Title :: Love Like This Chap 2

Genre :: Romance

Rated :: T

Disclaimer :: Suju milik semua ELF, Heechul juga milik ELF dan Petals, karena aku ELF dan juga PETALS sejati, maka Kim Heechul itu milikku..^^

Warning :: Banyak Typos, Tidak terlalu memakai EYD, Kata kata agak Kasar, Boysxboys, Shounen-ai, dan yang terpenting This Fic is CRACK PAIR, so Don't Like Don't Read, Author tidak menerima flame yang sangat menyakitkan , tapi kalau ingin memberikan kritik dan saran yang membangun akan author terima dengan hati seluas samudera…^^

Gamsahamnida buat semua yang udah review author seneng bacanya, karena review dari kalian itu ibarat cahaya yang menerangi pikiran Author..#Lebay mode on.

Mianhae, kalau ceritanya semakin membosankan atau tidak menyenangkan, Author hanya berusaha menuangkan pikiran yang terus berkelana di dalam otak, daripada di pendem terus bikin stress?kan mendingan dikeluarin, iya kan?iya dong?bener kan?bener dong?^^

Happy Reading….^^

Namja itu terus memandangi tempat dimana Heechul pergi tadi "Hmm..Kim Heechul ya?." Ujarnya seraya tersenyum penuh arti.

# Author Pov

Seorang namja tampan terlihat berjalan menyusuri koridor sekolah Super Junior High School, dengan tangan yang dimasukkan ke dalam kantong jaket hitamnya dan telinga yang menggunakan handsfree dia berjalan menuju ke ruangan yang terletak paling ujung.

"Ruangan Kepala Sekolah" Begitu tulisan yang tertera di papan nama yang di gantung di atas pintu.

Namja itu membuka pintu itu secara perlahan dan masuk ke dalamnya.

Entah apa yang di bicarakan antara Kepala Sekolah dan Wakilnya terhadap namja itu, yang pasti setelah 10 menit Wakil Kepala Sekolah atau yang bernama Jaejoong itu keluar dan diikuti oleh namja tampan itu di belakangnya.

Mereka berjalan menuju ke sebuah kelas yang sedang mengikuti pelajaran Matematika yang diajarkan oleh Shindong Songsaenim,

"Tok tok tok.."

"Mianhae Shindong Songsaenim,aku mengganggu pelajaran anda." Ucap Jaeejong seraya berjalan masuk ke dalam kelas.

"Ne, Gwenchana Jaejoong Songsaenim," Shindong menganggukkan kepalanya.

Jaeejong tersenyum dan menatap semua siswa yang ada di kelas tersebut," Aku membawa teman baru untuk kalian." Ujar nya.

"Nah, sekarang silakan masuk dan perkenalkan dirimu. " Ucap Jaejoong.

Namja tampan itu berjalan memasuki kelas dengan senyum manis yang terpampang di bibirnya,

"Annyeong Haseyo,,Kim Jongwoon Imnida, Bangapseumnida." Ucapnya seraya tersenyum dan menundukkan kepalanya.

"Omo…Neomu Kyeopta." Teriak seorang siswa yang duduk di bangku belakang.

Namja tampan itu hanya tersenyum mendengarnya,

"Baiklah, Shindong Songsaenim,mianhae telah menganggu jam pelajaran anda, terima kasih." Kata Jaejoong dan beranjak pergi, namun sebelum beranjak pergi dia menepuk pundak Jongwoon dengan pelan.

Shindong Songsaenim melirik ke arah Jongwoon lalu tersenyum, " Baiklah Jongwoon-ssi, kau bisa duduk di sebelah Henry" Tunjuk nya ke bangku kosong yang ada di sebelah Henry.

Jongwoon berjalan menuju ke bangku yang ada di samping Henry dan tersenyum begitu melihat Henry yang sedang menatapnya dengan pandangan – senang bertemu dengan mu dan silahkan duduk – seraya tersenyum manis.

Suasana di kantin saat ini tidak begitu ramai, karena semua siswa sibuk mempersiapkan untuk acara festival nanti malam, hanya tampak beberapa siswa yang duduk dan makan disana,termasuk Henry dan Jongwoon. Walaupun mereka baru berkenalan, tapi mereka sudah terlihat akrab, karena Henry memang orang yang pandai bergaul, sehingga dalam sekejap saja dia sudah dekat dengan Jongwoon.

"Kau kenapa Henry-ah?" Tanya Jongwoon saat dilihatnya Henry hanya mengaduk ngaduk minuman nya.

