Disclaimer: Semua Chara adalah makhluk ciptaan Tuhan
Genre: Romance, Drama
Rated: T
Cast: Kim Jaejoong, Han Jaejoong *meski sama-sama Jaejoong, mereka beda karakter*, Jung Yunho, Park Yoochun, Kim Junsu, dll
Warning: GS, typo(s), dan lain lain
.
.
My Love Letter
By: Misa Yagami Hitsugaya
.
.
Gadis remaja berseragam SMA Toho itu berjalan perlahan ke sekolahnya. Jarak antara rumahnya dan sekolah memang tak terlalu jauh, jadi bisa ia tempuh dengan berjalan kaki. Kali ini ia berangkat tak seperti biasanya. Tak sesemangat biasanya.
Ia berjalan gontai, kurang tidur. Semalam ia tidak bisa tidur. Memikirkan Jung Yunho penyebabnya. Mimpinya terlalu tinggi untuk bisa meraih Jung Yunho yang bagaikan bintang itu. Kelas dan status sosial menjadi benteng yang takkan bisa diruntuhkan gadis manis ini dengan mudah.
Kembali ia menghela nafas, menggosokkan kedua tangannya yang terbalut sarung tangan itu. Bulan Desember memang dingin. Dan Desember kali ini ikut mendinginkan hatinya. Ah, ia benar-benar gadis yang aneh. Merasa cemburu dengan kedekatan Jung Yunho dan Han Jaejoong. Tapi kenapa? Apa haknya?
Lamunan yang tidak jelas itu membuat waktu terasa lebih cepat, tanpa terasa gedung SMA Toho menjulang di hadapannya. Ia melihat ke arah gedung yang sudah dua setengah tahun ini ia datangi. Dan dalam setengah tahun lagi, ia harus meninggalkan gedung ini.
Memang berat rasanya. Ditambah lagi harus berpisah dengan Jung Yunho.
Ya Tuhan, nama itu lagi yang kembali ia pikirkan. Apa yang sudah Yunho lakukan hingga ia tak bisa sekali saja lepas dari jerat pesonanya?
Kim Jaejoong melepas sepatu yang ia kenakan dari luar. Sekolah ini memang meniru gaya sekolah di Jepang. Memakai uwabaki di dalam sekolah. Jaejoong membuka loker sepatunya, dan ketika ia hendak mengambil uwabakinya, betapa terkejutnya ia melihat sebuah surat di lokernya.
Untuk Kim Jaejoong
Namanya tertulis jelas di surat itu.
'Apa ini? mungkinkah surat cinta?' pikirnya.
Tak lama, ia mengganti sepatunya dengan uwabaki dan pergi ke kelasnya. Setelah menaruh tas di mejanya, segera saja ia melesat ke toilet wanita. Ingin segera membaca isi surat itu.
Ia duduk di salah satu kloset. Ia mulai membaca suratnya.
Aku suka kamu, sejak pertama kalu kita bertemu, aku sudah sangat menyukaimu. Maukah kau jadi pacarku? Aku tunggu jawabanmu.
Jung Yunho
Betapa Jaejoong merasa seperti terbang ke langit ke tujuh. Mimpi apa ia semalam?
.
+misamisa+
.
Jung Yunho dan Park Yoochun, dua pemuda tampan yang sangat populer di sekolah itu, bahkan sampai ke luar Toho. Dua pemuda tampan impian para gadis itu tampak mengintip seseorang dari balik tembok. Membuat para siswi yang berlalu lalang memusatkan perhatiannya pada kedua pemuda tampan ini.
"Aih! Dia sudah membacanya Yoochun-ah! Otte? Bagaimana ini?" tanya Yunho panik.
Yoochun menggelengkan kepalanya ringan. "Kau saja yang bodoh! Bagaimana bisa kau lupa nama orang yang kau sukai? Sampai-sampai salah menulis antara nama Kim Jaejoong dan Han Jaejoong."
Yunho mengacak-ngacak rambutnya frustasi. "Aku harus meluruskan ini! istirahat nanti temani aku menemui Kim Jaejoong! Ok?"
"Arra.."
.
+misamisa+
.
Junsu menyadari bahwa sahabatnya itu tengah berbahagia. Namun ia tidak tau, apa yang bisa membuat Kim Jaejoong ini begitu berseri-seri.
