tindakan tersebut sampai larut malam.
"Huff~~~! Aduuhhhhh! Sumpah!menjengkelkan!', amuk Yamamoto.
"Aduh...gimana, nih...", batin Gokudera.
Sampai beberapa saat, suasana kamar Tsuna diselimuti keheningan.
Sono te hanasanaide~
Hanasanaide~
Boku ga soba ni iru kara
Donna toki demo waratte waratte
Hana wo sakasete yo~
tiba-tiba terdengar lagu "Junj*u Rom*nti*a", dari kantong Yamamoto.
"Wuah...Hpmu bunyi, tuh!", kata Yamamoto seraya memberikannya kepada Gokudera.
"Owa! Okok...", kata Gokudera terbata-bata mengambil HP-nya dari tangan Yamamoto.
"Halo...ayah?...bla bla bla...", Gokudera berbicara pada ayahnya.
"ringtone-nya gak cocok buat sportman baka kayak kamu, bodoh", koreksi Yamamoto.
Tsuna hanya bisa bungkam. Reborn senyum licik.
"Kamu Gokudera, kan? Mana Takeshi?", tanya orang seberang telepon sana.
"Eh? ini aku, Takeshi, ayah?", balas Gokudera.
"Ahaha...ternyata Gokudera ingin menjadi anakku, yah...hahahha", balas Yamamoto Tsuyoshi, ayah Takeshi.
Gokudera menjadi sweatdrop.
"Aku lupa kalau kau dan aku ketuker!", bisik Gokudera ke Yamamoto.
"Bodoh! Kalau begitu aku yang ngomong! Mau sampaikan apa?", tanya Yamamoto.
"Tolong bilang ke ayahku kalau aku hari ini menginap di rumah Tsuna!", balasnya.
"Oke..."
"Ha...halo... paman...eh, ayah?", kata Yamamoto agak kaku.
"Oh! Takeshi! Hahaha... ternyata Gokudera juga ingin menjadi anak ayah, loh!", teriak orang di seberang sana.
Karena suaranya keras, Tsuna dan Reborn dapat mendengarnya. Tsuna sweatdrop dan Reborn nahan tawa.
"Eh...pa...maksudku ayah, aku hari ini menginap di rumah Tsuna, yah...", kata Yamamoto pelan.
"tidak boleh! Besok, kan ada acara pernikahan saudara ayah! Lagipula merepotkan Tsuna, kan?", teriak ayah Yamamoto.
"Eh...iya...ahaha...", Yamamoto tertawa secara paksa.
"Woi! Besok ada acara pernikahan saudara ayahmu!", bisik Yamamoto pada Gokudera.
"Oiya...aku lupa! Duh!gimana ini...", Gokudera bingung.
"Pokoknya, sekarang kamu pulang!ini sudah malam! Cepat, yah!", dan seketika itu teleponnya langsung dimatikan oleh ayah Yamamoto.
Tsuna, Gokudera dan Yamamoto tampak panik.
"Wahh!gimana ini!", Tsuna yang bukan korban juga ikut panik, apalagi mereka berdua? Paniknya buka main.
"Astaga..kau disuruh pulang sekarang juga, loh!",kata Yamamoto panik.
"Kita coba lagi, ayo!", kata Gokudera yang siap untuk benturan lagi.
"Tunggu! Jangan memaksa!lihat! kepala kalian sudah memerah! Nanti pembuluh darah di otak kalian akan pecah!", Reborn mengingatkan.
Gokudera dan Yamamoto menelan ludah mendengar perkataan Reborn yang begitu serius itu.
"Reborn benar!, jangan dipaksakan! Mungkin ada cara yang lebih baik...", kata Tsuna.
"Aku sudah punya ide, dame Tsuna...", kata Reborn dengan tampang percaya diri.
"Ba...bagaimana caranya?", tanya Gokudera.
"Kalau tak bisa balik, kalian pulang ke tempatnya dulu saja. gokudera ke rumah Yamamoto, dan Yamamoto ke apartemen Gokudera, besok kita lanjutkan lagi(aksi benturan)." Usul Reborn.
"Eeee~~!, gak mungkinlah!kan..."
"Ini kan sementara, Tsuna, daripada begini terus...", kata Reborn.
"Baiklah!", teriak dua orang itu.
"E`! gak papa?", tanya Tsuna.
"kan besok kita coba lagi, Tsuna. Daripada gak pulang." Kata Gokudera.
"Benar, Jyuudaime!", kata Yamamoto.
"...kalian berdua..."
"Kalu begitu besok hari Minggu, kan? Bisa datang jam 6 malam?", tanya Reborn.
"Bisa!", teriaknya kompak.
"Baik! Sekarang bubar!"
Setelah mendengar komando Reborn, dua orang itu langsung pulang ke rumahnya.
"Kau yakin gak papa?", tanya Tsuna.
Reborn hanya tersenyum licik.
Chapter 2 selesai!
Mohon R&R!
Tunggu chapter 3, yah!