"Ani, hanya saja aku merasa sedikit sepi karena tidak ada Mimi-ge," Henry menundukkan kepalanya sedih. Henry memang namja yang ceria, tapi kalau sudah menyangkut masalah Koala kesayangan nya alias namjachingunya tersebut dia berubah menjadi agak sensitive dan…galak.

"Mimi-ge?siapa itu?"

"Dia namjachinguku, biasanya saat istirahat begini, dia pasti akan menemaniku makan, tapi sekarang dia sedang sibuk dengan osis nya itu untuk festival nanti malam."

Jongwoon menganggukkan kepalanya mengerti,,

"Oh ya, Jongwoon-ah." Panggil Henry tiba tiba.

"Hmm?"

Henry memandang Jongwoon dengan ceria "Apa kau mau ikut ke festival nanti malam?"

"Hmm?festival?"

"Ya festival, nanti malam akan ada festival disini, itu acara tahunan sekolah, akan ada banyak barang barang yang menarik, biasanya setiap kelas akan membuka stand untuk berjualan, tapi tahun ini setiap siswa yang mau membuka stand diperbolehkan jadi tidak hanya perkelas saja,," Jelas Henry panjang lebar.

"Dan juga akan ada pertunjukkan dari klub music dan dance,bagaimana kau mau ikut kan?"

Jongwoon mengendikkan bahunya, "Molla, lihat nanti saja."

"Baiklah.."

Festival malam ini terlihat sangat ramai, stand stand yang buka pun bertambah banyak dan banyak barang barang yang unik di jual, seperti di salah satu stand yang bernama ELF Nite, stand itu di penuhi dengan berbagai macam pernak pernik dari Boyband ternama Super Junior, mulai dari berbagai benda buatan para fans, foto, poster, bahkan sampai barang barang tersembunyi milik para member seperti kaos kaki yang – katanya – pernah dipakai salah satu member dan celana boxer yang – katanya juga – pernah dipakai oleh member Super Junior,,

"Minnie.." Heechul berjalan mendekati Sungmin yang berada di belakang panggung sehabis tampil bersama klub music nya tadi.

"Penampilan mu bagus sekali,Minnie." Heechul mengacungkan dua jempol tangan nya.

"Gomawo,,itu sudah pasti." Sungmin tersenyum bangga dan sedikit narsis, yah bagaimanapun juga dia,Heechul dan Zhoumi sudah berteman sejak lama, jadi sedikit sifat narsis nya dua orang narsis alias Heechul dan Zhoumi pasti menempel di dirinya.

"Apa kalian lihat My Lovely Mochi?" Tanya Zhoumi yang baru datang.

Sungmin dan Heechul menggelengkan kepalanya kompak.

"Kemana sih dia?" Ujar Zhoumi gelisah.

"Bukan nya dia berangkat bersamamu?"

"Tadi dia memang berangkat bersamaku, tapi begitu sampai sekolah aku sudah memintanya untuk menungguku karena aku harus mengecek semuanya, tapi begitu aku kembali dia sudah tidak ada." Ucap Zhoumi khawatir.

"Mimi-ge." Zhoumi menolehkan kepalanya begitu mendengar suara orang yang amat di sayanginya,,

Henry melambaikan tangan nya dan berlari menghampiri Zhoumi yang sudah memasang muka kesalnya.

"Chengmin-ge, penampilanmu tadi bagus sekali." Henry mengacungkan dua jempol tangan nya ke arah Sungmin.

"Ne, Gomawo Henry-ah."

"Mochi,lebih baik kau diamkan dulu koala mesum kesayanganmu itu, daritadi dia sudah mendumel tidak jelas." Heechul melirik kea rah Zhoumi yang masih memasang muka kesalnya.

Henry menatap Zhoumi, "Mianhae,Mimi-ge." Ucapnya dengan nada yang – di buat – sesedih mungkin.

Kekesalan Zhoumi langsung menguap begitu saja demi dilihatnya muka Henry yang tertunduk sedih.

"Ne, Gwenchana, tapi lain kali kau harus mendengarkan ku, arra?" Zhoumi mengelus lembut rambut Henry dan memeluknya.

"Ne, Xie Xie Mimi-ge." Henry melepaskan pelukan nya,,

"Ah, aku lupa,oh ya perkenalkan ini temanku, dia murid baru di kelasku,"

Sesosok namja tampan yang menggunakan kaos dipadukan jaket kulit berwarna hitam dan celana skinny berwarna hitam muncul dari belakang Henry sambil tersenyum manis.

Heechul yang sedang meminum air langsung tersedak kaget melihatnya,,

Sungmin pun tak kalah kaget melihat namja itu, " Jongwoon-ssi?"