"Waeyo, Joongie? Apa ada sesuatu yang terjadi?" tanya Junsu.
Jaejoong tak membalas. Ia tersenyum ceria dan memeluk tubuh Junsu erat.
"Junsu-ya~ kau takkan percaya dengan apa yang kuucapkan."
Junsu menatap Jaejoong heran. "Memang ada apa?"
Jaejoong mendekatkan bibirnya ke telinga Junsu, " Jung Yunho, mengirim surat cinta padaku. Ia memintaku jadi pacarnya."
"Mwo? Jangan bercanda Jaejoong-ah! Mana mungkin Yunho-"
"Apa Kim Jaejoong ada disini?" tanya seseorang dari pintu kelas memotong ucapan Junsu.
Semua orang di kelas diam. Apa Yunho tidak salah sebut nama? Dia menanyakan KIM Jaejoong, bukan HAN Jaejoong.
Dengan gugup Kim Jaejoong berdiri.
"A-aku. Aku Kim Jaejoong."
Yunho melirik kearahnya. "Bisakah ikut aku sebentar? Ada yang ingin aku bicarakan."
Jaejoong mengangguk, kemudian mengikuti Yunho dari belakang.
Semua yang ada di kelas hanya bisa terkaget-kaget.
"YA! apa maksudnya si Kim Jaejoong itu?!" Seru Yoona geram.
Han Jaejoong yang duduk di sebelahnya hanya diam. Ia masih sedikit kaget. Rasa kecewa mulai menggerogoti hatinya.
.
+misamisa+
.
Jung Yunho berjalan santai di sepanjang koridor sekolah. Tak menghiraukan berpasang-pasang mata menatapnya aneh. Bukan, bukan gaya atau penampilannya yang aneh. Tapi begitu melihat siapa yang berdiri di sampingnya lah yang membuat semua orang mengerutkan kening.
Kim Jaejoong tampak menunduk malu. Ia tidak pernah ditatap oleh banyak orang seperti itu. Apalagi sekarang disampingnya berdiri seorang Jung Yunho, yang begitu gagah dan tampan. Hatinya menerka-nerka, apa yang ingin pemuda tampan ini bicarakan dengannya? Mungkinkah perihal surat cinta itu?
Mereka berdua sampai di atap sekolah, disana berdiri seorang Park Yoochun, sahabat Yunho. Yoochun mengalihkan perhatiannya ke arah mereka berdua.
"Oh, kalian sudah datang." Ucapnya.
Jaejoong menatapnya tak mengerti. 'Ada apa ini?' pikrnya.
Yoochun melirik ke arah Yunho, dan Yunho mengangguk tanda ia mengerti.
"Baiklah Kim Jaejoong, kita langsung saja ke intinya. Ini tentang surat cinta itu." Yunho mulai berbicara.
Jaejoong tersentak. Benar dugaannya, ini tentang surat cinta itu. 'Apakah Yunho ingin tau jawabanku?'
"Begini, surat cinta itu-"
"A-aku, mau." jawaban Jaejoong membuat kedua namja di depannya heran.
"Maksudku, aku mau menjadi kekasihmu, Yunho." lanjut Jaejoong malu-malu.
Yoochun menepuk jidatnya pelan. Ini sudah parah.
Yunho terdiam, ia bingung mau menjawab apa. Gadis ini sudah salah paham. Bagaimana menjelaskan padanya, kalau surat itu bukan ditujukan untuknya? Tapi-
"Benarkah? Kau mau jadi pacarku?" kalimat itulah yang terlontar dari bibir sexy seorang Jung Yunho.
Yoochun menatap sahabatnya. Apa maksudnya?
"I-iya. Aku juga suka padamu. Saranghae Yunho-ah." Wajah manis Jaejoong semakin manis dengan adanya semburat merah di kedua pipinya.
.
+misamisa+
.
"Mwo? Kim Jaejoong pacaran dengan Jung Yunho?"
"Apa tidak salah?"
"Katanya Yunho mengirim surat cinta untuknya."
"Ya Tuhaaaan, kasihan sekali Han Jaejoong."
"Iya, padahal aku pikir mereka pacaran."
"Apa sih yang dilihat Jung Yunho dari Kim Jaejoong?"