Jongwoon tersenyum melihat Sungmin, " Sungmin hyung."

Henry menatap Sungmin dan Jongwoon bergantian, "Kalian sudah saling kenal hyung?"

"Ne, kami sudah bertemu 2 hari yang lalu." Jawab Sungmin seraya tersenyum malu malu.

"2 hari yang lalu?kok bisa?"

"Saat itu buku partitur ku terjatuh ke sungai, dan Jongwoon-ssi menolongku mengambilnya." Ucap Sungmin dengan muka yang sedikit merah.

"Oh begitu, " Henry menganggukkan kepalanya mengerti.

"Baguslah kalau begitu, berarti sekarang kita bisa berkeliling festival bersama sama," Henry memandang mereka bergantian dengan riang.

"Ani." Tolak Heechul tegas.

"Xi Che-ge,wae?"

"Aku tidak mau berkeliling bersama dengan namja menyebalkan ini !" Heechul melirik Jongwoon lalu membuang mukanya angkuh.

Henry memegang tangan Heechul dan memasang Mochi eyes nya, "Xi Che-ge,boleh ya?ya ya?please?"

Ditatap dengan sedemikian rupa oleh Dongsaeng kesayangan nya membuat Heechul luluh juga,"Baiklah."

"Asyik, kajja kita jalan." Henry menggandeng lengan Zhoumi mesra dan berjalan mendahului mereka.

Di ikuti dengan Sungmin dan Jongwoon yang berjalan beriringan dan terakhir Heechul yang memang sengaja memilih jalan paling belakang.

#Author Pov End

# Heechul Pov

"Arghh menyebalkan." Aku menatap manusia manusia yang berjalan di depanku.

"Tau begini tadi aku ga usah ikut berkeliling dengan mereka,"

Tiba tiba ada seseorang yang menabrakku dan membuatku hampir terjatuh, " Kau beraninya kau menabrakku, eoh?" aku menatap tajam ke arah orang itu.

"Mi-mian-mianhae, Heechul hyung, aku tidak sengaja,sekali lagi mianhae." Ucap namja itu takut dan menundukkan kepalanya di depanku.

Aku menghela napasku kesal, "Karena aku sedang tidak mood untuk memarahi orang, maka kau kumaafkan, tapi lain kali jangan harap kau bisa lepas dariku." Ancamku pada namja itu.

"Ne,,Gomawo Heechul hyung."

"Pergi."

"Ba-baiklah, " Namja itu berlalu pergi dari hadapanku.

Aku memandang sekelilingku, "Kemana perginya manusia manusia itu?" Aku mengedarkan pandanganku untuk mencari Zhoumi,Henry dan Sungmin yang menghilang dari depanku.

"Ya sudahlah, biarkan saja."

"Grep."

Aku merasakan tangan kananku di pegang oleh seseorang, aku menolehkan kepalaku dan..

"Kau!"

Jongwoon tersenyum manis menatapku ah salah bukan manis tapi lebih tepatnya menyeringai licik terhadapku, " Ikut aku." Ujarnya dan menarik tangan ku yang ada di genggaman nya agar aku mengikutinya.

"Lepaskan!" Aku menarik tangan ku dari genggaman nya tapi tidak berhasil dia terlalu erat menggenggam ku

"Sial, tenaga nya besar sekali sih." Batinku

Akhirnya dengan sangat terpaksa, aku pun mengikutinya yang ternyata membawaku pergi ke pinggir danau yang ada di taman belakang sekolah.

Dia melepaskan genggaman nya pada tanganku, "Mau apa kau?" Tanyaku ketus.

Dia hanya tersenyum dan dengan kepalanya yang besar itu dia mengisyaratkan agar aku melihat ke atas.

"Duar..duar.." Kembang api menyala dengan indahnya, menutupi kegelapan malam yang pekat.

"Wuahh..indahnya." Ucapku spontan seraya terus menatap kea rah kembang api kembang api yang meluncur indah ke atas langit itu.

"Hah..hah..hah.." Aku mendengar desahan napas yang sangat berat di sampingku,

Aku menoleh ke samping dan kulihat dia terduduk di bangku sambil memegang dadanya dengan raut wajah yang kesakitan.

"Ka-kau kenapa?" Ucapku panic.

"A..a..a..aku." Katanya dengan terbata bata.

"Kau kenapa?biar kupanggilkan yang lain." Aku beranjak pergi dari situ, tapi dia menarik tanganku dan menyuruhku untuk duduk di sampingnya.

"A..aku…na..na…napas..ku." aku semakin kalut dan panic begitu melihatnya yang semakin susah bernapas, tidak lucu kan kalau dia tiba tiba mati di depanku.

"A..aku.." Ucapnya lagi.

"Apa yang mau kau katakan?" aku mendekatkan telingaku ke arahnya supaya bisa mendengar nya dengan lebih jelas.

"Aku.." tiba tiba dia menarik kerah bajuku dan..

"Cup…. DIA MENCIUMKU!"

Aku mendorong dadanya agar dia melepaskan ku, tapi apa daya tenaganya jauh lebih besar dari yang kubayangkan,,

Dia melumat bibirku pelan dan sangat lembut,membawa rasa manis yang tiba tiba datang begitu saja di mulutku, sungguh ciuman ini sangat memabukkan,,bagaikan menari nari diatas kolam coklat dengan bertaburan bintang, manis, lembut dan indah,,

Tanpa sadar aku mulai mendesah pelan.."mmphhh."

Aku segera menyadarkan diriku dari ciuman ini begitu aku merasa dia menarik bibirnya dari mulutku,,

Dia memandangku dengan tatapan yang sungguh sangat susah untuk dapat kuartikan, "Sesak napasku sudah sembuh, terima kasih."

Aku mendelikkan mataku kesal mendengarnya,"Apa?jadi tadi hanya sebagai penyembuh sesak napasnya saja?jadi tadi dia hanya ingin mengambil udara dariku karena dia tidak bisa menghirup nya sendiri?" Aku mengepalkan tanganku kesal dan memukul perutnya dengan sekuat tenaga ku.

"Bughhh.."

Dia meringis kesakitan menerima pukulan ku, tapi aku tidak peduli, aku sudah sangat kesal padanya, dengan seenaknya dia mengambil 'Ciuman Pertamaku' dengan alasan untuk menyembuhkan sesak napasnya,

MENYEBALKAN !

Aku berlari meninggalkan nya, bisa aku rasakan dia menatap ku dari kejauhan, tapi aku sudah benar benar tidak peduli dan terus berhenti di gerbang sekolah ketika ku rasakan kakiku sudah tidak kuat lagi untuk berlari.

"Arghhh….sialll.."

# Heechul Pov End

#Author Pov

Heechul memukul perut Jongwoon dengan sekuat tenaga, setelah itu dia segera berlalu pergi dari situ,

"Lumayan sakit juga."gumam Jongwoon seraya memegang perutnya.

Dia menyeka lelehan saliva yang ada di sudut bibirnya dengan jempol tangan nya,,

"Slurrpp.."

"Manis.." Ujarnya seraya memandang punggung Heechul yang telah berjalan menjauh,,

Jongwoon berdiri dan memandang ke arah danau yang dihiasi dengan cahaya dari kunang kunang yang berterbangan, "Kunang kunang,,Indah namun sulit untuk di tangkap,sama sepertimu Kim Heechul."

TBC…

Hayo hayo…..gimana gimana?

Siapa yang udah nebak pair ini dengan benar? Yang bener nebaknya nanti Thor kasih cukuran bulunya Heebum deh, abis Heebum dan Chulppa kan punya Thor…heheheh

Ya pair di FF ini adalah YECHUL,,,, Yesung mempunyai kesan misterius yang author inginkan...hehehehe

sebenernya author juga HanChul Shipper tapi buat author siapapun pasangan nya yang penting main cast nya Kim Heechul,, Hidup My Chulppa….

Gomawo ya dah baca…..^^

Balasan review :

Stevaie7227 : Mianhae, bukan leeteuk,, semoga puas...gomawo ya dah baca plus reviewww...^^

RosaHeartfilia : Siapapapun pasti taku kalo ngelihat tangan terkulai, author juga...hehe

ini udah lanjut...gomawo dah baca plus review yaa...^^

Saeko Hichoru : Author lagi kepikiran aza buat bikin crack pair, semoga hasilnya bagu, tapi author juga dah bikin HanChul kok,,,

sesuai permintaan kamu yang anonymous dah aku allowed tuh,, author baik kan?heheh

Gomawo dah baca plus review ya...^^

Widiwmin : Siapa yaaa? dah kejawab kan penasaran nya, semoga puas...Gomawo dah baca plus review...^^

MiniRZANTI : wah filling kamu salah semua tuh,,, kayaknya mesti belajar ama ki joko bodo deh buat najemin filling lagi...heheheh

kalo Yunho ama Jonghyun bisa bisa author ditabokon dan dikurung ama Jaemma and Keymma...heheh

goomawo ya dah baca plus revieww...

sekali lagi maksih ya yang dah review,,,semoga puassssssss...

RnR pleaseeeeeee...