Ternyata menjadi orang populer memang sulit. Berita resminya Kim Jaejoong sebagai kekasih Jung Yunho menyebar dengan sangat cepat ke seluruh penjuru sekolah. Tidak ada yang tau pasti, darimana berita itu bermula. Namun yang jelas, Kim Jaejoong mulai terkenal sekarang.
.
.
.
"Ya Tuhan Joongie, kau tau, sepanjang aku berjalan, namamu selalu ada dalam obrolan semua siswa. apa benar kau jadian dengan Yunho?" Junsu bertanya pada sahabatnya itu.
"Iya, Su-ie. Kami baru saja jadian." Jawab Jaejoong senang.
"Wah, selamat ya. sungguh, aku ikut senang untukmu." Junsu memeluk tubuh Jaejoong erat, dan dibalas pelukan yang sama dari Jaejoong.
"Terima kasih, Su-ie~"
"Rupanya ada yang sedang bahagia disini." Mereka melepas pelukannya ketika tiga orang yeoja mendekati mereka.
"Ya! Kim Jaejoong! Apa yang kau lakukan pada Yunho? Kenapa bisa kalian pacaran?" Taeyeon memandang selidik pada Jaejoong.
Jaejoong terkejut dengan kedatangan mereka. Namun ia berusaha tenang.
"Apa maksud kalian? Apa ada yang salah jika aku pacaran dengannya?"
Ketiga yeoja itu berpandangan.
"Tentu saja ada! Asal kau tau, seharusnya Han Jaejoong yang jadi pacarnya Yunho! Jae kami! Bukan kamu!" seru Jessica emosi.
"Aku curiga, jangan-jangan kau memasang 'guna-guna' pada Yunho! Mana mungkin Yunho mau pacaran dengan orang nerd sepertimu!" tambah Yoona.
Jaejoong mengerutkan kening. "Aku sama sekali tidak melakukan apa-apa! Kenapa kalian menuduh yang tidak-tidak padaku!"
"Iya! Apa salahnya kalau Yunho memang lebih memilih Kim Jaejoong dibanding Han Jaejoong?" Junsu kali ini ikut membela Jaejoong.
Taeyeon sepertinya semakin geram, wajahnya memerah karena kesal. Tidak! Ia tidak terima sahabatnya harus merasakan pahitnya 'harapan kosong'.
"Apa kau tidak memikirkan perasaan Han sama sekali? Apa kau tidak kasihan padanya?" tanya Yoona.
Jaejoong sempat berpikir. Benar juga, selama ini Han Jaejoong terlihat sangat menyukai Yunho. Tapi, itu bukan salahnya! bukankah Yunho yang sudah memilihnya?
"Tapi Yunho memilihku!" jawab Jaejoong tak mau kalah.
"Kim Jaejoong! Kumohon dengan sangat! Jauhi Jung Yunho sekarang juga! Atau kau akan merasakan akibatnya!" ancam Taeyeon yang sudah berada di puncak emosi.
"Tidak! Aku tidak mau!" Jaejoong tetap bersikeras. Hey, ini mimpinya bukan?
"Kau!" tangan Taeyeon mengepal. Gadis ini!
"Sudah, kita habisi saja! Gadis tidak tau diri seperti dia memang harus diberi pelajaran!" Yoona mulai geram.
Semua yang ada di kelas hanya diam, tidak berani memisahkan tiga yeoja cantik ini yang sedang dilanda emosi hebat.
Jaejoong bergetar, ini cari mati namanya.
Ketiga yeoja itu sudah akan melancarkan aksi kekerasannya ketika sebuah suara membuat mereka membeku seketika.
"Hentikan!"
.
TBC
.
Hohoho~
Pendeknyaaa~
Yah, sengaja dibikin pendek sih. Ga tau kenapa. Hehehe~ *digampar readers*
Ah mau ngasih keterangan, "uwabaki" itu sepatu yang suka dipakai sama sekolah-sekolah di jepang~ yang suka ada di komik-komik atau anime itu. Biasanya warnanya putih. Itu sepatu yang dipakai khusus buat di dalam gedung sekolah.
Hmm, maaf kalau fanfic ini bikin bingung dan amat gaje m_ _m
Reviewnya ditunggu ^w^
